Anda di halaman 1dari 36

FORUM KESERASIAN SOSIAL

DESA DOPALAK-TOLAU

KECAMATAN PALELEH
KAB. BUOL PROV. SULTENG
TAHUN 2014
FORUM KESERASIAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT
DESA DOPALAK-TOLAU
KECAMATAN PALELEH KAB. BUOL
Jalan : Trans Sulawes Kode Pos :94568

Paleleh, Oktober 2014


Kepada Yth,
Dinas Sosial, Tenaga Kerja
Dan Transmigrasi Kab. Buol
Di –
Buol

Surat Pengantar
Nomor : / /Fks-2014

No Uraian Banyaknya Keterangan


Dikirim dengan Hormat
1 Terkirim Laporan Forum 1 ( Satu ) untuk di ketahui dan
Keserasian Sosial Desa Berkas digunakan sebagaimana
Dopalak-Tolau Kec.Paleleh perlunya

Pendamping Desa Ketua Forum

HAMKA S.IP ABDUL RASYID I. SORU

Mengetahui
Kepala Desa Dopalak Kepala Desa Tolau

SYAHRIL HALABOLU ERENS PANGAU


FORUM KESERASIAN SOSIAL
DESA DOPALAK-TOLAU
PENGAJUAN DANA TAHAP I (Pertama) 40%

KECAMATAN PALELEH
KAB. BUOL PROV. SULTENG
TAHUN 2014
FORUM KESERASIAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT
DESA DOPALAK-TOLAU
KECAMATAN PALELEH KAB. BUOL
Jalan : Trans Sulawes Kode Pos :94568

Nomor :
Sifat : Penting
Perihal : Permohonan Rekomendasi Pencairan Dana Tahap Ke 1
Kepada Yth;
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kabupaten Buol
Di –
Buol
Berdasarkan Alokasi Bantuan Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat tahun 2014 dari
Kementrian Sosial RI untuk Forum Keserasian Sosial Desa Dopalak-Tolau Kecamatan
Paleleh Kabupaten Buol. Maka dengan ini kami memohon kiranya Dinas Sosial, Tenaga
Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buol dapat memberika Surat Rekomendasi Pencairan
Dana Tahap 1 ( Pertama ) 40 % sebesar Rp. 38.906.800,- ( Tiga Puluh Delapan Juta Sembilan
Ratus Enam Ribu Delapan Ratus )
Demikian atas bantuan dan kerjasamanya disampaikan terima kasih

Paleleh, 30 Oktobr 2014


Pendamping Desa Ketua Forum

HAMKA S.IP ABDUL RASYID I. SORU

Mengetahui
Kepala Desa Dopalak Kepala Desa Tolau

SYAHRIL HALABOLU ERENS PANGAU


PROPOSAL
KEGIATAN KESERASIAN SOSIAL
BEBASIS MASYARAKAT

I. PENDAHULUAN
Kabupaten Buol adalah sala satu Kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Tolitoli
di Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 1999, merupakan Kabupaten terujung yang
berbatasan dengan Provinsi Gorontalo.
Letak geografis terletak antara 0,350 – 1,200 LU dan 120,120 – 122,090 BT, dengan
luas wilayah +4.043,57 Km²dan mempunyai batas wilayah :
Sebelah Utara : Laut Sulawesi/Negara Philipina
Sebelah Timur : Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo
Sebelah Selatan : Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo dan Kabupaten
Parimo Provinsi Sulawesi Tengah
Sebelah Barat : Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah.
Kabupaten Buol terdiri dari 11 (sebelas) wilayah Kecamatan, masing-masing adalah
Kecamatan Paleleh, Kecamatan Paleleh Barat, Kecamatan Gadung, Kecamatan
Bunobogu, Kecamatan Bokat, Kecamatan Bukal, Kecamatan Momunu, Kecamatan
Tiloan, Kecamatan Karamat, Kecamatan Lakea, Kecamatan Biau, dan terdiri dari 115
Desa.
Topografi Kabupaten Buol berbukit yang pada ketinggian tertentu terbentang luas
dataran yang masih mungkin untuk dikembangkan sebagai lahan perkebunan, Antara
lain terdapat di Kecamatan Momunu, Bunobogu dan Kecamatan Biau.
Berdasarkan data penduduk yang tercantum dalam buku sekilas Kabupaten Buol,
jumlah penduduk diperkirakan sebesar 100.478 Jiwa, terdiri dari 51.557 Laki-laki dan
42.101 perempuan. Laju pertumbuhan penduduk rata-ratanya adalah 2,81 % Pertahun.
Dari hasil penelitian, masyarakat Kabupaten Buol berasal dalam dalam satu rumpun
dengan menggunakan bahasa sehari-hari adalah bahasa Buol dengan memeluk agama
yang mayoritas Islam. Sedangan hasil perolehan sumber data mengenai kepercayaan
terhadap tradisi nenek moyang yang diwariskan secara turun-temurun, nampaknya masih
tetap terjaga dan berjalan seiring dengan besarnya pengaruh agama yang di anut oleh
masyarakat di Kabupaten Buol.
Belajar dari situasi dan kondisi Wilayah/Daerah Kabupaten Buol yang merupakan
Kabupaten terjauh dan terujung dari ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah, maka secara
geografis dan demografis memiliki potensi kerawanan bencana, baik kemungkinan
timbulnya bencana alam maupun bencana Sosial.
- Dilihat dari Kondisi Geografis
Wilayah Kabupaten Buol yang terdiri dari pegunungan, sungai, tanah yang labil,
curam, laut dan pantai serta adanya kerawanan bencana alam, gempa bumi, tanah
longsor, banjir/banjir bandang, tsunami, kekringan, kebakaran yang
mengakibatkan korban jiwa dan harta benda.
- Keadaan Demografi dan Heterogenitas
Penduduk Kabupaten Buol yang tumbuh dan berkembang pesat, akulturasi budaya
dan interaksi sosial masyarakat sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi yang sudah menglokalisasi (Globalisasi dan lokalisasi) kehidupan
masyarakat dapat berdampak positif dan negativ mempengaruhi tatakrama dan
nilai budaya lokal/regional dan nasional yang kesemuanya akan menimbulkan
resiko dan berakibar kerawanan konflik sosial, baik antar etnis, agama, ras, antar
gilongan dan kelompok masyarakat tertentu.
Olehnya itu diharapkan kepada Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana
Sosial Kementrian Sosial RI berkenan dapat mengalokasikan Kegiatan Keserasian
Sosial Berbasis Masyarakat tahun 2014 di wilayah Kabupaten Buol Provinsi
Sulawesi Tengah.
II. MAKSUD DAN TUJUAN
a. Meningkatkan kesedaran masyarakat tentang arti pentingnya ketentraman dan
kerukunan antar warga dengan hidup berdam[pingan yang saling menghormati
dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
b. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat berkumpul kembali dengan
melakukan suatu kegiatan untuk masyarakat itu sendiri dengan menggali kembali
rasa kegotong royongan dan kearifan lokal demi kepentingan bersama.
c. Mencegah dan mengurangi berbagai masalah di masyarakat berkaitan dengan
disintergrasi, konflik dan kerawanan sosial.

III. LOKASI KEGIATAN


Lokasi kegiatan direncanakan di wilayah Desa Dopalak-Tolau Kecamatan Paleleh
Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah.
IV. POTENSI KONFLIK
Desa Dopalak dan Desa Tolau adalah Desa-desa yang berada di Kecamatan
Paleleh. Berjarak + 95 km dari ibu kota Kabupaten Buol, dengan kondisi jalan yang
kurang baik hingga cenderung terisolasi terutama bila musim penghujan.
Desa Dopalak merupakan hasil pemekaran Desa Paleleh Tua dan Desa Tang.
Komposisi penduduk mendekati homogen dengan sebagian besar adalah warga asli
Buol dan beragama islam, sisanya berasal dari Etnis China yang beragama Konghuchu
dan Kristen. Sedangkan penduduk Desa Tolau juga hampir homogen dengan penduduk
berasal dari suku Minahasa dan beragama Kristen. Masuknya suku minahasa dan
membentuk kampung sendiri terjadi pada zaman penjajahan Belanda. Dalam kurun
waktu yang lama, masing-masing saling menghormati hak dan kewajiban serta
kebebasan beragama. Kehidupan kedua Desa yang bertetangga ini berjalan dengan
harmonis.
Seiring dengan perkembangan zaman, terutama sejak Buol menjadi Kabupaten
yang berdiri sendiri terpisah dari Tolitoli, perkembangan wilayah terjadi dengan pesat.
Perubahan sosial yang terjadi dengan sangat dinamis. Namun sayangnya, perubahan
sosial yang terjadi meninggalkan efek yang negatif. Warga yang dapat mengikuti
perkembangan dapat memtik hasil yang positif, sedangkan yang tidak dapat mengikuti
perkembangan yang terjadi menjadi termarjinalkan. Hal ini menimbulkan frustasi yang
berkepanjangan dan menjadi “bom waktu” potensi konflik. Pelarian dari resa prustasi
dilakukan dengan minum-minuman keras, terutama jenis minuman keras lokal 9cap
tikus), yakni sejanis ciu, dan ini banyak dilakukan oleh para pemuda.
Dengan kondisi terpengaruh miras sengat mudah terpancing emosi. Konflik antar
pemuda sudah sering terjadi namun masih bisa di redam. Puncaknya terjadi pada
tanggal 16 september 2014. Berawal dari perkelahian antar pemuda dalam pengaruh
miras, berkembang menjadi perkelahian antar kampung Dopalak melawan kampung
Tolau.
Selanjutnya sejalan dengan adanya perubahan akibat arus era globalisasi yang
banyak mempengaruhi nilai-nilai budaya, moral agama, pola hidup masyarakat yang
semakin merosot sehingga perlu ditanamkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat
gotong royong serta menjalin tali silaturrahmi sesama penduduk Desa Dopalak-Tolau.
V. BENTUK KEGIATAN KESERASIAN SOSIAL
Bentuk nkegiatan yang direncanakan sehubungan dengan membangun keserasian
sosial masyarakat dalam rangka penanggulangan bencana sosial, yakni sebagai berikut :
NO. USULAN BENTUK KEGIATAN DESA KETERANGAN
1. - Perehaban Masjid - Dopalak Rp. 109.000.000,-
- Pembuatan Teras Masjid - Tolau
- Perehaban Gereja
- Pembangunan Lapangan Volly Ball
- Pembangunan Lapangan Takraw
- Pembanguna Tugu Keserasian
- Kegiatan Seremonial
- Biaya Operasional Forum
Foto Masjid Dopalak 0 % Foto Masjid Dopalak 40 %

Foto Lapangan Volly Ball 0 % FotoLapangan Volly Ball 0 %

Foto Lapangan Takraw 0 % Foto Lapangan Takraw 40 %


Foto Masjid Tolau 0 % Foto Masjid Tolau 40 %

Foto Gereja Toloau 0 % Foto Gerja Tolau 40 %


FORUM KESERASIAN SOSIAL
DESA DOPALAK-TOLAU
PENGGUNAAN DANA TAHAP I (Pertama) 40%

KECAMATAN PALELEH
KAB. BUOL PROV. SULTENG
TAHUN 2014
FORUM KESERASIAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT
DESA DOPALAK-TOLAU
KECAMATAN PALELEH KAB. BUOL
Jalan : Trans Sulawes Kode Pos :94568

Nomor :
Sifat : Biasa
Lampiran : 1 Expl
Perihal : Laporan Penggunaan Dana KS Tahap I ( Pertama ) 40 %

Kepada Yth;
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kabupaten Buol
Di –
Buol

Sehubungan dengan telah dilaksanakan Pekerjaan Fisik, Pembuatan Lapangan volly Ball,
Lapangan Sepak Takraw, Pondasi Teras Masjid Desa Dopalak dan Pembuatan teras Masjid
dan Gereja Desa Tolau pada pencairan Dana Tahap I ( Pertama ). Maka dengan ini Forum
Keserasian Desa Dopalak-Tolau menyampaikan laporan penggunaan Dana tersebut, dan telah
menyelesaikan pekerjaan + 40 % Sebagaimana terlampir
Demikian yang dapat kemi laporkan atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih

Paleleh, Oktober 2014


Pendamping Desa Ketua Forum

HAMKA S.IP ABDUL RASYID I. SORU

Mengetahui
Kepala Desa Dopalak Kepala Desa Tolau

SYAHRIL HALABOLU ERENS PANGAU


A. PENDAHULUAN

I. LATARBELAKANG
Seiring dengan perkembangan di Era Globalisasi dan Moderenisasi sekarang ini
masyarakat pada umumnya hanya mengedepankan Individualisme dan metarialisme
sehingga berdampak pada kecemburuan sosial dan menimbulkan konflik. Akan tetapi
dengan adanya Program Keserasian Sosial dapat membantu dan membangkitkan kembali
semangat Gotong Royong diruang lingkup masyarakat, sehingga dapat menghidupkan
semangat kesadaran masyarakat melalui partisipasi dalam mengendalikan Konflik Sosial,
agar tercapainya hidup berdampingan yang damai.
Dalam pelaksanaan pembangunan sarana Ibadah dan sarana Olah Raga yang telah di
danai oleh program Keserasian Sosial, kebersamaan masyarakat untuk bergotong royong
dalam pelaksanaannya.
Pencairan dana Program Keserasian Sosial 40% tahap I (satu) sebesar
Rp.38.906.800,- ( Tiga Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Enam Ribu Delapan Ratus
Rupiah ) dengan kegiatan sebagai berikut :

- Kegiatan Fisik Rp. 38.906.800,-


- Pembuatan Tugu Keserasian Sosial Rp. 5.000.000,-

Dengan pencairan dana 40% tahap pertama ini digunakan pada pembuatan sarana
Olah raga dan Rehab Rumah Ibadah, dengan dukungan dan partisipasi masyarakat Desa
Dopalak-Tolau melalui pembangunan sarana Olah Raga dan Rumah Ibadah ini pula
semangat kegotongroyongan terbentuk kembali sehingga keamanan, ketentraman,
kedamaian betul-betul kondusif.

2. MAKSUD DAN TUJUAN


a. Maksud
- Meningkatkan kesedaran masyarakat tentang arti pentingnya ketentraman dan
kerukunan antar warga dengan hidup berdam[pingan yang saling menghormati
dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
- Dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat berkumpul kembali dengan
melakukan suatu kegiatan untuk masyarakat itu sendiri dengan menggali kembali
rasa kegotong royongan dan kearifan lokal demi kepentingan bersama.
b. Tujuan
Mendekatkan genarasi muda dengan sarana Olah Raga sehingga
melaksanakan kegiatan Olah Raga bersama-sama dan mendekatkan genarasi muda
dengan sarana ibadah bukan hanya sebagai suatu kewajiban akan tetapi
merupakan suatu kebutuhan.

3. MASALAH
Belum adanya anggaran dalam pelaksanaan pembangunansarana Olah Raga dan rehab
Rumah Ibadah yang di rencanakan sebalumnya sehingga pembangunan belum terlaksana
sama sekali, tetapi dengan adanya informasi yang kami dapatkan bahwa Dinas Sosial
memberikan bantuan melalui Program Keserasian Sosial maka kamipun langsung
melakukan musyawarah Desa untuk mendapatkan satu keputusan bahwa
pembangunansarana Olah Raga dan rehab Rumah Ibadah dapat di danai oleh Program
Keserasian Sosial.

4. Pelaporan
a. Jumlah penduduk berdasarkan hesil pendataan Desa dengan
Jumlah……………………………………………………
b. Dana
Sesuai dengan RKTL pekerjaan dengan dana tahap awal 40% yang telah terpakai
pada kegiatan fisik. Kegiatan pembuatan sarana Olah Raga dan rehab rumah Ibadah
masih terus berjalan.

5. Kesimpulan
Program Keserasian Sosial dapat mempererat tali silaturahmi sehingga budaya
tolong menolong, gotong royong tetap eksis dalam melanjutkan pembangunan sarana
Olah Raga dan Rehab rumah Ibadah dengan dana yang ada sesuai dangan keputusan
musyawarah masyarakat Dopalak-Tolau.
6. Penutup
Demukian Laporan Kegiatan Keserasian Sosial Desa Dopalak-Tolau Kecamatan
Paleleh Kabupaten Buol Tahun Anggaran 2014 pada penmcairan dana tahap I (satu),
sebagai anggaran pelaksanaan Kegiatanpembuatan sarana Olah Raga dan rehab rumah
Ibadah Desa Dopalak-Tolau.

Paleleh, November 2014

Pendamping Desa Ketua Forum

HAMKA S.IP ABDUL RASYID I. SORU

Mengetahui
Kepala Desa Dopalak Kepala Desa Tolau

SYAHRIL HALABOLU ERENS PANGAU


a. Mencegah dan mengurangi berbagai masalah di masyarakat berkaitan dengan
disintergrasi, konflik dan kerawanan sosial.
Melalui pembangunan sarana Olah Raga dan Rumah Ibadah ini nilai kearifan
lokal
b. Mendekatkan genarasi muda dengan sarana Olah Raga sehingga melaksanakan
kegiatan Olah Raga bersama-sama dan mendekatkan genarasi muda dengan
sarana ibadah bukan hanya sebagai suatu kewajiban akan tetapi merupakan suatu
kebutuhan.
FORUM KESERASIAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT
DESA DOPALAK-TOLAU
KECAMATAN PALELEH KAB. BUOL
Jalan : Trans Sulawes Kode Pos :94568

Nomor :
Lampiran :-
Perihal : Undangan

Kepada Yth
..........................................
Di

Tempat

Dengan hormat.
Sehubungan dengan Pelaksanaan Kegiatan Program Keserasian Sosial di
Desa Dopalak-Tolau, maka dengan ini kami selaku Pengurus Forum Keserasian
Sosial Mengundang Bapak/Ibu/Sdra (i) untuk mengikuti Musyawarah penggunaan
dana Pembuatan Lapangan Volly Ball, lapangan Sepak Takraw, Pembuatan Pondasi
teras masjid Dopalak, Perehaban teras masjid Tolau dan penambahan pekerjaan
Gereja Tolau Keserasian Sosial Tahap I (pertama). Bersama Pemerintah Desa
dan Masyarakat yang akan dilaksanakan pada :

Hari/tanggal : Sabtu, 04 November 2014-11-19

Jam : 15.30 Wita s/d selesai

Tempat : Kantor Desa Dopalak

Demikian undangan kami atas kehdirannya diucapkan banyak terima kasih

Dopalak, 04 November 2014


Ketua Forum Keserasian Sekretaris

ABDURASYID I. SORU LUKMAN,A.Md.Kep


RISALAH MUSYAWARAH DESA
KEGIATAN KESERASIAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT
AGENDA Musyawarah Desa :
Ke :
Hari/ Tgl :
Tempat :
Pukul :
Susunan Acara

Pimpinan Musyawarah
Sekretaris/Notulen

Pembicara

Materi yang Dibahas

Responden/tanya jawab
Dari peserta
Musyawarah
Hasil Musyawarah

Catatan Penting

Demikian Risalah Rapat ini dibuat dan disyahkan dengan penuh tanggung jawab
agar dapat digunakan sebagaimanamestinya.

Paleleh, Novembeer 2014


Ketua Forum

ABDURASYID I. SORU

Kepala Desa Dopalak Kepala Desa Tolau

SYAHRIL HALABOLU ERENS PANGAU


FORUM KESERASIAN SOSIAL MOKOPONU
DESA DOPALAK-TOLAU KEC. PALELEH KAB. BUOL
Jalan : Trans Sulawes Kode Pos :94568

Hari/Tanggal : Notulen :
Jam :
Tempat :

No Nama Jabatan Alamat Tanda Tangan


FORUM KESERASIAN SOSIAL
DESA DOPALAK-TOLAU
PENGAJUAN DANA TAHAP II (Kedua) 60%

KECAMATAN PALELEH
KAB. BUOL PROV. SULTENG
TAHUN 2014
FORUM KESERASIAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT
DESA DOPALAK-TOLAU
KECAMATAN PALELEH KAB. BUOL
Jalan : Trans Sulawes Kode Pos :94568

Nomor :
Sifat : Penting
Perihal : Permohonan Rekomendasi Pencairan Dana Tahap Ke II
Kepada Yth;
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kabupaten Buol
Di –
Buol
Berdasarkan Alokasi Bantuan Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat tahun 2014 dari
Kementrian Sosial RI untuk Forum Keserasian Sosial Desa Dopalak-Tolau Kecamatan
Paleleh Kabupaten Buol. Maka dengan ini kami memohon kiranya Dinas Sosial, Tenaga
Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buol dapat memberika Surat Rekomendasi Pencairan
Dana Tahap 1 ( Pertama ) 40 % sebesar Rp. 38.906.800,- ( Tiga Puluh Delapan Juta Sembilan
Ratus Enam Ribu Delapan Ratus )
Demikian atas bantuan dan kerjasamanya disampaikan terima kasih

Paleleh, Oktobr 2014


Pendamping Desa Ketua Forum

HAMKA S.IP ABDUL RASYID I. SORU

Mengetahui
Kepala Desa Dopalak Kepala Desa Tolau

SYAHRIL HALABOLU ERENS PANGAU

A. Latar Belakang
Program Keserasian Sosial merupakan sebuah Program yang dapat membangkitkan
semangat solidaritas dan kegotong royongan di tengah-tengah masyarakat. Yang selama
ini sudah mulai terkikis oleh arus globalisasi dan moderenisasi yang lebih
mengedepankan individualisme dan meterialisme, sehingga menimbulkan kesenjangan
sosial yang berdampak pada terjadinya konflik sosial.
Dengan adanya kegiatan Keserasian Sosial yang telah menumbuh kembangkan nilai-
nilai kearifan lokalyang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membangun
dan mendukung kehidupan yang serasi dan harmonis, yang mana partisipasi masyarakat
adalah merupakan dalam bentuk partisipasi masyarakat sebagai pelaksana pengendalian
bencana sosial atau yang sering disebut sebagai “Community based social disaster
manageman”. Keserasian Sosial bertujuan agar terciptanya livehood ( menciptahan
hidup berdampingan secara damai, berdasarkan ikatan persaudaraan sejati dan
kebersamaan).
Tebukti dengan terlaksanakan kegiatan fisik yang di danai olah Progaram Keserasian
Sosial, masyarakat sangat antusias dalam melaksanakannya dengan semangat
kebersamaan dan kegotongroyongan.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan setelah pencairan dana tahap II (kedua) 60%
Sebesar Rp.70.093.200,- ( Tujuh Pulu Juta Sembilan Puluh Tiga Ribu Duaratus Rupiah )
Antara lain

1. Untuk bahan Pembuatan Sarana Olah Raga, rehab Rumah Ibadah dan pembuatan
sebesar Rp. Rp. 58.093.200,-
2. Untuk dana Operasional Forum sebesar Rp. 5.000.000,-
3. Tugu Keserasian Sosial Sebesar Rp. 5.000.000,-
4. Seremonial Sebesar Rp. 2.000.000,-

Pelaksanaan kegiatan Pembuatan Sarana Olah Raga, rehab Rumah Ibadah dan
pembuatan Tugu Keserasian untuk tahap pertama adalah dengan melibatkan seluruh
masyarakat untuk membantu melaksanakan seluruh pekerjaan. Pekerjaan tersebut
dilanjutkan oleh pekerja yang profesional sebagai tukang yang ada di masyarakat.

B. MAKSUD DAN TUJUAN


1. Maksud
a. Program Pembuatan Sarana Olah Raga, rehab Rumah Ibadah adalah sebagai
fasilitas dan sarana untuk menumbuhkembangkan kesetiakawanan antar
masyarakat Desa Dopalak dan Tolau.
b. Dibidang keagamaan yaitu membangun rumah ibadah adalah sala satu syarat
utama melaksanakan perintah Tuhan yang maha Esa.
c. Dibidang Olah Raga yaitu untuk menumbuh kembangkan bakat dan minat dalam
berolah raga, karna kita ketahui bersama Olah Raga juga sangat penting dalam
kehudupan sehari-hari.
d. Agar kegiatan kepemudaan dapat lebih terorganisir sehingga tercipta generasi
yang Religius dan Olahragawan.

2. Tujuan
a. Pembuatan Sarana Olah Raga, rehab Rumah Ibadah oleh Keserasian Sosial adalah
sebagai tempat aktivitas kegiatan masyarakat
b. Mendekatkan generasi muda dengan Sarana Olah Raga dan Rumah Ibadah
sehingga melaksanakan Ibadah dan kegiatan Olah Raga bukan hanya sebagai
suatu kewajiban akan tetapi merupakan suatu kebutuhan.

C. SASARAN
Adapun sasaran dari rencana kami melaksanakan pembangunan Sarana dan prasarana
Olah Raga dan rehab rumah ibadah adalah untuk merangkul serluruh masyarakat Desa
Dopalak –Tolau dan sekitarnya agar lebih menjalin persatuan dan kesatuan dan lebih
mendekatkan diri kepada tuhan yang Maha Esa.

D. HASIL YANG DI HARAPKAN


1. MAningkatkan iman dan takwa serta toleransi dalam beragama bagi warga
masyarakat
2. Terjadinya kerikunan dan hidup berdampingan secara damai dengan ikatan
persaudaraan sejati
3. Meningkatkan krestifitas dan aktifitas warga dalam membangun dan mendukung
kehidupan yang serasi dan harmonis.
4. Dengan dibangunnya sarana Olah Raga dan direnovasinya rumah ibadah akan
semakin termotifasi untuk melaksanakan kebaikan khususnya pemuda-pemudi.
E. FORUM
Untuk pelaksanaan Kegiatan Keserasian Sosial di Desa Dopalak-Tolau Kecamatan
Paleleh Kabupatem Buol telah dibentuk Pengurus Forum Keserasian Sosial atas
kesepakatan warga dengan Susunan Pengurus sebagai berikut :
1. Ketua : Addulrasyid I. Soru
2. Sekretaris : Lukman Syamsul,A.Md.Kep
3. Bendahara : Reti K. Magaribu
4. Anggota : Rahim Domut
Anggota : Jupri K. Pontoh
Anggota : Adriani Sy. Umar
Anggota : Rahman Bakulu
Anggota : Defri
F. RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

Pekerjaan : Pebuatan Lapangan Volly, Lapangan Sepak Takraw, dan rehab


Rumah Ibadah
Lokasi : Desa Dopalak-Tolau
Kecamatan : Paleleh
Kabupaten : Buol
H. PENUTUP
Demikian Rincian Anggaran Biaya untuk kegiatan Keserasian Sosial di Desa
Dopalak-Tolau Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol tahun 2014 ini disusun sebagai
bahan rujukan dalam pembahasan usulan Pembuatan Sarana Olah Raga dan Rehab
Rumah Ibadah Desa Dopalak-Tolau Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol.

Paleleh, November 2014

Pendamping Desa Ketua Forum

HAMKA S.IP ABDUL RASYID I. SORU

Mengetahui
Kepala Desa Dopalak Kepala Desa Tolau

SYAHRIL HALABOLU ERENS PANGAU


FORUM KESERASIAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT
DESA DOPALAK-TOLAU
KECAMATAN PALELEH KAB. BUOL
Jalan : Trans Sulawes Kode Pos :94568

Nomor :
Sifat : Biasa
Lampiran : 1 Expl
Perihal : Laporan Penggunaan Dana KS Tahap II ( Kedua ) 60 %

Kepada Yth;
Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kabupaten Buol
Di –
Buol

Sehubungan dengan telah dilaksanakan Pekerjaan Fisik, Pembuatan Lapangan volly Ball,
Lapangan Sepak Takraw, Pondasi Teras Masjid Desa Dopalak dan Pembuatan teras Masjid
dan Gereja Desa Tolau pada pencairan Dana Tahap I ( Pertama ). Maka dengan ini Forum
Keserasian Desa Dopalak-Tolau menyampaikan laporan penggunaan Dana tersebut, dan telah
menyelesaikan pekerjaan + 40 % Sebagaimana terlampir
Demikian yang dapat kemi laporkan atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih

Paleleh, Oktober 2014


Pendamping Desa Ketua Forum

HAMKA S.IP ABDUL RASYID I. SORU

Mengetahui
Kepala Desa Dopalak Kepala Desa Tolau

SYAHRIL HALABOLU ERENS PANGAU


A. PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Seiring dengan perkembangan di Era Globalisasi dan Moderenisasi sekarang ini
masyarakat pada umumnya