Anda di halaman 1dari 27

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

KEPADA KELUARGA BPK. A (Ny. I) DENGAN DIAGNOSA 4T/Terlalu Tua

RT/RW 4/4 Sukasirna Tamansari

KOTA TASIKMALAYA

Ana Zulfia Ramadani

10116053

3B KEPERAWATAN

STIKes BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA

Jl. Cilolohan No. 36 Tasikmalaya Tlp. (0265)334740


2018

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

KEPADA KELUARGA BPK. A DENGAN DIAGNOSA 4T/Terlalu Tua

Di Sukasirna Kec.TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA

A. Pengkajian

I. Data Umum

1. Identitas Kepala Keluarga

a. Nama Kepala Keluarga : Bpk. A

b. Umur : 45 tahun

c. Agama : Islam

d. Pekerjaan : buruh

e. Pendidikan : SD

f. Telepon :-

g. Suku Bangsa : Sunda

h. Alamat : RT/RW 4/4 Sukasirna

2. Komposisi

NO. Nama Um L/P Pendidikan Pekerjaan Imunisasi Ket.


ur
1. Ny. I 40 P SD IRT Tidak Sedang
thn mengetahui Hamil
2. Nn. I 17 P SMP Siswa Lengkap -
thn
3. An. S 11 P SD Siswa Lengkap -
thn
4. An. A 4 P - - Lengkap -
thn
3. Genogram

Ny.H Tn. D Ny. I Tn. P

Bpk.A Ny. I

Nn. I An. S An. A

Keterangan :

: Laki-laki

: Perempuan

: :Klien

---------- : Tinggal serumah


: Pertalian darah

: Pertalian perkawinan

4. Tipe keluarga :

a. Jenis tipe keluarga


Keluarga Bpk. A merupakan nuclear family karena terdiri dari suami istri
dan anak.
b. Masalah yang terjadi dengan tipe tersebut
Keluarga Bpk. A mengatakan tidak ada masalah yang terjadi di
keluarganya selain masalah kesehatan yang di derita oleh Ny. I.
3. Suku Bangsa
Keluarga Bpk. A berasal dari suku sunda, bahasa sehari-hari yang
digunakan keluarga Bpk. A dan keluarga adalah bahasa sunda. Tempat
tinggal keluarga Bpk. A dalam sebuah lingkungan yang secara etnis sama
yaitu rata-rata tetangga yang tinggal di lingkungan rumah Bpk. A asli suku
sunda, bahasa yang digunakan keluarga Bpk. A untuk berinteraksi dengan
tetangga menggunakan bahasa sunda.
4. Agama dan kepercayaan yang mempengaruhi kesehatan
Keluarga Bpk. A beragama Islam, keluarga Bpk. A merupakan keluarga
yang taat beribadah, menjalankan perintah agama dan aktif mengikuti
pengajian yang ada di lingkungannya yang di adakan seminggu sekali.
Apabila di keluarga ada yang sakit, keluarga selalu berdoa demi kesehatan.
Tidak ada budaya di keluarga yang bertentangan dengan kesehatan.
Status ekonomi keluarga merupakan ekonomi menengah ke bawah.
Sumber penghasilan kelurga Bpk. A berasal dari penghasilan dan suaminya
± 1.500.000 perbulan. Menurut pengakuan keluarga penghasilan yang ada
saat ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Keluarga juga mengatakan
penghasilan perbulannya cukup.
Keluarga Bpk. A mengatakan bahwa dalam kegiatan anggota keluarganya
tidak ada program rekreasi keluar rumah dan hanya menghabiskan waktu
luangnya di rumah dengan menonton TV dan berkumpul besama.

I. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Bpk. A berada dalam tahap perkembangan keluarga tahap IV yaitu
keluarga dengan anak usia sekolah. Dengan tugas perkembangannya yaitu :
1) Mensosialisasikan anak-anak, termasuk meningkatkan prestasi sekolah
dan mengembangkan hubungan dengan teman sebaya yang sehat.
2) Mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan.
3) Memenuhi kebutuhan kesehatan fisik anggota keluarga.
2. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Keluarga Bpk. A belum bisa memenuhi kebutuhan dan biaya kehidupan yang
semakin meningkat, dan kehidupan yang lebih sejahtera.
II. Riwayat kesehatan keluarga saat ini
1. Riwayat keluarga sebelumnya
Bpk. A mengatakan bahwa sebelumnya Ny. I mempunyai riwayat hipertensi.
2. Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga

No Nama Umur BB Keadaan Imunisasi Masalah Tindakan yang


kesehata (BCG/Polio/ kesehatan telah dilakukan
n DPT/Campak
)
1 Bpk. 45 thn 50 Sehat Tidak ada Tidak ada -
A kg
2 Ny. I 40 thn 56 Sakit Tidak ada Hipertensi Berobat ke
kg posyandu
3 An. I 17 thn 44 Sehat Lengkap Tidak ada -
kg
4 An. S 11 thn - Sehat Lengkap Tidak ada -
5 An. A 4 thn 16 Sehat Lengkap Tidak ada -
thn

3. Sumber kesehatan yang telah dimanfaatkan


Ny. I mengatakan apabila di keluarganya ada yang sakit selalu membawanya
berobat ke Puskesmas terdekat.

III. Pengkajian lingkungan


1. Karakteristik rumah
a. Gambaran tipe tempat tinggal
Ny. I mengatakan bahwa rumahnya milik sendiri, terdiri dari 2 kamar tidur, 1
ruang tamu, 1 dapur ,1 kamar mandi. Tipe bangunan rumah adalah gedong,
keadaan lantai terbuat dari kramik, ventilasi udara cukup. Keluarga Ny. I
selalu menggunakan jamban pribadi yang berada di dalam rumah. Keluarga
Ny. I selalu menggunakan sumber air yang berasal dari sumur galian dengan
kualitas air bersih dan jernih, menurut keluarga pembuangan air kotoran atau
limbah keluarga adalah ke septic tank yang letaknya dari jamban ± 2 meter.
b. Denah rumah

D E

Keterangan :
A = Ruang tamu+ruang TV
B = Kamar Tidur
C = Kamar Tidur
D = Kamar Mandi
E = Dapur

2. Karakteristik tetangga dan komunitas RW


Tetangga keluarga Ny. I cukup ramah, tempat tinggal keluarga Ny. I di dusun
dengan tipe tempat tinggal pemukiman warga, jarak antara rumah tidak
berdekatan. Hubungan dengan tetangga cukup akrab dan mereka saling
berinteraksi.
3. Mobilitas geografis keluarga
Keluarga Ny. I mengatakan tinggal di Sukasirna sejak menikah karena mengikuti
suaminya.
4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Ny. I mengatakan waktu untuk berkumpul dengan keluarga besarnya biasanya
hanya pada hari-hari besar saja seperti Idul fitri. Sedangkan pada hari-hari biasa,
biasanya berkumpul dengan keluarganya untuk menonton TV dan bekerja.
Interaksi dengan masyarakat cukup baik karena masyarakat disekitarnya cukup
ramah.
5. Sistem pendukung keluarga
Jumlah anggota keluarga yang sehat ada 4 orang, yaitu Tn A, An. I, An. S, dan
An. A. Keluarga Ny. I mengatakan tidak mempunyai alat untuk pertolongan
pertama seperti alat p3k, tetapi Kelurga Ny. I mengatakan ada banyak dukungan
dari masyarakat.
IV. Struktur keluarga;
1. Komunikasi keluarga
Ny. I mengatakan komunikasi dilakukan secara musyawarah untuk menyelesaikan
masalah, pola komunikasi di dalam keluarga berjalan dengan lancar dan terbuka.
Komunikasi dilakukan pada malam hari ketika anggota keluarga berkumpul
bersama.
2. Stuktur kekuatan keluarga
Ny. I mengatakan komunikasi di dalam keluarganya berjalan lancar, apabila salah
satu anggota keluarga mendapatkan masalah maka akan diselesaikan secara
musyawarah., dan Bpk. A sebagai pengambil keputusan. Keluarga sering
berinteraksi dengan anak saudara, kerabat dan tetangganya.
3. Struktur peran
Bpk. A berperan sebagai kepala keluarga, bertanggung jawab mengurus rumah
tangga. Bpk. A berperan sebagai yang mencari sumber ekonomi dan mengurus
semua anggota keluarganya.
4. Nilai dan norma keluarga
Nilai dan norma yang berlaku di keluarga menyesuaikan dengan nilai agama yang
di anut dan norma yang berlaku di lingkungannya.

V. Fungsi keluarga
1. Fungsi afektif
Ny. I mengatakan selalu mengajarkan anaknya agar selalu saling menghormati,
menghargai, dan menyayangi satu sama lain.
2. Fungsi sosialisasi
Keluarga Ny. I berinteraksi dengan baik dengan masyarakat di lingkungannya.
3. Fungsi perawatan kesehatan
1) Tugas perawatan keluarga
a. Mengenal masalah keluarga
Ny. I mengatakan tidak mengetahui tentang resiko kehamilan terlalu
tua.
b. Mengambil keputusan
Ny. I mengatakan ketika ada masalah kesehatan Ny. I selalu konsul ke
Puskesmas terdekatnya.
c. Merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga Ny. I mengatakan bahwa dirinya merasa baik-baik saja
meskipun hamil di usia 40 tahun.
d. Memelihara lingkungan
Keluarga Ny. I mampu memodifikasi lingkungan dengan baik,
lingkungan rumah bersih dan nyaman, memiliki pencahayaan dan
ventilasi yang cukup dan selalu membersihkan rumah setiap hari.
e. Menggunakan fasilitas/pelayanan kesehatan
Keluarga mengatakan sudah mengetahui keberadaan fasilitas
kesehatan yang mudah di jangkau, keluarga memahami tentang
keuntungan yang dapat diperoleh dari fasilitas kesehatan, keluarga
percaya terhadap petugas kesehatan di Puskesmas. Ny. I mengatakan
merasa senang atas pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan,
keluarga dapat menjangkau fasilitas kesehatan terdekat.

4. Fungsi reproduksi
Ny. I mengatakan menikah karena sama – sama suka bukan karena di jodohkan.
Ny. I memiliki 3 orang anak dan semua terlahir lancar dan secara spontan.
5. Fungsi ekonomi
Kebutuhan sandang, pangan dan papan keluarga Ny. I bisa terpenuhi dengan
mengandalkan dari hasil pendapatan Ny. I dan suaminya. yaitu ± 1.500.000
perbulan.
VI. Stress dan koping keluarga
1. Stessor jangka pendek dan panjang
Sejak 3 hari terakhir ini, kondisi cukup fit dan tidak ada keluhan istirahat dan
tidur, meskipun Ny. I juga harus mengurus rumah dan merawat anaknya.
2. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor
Ketiga anaknya masih sekolah dan masih kecil sehingga tidak terlalu membantu
Ny. I dalam membersihkan rumah atau membantu kegiatan Ny. I.
3. Strategi koping yang digunakan
Keluarga menerima keadaan dengan rasa ikhlas dan tabah, dan untuk sementara
keluarga saling membantu agar pekerjaan rumah dapat terselesaikan.

VII. Pemeriksaan Fisik


1. Pemeriksaan fisik Tn. J dan anggota keluarga

Jenis Bpk. A Ny. I An. I An. S An. A


pemeriksaan
a. Keadaan
umum Tidak terkaji 140/80 mmHg 120/80 mmHg Tidak terkaji -
Tidak terkaji 72 x/mnt 65 x/mnt Tidak terkaji 69 x/mnt
1. Tensi
Tidak terkaji 20 x/mnt 21 x/mnt Tidak terkaji 24 x/mnt
2. Nadi Tidak terkaji 36,7°C 36 °C Tidak terkaji 36,7°C
Tidak terkaji 50 kg 45 kg Tidak terkaji 16 kg
3. RR
Tidak terkaji 155 cm 158 cm Tidak terkaji Tidak terkaji
4. Suhu Tidak terkaji 26,5 cm Tidak terkaji Tidak terkaji Tidak terkaji
Tidak terkaji 55 cm Tidak terkaji Tidak terkaji Tidak terkaji
5. BB
6. TB
7. LL
8. LK
b. Pemeriksaa Tidak terkaji Tidak terkaji
n cepalo
caudal
- bentuk kepala - bentuk kepala
1) Kepala - bentuk
bulat, rambut bulat, rambut
dan kepala bulat,
bersih, tidak bersih, tidak ada
rambut rambut
ada benjolan benjolan
bersih, tidak
dikepala. dikepala.
ada benjolan
dikepala.

-bentuk -bentuk simetris,


2) Hidung -bentuk
simetris, tidak tidak ada
simetris,
ada pernapasan pernapasan
tidak ada
cuping hidung, cuping hidung,
pernapasan
tidak ada tidak ada
cuping
keluaran cairan keluaran cairan
hidung, tidak
dari hidung, dari hidung,
ada keluaran
klien dapat klien dapat
cairan dari
mencium bau mencium bau
hidung, klien
kayu putih kayu putih
dapat
mencium bau
- bentuk - bentuk
kayu putih
simetris, tidak simetris, tidak
3) Telinga ada luka di ada luka di - bentuk
telinga, tidak telinga, tidak simetris,
ada keluaran ada keluaran tidak ada
cairan dari cairan dari luka di
telinga telinga telinga, tidak
ada keluaran
- mata tampak - mata tampak cairan dari
simetris, tidak simetris, tidak telinga
- mata
ada keluaran ada keluaran
tampak
4) Mata cairan, cairan,
simetris,
konjungtiva konjungtiva
tidak ada
berwarna berwarna merah
keluaran
merah muda muda
cairan,
konjungtiva
Mulut lembab, Mulut lembab,
berwarna
tidak pecah- tidak pecah-
merah muda
pecah, lidah pecah, lidah
Mulut
bersih, gigi bersih, gigi
lembab, tidak
5) Mulut, masih utuh, masih utuh,
pecah-pecah,
gigi, tidak ada luka tidak ada luka di
lidah bersih,
lidah, di mulut mulut
gigi masih
tonsil
utuh, tidak
dan
ada luka di
pharing
Tidak teraba Tidak teraba mulut
kelenjar tyroid, kelenjar tyroid,
tidak ada nyeri tidak ada nyeri
Tidak teraba
tekan dan tidak tekan dan tidak
kelenjar
ada nyeri ada nyeri
tyroid, tidak
menelan menelan
6) Leher ada nyeri
dan tekan dan
tenggor tidak ada
Pergerakan Pergerakan dada
okan nyeri
dada simetris, simetris, tidak
menelan
tidak menggunakan
menggunakan otot bantu, dan
Pergerakan
otot bantu, dan tidak ada suara
dada simetris,
tidak ada suara nafas tambahan
tidak
nafas
menggunaka
tambahan Bunyi jantung
7) Dada/th n otot bantu,
Bunyi jantung
normal, irama
orak dan tidak ada
normal, irama
teratur
suara nafas
teratur
tambahan
Bunyi
jantung
normal,
irama teratur
-Bentuk simetris
a) Pem
-Bentuk
dan tidak ada
erik
simetris dan
luka
saan
tidak ada luka
paru
Bentuk simetris,
-
Bentuk
bising usus
b) Pem
simetris, bising
10xmnt, tdk ada
erik
usus 10xmnt,
distensi, tidak
saan
tdk ada Bentuk
ada nyeri tekan
jant
distensi, tidak simetris,
ung
ada nyeri tekan bising usus
10xmnt, tdk
8) Payudar
- Di ekstremitas ada distensi,
a
- Di atas tidak ada tidak ada
ekstremitas edema, CRT < nyeri tekan
atas tidak 2 dtk,
ada edema, - Di ekstremitas
9) Pemeri CRT < 2 dtk, bawah tidak - Di
ksaan - Di ada edema, ekstremitas
abdome ekstremitas CRT < 2 dtk atas tidak
n bawah tidak ada edema,
ada edema, CRT < 2
CRT < 2 dtk dtk,
- Di
ekstremitas
bawah
- Tidak terkaji
10) Ekstre tidak ada
mitas, edema,
- Tidak terkaji
kuku CRT < 2
dan dtk
kekuata
a. Saraf
n otot
olfaktorius :
a. Saraf
klien bisa
olfaktorius :
- Tidak
mencium bau
klien bisa
terkaji
hadbody
mencium bau
b. Saraf
hadbody
optikus : klien
b. Saraf
dapat melihat
optikus : klien
a. Saraf
tulisan papan
dapat melihat
olfaktorius :
nama
tulisan papan
klien bisa
c. Saraf
nama
mencium bau
okulomotorius :
11) Genetal c. Saraf
hadbody
klien dapat
ia dan okulomotorius
b. Saraf
menggerakan
anus : klien dapat
optikus :
bola mata
menggerakan
klien dapat
d. Saraf
bola mata
melihat
12) Pemeri d. Saraf troklearis : klien tulisan papan
ksaan troklearis : dapat nama
neurolo klien dapat menggerakan c. Saraf
gi menggerakan bola mata okulomotoriu
bola mata e. Saraf s : klien
e. Saraf trigeminus : dapat
trigeminus : klien dapat menggerakan
klien dapat mengunyah dan bola mata
mengunyah klien dapat d. Saraf
dan klien dapat memekspresikan troklearis :
memekspresik wajahnya klien dapat
an wajahnya dengan senyum menggerakan
dengan f. Saraf bola mata
senyum abdusen : klien e. Saraf
f. Saraf dapat mengatur trigeminus :
abdusen : klien pergerakan mata klien dapat
dapat terbukti ketika mengunyah
mengatur saat di kaji klien dan klien
pergerakan mengikuti arah dapat
mata terbukti dari mahasiswa memekspresi
ketika saat di g. Saraf fasialis : kan wajahnya
kaji klien klien dapat dengan
mengikuti arah membedakan senyum
dari antara rasa pait f. Saraf
mahasiswa dan manis abdusen :
g. Saraf h. Saraf klien dapat
fasialis : klien vestibulokoklear mengatur
dapat is : klien dapat pergerakan
membedakan mendengar mata terbukti
antara rasa pait suara perawat ketika saat di
dan manis dalam jarak kaji klien
h. Saraf kurang lebih 30 mengikuti
vestibulokokle Cm arah dari
aris : klien i. Saraf mahasiswa
dapat glosofaringeus : g. Saraf
mendengar klien dapat fasialis :
suara perawat membedakan klien dapat
dalam jarak rasa pahit dan membedakan
kurang lebih manis antara rasa
30 Cm j. Saraf vagus : pait dan
i. Saraf k. Saraf manis
glosofaringeus aksesoriusklien : h. Saraf
: klien dapat dapat vestibulokokl
membedakan menggerakan earis : klien
rasa pahit dan kepala dan bahu dapat
manis l. Saraf mendengar
j. Saraf vagus : hipoglosus : suara perawat
k. Saraf klien dapat dalam jarak
aksesoriusklien mengatur kurang lebih
: dapat pergerakan lidah 30 Cm
menggerakan i. Saraf
kepala dan glosofaringeu
bahu s : klien
l. Saraf dapat
hipoglosus : membedakan
klien dapat rasa pahit dan
mengatur manis
pergerakan j. Saraf vagus
lidah :
k. Saraf
aksesoriuskli
en : dapat
menggerakan
kepala dan
bahu
l. Saraf
hipoglosus :
klien dapat
mengatur
pergerakan
lidah

1. Pemeriksaan penunjang
Pemeriksaan Hb di Puskesmas Kahuripan hasilnya Hb 12 mg/dl.
2. Harapan keluarga
Keluarga Ny. I berharap dengan adanya penyuluhan kesehatan tentang resiko
hamil terlalu tua sehingga mampu meningkatkan pengetahuan keluarga.
B. Analisa data
Nama Klien : Ny. I

No Data Etiologi Masalah


1. DS : Ketidakmampua Nyeri akut
- Ny. I mengatakan n keluarga
mengeluh pegal pegal merawat anggota
pada kedua kakinya. keluarga yang
- Ny. I mengatakan sakit
skala nyeri 5 dari
rentang (0-10) nyeri
sedang.
Do :
- TD : 140/80 mmHg
- Nadi : 72 x/mnt
- RR : 20 x/mnt
- Suhu : 36,7°C
2. DS : Ketidakmampua Kurang
- Ny. I mengatakan n keluarga pengetahuan
tidak mengerti mengenal
dampak dari hamil masalah
terlalu tua. kesehatan pada
- Ny. I mengatakan anggota
sudah jarang control keluarganya yang
ke fasyankes terdekat. sakit.
DO :
- TD : 140/80 mmHg
- Keluarga Ny. I tidak
tau resiko hamil
terlalu tua.

C. Diagnosis keperawatan keluarga


1. Nyeri akut pada Ny. I berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat
anggota keluarganya yang sakit.
2. Kurang pengetahuan pada Ny. I berhubungan dengan Ketidakmampuan keluarga
mengenal masalah kesehatan pada anggota keluarganya yang sakit.
D. Skoring prioritas masalah keperawatan keluarga
1. Nyeri akut b.d ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarganya yang sakit

No Kriteria Sko Bobot Skor x Pembenaran


r Bobot
1 Sifat masalah - Nyeri sedang terjadi
3 1 3/3 x 1=
 Aktual dan dirasakan oleh Ny.
1
I
-
2 Kemungkinan masalah sumber dan tindakan
dapat diubah untuk memecahkan
1 2 1/2x
 Sebagian masalah dapat dijangkau
2=1
oleh keluarga,
kesadaran dan motivasi
dari keluarga belum
cukup kuat
3 Potensial masalah untuk Masalah untuk diatasi
dicegah anggota keluarga
2 1 2/3x 1 =
 cukup mendukung dan peduli
2/3
terhadap anggota
keluarga.
4 Menonjolnya masalah Masalah berat harus
3 1 3/3x 1
 Masalah berat dan segera ditangani
=1
harus segera keluarga belum
ditangani menyadari terhadap
kesehatannya tersebut
bahwa pengetahuan
sangat penting bagi Ny.
I yang mengalami
hipertensi.
Jumlah 3 2/3

2. Kurang pengetahuan pada Ny. I berhubungan dengan Ketidakmampuan keluarga


mengenal masalah kesehatan pada anggota keluarganya yang sakit.

No Kriteria Sko Bobot Skor x Pembenaran


r Bobot
1 Sifat masalah Ny. I mengatakan tidak
3 1 3/3x
 Aktual mengetahui tentang 4T
1=1
dan resikonya.
2 Kemungkinan masalah Dengan mudah sumber
dapat diubah dan tindakan untuk
2 2 2/2x
 Mudah memecahkan masalah
2=2
dapat dijangkau oleh
keluarga, kesadaran dan
motivasi dari keluarga
sudah cukup kuat
3 Potensial masalah untuk Cukup, kesulitan
dicegah masalah cukup untuk
 Tinggi 3 1 3/3x 1 = diatasi anggota keluarga
1 mendukung dan peduli
terhadap anggota
keluarga.
4 Menonjolnya masalah Ada masalah, tetapi
0 1 0/2x 1 =
 Masalah tidak tidak perlu segera
0
dirasakan ditangani karena
pengetahuan yang akan
mengatasi kecemasan
tentang hipertensi.
Jumlah 4

E. Diagnosis keperawatan keluarga menurut prioritas


1. Kurang pengetahuan pada Ny. I berhubungan dengan Ketidakmampuan keluarga
mengenal masalah kesehatan pada anggota keluarganya yang sakit.
2. Nyeri akut b.d ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarganya yang sakit

F. Perencanaan

Nama Kepala Keluarga : Bpk. A

Alamat : RT/RW 4/4 Sukasirna


NO KRITERIA HASIL
TG TUJUAN RESPON STANDAR T
. TUJUAN KHUSUS INTERVENSI
L UMUM D
DX
15- DX Setelah TUK 1 Verbal 1. keluarga mampu 1. berikan
9- 1 dilakukan Setelah dilakuan menyebutkan penkes
2018 tindakan tindakan selama 2-3x24 pengertian 4T tentang
keperawatan, jam kunjungan pada 2. keluarga mampu resiko hamil
pengetahuan keluarga Ny.I menyebutkan resiko 4T/terlalu
klien tentang mampu hamil terlalu tua tua&
resiko 1. Mengenal masalah 3. keluarga mampu penatalaksan
kehamilan kesehatan tentang 4T menyebutka bahaya aan.
4T dengan menyebutkan: dari 4T S: pendidikan
bertambah. kesehatan.
M: tingkat
pengetahuan,
tingkat
pemahaman
A:-hamil
terlalu tua
R: agar Ny. I
mendapatkan
informasi
tentang resiko
hamil 4T dan
memahaminya.
T: 1x30 menit.
2. berikan
reinforcement
atas jawaban,
jelaskan &
tanyakan
kembali.
S: pemberian
reinforcement.
M: ekspresi
wajah positif
A: ekspresi
wajah
R: untuk
meningkatkan
tingkat
kepercayaan.
T: 1x30 menit.
15- DX Setelah TUK 2 Verbal 1. keluarga mampu 1. berikan
9- 1 dilakukan Setelah dilakuan menyebutkan penkes
2018 tindakan tindakan selama 2-3x24 resiko 4T/terlalu tentang
keperawatan, jam kunjungan pada muda resiko hamil
2. keluarga mampu
pengetahuan keluarga Ny.I, klien 4T/terlalu
menyebutkan
klien tentang mampu mengambil tua&
cara penanganan.
resiko keputusan terhadap penatalaksa
kehamilan masalah kesehatan naan.
4T keluarga S: pendidikan
bertambah. kesehatan.
M: tingkat
pengetahuan,
tingkat
pemahaman
A:-hamil
terlalu tua
R: agar Ny. I
mendapatkan
informasi
tentang resiko
hamil 4T dan
memahaminya.
T: 1x30 menit.
2. berikan
reinforcement
atas jawaban,
jelaskan &
tanyakan
kembali.
S: pemberian
reinforcement.
M: ekspresi
wajah positif
A: ekspresi
wajah
R: untuk
meningkatkan
tingkat
kepercayaan.
T: 1x30 menit.
DX Setelah TUK 3 Verbal 1. Keluarga mampu 1. Berikan
1 dilakukan mendemonstrasikan penkes
tindakan Setelah dilakuan kembali apa yang tentang
keperawatan, tindakan selama 2-3x24 telah diajarkan. resiko
pengetahuan jam kunjungan pada 2. keluarga mampu hamil
klien tentang keluarga Ny.I, klien mengikuti instruksi. 4T/terlalu
resiko mampu merawat anggota tua&
keluarga dengan ibu 2. Penatalak
kehamilan
hamil terlalu tua. sanaan
4T
4T/terlalu
bertambah. tua

DX Setelah TUK 4 Verbal 1. keluarga jelaskan


1 dilakukan Setelah dilakukan mampu: tentang
tindakan keperawatan, - menjelaskan
tindakan lingkungan
cara
keperawatan, selama 2-3x24 jam fisik yang
kunjungan, keluarga memodifikasi
pengetahuan dapat
lingkungan
klien tentang mampu menunjang
menciptakan/memelihara keluarga
resiko kesehatan pada
lingkungan yang dapat yaitu
kehamilan keluarga
menunjang kesehatan kebersihan
4T dengan kriteria
pada anggota keluarga lantai,
bertambah. rumah sehat.
pencahayaan
yang cukup.
- Mendemonstr
asikan
lingkungan
rumah yang
dapat
menunjang
kesehatan.
DX Setelah TUK 5 Verbal Keluarga 1. Jelaskan
1 dilakukan Setelah dilakukan mampu pada
Menjelaskan
tindakan tindakan keperawatan, keluarga
tentang cara
keperawatan, selama 2-3x24 jam mengena
memanfaatkan
pengetahuan kunjungan, keluarga i
fasyankes yang
klien tentang mampu memanfaatkan pentingn
dapat
resiko fasilitas pelayanan ya
menunjang
kehamilan kesehatan dengan masalah.
kesehatan pada 2. Berikan
4T kriteria hasil:
keluarga yaitu contoh
bertambah. Memanfaatkan sumber
daya yang ada (puskesmas, keluarga dapat bahayan
posyandu,dll) dan mampu ya jika
memeriksakan masalah
masalah tidak
kesehatannya ke segera
fasyankes. diperiksa
kan ke
fasyanke
s.
Jelaskan pada
keluarga
pentingnya
fasyankes.
8-9- DX Setelah TUK 3 Verbal dan 1. Keluarga mampu 1.
2018 2 dilakukan psikomotor mendemonstrasikan Demonstrasika
tindakan Setelah dilakuan kembali apa yang n cara
keperawatan, tindakan selama 2-3x24 telah diajarkan. mengatasi
nyeri jam kunjungan pada 2. keluarga mampu nyeri dengan
berkurang keluarga Ny.I, klien mengikuti instruksi. teknik
mampu merawat anggota relaksasi napas
keluarga dengan ibu dalam.
hamil terlalu tua.
10- DX Setelah TUK 4 Verbal dan 2. keluarga 1. jelaskan
9- 2 dilakukan Setelah dilakukan psikomotor mampu: tentang
2018 tindakan keperawatan, - menjelaskan
tindakan lingkungan
cara
keperawatan, selama 2-3x24 jam fisik yang
kunjungan, keluarga memodifikasi
nyeri dapat
mampu lingkungan
berkurang menunjang
menciptakan/memelihara keluarga
sampai kesehatan pada
lingkungan yang dapat yaitu
hilang keluarga
menunjang kesehatan kebersihan
dengan kriteria
pada anggota keluarga lantai,
rumah sehat.
pencahayaan
yang cukup.
- Mendemonstr
asikan
lingkungan
rumah yang
dapat
menunjang
kesehatan.

11- DX Setelah TUK 5 Verbal dan Keluarga 3. Jelaskan


09- 2 dilakukan Setelah dilakukan psikomotor mampu pada
2018 - Menjelaskan
tindakan tindakan keperawatan, keluarga
tentang cara
keperawatan, selama 2-3x24 jam mengena
memanfaatka
nyeri kunjungan, keluarga i
n fasyankes
berkurang mampu memanfaatkan pentingn
yang dapat
sampai fasilitas pelayanan ya
menunjang
hilang kesehatan dengan masalah.
kesehatan 4. Berikan
kriteria hasil:
pada keluarga contoh
- Memanfaatkan
sumber daya yang yaitu bahayan

ada (puskesmas, keluarga ya jika


posyandu,dll) dapat dan masalah
mampu tidak
memeriksaka segera
n masalah diperiksa
kesehatannya kan ke
ke fasyankes. fasyanke
s.
5. Jelaskan
pada
keluarga
pentingn
ya
fasyanke
s.

G. Implementasi

Hari/tanggal Implementasi TTD/nama jelas

Senin, 10 -Mendemonstrasikan cara mengatasi nyeri dengan teknik Ana Zulfia R.


Septembe relaksasi napas dalam.
r 2018

Sabtu, 15 1. Memberikan penkes tentang iu hamil terlalu tua. Ana Zulfia R.


September 2018 S: pendidikan kesehatan.
M: tingkat pengetahuan, tingkat pemahaman
A:-resiko hamil terlalu tua
R: agar Ny. I mendapatkan informasi tentang resiko ibu
hamil terlalu tua dan memahaminya.
T: 1x30 menit.
2. Memberikan reinforcement atas jawaban, jelaskan &
tanyakan kembali.
S: pemberian reinforcement.
M: ekspresi wajah positif
A: ekspresi wajah
R: untuk meningkatkan tingkat kepercayaan.
T: 1x30 menit.

H. Evaluasi
NO
TANGGAL DX EVALUASI TTD
KEP
15 September Dx 1 S : keluarga mengatakan bahwa keluarga
2018 TUK 2 sudah mengetahui tentang 4T/terlalu tua
O:
 Keluarga terlihat memperhatikan saat
diberikan penjelasan
 Keluarga tampak memahami apa
yang dijelaskan oleh mahasiswa
A : Masalah teratasi
P : pertahankan intervensi
15 September Dx 1 S : keluarga mengatakan sudah
2018 TUK 1 mengetahui tentang nyeri.
O:
 Keluarga terlihat memperhatikan saat
diberi penjelasan
 Keluarga tampak memahami apa yang
dijelaskan oleh mahasiswa
A : Masalah teratasi
P : Pertahankan Intervensi

I. Evaluasi Tingkat Kemandirian Keluarga

No. Kriteria Tingkat Kemandirian


I II III IV
1. Menerima petugas kesehatan dengan baik √
2. Menerima pelayanan keperawatan yang √
diberikan sesuai dengan rencana keperawatan
3. Tahu dan dapat mengungkapkan masalah
kesehatan secara benar
4. Melakukan tindakan keperawatan sederhana
sesuai yang dianjurkan
5. Memanfaatkan fasiltas pelayanan kesehatan
secara aktif
6. Melaksanakan tindakan pencegahan sesuai
anjuran
7. Melaksanakan tindakan promotif secara aktif