Anda di halaman 1dari 3

FRM 20.1/MR/2018 Rev.

ASESMEN RISIKO JATUH PADA PEDIATRIK

Asesmen risiko jatuh merupakan suatu alat yang dapat mengidentifikasi secara cepat mengenai
faktor risiko jatuh yang dimiliki pasien sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan,
proteksi, dan pemantauan pasien selama dirawat. Asesmen risiko jatuh ini termasuk dalam
komponen program pencegahan jatuh yang komprehensif.

Terdapat 4 hal yang diperkirakan berperan serta terhadap risiko jatuh pada pediatrik, yaitu:
1. Lingkungan serta penggunaan peralatan di rumah sakit yang baru (tidak familiar)
terhadap pasien pediatri
2. Pasien pediatri yang dirawat biasanya berkaitan dengan gangguan kemampuan motorik
dan kognitif pasien
3. Tahapan perkembangan kemampuan motorik dan kognitif pasien mempengaruhi risiko
jatuh

Anak-anak yang berisiko tinggi jatuh adalah:


1. Anak pre-sekolah
2. Usia < 10 tahun memiliki risiko jatuh 2 kali lipat lebih tinggi dalam populasi total
3. Anak dengan disabilitas dan keterbatasan gerak (mobilitas)
4. Anak yang menggunakan kursi roda, tanpa melihat kemampuan kognitifnya.

Asesmen Risiko Jatuh untuk Pediatrik: Humpty Dumpty Fall Prevention dinilai sebagai alat
asesmen risiko jatuh yang valid dan telah diterapkan oleh berbagai rumah sakit di seluruh
dunia.
Asesmen Risiko Jatuh Pediatrik ‘Humpty Dumpty’, terdiri dari 6 kategori:
1. Usia
2. Jenis kelamin
3. Diagnosis
4. Gangguan kognitif
5. Faktor lingkungan
6. Respons terhadap pembedahan / sedasi / anestesia dan penggunaan medikamentosa
Berikut ini akan disajikan tabel mengenai asesmen risiko jatuh Humpty Dumpty.
FRM 20.1/MR/2018 Rev.0

No RM :.....................................
Nama :.....................................
Jenis kelamin :.....................................
Tgl lahir :.....................................

SKALA RISIKO JATUH HUMPTY DUMPTY UNTUK PEDIATRI RAWAT INAP

parameter Kriteria nilai Tgl


.... .... ......
Usia  < 3 tahun 4
 3 – 7 tahun 3
 7 – 13 tahun 2
 ≥ 13 tahun 1
Jenis kelamin  Laki-laki 2
 Perempuan 1
Diagnosis  Diagnosis neurologi 4
 Perubahan oksigenasi (diagnosis 3
respiratorik, dehidrasi, anemia,
anoreksia, sinkop, pusing, dsb.)
 Gangguan perilaku / psikiatri 2
 Diagnosis lainnya 1
Gangguan  Tidak menyadari keterbatasan dirinya 3
kognitif  Lupa akan adanya keterbatasan
 Orientasi baik terhadap diri sendiri 2
1
Faktor  Riwayat jatuh / bayi diletakkan di 4
lingkungan tempat tidur dewasa
 Pasien menggunakan alat bantu / bayi 3
diletakkan dalam tempat tidur bayi /
perabot rumah
 Pasien diletakkan di tempat tidur 2
 Rawat Jalan 1
Respons thd :  Dalam 24 jam 3
1. Pembedaha  Dalam 48 jam 2
n / sedasi /  > 48 jam atau tidak menjalani 1
anestesi pembedahan/sedasi/anestesi

2. Penggunaan  Penggunaan multipel: sedatif, obat


medikament hipnosis, barbiturat, fenotiazin, 3
osa antidepresan, pencahar, diuretik,
narkose
 Penggunaan salah satu obat di atas 2
 Penggunaan medikasi lainnya / tidak
ada medikasi 1
Nama & paraf

Skor 7-11: risiko rendah Skor ≥ 12: risiko tinggi


FRM 20.1/MR/2018 Rev.0

Skor asesmen risiko jatuh: (skor minimum 7, skor maksimum 23)

Manajemen Pasien menurut Humpty Dumpty:


1. Risiko Rendah
a. Orientasikan ruangan pada pasien dan keluarga
b. Buat posisi tempat tidur rendah da nada remnya
c. Ada pengaman samping tempat tidur dengan dua atau empat sisi pengaman
d. Mempunyai luas tempat tidur yang cukup untuk mencegah tangan dan kaki atau
bagian tubuh lain terjepit
e. Menyarankan agar menggunakanalas kaki yang tidak licin untuk pasien yang dapat
berjalan
f. Edukasi orang tua/ pendamping untuk selalu mendampingi anak ke kamar mandi
g. Menempatkan pasien dekat nurse station bila memungkinkan
h. Lingkungan harus bebas dari kondisi yang mengandung resiko (contoh : lantai
yanmg licin, kamar mandi yang basah, sehingga berpotensi membuat pasien lebih
mudah jatuh, dll).
i. Memberikan penjelasan pada pasien dan keluarga (formulir edukasi pasien/
standing akrilik, cara pencegahan pasien jatuh)
j. Form edukasi pasien harus berada pada tempatnya
k. Lakukan penilaian ulang bila ada perubahan kondisi dan pengobatan
2. Risiko Tinggi
a. Pakaikan risiko jatuh berwarna kuning
b. Memasang tanda peringatan risiko jatuh, berupa tanda warna kuning yang dipasang
pada bed dekat kaki pasien
c. Lakukan penilaian ulang setiap shif
d. Saat mobilisasi, pasien ditemani oleh perawat/ bidan atau keluarga
e. Tempat tidur pasien disesuaikan dengan perkembangan tubuh pasien
f. Pasien yang memerlukan perhatian diletakkan dekat nurse station, bila
memungkinkan
g. Libatkan keluarga/ pendamping pasien dalam membantu aktivitas pasien sehari –
hari
h. Tempatkan pasien pada tempat tidur yang aman (misalnya posisi tempat tidur yang
rendah selalu terpasang)
i. Semua kegiatan yang dilakukan pada pasien harus didokumentasikan