Anda di halaman 1dari 2

BAB II

DASAR TEORI

Reverse Osmosis
Istilah RO merupakan singkatan dari Reverse Osmosis sebenarnya kurang lebih adalah
juga proses penyaringan. Hanya media penyaring di sini menggunakan penyaring yang disebut
sebagai Membran Semipermeable. Membran semipermeable adalah kurang lebih pengertian
sederhananya semacam penyaring satu arah. Misalnya, membran ini diletakkan pada wadah
yang memisahkan sisi kiri dan sisi kanan. Membran tersebut bersifat satu arah, misalnya
diletakkan membran tersebut sedemikian rupa sehingga secara alami membran akan
meneruskan cairan dari sisi kiri ke sisi kanan.
Pemurnian air dengan Reverse Osmosis, sekarang mulai banyak menjamur di daerah
perkotaan terutama pada depot-depot air minum isi ulang. Ada depot air minum isi ulang yang
menawarkan harga yang cukup murah sekitar tigaribuan rupiah setiap galonnya, sementara ada
depot lainnya dengan harga yang paling tidak dua kalinya karena prosesnya lebih istimewa
yaitu dengan proses yang disebut Reverse Osmosis. (Kristanto, 2008)
(sumber : Kristanto, Adil Saksi. 2008. Thesis S2 PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP
MEREK USAHA AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) BERKENAAN PERSAINGAN
MEREK. Yogyakarta : UniversitasAtma Jaya Yogjakarta)

Baku Mutu Air Umpan Boiler


Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan air umpan boiler :
1. Zat penyebab korosi
Korosi yang terjadi pada boiler disebabkan air umpan boiler mengandung larutan
asam dan gas-gas terlarut, seperti O2, CO2, H2S, NH3. Gas-gas terlarut dapat
dihilangkan pada Deaerator dengan menambahkan senyawa Hidrazin (N2H2) dengan
reaksi sebagai berikut :
2N2H2 + O2 ↔ N2 + H2O
2. Zat penyebab foaming
Air yang diambil kembali dari proses pemanasan bisa menyebabkan foam (busa)
pada boiler. Karena adanya zat-zat organik, anorganik, dan zat-zat yang tidak terlarut
dalam jumlah besar. Efek pembusaan terutama terjadi pada alkalinitas yang tinggi.
Berdasarkan hal tersebut, pada unit demineralisasi, air harus dilewati pada Cation
Exchanger dan Anion Exchanger, agar air tidak mengandung alkalinitas yang tinggi.
3. Zat yang menyebabkan scale foaming
Pembentukan kerak disebabkan adanya kesadahan dan suhu tinggi yang bisa
berasal dari garam-garam karbonat dan silika, karena pada temperatur tinggi, jumlah
kandungan silika yang besar dapat dengan cepat membentuk kerak. ( Itjeu, 2013 )
(sumber : Itjeu. 2013. Utilitas. Lampung : Univeristas Negeri Lampung)