Anda di halaman 1dari 16

STRUKTUR DAN URAIAN TUGAS PENGURUS KARANG TARUNA

DESA DOPALAK KEC.PALELEH KAB.BUOL


MASA BHAKTI 2014 – 2019

BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG :

Temu Karya Karang Taruna Tahun 2014 sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi
organisasi Karang Taruna (KT) bertugas melahirkan keputusan dan kebijakan organisasi
secara nasional dalam garis-garis besar. Dasar pertimbangan diatas memiliki validitas yang
cukup tinggi apabila ditinjau dari aspek kehidupan. Permasalahan baru akan ditemui ketika
keputusan dan kebijakan diimplementasikan, dimana secara relative selalu menghadirkan
implikasi-implikasi yang logis dan rasional, tergantung dari sisi mana orang memandangnya.
Apabila menyangkut struktur kepengurusan, khususnya struktur kepengurusan Karang
Taruna Desa Dopalak. Beberapa orang menganggap bahwa struktur hanyalah salah satu
wahana untuk mengekspresikan dirinya. Namun, ada juga yang menganggap bahwa struktur
merupakan satu-satunya alat pengembangan diri. Akibatnya sangat jelas bahwa demi
struktur mereka rela mengorbankan dan menghalalkan segala macam cara. Sebagai
pengabdi dan pelayan organisasi kita harus memilih, apakah salah satu atau satu-satunya.
Sederhana sekali pilihannya tetapi sangat menentukan. Apapun pilihan dan motivasi kita,
waktu dan sejarah organisasi yang kita sama-sama cintai inilah yang akan memberikan
peniliannya.

B. DASAR PEMIKIRAN.

Hasil-hasil Rapat Karang Taruna diharapkan dapat di Implementasikan oleh Pengurus Karang
Taruna Desa Dopalak. sangat di butuhkan penjabaran-penjabaran yang lebih operasioanal
dan terinci agar terdapat kesamaan pemahaman diantara para pengurusnya. Kalaupun
terdapat perbedaan penafsiran, diharapkan pada taraf nuansa dan tidak terlalu kontradiktif.
Sebagai respon terhadap perkembangan jaman Karang Taruna akan merumuskan Struktur
dan Uraian Tugas Pengurus (SUTP) Karang Taruna dalam forum pengambilan keputusan
tertingginya. Hal ini dimaksudkan agar ada konsistensi antara keputusan yang satu dengan
lainnya. Fenomena lain yang perlu dicermati adalah bahwa seringkali SUTP menyebabkan
munculnya “Konflik Kepentingan” baik pada waktu penyusunan maupun waktu
dioperasionalkan. Hal ini logis karena sesungguhnya dunia organisasi merupakan “Dunia
Manusia” yang dinamis dan interaktif yang akan melahirkan situasi “Baru” yang memang
membutuhkan kearifan untuk mengelolanya. Yang juga akan memberikan efek yang negative
bagi organisasi adalah apabila pengurus yang merupakan organisi yang vital dalam sebuah
organisasi tidak memahami dengan baik fungsi dan perannya. Ia bukan saja tidak mau
berfungsi tetapi karena memang ia tidak tahu apa fungsinya. Akibat lebih jauh adalah
terjadinya “tubrukan” yang multiwajah. Dampaknya tentu kita juga, kegiatan organisasi akan
mandeg, konflik multiaspek, komunikasi internal dan eksternal akan terhambat dan
sebagainya. Mengutamakan kepentingan organisasi atas kepentingan pribadi dan kelompok
merupakan salah satu yang efektif untuk mengatasi “konflik” diatas.

C. MAKSUD DAN TUJUAN.

1. Memudahkan pelaksanaan tugas setiap pengurus karena memahami dengan baik tugas
pokok, fungsi dan perannya.

2. Memudahkan pengawasan terhadap tugas pokok, fungsi dan peran pengurus untuk
mewujudkan kepengurusan yang bermutu dan organisasi yang sehat;

3. Menjadi dokumen tertulis (otentik) organisasi yang dipakai dan dipedomani bagi semua
aparat organisasi diberbagai tingkatan dan terbuka terhadap koreksi, kritik dan upaya-
upaya penyempurnaan lainnya.

BAB II

STRUKTUR PENGURUS KARANG TARUNA MASA BHAKTI 2014 – 2019

A. STRUKTUR ORGANISASI
Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pedoman Rumah Tangga KT Pasal 18, maka
Karang Taruna Desa Dopalak Masa Bhakti 2014 – 2019 akan menggunakan struktur
kepengurusan yang profresional, fleksibel dan dapat di pertanggungjawabkan.
Struktur Kepengurusan dimaksud sebagai berikut :
1. Ketua.
2. Wakil Ketua 1
3. Wakil Ketua 2
4. Wakil Ketua 3
5. Sekretaris Umum
6. Sekretaris 1
7. Sekretaris 2
8. Sekretaris 3
9. Bendahara Umum
10. Bendahara 1
11. Bendahara 2
12. Bendahara 3
13. Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia
14. Bidang Pengembangan Usaha-usaha Kesejahteraan Sosial
15. Bidang Pengembangan Ekonomi Skala Kecil dan Koperasi.
16. Bidang Pengembangan Kerohanian dan Pembinaan Mental
17. Bidang Pembinaan Pengembangan Olah Raga dan Seni Budaya
18. Bidang Lingkungan Hidup dan Kepariwisataan
19. Bidang Advokasi dan HAM
20. Bidang Organisasi dan Pengembangan Hubungan Kerjasama Kemitraan
21. Bidang Hubungan Masyarakat , Publikasi dan Pengembangan Komunikasi

B. BEBERA PERSPEKTIF.
Perubahan struktur kepengurusan Karang Taruna Masa Bhakti 2014 – 2019 bukan
merupakan sebuah imajinasi, tetapi lebih merupakan kebutuhan dan dilakukan secara
bertahap yang dilandasi oleh beberapa pertimbangan yakni :

1. Perspektif SDM.Masih rendahnya kualitas SDM di Negara kita bukan hanya berakibat
pada ketidakseimbangan pada sektor ekonomi tetapi lebih jauh telah membawa
kebanyakan masyarakat kita terjebak pada permasalahan sosial baik yang bersifat
klinis maupun permasalahan sosial pada setting komunitas.Sektor pendidikan sangat
membutuhkan keterlibatan untuk memprioritaskan visi edukasi sebagai program
utama mereka. Dukungan pada sektor pendidikan dalam kerangka membangunSDM
yang kuat, bukan hanya pada jalur lembaga formal (sekolah) tetapi juga pada jalur
non-formal di masyarakat dan pembinaan dalam organisasi (kader). Karena itu
setiap organisasi masyarakat idealnya memiliki unit tersendiri yang mengelola
usaha-usaha pengembangan SDM sesuai dengan karakter organisasinya masing-
masing
2. Perspektif permasalahan Sosial.Semakin kompleknya permasalahan sosial yang
berkembang dewasa ini hingga beberapa tahun ke depan, menuntut kesigapan
pemerintah bersama-sama masyarakat untuk menaganinya. Terlebih masyarakat
yang mengidentifikasikan dirinya sebagai organisasi sosial, maka ia harus memliki
system penanganan permasalahan sosial dalam suatu tatanan kelembagaan yang
integral dalam organisasinya. Karang Taruna Kabupaten Kebumen di tuntut untuk
memiliki kemampuan bukan hanya menyelenggarakan aktivitas rekreatif dalam
upaya preventifnya terhadap permasalahan sosial tetapi juga harus mampu
melakukan aktivitas analitis, sosial service, pengabdian, fund raising dan advokasi.
3. Perspektif Ekonomi Kerakyatan.Munculnya kesenjangan sosial yang menjadi salah
satu isu utama yang penting dalam pembenahan tatanan sosial kita, berasal dari
ketimpangan kehidupan ekonomi masyarakat kita. Warisan model pertumbuhan
masa lalu masih begitu kuat sehingga kita harus menangani pondasi perekonomian
yang berbasis pada kekuatan rakyat. Karena itu ekonomi kerakyatan menjadi
jawaban yang saat ini tengah dikedepankan oleh pemerintah dan segenap
komponen masyarakat. Sebagai bagaian dari komponen masyarakat, Karang Taruna
yang peduli terhadap permasalahan sosial yang banyak ditentukan oleh kondisi
perekonomian, harus mengambil jalan tengah sebagai upaya terbaik mengurangi
kesenjangan dan kecemburuan sosial dengan cara ikut membangun kredebilitas
UKM dan memapankannya. Sehingga bukan saja UKM itusebai katub pengaman,
tetapijuga membangun system ekonomi nasional yang kuat pada akhirnya dapat
membantu memecahkan permasalahan sosial masyarakat.
4. Perspektif Lingkungan Hidup.Kekuatan membangun dan mengembangkan
masyarakat harus dilandasi oleh kesadaran untuk memelihara dan mengembangkan
lingkungan hidup yang menjadi modal penting dalam kehidupan umat manusia.
Karena itu Lingkungan Hidup tertata baik dan potensi wisata yangtinggi yang sengaja
di bangun oleh masyarakat harus menjadi salah satu prioritas penting dalam teteap
menjaga kesinambungan (sustainability). Dua bidang ini sebagai prasarat harus
menjadi perhatian juga oleh Karang Taruna karena ia akan membawa keuntungan,
misalnya dalam rangka mengembangkan pariwisata yang sangat mungkin
memberikan devisa bagi Negara.

BAB III
URAIAN TUGAS PENGURUS KARANG TARUNA MASA BHAKTI 2014 – 2019
A. KETUA
1. KewenanganMembuat dan mengesahkan seluruh keputusan-keputusan dan kebijakan
kebijakan organisasi yang bersifat strategis (politis) melalui kesepakatan dalam Forum
Rapat Pengurus Pleno(RPP).
2. Tanggung jawab Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan
organisasi dan program kerjanya dan mempertanggungjawabkannya secara internal
kepada forum RPP dan Temu Karya pada masa akhir masa bhaktinya.
3. Tugas
a. Memimpin rapat-rapat pengurus pleno dan rapat-rapat pengurus harian.
b. Mewakili organisasi untuk membuat persetujuan / kesepakatan dengan pihak lain
setelah mendapatkan kesepakatan dalam forumRapat Pengurus Pleno (RPP).
c. Mengawasi seluruh penyelenggaraan roda organisasi dan program kerja melalui
jenjang hirarchis organisasi.
d. Mewakili organisasi untuk menghadiri acara/upacara kenegaraan tertentu atau
agenda strategis nasional, propinsi dan kabupaten lainnya.
e. Bersama-sama sekretaris menandatangani surat-surat yang berhubungan dengan
sikap dan kebijakan organisasi, baik bersifat kedalam maupun keluar.
f. Bersama sekretaris dan bendahara merancang agenda pengupayaan pencarian dan
penggalian sumber dana bagi aktivitas operasional dan program orgsnisasi.
g. Memelihara keutuhan dan kekompakan seluruh pengurus organisasi.
h. Memberikan pokok-pokok pikiran yang merupakan strategi dan kebijakan Karang
Taruna dalam rangka pelaksanaan program kerja maupun dalam menyikapi
reformasi diseluruh tatanan kehidupan demi pencapaian cita-cita dan tujuan
organisasi.
i. Mengoptimalkan fungsi dan peran para Ketua agar tercapai efisiensi dan efektifitas
kerja orgnisasi.

B. WAKIL KETUA
1. Kewenangan.Membuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi
dalam hal Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengembangan Usaha-Usaha
Kesejahteraan Sosial, Pengembangan Ekonomi skala Kecil dan Koperasi,
Pengembangan Kerohanian dan Pembinaan Mental, Pengembangan Olah Raga dan
Seni Budaya.
2. Tanggungjawab Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh
penyelenggaraan :
1.1 Pengembangan Sumber Daya Manusia
1.2 Pengembangan Usaha-usaha Kesejahteraan Sosial
1.3 Pengembangan Ekonomi Skala Kecil dan Koperasi
1.4 Pengembangan Kerohanian dan Pembinaan Mental
1.5 Pengembangan OlahRaga dan Seni budaya.

3. Tugas

a. Mewakili Ketua apabila berhalangan terutama untuk setiap aktivitas


Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengembangan Usaha-Usaha Kesejahteraan
Sosial, Pengembangan Ekonomi skala Kecil dan Koperasi, Pengembangan
Kerohanian dan Pembinaan Mental, Pengembangan Olah Raga dan Seni Budaya.

b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan


setiap tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP.

c. Merumuskan segalakebijakan pengembangan SDM untuk diusulkan menjadi


kebijakan organisasi.
d. Memimpin rapat-rapat organisasi dibidang PengembanganSumber Daya Manusia,
Pengembangan Usaha-Usaha Kesejahteraan Sosial, Pengembangan Ekonomi
skala Kecil dan Koperasi, Pengembangan Kerohanian dan Pembinaan Mental,
Pengembangan Olah Raga dan Seni Budaya.

e. Mengawasi seluruh penyelenggaraan Pengembangan Sumber Daya Manusia,


Pengembangan Usaha-Usaha Kesejahteraan Sosial, Pengembangan Ekonomi
skala Kecil dan Koperasi, Pengembangan Kerohanian dan Pembinaan Mental,
Pengembangan Olah Raga dan Seni Budaya

C. WAKIL KETUA II

1. Kewenangan

Membuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi dalam hal


Lingkungan Hidup dan Kepariwisataan, Advokasi dan HAM, Organisasi
danPengembangan Hubungan Kerjasama Kemitraan, Hubungan Masyarakat,
Publikasi dan Pengembangan Komunikasi.

2.Tanggung jawab

Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan :

2.1 Lingkungan Hidup dan Kepariwisataan

2.2 Advokasi dan HAM

2.3 Organisasi dan Pengembangan Hubungan Kerjasama Kemitraan

2.4 Hubungan Masyarakat, publikasi dan Pengembangan Komunikasi.

3. Tugas

a. Mewakili Ketua apabila berhalangan terutama untuk setiap aktivitas-aktivitas


dalam hal Lingkungan Hidup dan Kepariwisataan, Advokasi dan HAM, Organisasi
dan Pengembangan Hubungan Kerjasama Kemitraan, Hubungan Masyarakat,
Publikasi dan Pengembangan Komunikasi.

b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan


setiap tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP.

c. Merumuskan segalahal yang berhubungan dengan Lingkungan Hidup dan


Kepariwisataan, Advokasi dan HAM, Organisasi dan Pengembangan Hubungan
Kerjasama Kemitraan, Hubungan Masyarakat, Publikasi dan Pengembangan
Komunikasi.

d. Memimpin rapat-rapat organisasi di Bidang Lingkungan Hidup dan Kepariwisataan,


Advokasi dan HAM, Organisasi dan Pengembangan Hubungan Kerjasama
Kemitraan, Hubungan Masyarakat, Publikasi dan Pengembangan Komunikasi.

e. Mengawasi seluruh penyelenggaraan program kegiatan Hubungan Masyarakat,


Publikasi , Pengembangan Komunikasi, Bantuan Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial.

D. SEKRETARIS

1. KewenanganMembuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi


bersama-sama Ketua dalam bidang administrasi dan penyelenggaraan roda organisasi.

2. TanggungjawabMengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan


roda organisasi di bidang administrasi dan tata kerja organisasi dan
mempertanggungjawabkannya kepada Ketua.

3. Tugas

a. Bersama Ketua menandatangani surat masuk dan keluar pengurus.

b. Bersama Ketua dan Bendahara merupakan Tim Kerja Keuangan (TKK) atau
otorisator keuangan di tubuh Pengurus.

c. Bertanggungjawab untuk setiap aktivitas di bidang administrasi dan tata kerja


organisasi.

d. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan dibidang administrasi dan tata


kerja organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.

e. Mengawsi seluruh penyelenggaraan aktivitas organisasi dibidang administrasi dan


tata kerja.

f. Memimpin rapat-rapat organisasi dibidang administrasi dan tata kerja


organisasidan menghadiri rapat-rapat pleno dan rapat pengurus harian.

g. Memfasilitasi kebutuhan jaringan kerja internal organisasi antar bidang.


E. WAKIL SEKRETARIS 1

1.KewenanganMembuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi


bersama-sama sekretaris dalam kesekretariatan umum dan kerumahtanggaan.

2.TanggungjawabMengkoordinasikan seluruh aktivitas kesekretariatan dan tata usaha


organisasi dan mempertanggungjawabkannya kepada Sekretaris.

3. Tugas

a. Mewakili sekretaris apabila berhalangan terutama untuk setiap aktivitas


kesekretariatan tata usaha organisasi.

b. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi di bidang yang di


tangani Ketua 1.

F. Wakil Sekretaris II

1. KewenanganMembuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi


bersama sama sekretaris dalam hal kepersonaliaan, logistic, akmomodasi dan urusan
perjalanan organisasi (travel).

2. TanggungjawabMengkoordinasikan seluruh aktivitas kepersonaliaan, logistic,


akmomodasi dan urusan perjalanan organisasi (travel). Dan
mempertanggungjawabkannya kepada sekretaris.

3. Tugas

a. Mewakili sekretaris apabila berhalangan terutama untuk setiap aktivitas


dibidangnya.

b.Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi dibidang yang


ditangani oleh Ketua II.

G. Bendahara

1.Kewenangan Membuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi


bersama sama Ketua dalam bidang kekayaan dan keungan organisasi.

2.Tanggungjawab Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan segala upaya pengelolaan


kekayaan dan keuangan organisasi dan mempertanggungjawabkannya kepada
sekretaris.
3.Tugas

a.Mewakili Ketua apabila berhalangan terutama untuk setiap aktivitas di bidang


pengelolaan kekayaan dan keuangan organisasi.

b.Bersama Ketua dan sekretaris merupakan terutama Tim Kerja Keuangan (TKK) atau
otoristor keuangan di tubuh pengurus.

c.Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi di bidang pengelolaan


kekayaan dan keuangan organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.

d.Memimpin rapat-rapat organisasi di bidang pengelolaan kekayaan dan keuangan


orgaanisasi.

e.Membuat rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Pengurus setiap tahunnya


untuk mendapatkan persetujuan dalam forum RPP.

f.Menyelenggarakan aktivitas pemeriksaan keuangan organisasi baik secara berkala


dan/atau setiap tahunnya.

g.Menyelenggarakan aktivitas pengelolaan kekayaan dan keuangan organisasi baik


yang bersifat pengumpulan dana secara rutin, fund raising maupun kerjasama
sponsorship.

h.Mengawasi seluruh penyelenggaraan aktivitas organisasi dibidang pengelolaan


kekayaan dan keuangan organisasi.

i. Memfasilitasi kebutuhan pembiayaan program kerja dan roda organisasi.

H. BENDAHARA II

1.Kewenangan Membuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi


bersama sama bendahara dalam hal pengelolaan keuangan organisasi.

2. TanggungjawabMengkkoordinasi seluruh aktivitas pengelolaan/pembukuan


keuanganorganisasi dan mempertanggungjawabkannya kepada Bendahara.

3. Tugas

a. Mewakili Bendahara apabila berhalangan terutama untuk setiap aktivitas yang


berkaitan dengan pengelolaan keuangan organisasi.

b. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi dibidang yang


ditangani oleh Ketua I.
I. BENDAHARA II

1. Kewenangan
Membuat dan mengesahkan keputusan dan kebijakan organisasi bersama-
sama Bendahara dalam hal pengawasan dan pemeriksaan kekayaan dan
keuangan organisasi.
2. Tanggungjawab.
Mengkkoordinasi seluruh aktivitas pengawasan dan pemeriksaan kekayaan
dan keuangan organisasi dan mempertanggungjawabkannya kepada
Bendahara.

3. Tugas

a. Mewakili Bendahara apabila berhalangan terutama untuk setiap aktivitas yang


berkaitan dengan pengawasan dan pemeriksaan kekayaan dan keuangan organisasi.
b. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi dibidang yang di tangani
oleh Ketua II.
J. BIDANG PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA

1.KewenanganMenyelenggarakan segala aktivitas yang terkait dengan pengembangan


sumber daya manusia mulai dari perencanaan hingga pelaporan.
2. TanggungjawabMengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan
aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi di Bidang pengembangan
sumber daya manusia dan mempertanggungjawabkannya kepada Ketua I
3. Tugas
a. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang system
mekanisme pelaksanaanPengembangan sumber daya manusia sesuai dengan visi
organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi.
b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan setiap
tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP.
c. Mendata dan menginventarisir aktivitas Pengembangan sumber daya manusia
melalui pendidikan dan pelatihan yang sudah ada untuk diteliti , dikaji dan
dikembangkan.
d. Mendata mengusulkan sumber daya manusia (kader) potensial yang diproyeksikan
untuk mengikuti pelatihan sesuai dengan kebutuhan;e. Membangun hubungan
kerjasama kemitraan dengan pihak lain yang memungkinkanuntuk
mengembangkan pendidikan dan pelatihanbagi anggota dan pengurus organisasi
sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan bersama.

K. BIDANG PENGEMBANGAN USAHA-USAHA KESEJAHTERAAN SOSIAL

1. KewenanganMenyelenggarakan segala aktivitas organisasi yang terkait dengan


Pengembangan usaha-usaha kesejahteraan sosial mulai dari perencanaan hingga
pelaporan
2. TanggungjawabMengkkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh
penyelenggaraan aktivitas proram kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi
dalam bidang pengembangan usaha-usaha kesejahteraan sosial, serta
mempertanggungjawabkannya kepada Wakil Ketua 1.
3. Tugas
a. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang system dan
mekanisme pelaksanaanprogram kerja bidang pengembangan usaha-usaha
kesejahteraan sosial sesuai dengan visidan misi organisasi untuk menjadi
kebijakan organisasi.
b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan
setiap tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP;
c. Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk
mengembangkan dan memberdayakan aktivitas pengembangan usaha-usaha
kesejahteraan sosial baik yang bersifat khusus bagi warga Karang Taruna
Indonesia maupun bagi masyarakat pada umumnya.
d. Menyelenggarakan aktivitas gerakan masyarakat dalam bidang usaha-usaha
kesejahteraan sosial.

L. BIDANG PENGEMBANGAN EKONOMI SKALA KECIL DAN KOPERASI

1. KewenanganMenyelenggarakan segala aktivitas pengembangan ekonomi skala kecil


dan koperasi.
2. TanggungjawabMengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan
aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi dalam
bidangpengembangan ekonomi skala kecil dan koperasi serta
mempertanggungjawabkannya kepada Ketua II.
3. Tugas

a. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sitem dan


mekanisme pelaksanaanprogram kerja bidang pengembangan ekonomi skala kecil
dan koperasi sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan
organisasi.

b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan setiap


tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP;
c. Mendata dan menginventarisir aktivitas pengembangan ekonomi skala kecil dan
koperasi yang sudah adauntuk diteliti dan dikaji menjadi bahan pengembangan
lebih lanjut.
d.Menyelenggarakan aktivitas bimbingan, konseling usaha dan pendampingan
dalam rangka pengembangan ekonomi skala kecil dan koperasi melalui aktivitas
edukasi dan advikasi baik secara temporer maupun rutin;
e.Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak yang lain untuk
pengembangan ekonomiskala kecil dan koperasi baik yang bersifat khusus bagi
warga KT maupun bagi masyarakat pada umumnya.;
f. Menyelenggarakan aktivitas gerakan masyarakat dalam bidang pengembangann
ekonomi skala kecil dan koperasi.

M. BIDANG PENGEMBANGAN KEROHANIAN DAN PEMBINAAN MENTAL


1. KewenanganMenyelenggarakan segala aktivitas pengembangan kerohanian dan
pembinaan mental mulai dari perencanaan hingga pelaporan.
2.TanggungjawabMenggkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan
aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi dalam
bidangpengembangan kerohanian dan pembinaan mental serta
mempertanggungjawabkannya kepada Wakil Ketua I
3. Tugas
a. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang system dan
mekanisme pelaksanaanprogram kerja pengembangan kerohanian dan pembinaan
mental sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi;
b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan
setiap tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP;
c. Mendata dan menginventarisir aktivitas pengembangan kerohanian dan
pembinaan mental yang sudah ada untuk diteliti dan dikaji menjadi
bahanpengembangan lebih lanjut;
d.Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk
mengembangakan aktivitas kerohanian dan pembinaan mental;
e. Menyelenggarakan aktivitas kerohaniandan pembinaan mental dalam momentum
tertentu secara berkala.
N. BIDANG OLAHRAGA DAN SENI BUDAYA
1. KewenanganMenyelenggarakan segala keolahragaan dan seni budaya mulai dari
perencanaan hingga pelaporan
2. TanggungjawabMengkkordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan
aktivitas olahraga dan seni budaya serta mempertanggungjawabkannya kepada
Ketua….
3. Tugas
a.Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang system dan
mekanisme pelaksanaanprogram kerja bidang olahraga dan seni budaya sesuai
dengan visi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi;
b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan setiap
tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP;
c. Mendata dan Menginventarisir aktivitas Program Olahraga dan Seni Budaya yang
sudah ada untuk diteliti dan di kaji menjadi bahan pengembangan lebih lanjut;
d. Menyelenggarakan aktivitas bimbingan dan pendampingan dalam rangka
Pemberdayaan Olahraga dan seni Budaya melalui aktivitas komunikasi (konseling
dan Kampanye), informasi dan edukasi untuk baik secara temporer maupun rutin;
e.Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk
mengembangkan aktivitas bidang Olah Raga dan Seni Budaya baik yang bersifat
khusus bagi warga KT maupun bagi masyarakat pada umumnya.
O.BIDANG LINGKUNGAN HIDUP DAN KEPARIWISATAAN

1. KewenanganMenyelenggarakan segala aktivitas Pengembangan Lingkungan Hidup


dan Kepariwisataan mulai dari tingkat perencanaan hingga pelaporan
2. TanggungjawabMengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan
aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan lingkungan hidup dan
kepariwisataan serta mempertanggungjawabkannya kepada Wakil Ketua II.
3. Tugas
a. Merumuskan dan mengusulkan segala, peraturan organisasi tentang system dan
mekanisme pelaksanaanprogram kerja bidang lingkungann hidup dan
kepariwisataan sesuai dengan visi dan misi organisasi untuk menjadikebijakan
organisasi.
b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan setiap
tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP;
c. Mendata dan menginventarisir perubahan dan inovasi dalam Pengembangan
Lingkungan Hidup dan Kepariwisataan yang sudah ada / terjadi untukditeliti dan
dikaji menjadibahan pengembangan lebih lanjut;
d. Menyelenggarakan Bimbingan Sosial dan kajian dalam rangka Pengembangan
lingkungan hidup dan kepariwisataan melalui aktivitas ilmiah baik secara temporer
maupunrutin;
e. Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain dalam rangka studi
perbandingan untuk kepentingan Pengembangan lingkungan hidup dan
kepariwisataan.

P. BIDANG HUKUM, ADVOKASI DAN HAM

1. KewenanganMenyelenggarakan segala aktivitas pengembangan Hukum, Advokasi


dan HAM.
2.TanggungjawabMengkkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh
penyelenggaraan aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi
dalam bidangHukum, Advokasi dan HAM serta mempertanggungjawabkannya
kepada Ketua I.
3. Tugas
a.Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang sitem
mekanisme pelaksanaanprogram kerja di bidang Hukum, advokasi dan HAM
sesuai dengan Visi dan Misi organisasi, untuk menjadi kebijakan organisasi.
b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan
setiap tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP.
c. Mendata dan menginventarisir aktivitas Hukum, advokasi dan HAM yang sudah
ada untuk diteliti, dikaji menjadi bahan pengembangan lebih lanjut.
d. Menyelenggarakan pembinaan dan pendampingan dalam rangka
pemberdayaan remaja/pemuda melalui aktivitas bidang Hukum, Advokasi dan
HAM baik secara temporer maupunrutin melalui lembaga-lembaga keagamaan,
perkumpulan keagamaan remaja yang bersifat koordinatif.
e. Mmembangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk
mengembangkan Hukum, advokasi dan HAM baik yang bersifat khusus bagi
warga KT maupun bagi masyarakat pada umumnya.

Q. BIDANG ORGANISASI DAN PENGEMBANGAN HUBUNGAN KERJASAMA KEMITRAAN.

1. KewenanganMenyelenggarfakan segala aktivitas pengembangan organisasi dan


pengembangan hubungan kerjasama kemitraan.
2. Tanggung jawab
Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan
pengembangan keorganisasian dan pengembangan hubungan kerjasama
kemitraan serta mempertanggungjawabkannya kepada Wakil Ketua II.

3. Tugas
a. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang
keorganisasian dan pengembangan hubungan kerjasama kemitraan sesuai
denganvisi dan misi organisasi untuk menjadi kebijakan organisasi;
b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan
setiap tahunnya untuk disetujui oleh forum RPP;
c. Mendata dan menginventarisir aktivitas pengembangan hubungan kerjasama
kemitraan dengan pihak lain;
d. Menyelenggarakan aktivitas keorganisasian dalam rangka Kaderisasidan
mengembangkan hubungan kerjsama kemitraan dengan pihak lain;e.
Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain untuk
mengembangkan aktivitas kemitraan.

R. BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT, PUBLIKASI DAN PENGEMBANGAN KOMUNIKASI.


1. KewenanganMenyelenggarakan segala aktivitas pengembangan
hubunganmasyarakat publikasi dan pengembangan komunikasi mulai dari
perencanaan hingga pelaporan.
2. TanggungjawabMengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh
penyelenggaraan aktivitas program kerja dan pelaksanaan kebijakan organisasi
bidang hubungan masyarakat, publikasi dan pengembangan komunikasi serta
mempertanggungjawabkannya kepada Ketua II.
3. Tugas
a. Merumuskan dan mengusulkan segala peraturan organisasi tentang system
dan mekanisme pelaksanaanprogram kerja bidang hubungan masyarakat,
publikasi dan pengembangan komunikasi sesuai dengan visi dan misi
organisasi untuk menjadikebijakan organisasi.
b. Merumuskan dan mengusulkan program kegiatan berikut anggaran kegiatan
setiap tahunnya untuk disetujui oleh RPP;
c. Mendata dan menginventarisir aktivitas hubungan masyarakat, publikasi dan
pengembangan komunikasi;
d. Menyelenggarakan pembinaan dan pendampingan dalam rangka
pemberdayaan remaja/pemuda melalui aktivitas bidang hubungan
masyarakat, publikasi dan pengembangan komunikasi baik secara temporer
maupun rutin melalui klub-klub dan sanggar-sanggar seni budaya;
e. Membangun hubungan kerjasama kemitraan dengan pihak lain yang
memungkinkanuntuk mengembangkan bidang hubungan masyarakat,
publikasi dan pengembangan komunikasi baik yang bersifat khusus bagi warga
KT maupun bagi masyarakat pada umumnya.