Anda di halaman 1dari 4

Modal Rp 12,9 Juta Bisa Jadi Juragan Telur

se-Kelurahan
Hendra Kusuma - detikFinance

Share 0 Tweet Share 0 19 komentar

Foto: Hendra Kusuma/detikFinance

Jakarta - Menjadi wirausaha sukses tidak melulu diukur dari modal investasi yang besar. Sebab,
dengan investasi yang relatif terjangkau juga bisa meraih pundi-pundi keuntungan, bahkan bisa
menjadi juragan.

Seperti Golden Telur salah satu waralaba yang ikut serta dalam acara International Franchise,
License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) di Jakarta Convention Center (JCC),
Senayan, Jakarta Selatan.
Golden Telur merupakan penyuplai telur berkualitas hasil peternakan sendiri. Bagi masyarakat
yang berminat untuk menjadi mitra hanya cukup merogoh kocek Rp 12,9 juta maka si mitra
sudah menjadi juragan telur se-kelurahan.

"Jadi dengan investasi Rp 12,9 juta sudah jadi juragan di satu kelurahan, karena sistem kita
seperti itu, satu kelurahan satu mitra," kata Linda, salah satu pegawai Golden Telur saat ditemui
detikFinance, Jakarta, Sabtu, Jakarta (20/5/2017).

Foto: Hendra Kusuma/detikFinance

Linda menjelaskan, investasi sebesar Rp 12,9 juta merupakan paket waralaba ekonomis, dengan
fasilitas yang didapatkan stok telur awal 150 kg, timbangan, kwitansi dan kalkulator, draft
pembukuan penjualan, buku cashflow, 30 peti kayu, spanduk MMT agen, katru nama.

Tidak hanya itu, mitra juga akan mendapatkan bekal pemasaran seperti mendapatkan surat
penawaran suplai ke hotel, restoran, rumah sakit, pabrik atau instansi lain.

Mengenai omset, Linda memastikan, mitra akan mendapatkan Rp 3,2 juta per bulan dengan
estimasi penjualan rata-rata 400 kg per minggu. Sehingga, mitra sudah dapat merasakan balik
modal selama 4-5 bulan setelah bergabung.

"Kita juga mengatur masalah penyuplaian, misalnya di kelurahan satu sudah suplai ke hotel atau
restoran ini, maka agen yang lain tidak boleh," jelasnya.
Foto: Hendra Kusuma/detikFinance

Linda mengungkapkan, paket ekonomis baru bisa diterapkan di Pulau Jawa. Penjualannya pun
tidak melulu harus memiliki toko, di rumah pun masih bisa dilakukan. Bahkan, bagi mitra yang
ingin menyuplai ke warung kelontong atau dijual secara eceran diperbolehkan.

Sedangkan untuk luar Pulau Jawa, Linda menyarankan program kemitraan master kota dengan
nilai investasi Rp 300 juta dan master distributor provinsi Rp 2 miliar.

"Kalau sudah master, maka akan mendapatkan passive income dari setiap penyupalian ke agen-
agena seperti kelurahan, kecamatan hingga kota, untuk master juga kita akan berikan pelatihan
selama 2-3 bulan," ungkapnya.

Cara untuk bergabungnya juga relatif mudah, hanya bermodal Kartu Tanda Penduduk (KTP),
lalu mengisi formulir yang disediakan, setelah itu penandatangan kerjasama atau MoU.
Foto: Hendra Kusuma/detikFinance

Jika yang berminat, bisa langsung mendatangi ke lokasi pameran, kantor pusat di Semarang, atau
bisa juga via Whatsapp di 087700601588 atau 087839807716.

"Jadi misalnya yang paket ekonomi, DP dulu Rp 4,9 juta, itu sudah bisa jadi juragan telur, karena
1 kelurahan sudah kita kunci untuk 1 mitra," tandasnya. (ang/ang)