Anda di halaman 1dari 6

KLIPING

HEWAN DAN TUMBUHAN LANGKA

Di Susun oleh:

Bunga Mutiara Bilqis Azzahra


Nasya Nurfitriyana
Kelas: VI

Sekolah Dasar Negeri Karangpawitan 2


A. HEWAN

Fauna di bumi sangat beragam dengan segala keunikannya masing-masing. Beberapa di


antaranya dapat berevolusi untuk beradaptasi dan mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Namun, tak jar ang pula sebagian dari mereka terancam punah.Tak hanya di Indonesia, banyak
hewan yang mungkin beberapa tahun lagi akan punah karena pemburuan liar atau hilangnya
habitat mereka. Berikut saya akan menyebutkan sedikit macam hewan yang terancam punah.

1. Elang Flores, flores, Indonesia

Burung elang asli Flores ini sudah


terancam punah, kini populasinya tidak
sampai 250 ekor. Elang ini atau spizaetus
floris hanya dapat ditemukan di beberapa
pulau di Nusa Tenggara Timur, seperti Pulau
Flores, Sumbawa, Lombok, Satonda, Paloe,
Komodo, dan Rinca.

Burung elang Flores mempunyai


ukuran tubuh yang sedang, dengan tubuh
dewasa berukuran sekitar 55 sentimeter.
Bagian kepalanya berbulu putih dan terkadang
mempunyai garis-garis berwarna coklat di
mahkotanya.

2. Burung Bidadari Hamahera, Maluku Utara, Indonesia

Burung bidadari Halmahera merupakan


salah satu jenis cendrawasih berukuran
sedang, sekitar 28 sentimeter. Burung ini
memiliki bulu indah dengan kombinasi warna
cokelat, hijau, dan warna zaitun.

Burung bidadari Halmahera biasanya


hanya ditemukan di Pulau Halmahera dan
Pulau Bacan, Maluku Utara. Makanannya
terdiri dari serangga, artropoda, dan buah-
buahan.
3. Cendrawasih Botak, Raja Ampat, Indonesia

Tak hanya keindahan pulaunya


saja, Raja Ampat memiliki hewan
endemik yang sangat cantik. Spesies
langka ini hanya tinggal di dua pulau
kecil yakni Waigeo dan Batanta,
Kepulauan Raja Ampat.

Burung langka ini memiliki bulu


berwarna merah dan hitam, dengan
tengkuk kuning dan mulut hijau terang.
Kakinya berwarna biru dan terdapat
"hiasan” di ekornya berupa dua bulu
panjang melingkar.

4. Komodo, Taman Nasional Pulau Komodo, Indonesia

Siapa sih yang tidak tahu


tentang kadal terbesar di dunia
ini? Panjang tubuhnya bisa
mencapai 3 meter dan berat 70
kilogram. Komodo jantan
berukuran lebih besar daripada
komodo betina.

IUCN memasukkan
komodo sebagai spesies yang
rentan terhadap kepunahan. Oleh
sebab itu, kini komodo dilindungi di Taman Nasional Komodo.

5. Ikan Arwana Merah, Sungai Kapuas, Indonesia

Ikan arwana merah


mempunyai julukan ikan naga
karena warnanya merah terang,
dengan sedikit kilau emas. Warna
merah di badan akan mulai
keluar saat ikan berumur sekitar
3 sampai 4 tahun.

Ikan arwana ini lebih


mudah ditemui di daerah
Kalimantan Barat seperti Sungai
Kapuas dan Danau Sentarum.
B. TUMBUHAN

Indonesia merupakan negara yang sangat terkenal dengan kekayaan alamnya. Berbagai
macam tanaman dapat tumbuh subur di sini. Bahkan tidak sedikit dari tanaman tersebut yang
bersifat langka atau sangat sulit sekali untuk ditemukan sehingga harus dilindungi. Sekarang
akan menyebutkan lima tumbuhan yang langka di Indonesia.

1. Bunga Bangkai

Bunga bangkai dengan nama


latin Amorphophallus titanum merupakan bunga
raksasa yang sangat unik karena dapat
mengeluarkan bau busuk seperti bangkai. Bau
busuk tersebut sebenarnya bertujuan untuk
mengundang kumbang dan lalat agar hinggap dan
membantu proses penyerbukan.

Bunga ini tumbuh tinggi menjulang ke atas


hingga bisa mencapai 4 meter. Ketika mekar,
bagian luarnya berwarna putih krem sedangkan
mahkotanya berwarna merah tua keunguan. Bunga
ini hanya akan mekar selama 7 hari hingga
kemudian mati atau tumbuh kembali.

Bunga bangkai berbunga pada rentang


waktu yang cukup lama, bisa sekitar 5 tahun sekali. Habitat asli bunga ini ada di hutan Sumatera.
Akan tetap saat ini sudah mulai banyak yang dilestarikan di daerah lainnya seperti di Taman
Hutan Raya Ir. Djuanda, Bandung.

2. Bunga Ranfflesia Arnoldii

Padma Raksasa atau Rafflesia Arnoldii


juga merupakan bunga raksasa yang
mengeluarkan bau busuk menyengat ketika
mekar. Karena sama-sama mengeluarkan bau
busuk, terkadang banyak orang yang keliru
menyebut bunga ini sebagai bunga bangkai.

Rafflesia Arnoldii tumbuh melebar ke


samping dan bukan meninggi seperti bunga
bangkai. Ketika bunganya mekar, diameternya
bisa mencapai 1 meter dengan berat hingga 10 kilogram. Masa tumbuh hingga sampai mekarnya
adalah sekitar 9 bulan. Bunga ini hanya akan mekar selama 7 hari sebelum kemudian layu dan
mati.
Bunga Rafflesia Arnoldii hidup menumpang pada tumbuhan lain. Maka dari itu,
habitatnya sangat bergantung kepada adanya tumbuhan inang. Saat ini populasi bungai ini
semakin menyusut karena habitatnya yang semakin sempit karena adanya alih fungsi hutan
menjadi area pertanian, pemukiman, ataupun pertambangan.

3. Kantong Semar

Kantong
semar (Nepenthes) merupakan
tanaman yang sangat unik
karena dapat memangsa
berbagai serangga di dekatnya
seperti lalat, lebah, dan lainnya.
Tumbuhan karnivora ini sudah
cukup langka sehingga harus
banyak dibudidayakan agar tidak
cepat punah.

Kantong semar sendiri


baru bisa memangsa serangga
ketika usianya sudah dewasa. Ia
akan membuka kantungnya
untuk agar ada serangga yang masuk ke dalamnya. Jika sudah ada yang terjebak, maka
kantungnya akan langsung tertutup untuk mulai mencerna serangga tersebut.

4. Anggrek Tebu

Anggerk tebu (Grammatophyllum


speciosum) merupakan keluarga bunga
anggrek yang paling besar dan paling berat.
Satu rumpun anggrek tebu dewasa dapat
memiliki berat lebih dari 1 ton dengan
panjang mulai hingga 3 meter. Karena
ukurannya yang sangat besar tersebut,
bunga ini sering disebut sebagai anggrek
raksasa.

Bunga ini memiliki warna kuning


dengan kombinasi bintik-bintik berwarna coklat, merah, dan merah kehitaman. Bunga ini
sangatlah unik karena meskipun batangnya sudah dipotong, namun bunganya tetap dapat
bertahan hingga 2 bulan. Bunga anggrek tebu ini sangat langka sehingga termasuk ke dalam
tumbuhan yang dilindungi.
5. Edelweiss Jawa

Edelweiss Jawa atau


Bunga Senduro (Anaphalis
javanic) merupakan salah satu
jenis bunga yang saat ini sudah
sangat kritis keberadaannya.
Bunga ini banyak hidup di
daerah pegunungan di Jawa.
Bahkan, bunga ini biasanya
menjadi tanaman yang pertama
tumbuh setelah terjadinya erupsi
gunung berapi.

Bunga Edelweiss
Jawa dapat tetap terlihat segar
meskipun sudah dipetik dari
tangkainya. Hal tersebut
membuat banyak pendaki yang
mengambil bunga ini sebagai kenang-kenangan. Hasilnya, populasi bunga ini menurun drastis
dan kini sudah diambang kepunahan.

Bunga ini biasanya mulai bermekaran pada bulan April hingga Agustus. Bunga ini dapat
memiliki usia hingga 100 tahaun dengan tinggi batang hingga 8 meter. Lebih dari 300 serangga
yang hinggap dan menghisap madu dari bunganya.

Saat ini Anda masih dapat melihat Edelweiss Jawa di beberapa lokasi seperti Tegal Alun
(Gunung Papandayan), Alun-Alun Surya Kencana (Gunung Gede), Alun-Alun Mandalawangi
(Gunung Pangrango), dan Plawangan Sembalun (Gunung Rinjani).

Nah itulah lima daftar hewan dan tumbuhan langka di Indonesia yang saat ini sudah
mulai terancam keberadaannya. Dengan mengetahui berbagai tumbuhan tersebut, diharapkan
kita dapat lebih menjaga kelestarian alam dan tidak merusaknya untuk kepentingan pribadi.