Anda di halaman 1dari 3

LOGO RS

SURAT KEPUTUSAN
DIREKTUR RSUP Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR
Nomor: HK.02.04/1/552/2016

TENTANG
PELAYANAN LABORATORIUM
DI RSUP Dr.WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR

DIREKSI RSUP Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR

Menimbang a Pelayanan Laboratorium Patologi Klinik adalah salah satu proses utama
dalam asesmen pasien yang sabgat berperab dalam mengidentifikasi
kebutuhan pelayanan kesehatan pasien agar dapat dibuat rencana
pelayanan untuk memenuhi semua kebutuhan pasien
b Rumah Sakit mempunyai system untuk memberikan Pelayanan
Laboratorium termasuk Pelayanan Laboratorium Patologi Klinik yang
dibutuhkan pasien rumah sakit dan kebutuhan para pemberi pelayanan
Pelayanan Laboratorium diorganisir dan diberikan sesuai
standarnasional, undang-undang dan peraturan yang berlaku
c Bahwa untuk maksud tersebut pada diktum a dan b di atas makan
dipandang perlu ditetapkan Pelayanan Laboratorium di Rumah Sakit
dalam bentuk Surat Keputusan Direksi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo
Makassar

Mengingat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang


Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 No. 144.
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 5063)
2 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153.
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5072)
3 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran
(Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 116. Tambahan Lembaran
Negara Nomor 4431)
4 Peraturan Menteri Kesehatan nomor 1173/MENKES.PER/X/2004
tentang Standar Akreditasi RS
5 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 411/MENKES.PER/III/2010
tentang Laboratorium Klinik
6 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/MENKES/SK/III/2008
tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit
7 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 423/MENKES/SK/IV/2007
tentang Kebijakan Peningkatan Kualitas dan Akses Pelayanan Dokter
8 Keputusan Menteru Kesehatan Nomor 42/MENKES/SK/III/2007
tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Ahli Teknologi Laboratorium
Medik
MEMUTUSKAN

Menetapkan SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RSUP Dr. WAHIDIN SUDIORHUSODO


MAKASSAR Nomor: HK.02.04/I/852/2016 TENTANG PELAYANAN
LABORATORIUM DI RSUP Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR

PERTAMA Mewajibkan Penerapan Laboratorium di RSUP Dr. Wahidin Sudiorhusodo


Makassar
KEDUA Penerapan Pelayanan Laboratorium di RSUP Dr. /wahidin sudirohusodo
Makassar meliputi:
1. Pelayanan Laboratorium Patologi Klinik mencakup:
a. Laboratorium Sentral, yaitu pusat Pelayanan Laboratorium
Patologi Klinik, dengan pelayanan berlangsung setiap hari kerja
mulai jam 08.00 sampai 16.00, dengan pelayanan dan fasilitas
terlengkap.
b. Laboratorium di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yaitu Pelayanan
Laboratorium Patologi Klinik di Instalasi Gawat Darurat melayani
pemeriksaan laboratorium emergency selama 24 jam dan
pelayanan urgent dari ruang perawatan di luar jam dan hari kerja
c. Laboratorium Private Care Centre (PCC) yaitu Pelayanan
Laboratorium pasien rawat inap, rawat jalan dan medical check-up
di instalasi PCC yang berlangsung selama 24 jam
d. Laboratorium Internsive Care yaitu Pelayanan Laboratorium
berupa penerimaan dan pendaftaran/registrasi sampel pasien
rawat inap dan rawat jalan dari instalasi Infection Centre pada hari
dan jam kerja (jam 08.00 sampai 16.00)
e. Laboratorium Pusat Jantung Terapdu yaitu Pelayanan
Laboratorium pasien rawat jalan, rawat darurat dan rawat inap di
Instalasi Pusat Jantung Terpadu selama 24 jam
f. Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) yaitu pelayanan kebutuhan
transfuse darah di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo yang
berlangsung selama 24 jam
2. Permintaan dan Pengembalian Spesimen Tes Laboratorium
a. Semua permintaan tes laboratorium harus dibuat oleh DPJP yang
merawat pasien, sesuai dengan indikasi dan kebutuham pasien,
menggunakan formulir permintaan laboratorium yang diisi
lengkap, ditandatangani oleh DPJP pasien serta sesuai dengan SPO
Permintaan Pemeriksaan Laboratorium
b. Semua permintaan tes laboratorium akan didafar/registrasi
pemerksaan laboratorium oleh staf Laboratorium Patologi Klinik
ke dalam Sistem INformasi RS (SIRS) dan Laboratory Information
System (LIS) kemudia diberikan pencetakan barcode dan joblist
masing-masing pasien
c. Pengembalian specimen untuk tes laboratorium dapat dilakukan
di ruangan laboratorium dan di ruang perawatan oleh staf yang
kompeten baik perawat maupun analis , berdasarkan SPO
Pengambilan dan Identifikasi specimen Pengiriman Spesimen,
penyimpanan specimen serta penerimaan specimen
d. Pengambilan spesimen pasien dewasa di ruang perawatan
dilakukan oleh perawat sesuai dengan tupoksi perawat dan telah
mendapatkan pelatihan phlebotomy
3. Pemeriksaan Laboratorium
a. Semua sampel yang masuk di laboratorium langsung diperiksa
segera di laboratorium masing-masing sesuai alur pemeriksaan
laboratorium
b. Sampel dari ruang perawatan Lontara, Intensive Care, IGD, Pakis,
Palem, Pinang, pada hari dan jam kerja, dilakukan registrasi di
Laboratorium IGD kemudian dikirim ke laboratorium Sentral untuk
diperiksakan
c. Pemeriksaan khusus yang tidak tersedia di laboratorium lain
seperti mikrobiologi, imunologi khusus, kimia klinik khusus, dikirim
ke Laboratorium Sentral untuk diperiksakan
d. Semua sampel yang telah diperiksa akan dilakukan validasi di SIRS
dan LIS dan pencetakan hasil oleh analis dari masing-masing
laboratorium untuk kemudian diserahkan ke DPJP untuk divalidasi
dan interpretasi oleh DPJP yang bertugas pada hari itu
e. Hasil pemeriksaan diberikan kepada pasien (pasien rawat jalan)
dan perawat di ruang perawatan (pasien rawat IGD dan rawat
inap) untuk kemudian dimasukkan ke dalam berkas Rekam Medis
pasien dan dilaporkan kepada DPJP Pasien
4. Hasil Tes Laboratorium
a. Waktu yang dibutuhkan untuk melaporkan hasil tes laboratorium
telah ditetapkan