Anda di halaman 1dari 2

1.

Keluhan pada wanita menopause

Berdasarkan masalah yang ditemukan terkait wanita menopause, prenopause,

dan andropause di Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam.

Sebagian besar wanita mulai mengalami gejala pre menopause pada usia 40-an dan

puncaknya tercapai pada usia 50 tahun yaitu terjadinya masa menopause dimana pada

masa menopause ini wanita sudah tidak mengalami haid lagi. Kebanyakan wanita

mengalami menopause kurang dari 5 tahun sebagian kecil lebih dari 5 tahun.

Menopause di persepsikan sebagai suatu kehilangan dan menimbulkan perasaan tidak

berharga. Sebagian wanita memiliki keyakinan dalam diri sebagai wanita sudah

merasa tidak sempurna karena berakhirnya proses menstruasi. Perubahan kejiwaan

yang terjadi pada seorang wanita menjelang menopause meliputi merasa tua, tidak

menarik lagi, rasa tertekan karena takut menjadi tua, mudah tersinggung, mudah

terkejut sehingga jantung berdebar-berdebar, serta keinginan untuk memenuhi

kebutuhan seksual menurun. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadi nya

menopause antara lain waktu pertama kali menstrusi. Wanita yang mengalami haid

atau menstruasi pada usia lebih muda biasanya akan mengalami menopause lebih

lama. Selain itu faktor psikis, wanita dengan tingkat stress yang tinggi akan lebih

cepat menuju menopase. Dalam kebijakan otonomi daerah memberi kesempatan

kepada setiap daerah untuk mengembangkan bentuk pelayanan kesehatan bagi wanita

menopause.

Di nagari panampuang ini terdapat masalah yang berkaitan dengan

menopause, diantaranya keluhan yang terjadi pada wanita menopause ini, yaitu

merasa tidak nyaman terhadap dirinya dan pola nutrisi yang tidak seimbang. Wanita

yang mengalami menopause ini sebagian besar tidak memahami apa yang terjadi pada

dirinya, bahwa dirinya telah mengalami menopause. Sehingga kecemasan ini terjadi
pada wanita yang mengalami menopause di nagari penampuang ini. Saat melakukan

pengkajian pada wanita menopause ini hanya sedikit yang memahami tentang

terjadinya menopause, mungkin salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut

bisa dari pendidikan seseorang. Semakin rendah pendidikan seseorang tersebut, maka

pengetahuan orang pun akan rendah, terutama dalam memahami tanda dan gejala

menopause tersebut. Tingkat ketidak percayaan diri yang dialami pada wanita

menopause ini sangat tinggi, ia merasa tidak nyaman pada dirinya misalnya merasa

panas, merasa tidak percaya diri lagi dihadapan suaminya, jantung berdebar-debar dan

terganggunya pola nutrisi yang tidak seimbang. Masalah menopause ini sering terjadi

karena ketidak pahaman seserorang untuk menghadapi terjadinya menopause, maka

dari itu rendahnya pengetahuan menopause masih banyak terjadi di wilayah ini. Pada

saat mengadakan Musyawarah Masyarakat Jorong (MMJ) ini dilakukan

pengimplementasian pada masalah ini dapat dilakukan dengan diberikannya

penyuluhan tentang wanita dalam mengahadapi menopause. Sehingga wanita

menopause yang ada di nagari ini, mengerti apa yang harus dilakukan saat akan

mengalami menopause.