Anda di halaman 1dari 5

A.

Analisis SWOT
1. Definisi analisis SWOT
Analisis SWOT (SWOT analysis) yakni mencakup upaya-upaya untuk
mengenali kekuatan (strength) dan peluang (opportunity), namun secara bersamaan
dapat meminimalkan kelemahan (weakness) dan ancaman (threats) yang menentukan
kinerja perusahaan ( Richard L. Daft 2010).
Analisa ini terbagi atas empat komponen dasar yaitu :

a. S :Strength, adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi
atau program pada saat ini.
b. W :Weakness,.adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dari
organisasi atau program pada saat ini.
c. O :Opportunity, adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang di luar
organisasi dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi di masa depan.
d. T :Threat, adalah situasi yang merupakan ancaman bagi organisasi yang datang
dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi di masa depan.

2. Faktor eksternal dan internal Menurut (Irham fahmi, 2013), yaitu:


a. Faktor eksternal
Faktor eksternal ini mempengaruhi terbentuknya opportunities and threats
(O dan T). Dimana faktor ini menyangkut dengan kondisi-kondisi yang terjadi di
luar perusahaan yang mempengaruhi dalam pembuatan keputusan perusahaan.
Faktor ini mencakup lingkungan industri dan lingkungan bisnis makro, ekonomi,
politik, hukum, teknologi, kependudukan, dan sosial budaya.
b. Faktor internal
Faktor internal ini mempengaruhi terbentuknya strenghts and weaknesses
(S dan W). Dimana faktor ini menyangkut dengan kondisi yang terjadi dalam
perusahaan, yang mana ini turut mempengaruhi terbentuknya pembuatan
keputusan (decision making) perusahaan. Faktor internal ini meliputi semua
macam manajemen fungsional : pemasaran, keuangan, operasi, sumberdaya
manusia, penelitian dan pengembangan, sistem informasi manajemen dan budaya
perusahaan (corporate culture).
3. Tahap Analisis Matriks
a. Matrik TOWS atau Matrik SWOT yaitu matrik ini dapat mengambarkan secara
jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat
disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilki. Matrik ini dapat
menghasilkan empat set kemungkinan alternative strategis.

Diagram Matriks SWOT

IFAS STRENGTHS (S) WEAKNESSES (W)


• Tentukan 5-10 faktor-faktor • Tentukan 5-10
kekuatan internal kelemahan internal
EFAS

OPPORTUNIES (O) STRATEGI SO STRATEGI WO


• Tentukan 5-10 faktor Ciptakan strategi yang Ciptakan strategi yang
peluang eksternal menggunakan kekuatan untuk meminimalkan
memanfaatkan peluang kelemahan untuk
memanfaatkan peluang

THREATS (T) STRATEGI ST STRATEGI WT


• Tentukan 5-10 faktor Ciptakan strategi yang Ciptakan strategi yang
ancaman eksternal menggunakan kekuatan untuk meminimalkan
mengatasi ancaman kelemahan dan
menghindari ancaman

b. Matrik BCG yaitu metode pendekatan yang paling banyak digunakan untuk
analisis korporat adalah BCG Growth/Share Matrix yang diciptakan pertama kali
oleh Boston Consulting Group (BCG).

Cara penggunaan Matriks BCG

a) Mengidentifikasi unit analisis

b) Mengumpulkan data statistik yang diperlukan untuk analisis

c) Menghitung pangsa pasar relative

d) Membuat plot pangsa pasar pada diagram matrik BCG

e) Rumusan Setiap kuadran.


c. Matrik Internal Eksternal yaitu matriks internal eksternal ini dikembangkan dari
model general electric (GE Model). Parameter yang digunakan meliputi parameter
kekuatan internal perusahaan dan pengaruh eksternal yang dihadapi. Tujuan
penggunaan model ini yaitu untuk memperoleh strategi bisnis ditingkat korporat
yang lebih detail.

d. Matrik SPACE yaitu menggunakan model analisis matrik IE, perusahaan itu dapat
menggunakan matrik space untuk mempertajam analisisnya. Tujuannya adalah
agar perusahaan itu dapat melihat posisinya dan arah perkembangan selanjutnya.
Berdasarkan matrik space, analisis tersebut dapat memperlihatkan dengan jelas
garis vector yang bersifat positif baik untuk kekuatan keuangan (KU) maupun
kekuatan industry (KI).

e. Matrik Grand Strategy yaitu Model yang digunakan untuk menentukan apakah
perusahaan ingin memanfaatkan posisi yang kuat atau mengatasi kendala yang
ada. Dalam penelitian ini penulis melakukan analisis dengan menggunakan
matriks SWOT, untuk mambandingkan antara factor internal (kekuatan dan
kelemahan) dengan factor eksternal (ancaman dan peluang).

4. Tahap Analisis Kuadran


Hasil dari analisis SWOT selanjutnya digambarkan dalam bentuk kuadran seperti
berikut
a. Kuadran I (Pengembangan dan pertumbuhan)
Dalam kuadran ini kekuatan yang dimiliki organisasi lebih dominan daripada
kelemahannya, di samping itu peluang untuk tumbuh yang dimiliki sangat bagus,
maka perlu memupuk dana yang lebih besar untuk investasi/pengembangan
dalam mengejar pertumbuhan.
b. Kuadran II (Stabilisasi dan Konsolidasi Internal
Peluang untuk tumbuh organisasi masih ada dengan terlebih dulu harus
mengadakan stabilisasi dan konsolidasi internal, karena masih ada kelemahan
faktor internal baik di bidang pelayanan keuangan, organisasi dan SDM serta
sarana dan prasarana
c. Kuadran III (Penciutan Kegiatan)
Dalam kuadran ini,organisasi menghadapi tantangan yang cukup berat, karena
tidak mempunyai peluang untuk tumbuh, pasarnya mulai menurun dan kondisi
internal lemah, maka perlu penciutan kegiatan usaha.
d. Kuadran IV (Diversivikasi kegiatan)
Dalam kuadran ini posisi organisasi berada dalam pasar sangat kecil dan tingkat
pertumbuhan rendah sehingga perlu dilakukan diversifikasi usaha.

Diagram analisa kuadran

B. Analisis SWOT dalam perspektif islam


Apabila kita uraikan satu per satu, maka pertama kali yang akan dibicarakan
tentang kekuatan kita sebagai umat islam yaitu keimanan. Ini adalah modal yang sangat
besar dan tidak semua mendapatkan hidayah ini. Kemudian kekuatan lain adalah
kesehatan, kemampuan berpikir, kesempatan melakukan hal-hal yang potensial dan
sedikit kekayaan. Kelemahan kita yaitu belum memiliki cukup ilmu, sebab dalam islam
sebuah ilmu harus mendahului amal sementara tantangan dalam kehidupan antara lain
masalah pola kehidupan yang sudah sangat dipenuhi dengan pola pikir materialistis
yangsangat mengagungkan kesenangan dunia.
Analisis SWOT diterangkan dalam salah satu ayat Al-Qur’an yaitu Surat Al-Hasyr ayat 18
sebagai berikut: