Anda di halaman 1dari 2

TUGAS MATA KULIAH BAHASA INDONESIA

Tentukan kalimat topik (KT), kalimat pengembang langsung (KPL),


dan kalimat pengembang taklangsung (KPT) dalam paragraf berikut.
Susun dalam bentuk diagram!
1. (1) Diet ketogenik sebagai metode diet yang diklaim efektif menurunkan berat
badan dengan cepat masih sangat populer. (2) Banyak orang yang akhirnya tertarik
mengikuti cara diet yang menganjurkan banyak konsumsi lemak ini. (3) Diet
ketogenik memang menganjurkan pelakunya untuk membatasi karbohidrat dan
memperbanyak konsumsi lemak dan protein. (4) Bagi banyak orang yang "takut
sengsara" saat menurunkan berat badan, diet ketogenik memang dianggap "surga".
2. (1) Referensi dapat ditinjau dari segi maujud yang menjadi acuannya. (2) Dalam
kaitan ini, referensi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu eksoforis dan
endoforis. (3) Referensi eksoforis adalah pengacuan terhadap maujud yang
terdapat di luar teks (bahasa), seperti manusia, hewan, alam sekitar, atau suatu
kegiatan. (4) Sementara itu, referensi endoforis adalah pengacuan terhadap maujud
yang terdapat di dalam teks (bahasa), teks yang biasanya diwujudkan oleh
pronomina, baik pronomina persona, pronomina demonstrativa, maupun pronomina
komparatif.
3. (1) Ciri khas masyarakat Tengger secara tradisional adalah kepatuhan mereka
dalam meyakini dan menjalankan ajaran leluhur, seperti menggelar ritual yang
berkaitan dengan daur kehidupan dan lingkungan alam. (2) Meskipun sudah
mengenal pertanian komersial sejak zaman kolonial Belanda, mereka tidak serta-
merta meninggalkan tradisi leluhurnya hanya karena alasan ekonomi. (3) Sektor
pariwisata juga tidak bisa mengubah secara mutlak pandangan dan perilaku hidup
mereka. (4) Persentuhan mereka dengan budaya modern—menonton televisi,
menggunakan sepeda motor dan mobil buatan Jepang, mengenakan pakaian
buatan pabrik, hingga mengenyam pendidikan sekolah—juga tidak mengurangi
keyakinan dan kesetiaan masyarakat Tengger terhadap ajaran leluhurnya.
4. (1) Diet ketogenik atau diet keto belakangan ini sangat populer. (2) Pola makan
yang memperbanyak konsumsi lemak dan mengurangi karbohidrat ini dianggap
efektif untuk menurunkan berat badan. (3) Namun untuk memahami bagaimana diet
ketogenik bekerja, Anda harus memahami ketosis. (4) Ketosis adalah kondisi tubuh
kekurangan glukosa untuk bahan bakar --karena tidak makan karbohidrat--. (5)
Karena kekurangan bahan bakar, tubuh harus mencari bahan bakar lain yaitu
lemak.
5. (1) Arsitektur suatu daerah akan mengalami perubahan jika terjadi perubahan pada
unsur kebudayaan yang lain. (2) Bahkan, sebagai bentuk kebudayaan yang paling
konkret, arsitektur merupakan bentuk kebudayaan yang paling rentan berubah. (3)
Namun, perubahan suatu kebudayaan tidak terjadi secara spontan dan
menyeluruh. (4) Perubahan arsitektur akan berlangsung secara bertahap dan
parsial. (5) Dalam perubahan itu, ada bagian yang tetap, tetapi ada pula bagian
yang mengalami perubahan dan mengikuti perkembangan sesuai dengan kondisi,
baik alam maupun lingkungan.
6. (1) Pengambilan santan dari kelapa yang sudah diparut dapat dilakukan dengan
meremas-remas dengan tangan. (2) Namun, hasilnya tidak bersih dari parutan
kelapa sehingga perlu penyaring. (3) Untuk maksud itu, dipakai alat penyaring mulai
dari yang sangat tradisional sampai pada saringan hasil pabrik, seperti yang banyak
digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga sekarang ini. (4) Di Sumatera Barat, wadah
dari anyaman daun pandan yang berbentuk persegi empat dapat dijadikan sebagai
alat memeras santan kelapa. (5) Dengan cara ini santan yang didapat bersih dari
parutan.
7. (1) Testosteron adalah hormon steroid dari kelompok androgen yang dihasilkan
oleh testis pada pria dan indung telur (ovari) pada wanita. (2) Hormon ini
merupakan hormon seks pria utama dan merupakan steroid anabolik. (3) Baik pada
pria maupun wanita, testoren memegang peranan penting bagi kesehatan. (4)
Fungsinya, antara lain, adalah meningkatkan libido, energi, fungsi imun, dan
perlindungan terhadap osteoporosis. (5) Secara rata-rata, pria dewasa
menghasilkan testosteron sekitar dua puluh kali lebih banyak daripada wanita
dewasa.
8. (1) Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingginya kolesterol merupakan faktor
risiko yang paling besar yang menyebabkan seseorang terserang penyakti jantung
koroner. (2) Hampir 80% penderita jantung koroner di Eropa disebabkan kadar
kolesterol dalam tubuh yang tinggi. (3) Bahkan, di Amerika hampir 90% penderita
jantung koroner disebabkan penderita makan makanan yang berkadar kolesterol
tinggi. (4) Begitu juga di Asia, sebagian besar penderita jantung koroner disebabkan
oleh pola makan yang banyak mengandung kolesterol. (5) Dengan demikian,
kolesterol merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner.
9. (1) Darah kita terdiri atas empat bagian, yaitu sel darah merah, sel darah putih, sel
pembeku darah, dan plasma. (2) Sel darah merah mengandung hemoglobin yang
berwarna merah sehingga sel ini berdarah merah. (3) Sel darah ini mengalir di
dalam tubuh dengan membawa oksigen dan karbondioksida. (4) Sel darah putih
bertugas menjaga tubuh kita dari kuman. (5) Sel pembeku darah membantu proses
pembekuan darah ketika sel itu keluar. (6) Kemudian, plasma merupakan cairan
dalam darah yang mengandung protein dan mineral.
10. (1) Anto dan Kamto merupakan sahabat karib semenjak mereka masih duduk di
bangku SMP. (2) Ke mana pun pergi, mereka selalu berdua. (3) Namun, semenjak
lulus perguruaun tinggi, mereka hampir tidak pernah bertemu. (4) Pertemuan
mereka terjadi ketika ada acara reuni di SMA. (5) Keduanya saling menceritakan
karier dan keluarganya. (6) Anto bercerita bahwa dia telah kawin dan dikaruniai dua
anak. (7) Anak pertamanya laki-laki dan sudah bersekolah di SD. (8) Kamto ikut
senang mendengar cerita sahabatnya itu meskipun dia sendiri sampai kini masih
hidup seorang diri. (9) Dia masih lajang.