Anda di halaman 1dari 24

A.

LAPORAN KERJA :
Nama Mahasiswa : Ferdiansyah Ramadan Tanjung
NIM : 5172111002

B. NAMA KELOMPOK KERJA


Kelompok 1:
1. Ade Ramadhan (5171111001)
2. Anwar Rumahorbo (5173111003)
3. Cindia Novita Sari Manalu (5173111007)
4. Hilda Aufa Rangkuti (5173111012)
5. Ferdiansyah Ramadan Tanjung (5172111002)
6. Firjariahny Syofa Pandjaitan (5172111008)
7. Juntan Dionisius Tampubolon (5173111020)
8. Josua Mangassi Marpaung (5173111018)

1. JOB SHEET / JENIS PEKERJAAN


Job sheet 1 / Pembersihan lahan

a. Keselamtan Kerja :
1) Perhatikan keadaan sekitar supaya tidak terjadi kecelakaan
2) Gunakan alat sesuai fungsinya dan atas izin pihak berwewenang di lapangan
kerja

b. Alat dan Bahan


1) Alat
 Cangkul
 Sekop
 Bolang – Baling / Belincong
 Palu / Martil
 Ember
 Sapu
2) Bahan
 -

c. Langkah Kerja
1) Menerima Pengarahan dari dosen yang bersangkutan mengenai hal-hal yang
akan dikerjakan dilapangan.
2) Membuat bon peminjaman alat yang akan digunakan untuk melakukan
pekerjaan dilapangan.
3) Melakukan pekerjaan pembersihan lapangan
4) Menghancurkan bangunan yang sudah di berikan dosen bagian lokasi praktek.
5) Mulai menghancurkan bagian sisi kiri dan kanan bangunan dan juga bagian
depan bangunan dan bagian pondasi dengan mengunakan palu yang
disediakan.
6) Menghancurkan dengan hati-hati dan rapi karena batu yang tadi hancurkan
kita bersihkan lagi karena akan di pilih dan akan di gunakan kembali dalam
pembantu penambahan bahan dalam praktek batu dan beton.
7) Kemudian menyisihkan material yang masih bisa dipergunakan, setelah itu
bersihkan material yang akan digunakan contohnya material batu bata yang di
bersihkan dari semen - semen yang menempeel pada batu bata tersebut dan
disusun rapi agar tidak menimbulkan kerusakan dan akan membantu
memudahkan digunakan lagi dalam proses praktek batu dan beton.
8) Selanjutnya mengali dan mencari batu kali yang terdapat di empat sisi
bangunan yang tadi kita hancurkan dengan menggunakan cangkul dan palu
agar mempermudah mendapatkan batu kali yang berada di dalam empat sisi
bangunan.
9) Mengumpulkan batu kali untuk dipergunakan kembali dalam praktek batu dan
beton yang akan kita jalankan
10) Membersihkan daerah lapangan praktik yang kita bersihkan tadi dengan secara
menyeluruh atau bersih dan bisa mengunakan sapu
11) Selesai.

2. JOB SHEET / JENIS PEKERJAAN


Job sheet 2 / Pemasangan Bouwplank dan Pekerjaan Galian Pondasi
a. Keselamtan Kerja :
1) Perhatikan keadaan sekitar supaya tidak terjadi kecelakaan
2) Gunakan alat sesuai fungsinya dan atas izin pihak berwewenang di lapangan
kerja

b. Alat dan Bahan


1) Alat
 Meteran
 Palu/ Martil
 Cangkul
 Sekop
 Alat Ukur Sudut / Siku
 Waterpass
 Selang Air /Selang Ukur
 Ember
 Sapu

2) Bahan
 Papan untuk profil memanjag bouwplank ukuran 1cm x 5cm x 500cm
 Kayu Broti untuk patok ukuran 5cm x 6cm x 100cm

c. Langkah Kerja
1) Menerima Pengarahan dari dosen yang bersangkutan mengenai hal-hal yang
akan dikerjakan dilapangan.
2) Membuat bon peminjaman alat yang akan digunakan untuk melakukan
pekerjaan dilapangan.
3) Melakukan pekerjaan praktek lanjutan
4) Tentukan posisi titik ukur tetap selanjutnya lakukan pengukuran terhadap
ukuran dan elevasi galian tanah.
5) Berikan tanda pada hasil pengukuran memakai patok kayu yang diberikan ke
setiap sudut yang sudah ditentukan.
6) Setelah patok selesai ditancapkan, pasanglah profil memanjang bouwplank
menggunakan papan yang disediakan tadi. Pakukan papan tersebut sejajar
dibawah tanda yang sudah dibuat
7) Jika pemasangan bouwplank sudah selesai, buatlah tanda untuk memulai
pekerjaan galian menggunakan benang
8) Sesuai tanda lakukan pekerjaan galian sesuai kedalaman yang diinginkan
hingga membentuk trapesium keliling lapangan kerja kelompok 1 dan
membentuk segi empat
9) Selesai

3 JOB SHEET / JENIS PEKERJAAN


Job sheet 3 / Pemasangan Pondasi Batu Bata dan Batu Kali

a. Keselamtan Kerja :
1) Perhatikan keadaan sekitar supaya tidak terjadi kecelakaan
2) Gunakan alat sesuai fungsinya dan atas izin pihak berwewenang di lapangan
kerja

b. Alat dan Bahan


1) Alat
 Meteran
 Palu/ Martil / Godam
 Cangkul
 Sekop
 Sendok Semen
 Ember
 Sapu

2) Bahan
 Semen
 Pasir
 Air
c. Langkah Kerja
1) Menerima Pengarahan dari dosen yang bersangkutan mengenai hal-hal yang
akan dikerjakan dilapangan.
2) Membuat Bon peminjaman alat yang akan digunakan untuk melakukan
pekerjaan dilapangan.
3) Melakukan pekerjaan praktek lanjutan
4) Susun batu bata dibagian samping kiki dan kanan serta dibagian belakang
galian dengan posisi berdiri menyamping dan jarak setebal stuk benang
5) Jika sudah selesai, masukkan adukan semen dan pasir kedalam jarak anatar
batu bata tadi / spasi lakukan hingga pondasi batu bata selesai dibuat
6) Seteah itu, tabur pasir uruk kedalam lumbang yang akan kita berikan batu kali
(aanstamping) pada bagian depan galian
7) Ukur jarak dasar galian sebelumya ke garis benang boplam sepanjang 60 cm.
8) Masukan 1 batu bata yang di setip sudut bagian galian praktek yang kita buat
sebelumnya dan ukur jarak dari batu bata ke benang boplam sepanjang 50 cm
9) Jika sudah melakukan langkah di atas selanjutnya mengikat batu bata dengan
benang dan tarik dari sudut A Ke C dan B ke D Pastikan Waterpass karena
mengikat batu bata dan meletakannya di atas batu kali yang akan kita berikan
kemudahan dalam Waterpass hasil pekerjaan aanstamping.
10) Taburkan pasir uruk dan masukan batu kali atau batu kosong kedalam galian
yang sebelumnya kita buat dan pastikan waterpass dengan melihat kondisi
benang yang tidak tersentuh dengan pasir atau batu.
11) Taburkan pasir pada atas batu kali atau batu kosong yang kita kerjakan
sebelumnya dan pastikan bahwa pasir yang kita tabur tidak menutup semua
bagian batu dan pastikan waterpass.
12) Selanjutnya langkah 5 dan 6 dilakukan atau dipraktekan dalam 4 sisi lubang
yang belumnya dikerjakan dan rapikan bagian bibir atau pinggiran lubang
yang rusak dengan mengunakan pasir pastikan padat disetiap sisinya waterpass
dan rapi.
13) Siram dengan air bagian lubang yang terdapat batu dan pasir yang kita
kerjakan, ini bertujuan untuk melihat hasil kerja yang kita lakukan sudah benar
atau tidak dan cara ini juga membantu mempadatan pasir yang sudah kita
kerjakan.
14) Lakukan pembersihan pada bagian dalam dan luar praktek seperti sampah,
batu dan pasir yang berlebihan dan tidak lupa menyapu bagian lantai praktek.
15) Selesai

4 JOB SHEET / JENIS PEKERJAAN


Job sheet 4 / Pemasangan Pasangan Setengah Bata

a. Keselamtan Kerja :
1) Perhatikan keadaan sekitar supaya tidak terjadi kecelakaan
2) Gunakan alat sesuai fungsinya dan atas izin pihak berwewenang di lapangan
kerja

b. Alat dan Bahan


1) Alat
 Meteran
 Palu/ Martil
 Kayu Tancap / Patok Kecil
 Cangkul
 Sekop
 Sendok Semen
 Ember
 Sapu

2) Bahan
 Semen
 Pasir
 Air

c. Langkah Kerja
1) Menerima Pengarahan dari dosen yang bersangkutan mengenai hal-hal yang
akan dikerjakan dilapangan.
2) Membuat Bon peminjaman alat yang akan digunakan untuk melakukan
pekerjaan dilapangan.
3) Melakukan pekerjaan praktek lanjutan

Membuat Adonan Semen


1) Dalam pemasangan setengah batu kita mengunakan atau pakai campuran
semen dan pasir sebanyak 1 : 10 yaitu 1 ember semen berbanding 10 ember
pasir halus yang sudah di ayakan
2) Campurkan 10 ember pasir yang sudah halus dengan 1 ember semen lalu aduk-
aduk hingga rata atau Homogen (bersatu) antara pasir dan semen.
3) Selanjutnya buatlah campuran semen dan pasir tersebut seperti kolam bulat
yang akan
4) Berikan air secukupnya karena kita tidak tahu kondisi pasir kita kering atau
basah oleh karena itu pemberian air cukup secukupnya.
5) Tunggu campuran semen dan pasir masak atau matang, setelah matang
selanjutnya aduk lagi untuk menjadi lebih satu atau homogen (bersatu) baru
semen bisa digunakan dengan cara membawa se men dengan ember.

Langkah Kerja Setengah Batu Dalam Praktek Batu Dan Beton


1) Ambil batu bata sebanyak 4 buah untuk setiap sudut, pastikan jarak dari batu
ke boplam berkurang, sesuai dengan ukuran setengah batu dan semen yang
kita tambahkan menjadi 43 cm.
2) Susun batu bata dengan patokan gulungan benang kosong dan pastikan
tersusun rapi.
3) Ambil adonan semen yang sudah dibuat.
4) Selanjutnya sebelum semen masuk, pastikan dan lakukan meratakan sudut
bata dengan memasukan semen dan pastikan rata sudutnya pas tidak lari dari
prosedurnya
5) Selanjutnya pekerjaan VLOG yang berfungsi waktu semen masuk, semen
tidak keluar atau tidak rata dan berantakan.
6) Masukan semen kedalam lubang-lubang sela batu bata dan tusuk-tusuk semen
yang bertujuan untuk mempadatkan isi semen di dalam batu bata dan lakukan
ini ke 3 sisi yaitu kiri, kanan dan depan.
7) Setelah sudah selesai pemasangan setengah batu ke empat sisi bangunan
pastikan anda sudah waterpasskan hasil pemasangan setengah batu tersebut
pastikan rata dan sesuai prosedur yang diberikan dosen.
8) Setelah selesai dan dosen sudah menilai tentang hasilnya kerja anda dan
pastikan dosen menerimanya dan terakhir langkah pembersihan lapangan yang
mungkin ada beberapa batu yang lebih langsung di kembalikan ketempatnya.
9) Seteleah selesai praktek selanjutnya masuk ke pengembalian alat pastikan alat
yang dipinjam sesuai dengan alat yang dikembalikan dari segi jumlah
contohnya.
10) selesai

5. JOB SHEET / JENIS PEKERJAAN


Job sheet 5 / Lanjutan Pemasangan Pasangan Setengah Bata

a. Keselamtan Kerja :
1) Perhatikan keadaan sekitar supaya tidak terjadi kecelakaan
2) Gunakan alat sesuai fungsinya dan atas izin pihak berwewenang di lapangan
kerja

b. Alat dan Bahan


1) Alat
 Meteran
 Palu/ Martil
 Sekop
 Cangkul
 Sendok Semen
 Ember
 Sapu

2) Bahan
 Semen
 Pasir
 Air
c. Langkah Kerja
1) Menerima Pengarahan dari dosen yang bersangkutan mengenai hal-hal yang
akan dikerjakan dilapangan.
2) Membuat bon peminjaman alat yang akan digunakan untuk melakukan
pekerjaan dilapangan.
3) Melakukan pekerjaan praktek lanjutan

Membuat Adonan Semen


1) Dalam lanjutan pemasangan setengah batu kita mengunakan atau pakai
campuran semen dan pasir sebanyak 1 : 10 yaitu 1 ember semen berbanding 10
ember pasir halus yang sudah di ayakan
2) Campurkan 10 ember pasir yang sudah halus dengan 1 ember semen lalu aduk-
aduk hingga rata atau Homogen (bersatu) antara pasir dan semen.
3) Selanjutnya buatlah campuran semen dan pasir tersebut seperti kolam bulat
yang akan
4) Berikan air secukupnya karena kita tidak tahu kondisi pasir kita kering atau
basah oleh karena itu pemberian air cukup secukupnya.
5) Tunggu campuran semen dan pasir masak atau matang, setelah matang
selanjutnya aduk lagi untuk menjadi lebih satu atau homogen (bersatu) baru
semen bisa digunakan dengan cara membawa semen dengan ember.

Langkah Kerja Pemasangan Setengah Batu Dalam Praktek Batu Dan Beton
1) Ambil batu bata sesuai kebutuhan lanjutan pemasangan setengah batu yang
akan kita buat sebanyak 5 lapisan
2) Susun batu bata dengan cara siar ‘Rapi’ ( Tidak menyatu dengan bentuk batu
bata di bawahnya.
3) Letakan batu disudut pastikan letakan batu disudut sengan siar karena akan
menghasilkan pemasangan setengah batu yang rapi dalam praktek dan
pastikan waterpass.
4) Setelah sudah dipasang batu secara siar di setiap sudut kiri dan kanan pastikan
waterpass pada saat pemberian semen.
5) Selanjutnya letakan batu disisi kiri dan kanan sebanyak 4 buah batu bata dan
ingat lagi pastikan siar ya.
6) Setelah sudah disusun dan sesuai dengan prosedur contohnya siar atau tidak
menyatuh dengan bentuk batu bata di bawahnya selanjutnya proses
memasukan dan pemasangan semen dan batu.
7) Pastikan semen dan batu yang kita pasang itu waterpass dan rapi. Dan pastikan
vlog atau semen yang dimasukan itu padat sesuai dengan prosedur yang
diberikan dosen.
8) Jika sudah selesai lapisan pertama kita lanjut kelapisan kedua dengan cara
sama akan tetapi bagian kiri dan kanannya diberikan batu sebanyak 3 buah
batu bata saja dan pastikan bentuk batu batanya siar tidak menyatuh dengan
bentuk batu bata dibawahnya dan pastikan semen padat dan jika selesei
lapisan kedua.
9) Kita lanjut ke lapisan ke 3 dengan cara yang sama dan prosedur yang sama
akan tetapi jumlah batu bata di bagian kiri dan kananya hanya di gunakan
sebanyak 2 buah saja dan dan pastikan bentuk batu batanya siar tidak
menyatuh dengan bentuk batu bata dibawahnya dan pastikan semen padat dan
jika selesei lapisan ketiga.
10) Kita lanjut kelapisan keakhir atau keempat dengan cara dan prosedur dan
bahan dan teknik yang sama akan tetapi jumlah batu bata disisi kiri kanan
dikurangi satu buah menjadi 1 buah disisi kiri dan 1 buah disisi kanan, dan dan
pastikan bentuk batu batanya siar tidak menyatuh dengan bentuk batu bata
dibawahnya dan pastikan semen padat dan jika selesei lapisan keempat
11) Selanjutnya proses cek apakah ada kesalahan dari proses pemasangan batu tadi
bisa kita cek di bagian waterpass dan kepadatan semen pastikan bangunan
yang kita kerjakan tadi waterpass dan memiliki kepadatan semen yang sesuai
dengan prosedur dan setelah selesai pengecekan dan mendapatkan hasil tidak
ada kesalahan selanjutnya
12) Proses pembersihan lapangan praktek dari sisi dalam dan luar contoh sampah-
sampah sisa praktek yang kita pakai tadi seperti batu bata harus dikembalikan
ke tempatnya dan pastikan lapangan praktek disapu yang bertujuan untuk
memudahkan praktek pada tahap selanjutnya
13) Setelah selesai pembersihan maka tim yang selesai tadi melaporkan hasil
praktek ke dosen pembimbing dan dosen akan menilainya jika dosen
menerima maka praktek kalian berhasil dan jika dosen memberi sedikit
pengarahan maka ikuti pengarahannya dan pastikan team mengikuti
pengarahannya dengan benar dengan tujuan keberhasilan praktek pada job
tersebut.
14) Selesai

6. JOB SHEET / JENIS PEKERJAAN


Job sheet 6 / Pembuatan Plesteran Tembok

a. Keselamtan Kerja :
1) Perhatikan keadaan sekitar supaya tidak terjadi kecelakaan
2) Gunakan alat sesuai fungsinya dan atas izin pihak berwewenang di lapangan
kerja

b. Alat dan Bahan


1) Alat
 Raskam Plastik Dan Raskam Besi
 Sekop
 Cangkul
 Meteran
 Kuas
 Sendok Semen
 Sendok Licin
 Ember
 Palu / Martil
 Sapu

2) Bahan
 Papan Dengan Pinggiran Rata
 Papan Atau Triplek Untuk Alas
 Paku

c. Langkah Kerja
1) Menerima Pengarahan dari dosen yang bersangkutan mengenai hal-hal yang
akan dikerjakan dilapangan.
2) Membuat Bon peminjaman alat yang akan digunakan untuk melakukan
pekerjaan dilapangan.
3) Melakukan pekerjaan praktek lanjutan

Membuat Adonan Semen


1) Dalam pembuatan plesteran tembok kita mengunakan atau pakai campuran
semen dan pasir sebanyak 1 : 6 yaitu 1 ember semen berbanding 6 ember pasir
halus yang sudah di ayakan
2) Campurkan 10 ember pasir yang sudah halus dengan 1 ember semen lalu aduk-
aduk hingga rata atau Homogen (bersatu) antara pasir dan semen.
3) Selanjutnya buatlah campuran semen dan pasir tersebut seperti kolam bulat
yang akan
4) Berikan air secukupnya karena kita tidak tahu kondisi pasir kita kering atau
basah oleh karena itu pemberian air cukup secukupnya.
5) Tunggu campuran semen dan pasir masak atau matang, setelah matang
selanjutnya aduk lagi untuk menjadi lebih satu atau homogen (bersatu) baru
semen bisa digunakan dengan cara membawa semen dengan ember.

Langkah Kerja Pembutan Plesteran Tembok Dalam Praktek Batu Dan Beton
1) Siapkan lapangan kerja, misalnya menempatkan papan atau triplek alas
jatuhnya adonan semen
2) Lihat kerapian batu bata terlebih dahulu dengan membentangkan bnang secara
diaganonal di keempat sisi samai diketahui bahwa pasangan bata tersebut dapat
diplester dengan ketebalan plester 1,5cm
3) Selanjutnya pakukan papan yang tadi disiapkan diatas batu bata dengan keluar
1,5cm bagian pinggir papan yang rata untuk plesteran
4) Siram batu bata supaya tidak terlalu kering
5) Sekarang mulailah melakukan pemuatan plesteran tembok dengann
menggunakan raskam plastik, lakukan dengan hati – hati dan rapi hingga
selesai
6) Setelah selesai, perhatikan bagian plesteran yang kurang rapi dan lakukan
penambalan dengan semen sisa menunakan raskam plastik atau raskam besi
7) Setelah penambalan selesai dan plesteran suda tampak rapi maka pekejaan
selesai
8) Rapikan lahan dengan menggunakkan spu atau alat lainnya
9) selesai

7. JOB SHEET / JENIS PEKERJAAN


Job sheet 7 / Pembuatan Relief

a. Keselamtan Kerja :
1) Perhatikan keadaan sekitar supaya tidak terjadi kecelakaan
2) Gunakan alat sesuai fungsinya dan atas izin pihak berwewenang di lapangan
kerja

b. Alat dan Bahan


1) Alat
 Raskam Plastik Dan Raskam Besi
 Sekop
 Cangkul
 Meteran
 Sendok Semen
 Sendok Licin
 Kuas
 Ember
 Palu / Martil
 Sapu

2) Bahan
 Papan Dengan Pinggiran Rata
 Papan Atau Triplek Untuk Alas
 Papan Kecil Untuk Alas Sekaligus Penahan Adonan Semen Relief
 Paku

c. Langkah Kerja
1) Menerima Pengarahan dari dosen yang bersangkutan mengenai hal-hal yang
akan dikerjakan dilapangan.
2) Membuat Bon peminjaman alat yang akan digunakan untuk melakukan
pekerjaan dilapangan.
3) Melakukan pekerjaan praktek lanjutan

Membuat Adonan Semen


1) Dalam pembuatan Relief kita mengunakan atau pakai campuran semen dan
pasir sebanyak 1 : 6 yaitu 1 ember semen berbanding 6 ember pasir halus yang
sudah di ayakan
2) Campurkan 10 ember pasir yang sudah halus dengan 1 ember semen lalu aduk-
aduk hingga rata atau Homogen (bersatu) antara pasir dan semen.
3) Selanjutnya buatlah campuran semen dan pasir tersebut seperti kolam bulat
yang akan
4) Berikan air secukupnya karena kita tidak tahu kondisi pasir kita kering atau
basah oleh karena itu pemberian air cukup secukupnya.
5) Tunggu campuran semen dan pasir masak atau matang, setelah matang
selanjutnya aduk lagi untuk menjadi lebih satu atau homogen (bersatu) baru
semen bisa digunakan dengan cara membawa semen dengan ember.

Langkah Kerja Pembutan Relief Dalam Praktek Batu Dan Beton


1) Siapkan lapangan kerja, misalnya menempatkan papan atau triplek alas
jatuhnya adonan semen
2) Selanjutnya pakukan papan yang tadi disiapkan diatas batu bata dengan keluar
1,5cm bagian pinggir papan yang rata untuk plesteran
3) Setelah itu, pakukan juga papan kecil dibawah papan yang dipakukan tadi
sejauh 20cm kebawah
4) Setelah selesai, mulailah melakukan pekerjan pembuatan relief
5) Pertama – tama, tabur plesteran yang akan direlief dengan tepung semeen
supaya adonan semen mudah menempel
6) Selanjutnya pleterkan adonan semen untuk relief dengan hati hati dan rapi
7) Kemudian tabur lagi dengan adonan semen supaya adonan semeen baru
menemel kuat dengan plesteran yang lam dan cepat mengering
8) Sebelum adonan yang diplesterkan tadi mengering, ukirlah relief sesuai tema
yan diinginkan
9) selesai
8. JOB SHEET / JENIS PEKERJAAN
Job sheet 8 / Pembuatan Lantai dan Keramik

a. Keselamtan Kerja :
1) Perhatikan keadaan sekitar supaya tidak terjadi kecelakaan
2) Gunakan alat sesuai fungsinya dan atas izin pihak berwewenang di lapangan
kerja

b. Alat dan Bahan


1) Alat
 Sekop
 Cangkul
 Meteran
 Sendok Semen
 Sendok Licin
 Kuas
 Ember
 Palu / Martil
 Sapu

2) Bahan
 Semen
 Pasir
 Air

c. Langkah Kerja
1) Menerima Pengarahan dari dosen yang bersangkutan mengenai hal-hal yang
akan dikerjakan dilapangan.
2) Membuat Bon peminjaman alat yang akan digunakan untuk melakukan
pekerjaan dilapangan.
3) Melakukan pekerjaan praktek lanjutan
Pekerjaan Pembuatan Lantai :
1) Tentukan titik nol yang di tentukan oleh dosen pembimbing.
2) Cari patokan yang sisi rata atas dan bawah.
3) Patokan utama diberikan ukuran dari tanah keatas sejarak 50 cm.
4) Patokan kedua ditempat yang berbeda atau tempat yang akan kita mulai untuk
membuat lantai, pastikan tinggi kayu dan tanah pada titik kedua waterpass,
contohnya dalam pengukuran waterpassnya di titik utama (patokan utama)
memiliki tinggi 50cm dan pada patokan kedua memiliki tinggi sebesar 48
maka kita harus mengikuti jarak patokan kedua untuk keempat sisi bangunan
lantai kita gunakan.
5) Sebelum kita terapkan pada empat sisi, di arahkan dosen untuk menurunkan
10 cm untuk benang yang berfungsi dalam membuat waterpass dalam lantai
kita buat.
6) Terapkan pada semua sisi bangunan turunkan 10 cm untuk benangyang
berfungsi dalam membuat waterpass dalam lantai kita buat.
7) Setelah siap dan pastikan pekerjaan yang kita buat tadi benar dan tidak
memiliki kesalahan.
8) Berikan pasir pada kedalam bangunan yang kita buat lantainya (pastikan pasir
yang kita gunakan sudah di ayak terlebih dahulu) dan pastikan rapi serta
paling utama adalah waterpass karena dilanjutkan pekerjaan pemasangan
kramik.
9) Setelah selesai pastikan sekali lagi waterpass dalam pembuatan dengan cara
meletakan waterpass pada sisi lantai tengah dan sisi- sisi yang di arahkan
dosen.

Pekerjaan Pembuatan Lantai :


1) Ambil keramik yang sudah diarahkan dosen.
2) Lihat terlebih dahulu kramik yang kita gunakan apakah kramik bermotif atau
polos.
3) Jika keramik bermotif pastikan kita meletakan keramik pada lantai sesuai
dengan motifnya.
4) Jika keramik polos kita bisa mengunkan dengan sembarang
5) Dan keramik pada saat pekerjaan ini kita mengunakan keramik polos yang
berwarna putih.
6) Setelah diambil kramik, ikuti pengarah dosen berikan dalam meletakan
kramik.
7) Selanjutnya kita melakukan penerapannya dalam pemasangannya, jika dosen
meminta kepada kelompok satu membuat keramik pada dengan bentuk T
maka kita lakukan penerapannya.
8) Susun kramik sesuai bentuk yang diminta dosen pembimbing.
9) Jika sudah selanjutnya maka kita mengecek waterpass pemasangan
kramiknya dengan cara mengunakan waterpass.
10) Letakan waterpass pada sisi atas kramik lihat apakah sudah waterpass.
11) Jika sudah maka lanjutkan dengan kramik-kramik lain yang belum dicek
waterpass pastikan waterpass semua kramik.
12) Jika ada keramik yang belum waterpass , maka kita melakukan cara mengisi
dan membuangnya dengan cara mengangkat keramik yang belum waterpass
lihat sisi dalamnya apakahkan lebih atau kurang pasir lantainya jika lebih
maka kurangkan dan jika kurang maka diisi sesuai takarkannya dan jagan
lupa sisi tadi harus diwaterpass lagi agar hasil pemasangan kramik yang
belum waterpass menjadi waterpass.
13) Jika semua sisi sudah waterpass maka selanjutnya kita meminta dosen untuk
menilai dan jika dosen sudah menilai oke maka pekerjaan kita sudah selesai
dalam pembuatan lantai dan kramik.
14) Selesai

9. JOB SHEET / JENIS PEKERJAAN


Job sheet 9 / Pemasangan Kusen dan Instalasi Pemipaan

a. Keselamtan Kerja :
1) Perhatikan keadaan sekitar supaya tidak terjadi kecelakaan
2) Gunakan alat sesuai fungsinya dan atas izin pihak berwewenang di lapangan
kerja

b. Alat dan Bahan


1) Alat
 Palu / Martil
 Unting – Unting
 Meteran
 Gergaji Besi
 Gergaji

2) Bahan
 Pipa PVC 4 inch
 Lem Pipa
 Kayu 3 x 4 cm 2 buah sepanjang 4 m untuk sokong
 Kayu 4 x 6 cm 2 buah sepanjang 1 m untuk patok
 Paku

c. Langkah Kerja
1) Langkah Kerja Pemasangan Kusen
 Pertama – tama siapkan kusen yang mau dipasang didekat tempat
pemasangan
 Selanjutnya dirikan kusen ditempat pemasangan
 Tentukan kelurusan atau vertikal kusen dengan waterpass atau unting –
unting
 Setelah vertikal baik dari depaan maupun dari samping pakukan sokong
untuk penahan kevertikalan dan kekakuan kusen lalu tancapkan patok
ketanah dengan kuat sejajar dengan sokong
 kemudian pakukan sokong ke patok yang sudah ditancapkan tadi
 lakukan hal yang sama untuk membuat sokong yang satunya lagi
 perhatikan ketinggian dan kesejajaran kusen dnean menggunakan selang
ukur
 selesai

2) Langkah Kerja Instalasi Pemipaan


 Siapkan pipa yang ingin diinstalasi, pastikan lahan tempat instalasi
pemipaan
 Setelah itu lakukan penggalian untuk instalasi pemipaan dengan
kemiringan turun 5 – 10 % dari pembuangan
 Pasang pipa yang sudah disiapkan, jika ada yang perlu disambung
guanakan elbow socket, R Socket, dan lainnya untuuk sambungan
pemipaan sesuai fungsinya dengan lem pipa
 Jika pekerjaan sudah selesai timbun kembali pipa yang sudah sipasang
tadi
 Selesai
C. Lampiran