Anda di halaman 1dari 1

Trauma adalah cedera/rudapaksa atau kerugian psikologi atau emosional.

(Dorland:2008)
Trauma adalah luka atau cedera fisik lainnya atau cedera fisiologis akibat gangguan emosional
yang hebat.(Booker:2007)
Trauma adalah penyebab kematian utama pada anak dan orang dewasa kurang dari 44tahun.
Penyalahgunaan alkohol dan obat telah menjadi faktor implikasi pada trauma tumpul dan tembus
serta trauma yang disengaja atau tidak disengaja.(Smetltzer:2006)

1
BAB II TINJAUAN TEORI 2.1 Pengertian Trauma Dada / Thorax
Trauma dada adalah trauma tajam atau tumpul thorax yang dapat menyebabkan tamponade
jantung, pneumothorax, hematothorax, dan sebagainya (FKUI, 1995). Trauma thorax adalah
semua ruda paksa pada thorax dan dinding thorax, baik trauma atau ruda paksa tajam atau tumpul.
(Hudak, 1999). Trauma dada adalah abnormalitas rangka dada yang disebabkan oleh benturan
pada dinding dada yang mengenai tulang rangka dada, pleura paru-paru, diafragma ataupun isi
mediastinal baik oleh benda tajam maupun tumpul yang dapat menyebabkan gangguan sistem
pernapasan (Suzanne & Smetzler, 2001). Dari ketiga pengertian diatas, maka dapat disimpulkan
bahwa Trauma Dada / Thorax adalah suatu kondisi dimana terjadinya benturan baik tumpul
maupun tajam pada dada atau dinding thorax, yang menyebabkan abnormalitas (bentuk) pada
rangka thorax. Perubahan bentuk pada thorax akibat trauma dapat menyebabkan gangguan fungsi
atau cedera pada organ bagian dalam rongga thorax seperti jantung dan paru-paru, sehingga dapat
terjadi beberapa kondisi patologis traumatik seperti Haematothorax, Pneumothorax, Tamponade
Jantung, dan sebagainya.
2.2 Etiologi
1.

Tension pneumothorak -trauma dada pada selang dada 2.

Penggunaan therapy ventilasi mekanik yang berlebihan 3.

Penggunaan balutan tekan pada luka dada tanpa pelonggaran balutan. 4.

Pneumothorak tertutup-tusukan pada paru oleh patahan tulang iga, ruptur oleh vesikel flaksid yang
seterjadi sebagai sequele dari PPOM. 5.

Tusukan paru dengan prosedur invasif.