Anda di halaman 1dari 3

Bab III Hasil kunjungan perusahaan

a. Profil perusahaan terdiri dari:


jenis usaha: industri,bidang: sablon, tahun berdiri: 2006, alamat: jl.krendang utara rw 03 rt
14, jumlah pekerja 24 orang, tata ruang: denah, jam kerja: 8-5 sore, lembur: 3-4 jam, sistem
kerja: bekerja mulai dari jam 08.00 sampai jam 17.00. Pada jam 12.00-13.00 adalah jam
istirahat. Dalam 1 minggu bisa 3kali lembur dengan jam lembur 3-4 jam.
b. Sanitasi tempat kerja
 Berdasarkan survei yang kita lakukan, ditemukan 2 toilet dimana 1 toilet terletak di
dekat pintu utama dengan ukuran 2x0,5 meter dan tanpa ventilasi. Sedangkan toilet
lainnya terdapat di lantai atas.
 Letak dapur berdekatan dengan tempat kerja sablon dan tempat cuci baju.
 Pekerja tidak disediakan ruangan khusus untuk beristirahat dan mereka tidur
ditempat yang sama tempat bekerja.
c. Lingkungan Kerja Mencakup:
Pencahayaan: cukup dari lampu neon, ventilasi: hanya ada 1 ventilasi yang berada diatas
jendela dekat pintu utama, suhu: 32◦c
, kelembapan: lembab
d. Alur kerja
1. Penurunan bahan berupa kain yang beratnya 30 kg dengan cara dipanggul dengan jarak
10 meter. Pekerja memproses penerimaan barang bahan baku sudah dalam potongan
yaitu kain PE(kasar) dan kain PC(semi katun).
2. Penyusunan(penempelan kain ke triplek)
3. Pengecatan sablon dengan menggunakan cat pasta yang di campur dengan pewarna+air
dengan posisi pekerja berdiri dan gerakan dorongan/tarik secara terus menerus dengan
gerakan yang sama. Penurunan bahan berupa cat dengan berat 40-50 kg dan jarak yang
sama.
4. Drying atau pengeringan
5. Penyusunan kembali
e. Identifikasi faktor risiko di tempat kerjas
Tabel 1. Identifikasi faktor risiko ditempat kerja
Ganggu Risiko
Urutan Kegiatan Bahaya an kecelakaan
Potensial Kesehat kerja
an yang
mungki
n terjadi
Fisik Kimia Biologi Ergonomi Psikolo
gi
1. Proses 1.Atap seng Posisi Low
penerimaan panas mengangka back
barang (kain) 2.posisi t tidak pain
mengangka ergonomis
t tidak
ergonomi
2. Penyusunan 1.suhu 1.asap Pakai kursi
(penempelan panas 32 rokok kecil untuk Dermati Dehidrasi
kain ke derajat 2.pada duduk tis ISPA
triplek) celsius kain kontak
2.ventilasi tertentu
hanya ada menimb
1 ulkan
3.jendela gatal-
tidak ada gatal
4. ujung
triplek
tajam
menimbulk
an luka di
tangan
5.Debu

3. Pengecatan 1.suhu Bahan Gerakan Nyeri


panas 32 cat pergelanga tangan(
derajat pasta PE n tangan CTS).
celsius berulang. Nyeri
2.ventilasi Cara pinggan
hanya ada mengambil g.
1 papan tidak Kaki
3.jendela ergonomis. keram
tidak ada Berdiri ±8
4.kaos atau jam.
kain di
dekat
kompor
sehingga
mudah
lebih
terbakar
4. Pengeringan 1.suhu Cara
panas 32 mengangka
derajat t dan
celsius meletakan
2.ventilasi barang
hanya ada tidak
1 ergonomi
3.jendela
tidak ada
4. ujung
triplek
tajam
menimbulk
an luka di
tangan

5. Penyusunan 1.suhu Cara LBP


kembali panas 32 mengangka
derajat t dan
celsius meletakan
2.ventilasi barang.
hanya ada Gerakan
1 berulang.
3.jendela
tidak ada
4.Debu
kaos

Tabel 2. Tabel penilaian tingkat risiko

bahaya Akibat bahaya E P B


1.cat pasta Gangguan Low(L) Low(L) Low(L)
pernapasan. Low(L) Low(L) Low(L)
Iritasi kulit
2.Debu saat Gangguan Low(L) Low(L) Low(L)
penyusunan kain kulit(gatal-gatal) Medium(M) Low(L) Medium(M)
ISPA
3.Suhu 32 Heart cramps High(H) Medium(M) High(H)
celsius,ventilasi panu Low(L) Low(L) Low(L)
hanya 1, jendela dehidrasi Low(L) Low(L) Low(L)
tidak ada miliaria Low(L) Low(L) Low(L)
4.Posisi LBP Low Medium Medium
memindahkan
barang tidaj
ergonomi
5.Bahan kain Dermatitis kontak Low Low Low
tertentu
6.Posisi duduk Hemmoroid Low Low Low
7.Kain yang kebakaran High Low Medium
diletakan dekat
kompor dan
pekerja merokok
8. Lengan tangan CTS Low Medium Medium
gerak berulang
9. Berdiri lama Kram Low High Medium

f. Aplikasi program kesehatan dan keselamatan kerja ditempat kerja:


Keluhan pada pekerja: nyeri pada lengan tangan, sesak, magh
Jumlah kasus: -
Upaya pencegahan: karyawan dianjurkan untuk memakai alat pelindung diri sesuai
kebutuhan dan tidak menyepelekan kesehatan, memberikan pelatihan dan keselamatan
kerja terhadap karyawan baru