Anda di halaman 1dari 7

7 PENGAMATAN KEANEKARAGAMAN HAYATI PADA

EKOSISTEM PERAIRAN
PRE-LAB

1. Apa yang dimaksud dengan ekosistem hidrosfer serta bagaimanakah tingkatan organisasi
makhluk hidup di dalamnya? Sebut dan jelaskan klasifikasi ekosistem hidrosfer!
Secara etimologi biosfer merupakan gabungan dari dua kata, yaitu bio yang berarti hidup
dan sphere yang berarti lapisan. Jadi, biosfer adalah lapisan tempat hidup (habitat)
makhluk hidup. Biosfer meliputi lapisan litosfer, hidrosfer, dan atmosfer. Ketiga lapisan
tersebut saling berinteraksi dan membentuk lapisan biosfer tempat ditemukannya
kehidupan di bumi. Selain itu, biosfer juga diartikan sebagai bagian dari Bumi dan
atmosfernya di mana organisme dapat hidup dan melangsungkan kehidupannya. Dengan
kata lain, hanya di biosferlah sistem kehidupan dapat ditemukan. (Irwan, 2008)

Makhluk hidup atau organisme memiliki tingkat organisasi yang berkisar dari tingkat yang
paling sederhana (protoplasma) ke tingkat organisasi yang paling kompleks (biosfer).
Tingkat organisasi dari bawah ke atas, semakin kompleks. Secara lebih terperinci, jenjang
kehidupan atau tingkatan organisasi makhluk hidup adalah sebagai berikut.

Protoplasma
Protoplasma adalah zat hidup dalam sel dan terdiri atas senyawa organik yang kompleks
seperti lemak, protein, dan sejenisnya.

Sel
Sel adalah satuan dasar suatu organisme dan terdiri atas protoplasma dan inti yang
terkandung dalam membran.

Jaringan
Jaringan adalah kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama, misalnya
jaringan otot.

Organ
Organ adalah bagian dari suatu organisme yang mempunyai fungsi tertentu, misalnya kaki
atau telinga pada hewan dan manusia, daun atau akar pada tumbuhan.

Sistem
Sistem organ adalah kerja sama antara struktural dan fungsional yang harmonis, misalnya
kerja sama antara mata dan telinga, antara daun dan batang pada tumbuhan.

Organisme
Organisme adalah suatu benda hidup, atau makhluk hidup. Populasi adalah kelompok
organisme yang sejenis yang hidup dan berkembang biak pada suatu daerah tertentu.
Misalnya, populasi manusia di Jakarta, populasi banteng di Baluran, atau populasi badak
diUjungKulon.
Nama Dwiluis Faikul Arifi Safaj
NIM 185100201111024
Jurusan Keteknikan Pertanian
Kelas U
Kelompok U1

Komunitas
Komunitas adalah semua populasi dari berbagai jenis yang menempati suatu daerah
tertentu. Pada daerah tersebut tiap populasi saling berinteraksi. Misalnya, populasi
harimau berinteraksi dengan populasi gajah di Sumatra Selatan, populasi ikan emas
berinteraksi dengan populasi ikan mujaer di kolam.

Ekosistem
Ekosistem adalah tatanan kesatuan secara utuh menyeluruh antara segenap unsur
lingkungan hidup yang saling memengaruhi. Ekosistem merupakan hubungan timbal balik
yang kompleks antara organisme dan lingkungannya baik yang hidup maupun tak hidup
(tanah, air, udara), yang secara bersamasama membentuk suatu sistem ekologi. Misalnya,
ekosistem hutan mangrove di Segara Anakan atau ekosistem air tawar di danau Toba.
(Sachrul, 2010)

2. Sebut dan jelaskan parameter apa sajakah yang dapat digunakan dalam pengamatan
keanekaragaman hayati ekosistem pada perairan!

1. Parameter fisik, mengetahui derajat kekotoran air, bau, warna dan temperatur.
2. Parameter kimia, mengetahui kandungan bahan kimia yang ada didalam air yang
dapat berpengaruh negatif pada lingkungan.
3. Parameter biologi, mengetahui adanya kehidupan pada air sampel. ( Rushayati,
2008).

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan DO meter dan bagaimana penggunaannya? Disertai
gambar DO meter!

DO meter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kadar oksigen terlarut (Dissolve
Oxygen) di dalam air atau larutan. Nilai oksigen terlarut di dalam air akan sangat dipengaruhi
oleh banyak factor, diantaranya adalah factor suhu dan juga kandungan zat-zat organic yang
ada di dalamnya. Kualitas air yang bagus biasanya akan memiliki nilai Dissolve Oxygen yang
tinggi, sebaliknya air yang sudah tercemar, kandungan oksigen terlarutnya akan rendah.
Nama Dwiluis Faikul Arifi Safaj
NIM 185100201111024
Jurusan Keteknikan Pertanian
Kelas U
Kelompok U1

Cara kerja DO Meter ini pertama yaitu mengisi probe dengan larutan garam tertentu dan
memiliki membranpermeable yang secara selektif mengalirkan DO dari air menuju larutan
garam. Kemudian DO yang terdefusi dalam larutan garam akan mengubah potensi listrik
larutan tersebut. Perubahan tersebut bisa terbaca dalam DO meter. Cara penggunaan alat
ini adalah dengan mencelupkan alat DO meter tersebut kedalam sampel air laut dan
melihat skala yang terlihat. (Sudirman, 2010)

(Sudirman, 2010)

4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pH meter dan bagaimana penggunaannya? Disertai
gambar pH meter!

Untuk mengetahui keasaman maupun basa, ditunjukkan dengan nilai kadar yang ada
pada layar, apabila nilai yang ditunjukkan di bawah tujuh, maka sifat cairan tersebut
asam. Apabila nilai yang ditunjukkan di atas tujuh, maka cairan bersifat basa.
Sebelum memakai alat PH Meter, terlebih dahulu mesti melakukan kalibrasi. Kalibrasi
merupakan cara untuk menentukan kebenaran dari alat ukur dengan bahan yang
hendak diukur dengan cara membandingkan standar ukuran nasional dengan ukuran
internasional. Cara ini bertujuan untuk memperoleh hasil ukur yang tepat serta sesuai
dengan standar nasional maupun standar internasional.

 Langkah pertama sediakan cairan yang hendak diukur keasamannya. Sediakan


secukupnya.
 Sebelum dilakukan pengukuran, perhatikan terlebih dahulu kadar suhu larutan
yang hendak diukur dengan suhu yang telah di kalibrasi sebelumnya. Yakinkan
keduanya mesti sama,.
 Selanjutnya buku penutup elektrode alat PH Meter menggunakan air khusus,
Nama Dwiluis Faikul Arifi Safaj
NIM 185100201111024
Jurusan Keteknikan Pertanian
Kelas U
Kelompok U1

selanjutnya bersihkanlah ampai kering menggunakan tisu.


 Nyalakan PH Meter, kemudian celupkan elektrode ke dalam cairan yang hendak
diukur, selanjutnya putar elektrode larut menjadi homogen.
 Setelah itu tekan tombol bertuliskan MEAS dan akan muncul kata HOLD di
layar. Kemudian tunggu beberapa saat sampai muncul angka PH yang
menunjukkan dadar PH dari cairan tersebut. (Suparman, 2009)

(Suparman, 2009)

Tanggal Nilai Paraf


Asisten
Nama Dwiluis Faikul Arifi Safaj
NIM 185100201111024
Jurusan Keteknikan Pertanian
Kelas U
Kelompok U1

Diagram Alir Pengamatan Keanekaragaman Hayati Pada Ekosistem Perairan

a. Pengujian Parameter Fisik

Sampel

Dimasukkan dalam gelas beaker

Diamati

Warna Bau Suhu Kekeruhan

Dicatat hasil pengamatan

Hasil

b. Pengujian Parameter Kimia


Sampel

Dituang dalam gelas beaker

Disiapkan rangkaian alat pH meter

Dikalibrasi pH meter dengan larutan buffer

Dimasukkan probe dalam sampel

Dicatat hasil pada layar pH meter

Hasil
Nama Dwiluis Faikul Arifi Safaj
NIM 185100201111024
Jurusan Keteknikan Pertanian
Kelas U
Kelompok U1

a. Pengujian Parameter Biologi

Sampel

Diteteskan di atas gelas objek sebanyak 1 tetes

Ditutup dengan gelas penutup

Diamati dibawah mikroskop perbesaran (100x, 400x)

Digambar

Hasil

a. Pengguanaan DO meter
Sampel

Dituang dalam gelas beaker

Disiapkan rangkaian alat DO meter

Dikalibrasi DO meter

Dimasukkan probe dalam sampel

Dicatat hasil pada layar DO meter

Hasil
Nama Dwiluis Faikul Arifi Safaj
NIM 185100201111024
Jurusan Keteknikan Pertanian
Kelas U
Kelompok U1

DAFTAR PUSTAKA

Irwan. 2008. Tantangan Lingkungan dan Lansekap Hutan Kota. Jakarta : P.T.
Bumi Aksara

Rushayati. 2008. Mengenal Keanekaragaman Hayati. Jakarta : Grasindo.

Sachrul, Ronal. 2010. Tinjauan Klinis Hasil Pemeriksaan Laboratorium. Jakarta


: EGC.

Sudirman. 20010. Pengujian Sifat Fisik Air. Surabaya : Airlangga University


Press

Suparman, S. 2009. Pembuangan Tinja dan Limbah Cair. Jakarta : EGC.