Anda di halaman 1dari 2

1. Sebutkan metode pendekatan yang sering digunakan dalam riset kualitatif?

Metodologi yang umum digunakan:


a. etnography
Secara singkat, etnografi melibatkan peneliti yang menggunakan observasi langsung untuk
mempelajari partisipan di lingkungan "kehidupan nyata" mereka, kadang-kadang dalam jangka
waktu lama..
b. grounded theory
Grounded theory dengan modifikasi terbaru (misalnya, Strauss dan Corbin 5) menggunakan
wawancara tatap muka dan interaksi seperti kelompok fokus untuk mengeksplorasi
fenomena penelitian tertentu dan dapat membantu dalam mengklarifikasi masalah, situasi, atau
konteks yang kurang dipahami
c. phenomenology
Phenomenology memiliki beberapa fitur persamaan dengan grounded theory (seperti eksplorasi
perilaku partisipan) dan menggunakan teknik yang serupa untuk mengumpulkan data, tetapi
berfokus bagaimana seseorang memahami dunianya. Ini memberikan para peneliti kesempatan
untuk menempatkan diri mereka sebagai orang lain dan untuk memahami pengalaman subjektif
partisipan,

2. Apa yang dimaksud dengan field notes atau catatan lapangan saat pengumpulan data? Mengapa
masih diperlukan field notes?
Field notes adalah catatan untuk melengkapi wawancara rekaman audio. Field notes memungkinkan
peneliti untuk mempertahankan dan mengomentari tayangan, lingkungan-konteks mental, perilaku,
dan isyarat nonverbal yang mungkin tidak cukup ditangkap melalui rekaman audio; mereka biasanya
ditulis tangan di notebook kecil pada saat wawancara berlangsung. Field notes dapat memberikan
konteks penting untuk interpretasi data audio dan dapat membantu mengingatkan peneliti tentang
faktor situasional yang mungkin penting selama analisis data. Catatan semacam itu tidak perlu
formal, tetapi seharusnya dipelihara dan diamankan untuk penelitian.

3. Apa yang ada ketahui tentang koding, jelaskan menurut pemahanan Anda!
Koding mengacu pada identifikasi topik, isu, persamaan dan perbedaan yang dinarasikan oleh
partisipan dan ditafsirkan oleh peneliti. Proses ini memungkinkan sang peneliti mulai memahami
dunia dari sudut pandang partisipan. Koding dapat dilakukan dengan ditulis tangan maupun salinan
transkrip, dengan membuat catatan di margin atau dengan menyoroti dan menamai bagian teks.
Lebih umum, peneliti menggunakan qualitative research software (misalnya, NVivo, QSR
International Pty Ltd; www.qsrinternational.com/products_nvivo.aspx) untuk membantu mengelola
transkripsi mereka. Ini disarankan jika peneliti melakukan kursus formal dalam penggunaan software
tersebut atau dalami pengawasan dari seorang peneliti yang berpengalaman

4. Menurut Lincoln & Guba terdapat beberapa aspek untuk mempertahankan trustworthiness dalam
studi kualitatif, jelaskan aspek apa saja yang harus kita lakukan!
Lincoln dan Guba menunjukkan bahwa ada cara lain untuk "membangun kepercayaan pada
'kebenaran' dari temuannya ”(p. 218). Mereka menyebut kepercayaan ini "kepercayaan"
“trustworthiness” dan menyarankan bahwa ada 4 kriteria kepercayaan:
a. Credibility
percaya pada "kebenaran" dari temuan. Salah satu cara untuk menetapkan kredibilitas dari
pengkodean adalah dengan meminta peneliti lain untuk mengkodekan transkrip yang sama dan
kemudian mendiskusikan semua persamaan dan perbedaan dalam 2 set kode yang dihasilkan.
Tindakan sederhana ini dapat menghasilkan revisi pada kode dan dapat membantu mengklarifikasi
dan mengkonfirmasi temuan penelitian.
b. Transferability
menunjukkan bahwa temuan memiliki penerapan dalam konteks lain
c. Dependability
menunjukkan bahwa temuan itu konsisten dan bisa diulang
d. Confirmability
sejauh mana temuan sebuah penelitian dibentuk oleh responden dan bukan bias, motivasi, atau
minat dari peneliti