Anda di halaman 1dari 6

NAMA : IKHLASUL AMAL

NIM : P1337430215046
KELAS : 4B
TAKE HOME CT SCAN

1. Judul : Contrast-Enhanced Helical CT of the Head and Neck: Improved


Conspicuity of Squamous Cell Carcinoma on Delayed Scans.
2. Tujuan : membandingkan pengaruh waktu delay pada hasil kejelasan
informasi citra CT Head dan Neck dengan kontras kasus karsinoma sel
squamosa.
3. Jenis pesawat : Somatom Plus 4, Siemens, Erlangen, Jerman; atau Light-
Speed Qx / i, General Electric Medical Systems, Milwaukee, WI
4. Parameter tetap :

5. Parameter yang divariasi


 Delay : 180 s post injeksi media kontras
 Delay : 300 s post injeksi media kontras
6. Prosedur percobaan :
 Pasien diposisikan supine diatas meja pemeriksaan
 Pemeriksaan menggunakan media kontras ionik
 Pemeriksaan menggunakan media kontras nonionik (300 mg I/ Ml)
Ultravist [iopromide]; Schering, Berlin, Jerman) sebanyak 100 mL.
Dengan flow rate, 2 mL / detik menggunakan injektor melalui vena
antecubital.
 (Early fase)dimulai 30 detik setelah injeksi media kontras.
 (Late Fase )dimulai pada 180 detik (grup A, n = 13) atau 300 detik
(grup B, n = 14) setelah injeksi media kontras menggunakan
parameter akuisisi gambar yang sama seperti scaning ada (early
fase).
 Selama scanning dilakukan, pasien di instruksikan untuk bernafas
secara normal,dan tidak diperbolehkan untuk menelan.
 Scan dilakukan secara helikal
 Hasil gambar direkonstruksi 3 atau 3,75 mm
7. Hasil
a. Hasil 1

Gambar 1. — Pria berusia 71 tahun dengan karsinoma sel skuamosa


dikulit.
Gambar A EARLY(30 detik) Tingkatan Enhance dari media
kontras kurang menampakkan opacitas dari kanakernya.
Gambar B DELAYED (delay 300-detik) - Tingkatan Enhance
dari media kontras dapat menampakkan opacitas dari kankernya
,lebih baik dari gambar A.
b. Hasil 2

Gambar 2. Wanita berusia 85 tahun dengan metastase dari kanker sel


skuamosa pada hypofaringx.
Gambar A, Early (30 detik Tingkatan Enhance dapat
memperlihatakan metastase pada nodus lympha
Gambar B Delayed, (300 detik) menunjukkan peningkatan
Enhancement yang lebih tinggi daripada pada gambar A.
Tampak Klasifikasi Arteri karotid (panah terbuka) .
c. Hasil 3

Gambar 3. Pria berusia 65 tahun dengan metastase adenopati


yang disebabkan oleh karsinoma sel squamosa di hypofarnx.
Gambar A, Early (30 detik ) tingkat enhance dari media kontras
Lemah ,kurang menunjukkan adanya karsinoma (panah pdk) dan
metastase pada nodus lymph (panah panjang)
Gambar B, Delayed (180 detik) Lebih baik dari gambar A ,dapat
memvisualisasikan batasan dari karsinoma dan metastase.
d. Hasil 4

Gambar 4. Pria berusia 47 tahun dengan metastasis


nekrotik kelenjar getah bening yang berasal dari karsinoma
sel skuamosa di soft palate.
Gambar A, early (30 detik) Memvisualisaikan batasan dari
nekrotik yang kurang jelas/ buruk).
Gambar B, delayed (180 detik ) dapat Memvisualisaikan batasan
dari nekrotik daripada gambar A.
e. Hasil 5

Gambar 5. Orang-pria berusia 28 tahun dengan metastasis


kelenjar getah bening dari kanker kerongkongan.
Gambar A, eraly(30 detik) dapat memnvisualisasikan masa pada
paratracheal
Gambar B, delayed (180 detik) dapat Memvisualisaikan batasan
dari pusat nekrotik dari tumor tersebut.
f. Hasil 6

Gambar 6-pria berusia 71 th dengan nodul pada kelenjar


tiroid.
Gambar A, Early (30 detik) CT scan dapat menunjukkan nodul
tiroid yang baik
Gambar B, Delayed ,nodul tiroid (panah) tervisualisaisi
isointens
g. Tabel hasil analisis
Tabel 1
Tabel 2

8. Pembahasan
Sekitar 50% dari karsinoma sel skuamosa kepala dan leher lebih
baik digambarkan pada scanning kedua dengan nilai delay scan 180 detik
atau 300 detik daripada pada scan awal dengan nilai delay scan 30 detik.
Karena menghasilkan lebih baik penentuan ukuran tumor dan diskriminasi
tumor terhadap struktur jaringan lunak yang berdekatan seperti otot-otot,
dinding faring dan laring, dan cutis.Penggambaran optimal karsinoma sel
skuamosa kepala dan leher, gambar tertunda yang diperoleh 180 detik
setelah dimulainya injeksi kontras lebih unggul dibandingkan gambar awal
dan untuk gambar yang diperoleh 300 detik setelah dimulainya injeksi.
Namun gambar awal juga diperlukan, terutama untuk membedakan
kelenjar getah bening yang tidak berbahaya dari pembuluh darah. Dan
gambaran karsinoma sel skuamosa, pada gambar awal dapat memberikan
gambaran peningkatan vaskular yang optimal yang menunjukkan hubungan
tumor ke pembuluh cervikal yang berdekatan.
Pemeriksaan CT Scan Helikal kepala dan leher pada scanning awal
diperlukan untuk melihat opacitas pembuluh darah yang adekuat. Pasien
dengan karsinoma sel skuamosa pada kepala dan leher, konsistensi lesi yang
ditingkatkan dapat dicapai ketika melakukan penambahan delay scanning
diperoleh sekitar 180 detik setelah dimulainya injeksi bahan kontras.
9. Simpulan
Meskipun early scan memberikan peningkatan vascular dengan
optimal dan diperlukan untuk study CT helical dari kepala dan leher,
penambahan delayed scan mungkin meningkatkan lesi terdeteksi di pasien
dengan sqomosa sel carssinoma pada kepala dan leher