Anda di halaman 1dari 1

Nama : Rifta Askiana

Kelas : 9D

No. absen : 27

Pergi Bersilaturahmi

Setelah 30 hari menahan nafsu dan cobaan di bulan Ramadhan, semua orang mengadakan
lebaran. Lebaran tahun inipun lebih meriah karena seluruh warga Indonesia menjalankan
lebaran pada hari dan tanggal yang sama. Setiap momen di hari lebaran sangat menggembirakan.
Sudah menjadi tradisi umat islam di Indonesia bahwa ketika lebaran datang kami selalu pergi
bersilaturahmi sekaligus meminta maaf kepada saudara, tetangga,teman maupun keluarga.

Begitupula saya, pada hari lebaran saya bersama keluarga pergi bersilaturahmi. Pertama-
tama saya mengunjungi tetangga, lalu saya tidak lupa juga berkeliling desa untuk bersilaturahmi.
Sebenarnya di desa saya setelah shalat Idul fitri, kami dikumpulkan di Masjid untuk
bersilaturahmi disana. Namun banyak orang yang masih menyempatkan waktunya untuk
berkeliling desa.

Sekitar pukul 10.00 WIB, saya dan keluarga pergi mengunjungi saudara yang rumahnya
cukup jauh dari rumah. Sehingga saya dan keluarga harus mengendarai motor untuk sampai
disana. Pertama-tama, kami pergi ke desa Kledokan. Disana kami mengunjungi tiga rumah.
Pertama, rumah pakdhe dan budhe. Kedua, rumah nenek kakek. Yang ketiga, rumah pakdhe.

Setelah mengunjungi ketiga rumah itu, saya pergi ke rumah pakdhe dan budhe di
Maguwo. Saya dan keluarga langsung pergi kesana. Di Maguwo, ada 3 rumah juga yang kami
kunjungi. Setelah mengunjungi pakdhe dan budhe, saya dan keluarga pulang menuju rumah.

Pada sore harinya, saya dan keluarga pergi mudik ke rumah nenek yang ada di Magelang.
Di Magelang, bukan hanya ada rumah nenek tetapi juga banyak saudara kami disana. Pada hari
kedua di Magelang, saya dan keluarga mengunjungi rumah tante dan om saya yang ada di Karet
tidak jauh dari rumah nenek. Lalu pada hari keempat, saya dan kakak saya diajak om dan tante
pergi bersilaturahmi ke rumah saudara di daerah pegunungan. Kami pergi ke dua rumah saudara.
Disana pemandangannya masih asri dan udaranya segar. Setelah kami bersilaturahmi di kedua
rumah saudara, kami kembali ke rumah. Sangat mengasyikan pergi bersilaturahmi ke rumah
saudara, bisa sambil jalan-jalan.