Anda di halaman 1dari 2

BAB 5

PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan anamnesis didapatkan data seorang wanita berusia 25 tahun datang ke


rumah sakit dengan keadaan hamil, dengan usia kehamilan 24 minggu serta memiliki
keluhan utama berupa demam, nyeri kepala, pembesaran kelenjar limfe. Dengan keluhan
tambahan berupa common cold. Berdasarkan pemeriksaan fisik keadaan umum baik
dengan kesadaran composmentis. Tanda-tanda vital pasien, tekanan darah 110/70
mmHg, denyut nadi 88 x/menit, laju pernapasan 24 x/menit dengan suhu tubuh 38,4oC.
Berdasarkan pemeriksaan usg pada fetal di dapatkan hasil keadaan bayi hidrocephalus
dan penurunan cairan amnion (oligohidroamnion). Serta pada pemeriksaan penunjang
berupa pemeriksaan serologi toksoplasma ibu di dapatkan IgG (+) : 9,8 IU/ml dan IgM
(+) : 44 IU/ml dengan nilai refrensi IgG : 8 IU/ml dan IgM : 10 UI/ml.
Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang pasien
mengalami penyakit toksoplasmosis. Dengan diagnosis banding yaitu penyakit TORCH
seperti rubella, citomegalovirus, herpes simpleks, others (sifilis). Gejala penyakit ini
sama dengan apa yang dikeluhkan oleh pasien. Pada kasus ini dapat dilakukan
penatalaksaan yang bertujuan untuk mengurangi dan menghilangkan penetabab
toksoplasmosis yaitu Toksoplasma gondii. Penatalaksanaan meliputi penatalaksaan untuk
ibu yaitu dengan pemberian spiramin, sulfadiazin, pirimetrin, dan asam folat. Sedangkan
untuk bayi diberikan sulfadiazin pirimetrin dan asam folat di berikan untuk bayi baru
lahir dengan ibu positif toksoplasma.
Penyakit toksoplasmosis dapat di cegah melalui pencegahan primer dan
pencegahan sekunder. Pencegahan primer meliputi memasak daging sampai benar benar
matang, menghindari kontak dengan hewan berupa feses dan cairan tubuh hewan,
memakai alat pelindung diri berupa sarung tangan jika ingin melakukan kontak dengan
hewan atau ingin memegang daging yang hendak di masak. Pecegahan sekunder meliputi
melakukan pemeriksaan sebelum kehamilan, melakukan vaksinasi dan imunisasi,
mengkonsumsi makanan yang matang, memeriksakan kandungan secara rutin, dan
menjaga kebersihan tubuh.
Saran
Sebaiknya mahasiswa harus dapat menggali informasi dan mendapatkan informasi
sebanyak – banyaknya dengan referensi yang sesuai dan juga mahasiswa dapat lebih
aktif lagi dalam mengemukakan pendapatnya.