Anda di halaman 1dari 9

Nama : Erwin Pri Utomo

NIM : 16045046
MaKul : Dasar-Dasar Ilmu Ekonomi (Rabu,15:00-17:10)
Dosen : Tri Kurniawati, S.Pd, M.Pd

Soal
1. Gambarkan dan jelaskan kurva Total Utility dan Marginal Utility !
2. Gambarkan dan jelaskan kurva kepuasan sama/indifference curva dan kurva garis
anggaran !
3. Carilah profil 1 perusahaan di Indonesia dari internet atau sumber lain. Cari bagaiman
strategi bagaimana perusahaan tersebut dalam mempertahankan loyalitas
pelanggannya !

Jawaban

1. Menurut teori nilai guna atau utility bahwa setiap barang memiliki daya guna atau
setidaknya memberikan kepuasan kepada konsumen yang menggunakan barang
tersebut. Nah, dengan begitu jika ada seseorang pembeli atau konsumen meminta
sebuah barang tertentu, maka sebenarnya yang ia cari adalah nilai guna dari barang
tersebut. Jadi nilai guna atau utilitas merupakan kepuasan dan kenikmatan yang
diperoleh seseorang dalam mengkonsumsi barang dan jasa. Sampai disini sudah
mengerti?, oke lanjut.
Perlu diketahui bahwa dalam sebuah tingkat kepuasan yang semakin tinggi, bisa
dikatakan akan semakin tinggi pula nilai guna (utility) dari barang tersebut. Teori
nilai guna atau untility dapat kita golongkan manjadi dua macam yaitu nilai guna
total (total utility) dan nilai guna marjinal (marginal utility).

a.Nilai guna total (total utility)


Nilai guna total merupakan jumlah seluruh kepuasan yang diperoleh oleh konsumen
dalam mengonsumsi sejumlah barang tertentu. Misalnya, habis bangun tidur Anda
minum 1 gelas air dengan nilai guna 2. Pada waktu berikutnya, sehabis olah raga
Anda minum air sebanyak 2 gelas dengan nilai guna 4, tentu keadaan ini (sehabis olah
raga) membuat konsumsi air meningkat.

Anda pasti bingung, darimana saya dapat menentukan nilai guna 2 dan 4 pada contoh
di atas?. Perlu dipahami bersama bahwa nilai guna (utility) terhadap suatu barang atau
jasa itu bersifat subjektif yang berarti bahwa setiap orang memiliki penilaian yang
berbeda. Adapun dalam contoh di atas saya secara pribadi memberi nilai guna 2
(minum air setelah bangun tidur) dan 4 (minum air setelah olah raga). Anda bisa
memberikan penilaian yang berbeda dan ini sah-sah saja.
Gambar. Penentuan nilai guna pada sebuah website sebagai tolak ukur dalam
menentukan ratings

Nah, biasanya penentuan nilai guna ini jika pada sebuah website, maka akan terdapat
pada akhir artikel -ada semacam tanda bintang- dimana si pembaca diberi kesempatan
untuk mengisi poling atau rating terkait seberapa besar nilai guna website tersebut
kepada Anda.
b.Nilai guna marjinal (marginal utility)
Nilai guna marjinal merupakan pertambahan atau pengurangan kepuasan konsumen
sebagai akibat dari pertambahan atau pengurangan penggunaan satu unit barang
tertentu. Misalnya Anda makan bakso 1 mangkok dengan nilai guna sebesar 30
kemudian Anda makan lagi 1 mangkok dengan nilai guna 20. Kemudian Anda
nambah lagi 1 mangkok dengan nilai guna 5. Maka jika di total nilai gunanya sebesar
55. Nah, disini bisa diketahui bahwa nilai marjinalnya yaitu 10 pada saat mangkok
pertama dan kedua. Pada saat mangkok kedua dan ketiga, nilai guna marjinalnya
sebesar 15.

Mengapa saat makan bakso 1 mangkok, 2 mangkok dan 3 mangkok nilai gunanya
turun?, itu karena perut kita memiliki kapasitas. Jika kapasitas telah terpenuhi, maka
makanan tidak diperlukan lagi. Hal ini akan dirasakan kenyang oleh si pemakan bakso
tersebut sehingga kenikmatan atau kepuasan makan bakso justru akan semakin
berkurang.

Nah, dari penjelasan di atas kita jadi tahu bahwa semakin banyak kita mengkonsumsi
suatu barang tertentu, maka nilai guna totalnya akan semakin besar namun nilai guna
marjinalnya justru akan semakin turun bahkan bisa mendekati nol atau justru bisa
negatif.

Kurva hubunga total utility dan marginal utility

Hubungan antara jumlah barang yang dikonsumsi dengan total utility dan marginal
utility dapat di lihat pada kurva di atas. Perlu diigat pula bahwa nilai guna marjinal
(marginal utility) hanya berlaku dengan beberapa asumsi berikut ini:

 Nilai guna dapat diukur,


 Konsumen bersifat rasional (tidak gila) sehingga perilakunya dapat dipahami secara
logis,
 Konsumen bertujuan untuk memaksimumkan utilitasnya (bukan untuk sekedar
senang-senang).
2. Kurva kepuasan sama suatu yg menggambarkan gabungan barang-barang yang akan
memberikan kepuasan yg sama besarnya . Kurva kepuasan sama akibat dari tingkat
penggantian marginal yg semakin kecil tersebut maka kurva kepuasan sama semakin
lama semakin kurang kecondongannya . Garis anggaran pengeluaran menunjukan
berbagai gabungan barang barang yang dapat di beli oleh sejumlah pendapatan
tertentu. Syarat untuk mencapai kepuasan maksimun dengan diketahui cita rasa
konsumen dan berbagai gabungan barang yang dibeli konsumen dapatlah ditunjukkan
keadaan dimana konsumen akan mencapai kepuasan maksimum .
Contoh soal :
Ada dua pembeli masuk super market orang pertama keluar supermarket tidak
membeli apapun , sedangkan orang kedua keluar supermarket membeli kebutuhannya.
Pertanyaannya pembeli yg mana yg dapat mencapai tingkat kepuasan maksimum
konsumen ? Jawabannya, tentunya pembeli yg memenuhi kebutuhannya. Pertanyaan
betikutnya, mengapa kedua pembeli ada yg bisa membeli dan ada yg tidak bisa
membeli ? Jawabannya adalah karena ada kemungkinan sesuai atau tidak sesuainya
pendapatan yg dimiliki, harga barang dan selera pembeli (dimana salah satu saja tidak
memenuhi maka tidak akan terjadi transaksi jual beli itu).
· Kurva kepuasan sama perlu di misalkan bahwa seseorang konsumen hanya
akan membeli dan mengkonsumsi dua macam barang saja, contoh yang akan
digunakan kedua barang tersebut adalah makanan dan pakaian.
· Analisis kurva sama (indifference curve) : meliputi gambaran dua macam
kurva, yaitu kepuasan sama dan garis anggaran pengeluaran. Di kembangkan oleh Sr.
John R. Hiks untuk menghindari kelemahan dari teori nilai guna (utility).
· Tingkat penggantian marjinal : menggambarkan besarnya pengorbanan keatas
konsumsi suatu barang (makanan) untuk menaikan konsumsi suatu barang lainnya
(pakaian) dan pada waktu yang sama tetap mempertahankan tingkat kepuasan yang
diperolehnya.
· Gabungan makanan dan pakaian yang memberi kepuasan sama gabungan
barang makanan, pakaian tingkat penggantianmarginal antara makanan dan pakaian
ABCDEFABCDEF.

Gabungan Makanan dan Pakaian yang Memberikan Kepuasan Sama


Gabungan Barang Makanan Pakaian Tingkat Pengganti
Marjinal Makanan
Dan Pakaian
A 10 2 3/1=3,0
B 7 3 2/1=2,0
C 5 4 1/1=1,0
D 4 5 1,2/1=0,6
E 2,8 7 0,8/3=0,27
F 2 10

· Tingkat marjinal yang semakin bertambah kecil disebabkan oleh:

1. Pada waktu konsumen mempunyai sesuatu barang Y yang relatif banyak


jumlahnya dan barang X yang relatif sedikit jumlahnya, diperlukan pengurangan
konsumsi yang besar keatas barang Y untuk diperoleh satu tambahan barang X, akan
tetapi
2. Semakin banyak barang X yang telah diperoleh, semakin sedikit pengurangan
konsumsi barang Y yang harus dilakukan untuk memperoleh satu barang X. Akibat
dari tingkat pergantian marginal yang semakin kecil tersebut maka kurva kepuasan
semakin lama semakin kurang kecondongannya.

Budget Line (Garis Anggaran Pengeluaran) adalah garis yang menunjukkan berbagai
gabungan barang-barang yang dapat dibeli oleh sejumlah pendapatan tertentu. (Batas
keuangan konsumen untuk membeli).
Pada dasarnya setiap orang pasti menginginkan konsumsi yang banyak dan
berkualitas tinggi, karena hal tersebut memang sudah menjadi sifat dasar manusia.
Namun, keinginnya tersebut tidakakan selalu terpenuhi karena pengeluaran manusia
dibatasi oleh anggaran yang dimiliki. Itulah sebabnya Garis Anggaran sering juga
disebut dengan “Kendala Anggaran”.
Contoh:
Tabel 1.Berbagai Kombinasi yang Dapat dipilih Oleh Konsumen
Total
Mie Ayam Jus Alpukat UanguntukMembeli UanguntukMembeli
Pengeluaran
(mangkuk) (gelas) Mie Ayam (Rp) Jus Alpukat (Rp)
(Rp)
0 10 0 50.000 50.000
1 9 5.000 45.000 50.000
2 8 10.000 40.000 50.000
3 7 15.000 35.000 50.000
4 6 20.000 30.000 50.000
5 5 25.000 25.000 50.000
6 4 30.000 20.000 50.000
7 3 35.000 15.000 50.000
8 2 40.000 10.000 50.000
9 1 45.000 5.000 50.000
10 0 50.000 0 50.000

Tabel 1 di atas menunjukkan bahwa terdapat 10 kombinasi konsumsi yang dapat


dipilih oleh konsumen. Pada dasarnya konsumen pasti menginginkan semuanya
maksimal (10 mangkuk mie ayam dan 10 gelas jus alpukat) tetapi manusia dibatasi
oleh anggarannya yaitu sebesar Rp 50.000,00 sehingga konsumen hanya mampu
mengkonsumsi mie ayam dan jus alpukat sesuai 10 kombinasi pada tabel 1 di atas.
Apabila table tersebut digambarkan dalam sebuah kurva, maka kurva tersebut akan
mirip dengan kurva permintaan yang memiliki slope negatif. Berikut ini kurva Garis
Anggaran tersebut.

Berbagai titik pada garis anggaran mengindikasikan kombinasi konsumen atau trade-
off antara dua barang (dalam hal ini adalah mie ayam dan jus alpukat).Ketika seorang
konsumen meningkatkan jumlah mie ayam yang dibeli, konsumen tersebut harus
mengurangi jumlah jus alpukat yang dibeli dan sebaliknya.
3. seperti kita ketahui, Unilever adalah perusahaan multinasional yang memproduksi
barang konsumen ² memenuhi kebutuhan akan nutrisi, kesehatan dan perawatan pribadi sehari-
hari dengan produk-produk yang membuat para pemakainya merasa nyaman,
berpenampilan baik dan lebih menikmati kehidupan.

Tujuan Pemasaran
 Menjadi yang pertama dan terbaik di kelasnya dalam memenuhi kebutuhan dan aspirasi
konsumen
 Menjadi rekan yang utama bagi pelanggan, konsumen dan komunitas.
 Menghilangkan kegiatan yang tak bernilai tambah dari segala proses.
 Menjadi perusahaan terpilih bagi orang-orang dengan kinerja yang tinggi.
 Bertujuan meningkatkan target pertumbuhan yang menguntungkan dan memberikan
imbalan di atas rata-rata karyawan dan pemegang saham.
 Mendapatkan kehormatan karena integritas tinggi, peduli kepada masyarakat
danlingkungan hidup.

Di dalam menghadapi persaingan antar perusahan, PT. UNILEVER,tbk memiliki strategi-


strategi dalam menghadapi persaingan-persaingan antar perusahaan, strategi itu antara
lain:
a. KEPEMIMPINAN HARGA RENDAH
Dengan menjaga harga yang rendah dan rak-rak diisi dengan baik
menggunakan sistimpengisian kembali persediaan yang melegenda, wal-mart
menjadi pemimpin bisnis eceran diamerika serikat. Sistem mili wal-mart
mengirimkan pesanan atas barang dagang baru secara langsung kepada
pemasok ketika pelanggan membayar pembelian mereka pada kasir. terminal
titik pejualan mencatat kode barang setiap barang yang melewati kasir dan
mengirimkantransaksi pembelian langsung kepada komputer pusat wal-mart. Komputer
mengumpulkan pesanan dari semua toko wai-mart dan mengirimkannya ke
pemasok. Pemasok juga dapat mengakses daa penjualan dan persediaan wal-mart
menggunakan teknologi web. Sistem ini mampu membuat wal-mart
mempertahankan biaya rendah sembari menyesuaikan persediaannya untuk
memenuhi permintaan pelanggan.
b. DIFERENSIASI PRODUK
Produk Unilever terus memperkenalkan kemasan-kemasan yang
terbaru, tetapi Unilever tetapmempertahankan kualitas produknya. Baik itu
kemasan yang botol kaca, sachet, botol kecildan masih banyak lagi
kemasannya.
c. BERFOKUS PADAPELUANGPASAR
Produk Unilever menggunakan sistem informasi pelanggan yang beda
dengan yang lain,produk masuk kedalam pasar dengan cara mempromosikan barang-
barangnya dengan caraterjun langsung ke masyarakat dengan bukti-bukti kualitas
secara real, misalnya dengan diadakannya perlombaan-perlombaan
kepada masyarakat perbandingan antara produk Unilever dengan produk-produk
pesaing lainnya.
d. MENGUATKAN KEAKRABAN PELANGGAN DAN PEMASOK
Menggunakan sistem informasi untuk memfasilitasi akses langsung
dari pemasok terhadapjadwal produksi.dan bahkan mengizinkan pemasok
untuk memutuskan bagaimana dan kapanmengirim pasokan kepada pemasok.
Selain itu Unilever juga melakukan Tanya jawab kepadapara konsumen dan
membuat suara konsumen tempat para konsumen mengeluh
Strategi Promosi yang dapat dilakukanoleh PT.Unilever yaitu:
a. Periklanan
semua bentuk penyajian nonpersonal dan promosi ide, barang atau jasa yang dibayar oleh
suatu sponsor tertentu.
b. Promosi Penjualan
Berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau membeli suatu
produk atau jasa.
c. Hubungan Masyarakat dan Publisitas
berbagai program untuk mempromosikan dan atau melindungi citra perusahaan
atau produk individualnya.
d. Penjualan Secara Pribadi
interaksi langsung dengan satu calon pembeli atau lebih untuk melakukan presentasi,
menjawab pertanyaan, dan menerima pesan
e. Pemasaran Langsung
penggunaan surat, telepon, faksimili, e-mail, dan alat penghubung non personal lain untuk
berkomunikasi secara langsung dengan atau mendapatkantanggapan langsung dari pelanggan
tertentu dan calon pelanggan. Akan tetapi dengan bertambahnya zaman, persaingan pasar
semakin ketat, berkembangnyaberbagai jenis media baru dan semakin canggihnya
konsumen maka Strategi Promosidirumuskan menjadi:

1. Advertising.
2. Consumer Sales Promotion
3. Trade Promotion and Co-Marketing
4. Packaging. Point Of Purchase
5. Personal Selling
6. Public relations
7. Brand Publicity
8. Corporate Advertising
9. The Internet
10. Direct Marketing
11. Experiantial contact: Event, sponsorship
12. Customer Service
13. Word Of Mouth

Consumer ± market sales promotion techniques :

f. Kupon
Sertifikat yang memberi hak kepada pemegangnya untuk mendapat penguranganharga
seperti yang tercetak untuk pembelian produk tertentu.
g. Price-Off Deals
Memberikan potongan harga langsung ditempat pembelian.
h. Premium and Advertising Specialties
Barang yang ditawarkan dengan biaya yang relatif rendah atau gratis sebagai insentif untuk
membeli produk tertentu.
i. Contest and Sweeptakes
Hadiah adalah tawaran kesempatan untuk memenangkan uangtunai, perjalanan, atau
barang-barang karena membeli sesuatu.
j. Sampling and Trial Offers
Penawaran gratis untuk sejumlah produk atau jasa (pemberiancontoh produk).
k. Brand Placement
Salah satu teknik dari sales promotion untuk mencapai pasar denganmemasukkan produk
pada sebuah acara televisi atau film.
l. Rebates
memberikan pengurangan harga setelah pembelian terjadi dan bukan pada tokopengecer.
m. Frequency
Program ini merupakan salah satu teknik yang mengarah kepada program-program yang
berkelanjutan seperti menawarkan konsumen diskon atau hadiah langsunggratis untuk mencapai
terjadinya pengulangan dalam pembelian atau langganan dari merkatau perusahaan yang sama.
n. Event Sponsorship
Ketika perusahaan mensponsori suatu acara, membuat merek sangat ditonjolkan pada acara
tersebut sehingga membuat kredibilitas merek meningkat bersamaan dengan para penonton di
acara.
Oleh karena itu, kualitas sangat penting dalam pembuatan produk. Karena
walaupun promosi yang dilakukan perusahaan sangat baik namun jika kualitas yang
ditawarkan tidak diperhatikan maka promosi yang dilakukan bisa dibilang sia-sia saja.
Daftar pustaka

https://www.siswapedia.com/teori-nilai-guna-atau-utility/

http://kipsmel.blogspot.co.id/2016/10/teori-tingkah-laku-konsumen-analisis.html

http://vendriandinata.blogspot.co.id/2013/10/strategi-pemasaran-semua-produk-pt.html