Anda di halaman 1dari 1

Nama :

NIM :
Kelompok :

TES AWAL LABORATORIUM PASCAPANEN I : EKSPERIMENTAL (PP3106)


Pelaksanaan Praktikum : 15 Oktober 2018
Waktu Pengerjaan : 15 Menit

1. Modifikasi panas selalu dilakukan antara suhu 180 °C dan 260 °C, dengan suhu di
bawah ....... yang mengakibatkan hanya sedikit perubahan pada sifat material dan suhu
yang lebih tinggi sehingga terjadi ...................... yang tidak dapat diterima pada
substrat. .......... merupakan rasio perubahan kemampuan penyerapan air ke dalam kayu
akibat perlakuan panas terhadap kemampuan menyerap air kayu yang tanpa perlakuan
panas. Sedangkan ............ merupakan rasio perubahan pengembangan dimensi akibat
perlakuan panas terhadap perubahan dimensi kayu setelah diberi perlakuan panas. Sifat
keterbasahan kayu dapat dilakuan dengan mengukur ................... air yang telah
diteteskan dengan pipet pada permukaan kayu.
2. Hasil citra dilakukan pembacaan nilai RGB dan dikonversi menjadi L*a*b* dengan
Software Matrik Laboratory (Matlab) 7.8 2009a. Langkah ini dilakukan sebagai
pembandingan pengambilan data dengan bantuan citra digital kemudian diuji dengan
kromameter yang lebih valid. Langkah pertama dilakukan pembacaan indeks RGB
sebagai berikut
Tahap pertama :
𝑅 𝐺 𝐵
r = 255; g = 255; b = 255;

Tahap kedua
𝑥 = 𝑟 1/3, 𝑟 > 0.8856
𝑥={
𝑥 = (7.787 ∗ 𝑟) + 0.1379, 𝑟 ≤ 0.8856

𝑦 = 𝑔 1/3, 𝑔 > 0.8856


𝑦={
𝑦 = (7.787 ∗ 𝑔) + 0.1379, 𝑔 ≤ 0.8856

𝑧 = 𝑏 1/3, 𝑏 > 0.8856


𝑧={
𝑧 = (7.787 ∗ 𝑏) + 0.1379, 𝑏 ≤ 0.8856

Tahap ketiga
L* = (y*116)-16; a* = 500*(x-y); b* = 200*(y-z)

Berdasarkan hasil pengamatan pada kayu sengon, di dapatkan data R = 14, G = 13 dan
B = 10. Jika standar dari L* a* b* berturut-turut adalah 47.34; 44.58; 15.16. Tentukan
a. Nilai dan kecendrungan warna L*, a*, dan b* hasil pengamatan
b. Menentukan nilai total perbedaan (ΔE*) dapat menggunakan persamaan ΔE* =
√(∆𝐿∗ )2 + (∆𝑎∗ )2 + (∆𝑏 ∗ )2. Hitung nilai ΔE* pada pengujian kayu sengon!