Anda di halaman 1dari 3

ARTRITIS, OSTEOARTRITIS Penanggung Jawab

Klinik
No.Dokumen :
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : 1/1 dr. Lily Inderayanti
NIK: 1987 1402 2015
Klinik Bunga Melati Tanda tangan : 092

1. Pengertian No. ICPC-2 : L91 Osteoarthrosis other


No. ICD-10 : M19.9 Osteoarthrosis other
Tingkat Kemampuan 3A
Penyakit sendi degeneratif yang berkaitan dengan kerusakan kartilago
sendi. Pasien sering datang berobat pada saat sudah ada deformitas
sendi yang bersifat permanen.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menangani penderita
artritis osteoartritis akut agar dapat ditangani sesuai dengan standar
pelayanan kesehatan di Indonesia.
3. Kebijakan Surat Keputusan Penanggung Jawab Klinik Bunga melati No tentang
Pelayanan Klinis
4. Referensi 4.1 Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Primer. PB-IDI, 2017
4.2 Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/MENKES/514/2015
Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Tingkat Pertama
5. Langkah 5.1 Hasil Anamnesis (Subjective)
5.1.1 Keluhan
1. Nyeri sendi
2. Hambatan gerakan sendi
3. Kaku pagi
4. Krepitasi
5. Pembesaran sendi
6. Perubahan gaya berjalan
5.1.2 Faktor Risiko
1. Usia > 60 tahun
2. Wanita, usia > 50 tahun atau menopause
3. Kegemukan/ obesitas
4. Pekerja berat dengan penggunaan satu sendi terus menerus
5.2 Hasil Pemeriksaan Fisik dan Pemeriksaan Penunjang Sederhana
(objective)
5.2.1 Pemeriksaan Fisik
Tanda Patognomonis
1. Hambatan gerak
2. Krepitasi
3. Pembengkakan sendi yang seringkali asimetris
4. Tanda-tanda peradangan sendi
5. Deformitas sendi yang permanen
6. Perubahan gaya berjalan
5.2.2 Pemeriksaan Penunjang
Radiografi
5.3 Penegakan Diagnosis (Assessment)
5.3.1 Diagnosis Klinis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gambaran klinis dan radiografi.
5.3.2 Diagnosis Banding
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gambaran klinis dan
radiografi.
5.3.3 Komplikasi
1. Deformitas permanen
5.4 Rencana Penatalaksanaan Komprehensif (Plan)
5.4.1 Penatalaksanaan
1. Pengelolaan OA berdasarkan atas distribusinya (sendi mana
yang terkena) dan berat ringannya sendi yang terkena.
2. Pengobatan bertujuan untuk mencegah progresifitas dan
meringankan gejala yang dikeluhkan.
3. Modifikasi gaya hidup, dengan cara :
a. Menurunkan berat badan
b. Melatih pasien untuk tetap menggunakan sendinya dan
melindugi sendi yang sakit
4. Pengobatan Non Medikamentosa Rehabilitasai Medik/
Fisioterapi.
5. Pengobatan Medikamentosa
a. Analgesik topikal
b. NSAID (oral) :
 Non selective : COX1 (Diklofenak, Ibuprofen, Piroksilin,
Mafenamat, Metampiron)
 Selective : COX2 (Meloksikam)
5.4.2 Kriteria Rujukan
1. Bila ada komplikasi, termasuk komplikasi terapi COX1
2. Bila ada komorbiditas
3. Bila nyeri tidak dapat diatasi dengan obat-obatan
4. Bila curiga terdapat efusi sendi
5.4.3 Prognosa
Prognosis umumnya tidak mengancam jiwa, namun fungsi sering
terganggu dan sering mengalami kekambuhan.

6. Diagram alir
Anamnesa
(subjektif)

Pemeriksaan fisik
(objektif)

Rencana
Penegakan diagnosa penatalaksanaan
(assessment) komprehensif (Plan)
5 7. Unit Terkait 7.1 Bidang pelayanan medis
7.2 Sub bidang rekam medis
7.3 Sub bagian administrasi
8. Rekaman historis Tgl. Mulai
No Yang dirubah Isi Perubahan
perubahan diberlakukan