Anda di halaman 1dari 53

LAPORAN AKTUALISASI

NILAI-NILAI DASAR PROFESI, KEDUDUKAN DAN PERAN PEGAWAI


NEGERI SIPIL DALAM NKRI

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA


KANTOR WILAYAH KEMENKUMHAM PROVINSI JAWA TIMUR
UNIT PELAKSANA TEKNIS LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIB
BANYUWANGI

PENYUSUNAN JADWAL DAN TATA TERTIB BAGI WARGA BINAAN


BLOK WANITA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN PEMBINAAN DI
LAPAS KLAS II B BANYUWANGI

Disusun Oleh :

Nama : Farah Maudy Bahtiar


NIP : 199807042017122001
profesi : Penjaga Tahanan

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN


PROVINSI JAWA TIMUR
PELATIHAN DASAR (LATSAR) CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
GOLONGAN II ANGKATAN 15
2018
LAPORAN AKTUALISASI
NILAI-NILAI DASAR PROFESI, KEDUDUKAN DAN PERAN PEGAWAI
NEGERI SIPIL DALAM NKRI

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA


KANTOR WILAYAH KEMENKUMHAM PROVINSI JAWA TIMUR
UNIT PELAKSANA TEKNIS LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIB
BANYUWANGI

PENYUSUNAN JADWAL DAN TATA TERTIB BAGI WARGA BINAAN


BLOK WANITA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN PEMBINAAN DI
LAPAS KLAS II B BANYUWANGI

Disusun Oleh :

Nama : Farah Maudy Bahtiar


NIP : 199807042017122001
profesi : Penjaga Tahanan

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN


PROVINSI JAWA TIMUR
PELATIHAN DASAR (LATSAR) CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
GOLONGAN II ANGKATAN 15
2018

i
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN AKTUALISASI
NILAI-NILAI DASAR PROFESI, KEDUDUKAN DAN PERAN PEGAWAI
NEGERI SIPIL DALAM NKRI

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA


KANTOR WILAYAH KEMENKUMHAM PROVINSI JAWA TIMUR
UNIT PELAKSANA TEKNIS LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIB
BANYUWANGI

PENYUSUNAN JADWAL DAN TATA TERTIB BAGI WARGA BINAAN


BLOK WANITA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN PEMBINAAN DI
LAPAS KLAS II B BANYUWANGI

Disusun Oleh :

Nama : Farah Maudy Bahtiar


NIP : 199807042017122001
profesi : Penjaga Tahanan

Telah diseminarkan melalui Seminar Aktualisasi


pada tanggal 16 November 2018
Di Kampus Badan Diklat Provinsi Jawa Timur

Menyetujui :

Widyaiswara/pembimbing Mentor

Drs. SUMARBOWO, MM., M.Si AHMAD SOLIHIN, S.H


NIP. 19581108 198303 1 011 NIP. 19880702 200703 1 001

ii
BERITA ACARA

Sehubungan dengan penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Kementerian Hukum


dan Hak Asasi Manusia Jawa Timur Tahun 2018 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Jawa
Timur, Jl. Kawi No.41 Malang. Pada hari Kamis, 30 Agustus 2018 telah melaksanakan Seminar
Aktualisasi.

Nama : Farah Maudy Bahtiar

Angkatan/NDH : 15 / A-03

Judul : Penyusunan Jadwal dan Tata Tertib bagi Warga Binaan Blok Wanita
dalam Mengikuti Kegiatan Pembinaan di Lapas Klas II B Banyuwangi

Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan ditandatangani oleh :

Malang, 30 Agustus 2018

Penguji, Peserta,

Dr. Samidi, S.Sos, MM, M.Si FARAH MAUDY BAHTIAR


NIP. 19660705 199003 1 012 NIP. 19980704 201712 2 001

Pembimbing, Mentor,

Drs. SUMARBOWO, MM., M.Si AHMAD SOLIHIN, S.H


NIP. 19581108 198303 1 011 NIP. 19880702 200703 1 001

iii
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena atas limpahan
rahmat dan karunianya penulis dapat menyelesaikan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar
ASN (ANEKA), Kedudukan, dan Peran Pegawai Negeri Sipil dalam NKRI yang
dalam hal ini adalah sebagai Penjaga Tahanan di Lapas Klas IIB Banyuwangi dengan
judul “Penyusunan Jadwal dan Tata Tertib Bagi Warga Binaan Blok Wanita Dalam
Mengikuti Kegiatan Pembinaan Di Lapas Klas IIB Banyuwangi”. Laporan
Aktualisasi ini dibuat untuk menyelesaikan tugas Aktualisasi. Dengan adanya
Aktualisasi ini diharapkan dapat menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi di
Lapas Klas IIB Banyuwangi.

Dalam kesempatan ini penulis mengucapkan Terimakasih kepada para pihak


yang telah membantu sehingga Laporan Aktualisasi ini dapat terselesaikan tepat
waktu. Adapun ucupan terimakasih yang ingin penulis sampaikan yaitu kepada :

1. Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur sebagai pihak
penyelenggara Pelatihan Dasar CPNS Golongan II
2. Bapak Ketut Akbar Herry A, A.Md. IP., SH., MH yang telah memberikan
ijin untuk mengikuti pelatihan dasar CPNS Golongan II Tahun 2018 di Jawa
Timur.
3. Bapak Drs. Sumarbowo, MM., M.Si selaku Coach yang telah membimbing
dan mengarahkan selama berada di Badan Pendidikan dan Pelatihan
Provinsi Jawa Timur dalam mengerjakan rancangan dan laporan akhir
aktualisasi.
4. Bapak Yusuf Purwadi, A.Md.IP.,SH dan Bapak Ahmad Solihin selaku
Mentor yang telah memberikan bimbingan dan arahan selama melakukan
aktualisasi dan habituasi di Lapas Klas IIB Banyuwangi.
5. Segenap Widyaiswara selaku tenaga pengajar pada Diklat Prajabatan CPNS
Golongan II Tahun 2018.

iv
6. Seluruh Rekan Senior di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Banyuwangi
yang telah membantu kami dalam menyusun data pendukung Laporan
Aktualisasi
7. Seluruh Keluarga saya, Orang Tua, dan Saudara saya yang tidak pernah
berhenti memberi semangat dan dukungan kepada saya dalam Penyusunan
Jadwal dan Laporan aktualisasi.
8. Seluruh rekan-rekan peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Tahun 2018
atas dukungan dan kerjasamanya selama mengikuti pelatihan di Badan
Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan dan Penyusunan
Jadwal dan Laporan Aktualisasi ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh
karenanya kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.

Akhir kata, harapan penulis semoga Laporan Aktualisasi ini dapat


bermanfaat dan berguna bagi pembaca.

Malang, 30 Agustus 2018

Penulis

v
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ...................................................................................................... ii


BERITA ACARA .....................................................................................................................iii
KATA PENGANTAR ..............................................................................................................iv
DAFTAR ISI.............................................................................................................................vi
DAFTAR TABEL................................................................................................................... viii
BAB I ........................................................................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang........................................................................................................... 1
1.2 Tujuan Aktualisasi di Tempat Kerja ........................................................................... 2
1.3 Ruang Lingkup Aktualisasi ......................................................................................... 2
BAB II GAMBARAN UNIT KERJA ...................................................................................... 3
2.1 Deskripsi Organisasi ........................................................................................................ 3
2.1.1 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI .................................................... 3
2.1.2 LAPAS KLAS IIB BANYUWANGI ..................................................................... 5
2.2 Tugas Pokok, Fungsi dan Susunan Organisasi ................................................................. 8
2.3 Uraian Tugas Jabatan (Peserta) .................................................................................... 10
BAB III RANCANGAN AKTUALISASI ............................................................................. 11
3.1 Penetapan Isu yang Diangkat .................................................................................. 11
3.2 Gagasan Pemecahan Isu ............................................................................................... 12
3.3 Matrik Rancangan Aktualisasi ................................................................................. 13
Jadwal Kegiatan Aktualisasi ................................................................................................ 21
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS PELAKSANAAN AKTUALISASI ....................... 22
4.1 Deskripsi Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi.................................................................. 22
4.2 Hasil Capaian Pelaksanaan Aktualisasi.......................................................................... 30
4.3 Kendala dan Strategi Mengatasi dalam Pelaksanaan Aktualisasi ................................. 31
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.................................................................................. 33
5.1 Kesimpulan .................................................................................................................... 33
5.2 Saran ............................................................................................................................. 34

vi
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................. 35
LAMPIRAN 1 ......................................................................................................................... 37
LAMPIRAN 2 ......................................................................................................................... 38
LAMPIRAN 3 ......................................................................................................................... 39
LAMPIRAN 4 ......................................................................................................................... 41
LAMPIRAN 5 ......................................................................................................................... 42
LAMPIRAN 6 ......................................................................................................................... 44

vii
DAFTAR TABEL

Tabel 3.1.1 : Isu Unit Kerja .............................................................................. 11


Tabel 3.1.2 : Penilaian Isu (Penetapan Isu)....................................................... 11
Tabel 3.2.1 : Matrik Rencana Aktualisasi ......................................................... 12
Tabel 3.3.1 : Matrik Rancangan Kegiata Aktualisasi ....................................... 13

viii
BAB I
1.1 Latar Belakang

Menurut UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara menjelaskaan

bahwa ASN adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah

Dengan Perjanjian Kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. ASN

mempunyai tugas untuk melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat

negara, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, serta

mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. ASN

berfungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan sebagai

perekat bangsa.

Dalam pelaksanaan tugas Sebagai pelayan publik, Lapas IIB Banyuwangi

memiliki program kegiatan pembinaan yang diikuti oleh para warga binaan

pemasyarakatan baik napi maupun tahanan untuk mengisi waktu mereka dengan

hal-hal positif dan sebagai bekal bagi warga binaan untuk mencari/menciptakan

usaha sendiri setelah kembali ke masyarakat. ASN sebagai pelaksana kebijakan

publik, Lapas IIB Banyuwangi menjalankan tugasnya dengan berpedoman pada

peraturan yang sudah ditetapkan yaitu pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM

No. 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan, bukan hanya Lapas /

Rutan saja yang diatur didalamnya melainkan narapidana dan tahanan pun diatur,

peraturan tersebut meliputi kewajiban, larangan, hukuman yang diberikan kepada

warga binaan yang melanggar, oleh karena itu di dalam Lapas harus terdapat

1
peraturan tertulis agar warga binaan tahu apa saja tata tertib yang ada dan tidak

melanggar peraturan yang sudah ditetapkan (Permenkumham No. 6 Tahun 2013).

1.2 Tujuan Aktualisasi di Tempat Kerja

Tujuan dari pengaktualisasian pada kegiatan Latihan Dasar CPNS

golongan II tahun 2018 yang dilaksanakan di Badan Pendidikan dan Pelatihan

(Diklat) Provinsi Jawa Timur ini, yaitu :

1. Untuk menghabituasi nilai-nilai dasar ANEKA ke dalam diri masing-masing

calon pegawai negeri (ASN).

2. Untuk menginternalisasikan, mengaktualisasikan, dan menghabituasikan

nilai-nilai dasar ANEKA dalam penerapannya pada agenda kedudukan dan

peran PNS di Lapas IIB Banyuwangi

3. Memberi kontribusi khususnya dalam tata tertib dan pengawasan terhadap

warga binaan di Lapas IIB Banyuwangi yaitu dengan membuat jadwal dan

daftar nama serta menyusun Tata Tertib secara tertulis.

1.3 Ruang Lingkup Aktualisasi

Ruang lingkup dalam kegiatan aktualisasi dan habituasi ini meliputi

kegiatan Penyusunan Jadwal dan tata tertib bagi warga binaan blok wanita dalam

mengikuti kegiatan pembinaan di Lapas Klas IIB Banyuwangi. Kegiatan ini

berupa implementasi dari nilai-nilai dasar ASN yaitu ANEKA serta menerapkan

peran dan kedudukan ASN yang meliputi manajemen ASN, Whole of

Government (WoG), khususnya pelayanan publik.

2
BAB II
GAMBARAN UNIT KERJA

2.1 Deskripsi Organisasi

2.1.1 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

(Kemenkumham RI) adalah kementerian dalam Pemerintahan Indonesia yang

membidangi urusan hukum dan HAM berkedudukan dibawah Presiden dan

bertanggung jawab kepada Presiden. Kemenkumham dipimpin oleh seorang

Menteri.

Kemenkumham pertama kali dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945

dengan nama Departemen Kehakiman. Kemenkumham beberapa kali

mengalami pergantian nama yakni : Departemen Kehakiman (1945-1999),

Departemen Hukum dan Perundang-Undangan (1999-2001), Departemen

Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (2001-2004), Departemen Hukum dan

Hak Asasi Manusia (2004-2009), dan Kementerian Hukum dan Hak Asaasi

Manusia (2009-sekarang).

Visi dan misi Kementerian Hukum dan HAM :

Visi :

“Masyarakat mempunyai kepastian hukum”

Misi :

1. Mewujudkan peraturan Perundang-Undangan yang berkualitas;

2. Mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas;

3
3. Mewujudkan penegakan hukum yang berkualitas;

4. Mewujudkan penghormatan, pemenuhan, dan perlindungan HAM;

5. Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian Hukum dan

HAM; serta

6. Mewujudkan aparatur Kementerian Hukum dan HAM yang profesional

dan berintegritas.

Tata Nilai Kemenkumham :

Profesional :

Aparat Kementerian Hukum dan HAM adalah aparat yang bekerja keras

untuk mencapai tujuan organisasi melalui penguasaan bidang tugasnya,

menjunjung tinggi etika dan integritas profesional.

Akuntabel :

Setiap kegiatan dalam rangka penyelenggaraan pemerintah dapat

dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan

atau peraturan yang berlaku.

Sinergi :

Komitmen untuk membangun dan memastikan hubungan kerjasama

yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku

kepentingan untuk menemukan dan melaksanakan solusi terbaik,

bermanfaat dan berkualitas.

Transparan :

Kementerian Hukum dan HAM menjamin akses atau kebebasan bagi

setiap orang untuk memperoleh informasi tentang penyelenggaraan

4
pemerintahan, yakni informasi tentang kebijakan proses pembuatan dan

pelaksanaannya, serta hasil-hasil yang dicapai.

Inovatif :

Kementerian Hukum dan HAM mendukung kreatifitas dan

mengembangkan inisiatif untuk selalu melakukan pembaharuan dalam

penyelenggaraan tugas dan fungsinya.

2.1.2 LAPAS KLAS IIB BANYUWANGI


LAPAS IIB Banyuwangi adalah tempat untuk melaksanakan pembinaan

terhadap narapidana, anak didik pemasyarakatan, dan tahanan.

LAPAS IIB Banyuwangi memiliki fungsi melaksanakan pembinaan,

memberikan bimbingan, terapi dan rehabilitasi waraga binaan kasus narkotika,

melakukan bimbingan sosial dan kerohanian, melakukan pemeliharaan

keamanan dan tata tertib Lapas, serta melakukan urusan tata usaha dan rumah

tangga.

Visi dan misi dari Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Banyuwangi :

Visi :

“Terwujudnya tata kehidupan yang tertib, aman, dan nyaman, serta

pulihnya kesatuan hidup, kehidupan dan penghidupan warga binaan

pemasyarakatan sebagai makhluk pribadi, social, dan makhluk Tuhan

Yang Maha Esa”

5
Misi :

1. Melaksanakan pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan

yang lebih aplikatif di masyarakat;

2. Melaksanakan pembinaan kepribadian agar warga binaan pemasyarakatan

menyadari kesalahan dan tidak melakukan pelanggaran hukum lagi; serta

3. Melakukan kegiatan pengamanan dan menjalin kemitraan dengan instansi

terkait.

Tata Nilai Pemasyarakatan : S-M-A-R-T

Serious :

Petugas pemasyarakatan harus serius dalam bekerja.

Minded :

Petugas pemasyarakatan harus memiliki pemikiran yang luas.

Active :

Petugas pemasyarakatan harus bekerja dengan sungguh-sugguh.

Responsive :

Petugas pemasyarakatan harus peka dan tanggap dalam menghadapi

berbagai masalah.

Talk :

Petugas pemasyarakatan harus bisa menjalin komunikasi yang baik.

6
Struktur Susunan Organisasi Lapas Klas IIB Banyuwangi

Lapas Klas IIB Banyuwangi dipimpin oleh seorang Kepala Lapas (Kalapas)

dan mempunyai beberapa bidang yang berbeda tugasnya untuk mencapai

Lapas yang berkualitas dan mendukung program dari Lapas.

Bidang-bidang yang terdapat di Lapas Klas IIB Banyuwangi adalah :

1. Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan tata usaha

dan rumah tangga LAPAS (urusan kepegawaian, surat-menyurat,

keuangan)

2. Seksi Bimbingan Narapidana / Anak Didik mempunyai tugas

memberikan bimbingan pemasyarakatan narapidana/anak didik dan

bimbingan kerja , registrasi warga binaan, perawatan, dan kesehatan warga

binaan.

3. Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib mempunyai tugas

mengatur jadwal tugas, penggunaan perlengkapan dan pembagian tugas

pengamanan, menerima laporan harian dan berita acara dari satuan

pengamanan yang bertugas serta menyusun laporan berkala dibidang

keamanan dan menegakkan tata tertib.

4. Kesatuan Pengamanan LAPAS mempunyai tugas menjaga keamanan

dan ketertiban LAPAS.

7
2.2 Tugas Pokok, Fungsi dan Susunan Organisasi

Tugas pokok dan fungsi Lapas Klas IIB Banyuwangi yaitu melaksanakan

pembinaan narapidana dan anak didik pemasyarakatan sehingga menyadari

kesalahannya, memperbaiki diri, tidak mengulangi lagi untuk selanjutnya

dapat diterima kembali oleh masyarakat, dapat berperan aktif dalam

pembangunan dan dapat hidup secara wajar sebagai masyarakat yang baik dan

bertanggung jawab.

Adapun fungsi dari Lapas Klas IIB Banyuwangi, yaitu:

a) Melakukan pembinaan terhadap narapidana/anak pidana.

b) Melakukan bimbingan mempersiapkan sarana dan mengelola hasil

karyanya.

c) Melakukan bimbingan sosial kerohanian narapidana dan anak didik

d) pemasyarakatan.

8
STRUKTUR ORGANISASI LAPAS KLAS IIB BANYUWANGI
KEPALA LAPAS KLAS IIB
BANYUWANGI

SUB BAGIAN TATA USAHA

KPLP

URUSAN URUSAN UMUM


KEPEGAWAIAN/KE
PETUGAS UANGAN
PENGAMANAN

SEKSI BIMBINGAN NAPI / SEKSI ADMINISTRASI


ANAK & KEGIATAN KEAMANAN & TATA TERTIB
KERJA

SUB SEKSI
SUB SEKSI REGISTRASI
KEAMANAN
& BIMB.
KEMASYARAKATAN
SUB SEKSI
PELAPORAN & TATA
SUB SEKSI PERAWATAN
TERTIB
NAPI / ANAK DIDIK

SUB SEKSI KEGIATAN


KERJA

9
2.3 Uraian Tugas Jabatan (Peserta)

1. Membantu pelaksanaan tugas pengamanan dan pengawasan terhadap

narapidana / tahanan wanita

2. Membantu melaksanakan penerimaan, penempatan dan pengeluaran

narapidana / tahanan wanita

3. Membantu melakukan perawatan peralatan dan sarana petugas

pengamanan khusus blok wanita

4. Membantu melakukan penggeledahan badan dan barang milik narapidana /

tahanan wanita

5. Membantu memeriksa buku laporan penjagaan, buku laporan P2U, dan

buku laporan blok

6. Membantu melakukan pemeriksaan pelanggaran keamanan dan ketertiban

serta membuat laporan / berita acara pemeriksaan

7. Membantu membuat buku laporan penjagaan blok wanita.

10
BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI

3.1 Penetapan Isu yang Diangkat

Berdasarkan pengalaman kerja di Lapas Klas IIB Banyuwangi, ditemukan

beberapa isu terkait masalah ketertiban yang dapat menghambat pelaksanaan

tugas jabatan yang sesuai dengan sasaran kerja pegawai. Isu yang ditemukan

yaitu :

Tabel 3.1.1 : Isu Unit Kerja


Isu Belum adanya tata tertib tertulis yang mengatur tentang keluar/masuk
1 WBP untuk melakukan kegiatan pembinaan
Isu Kurang optimalnya pengaturan dan pengawasan terhadap
2 keluar/masuknya WBP
Isu
Terlalu banyaknya barang-barang WBP di dalam blok hunian
3

Di dalam penetapan isu, isu yang ditemukan tersebut dianalisis

menggunakan teknik penetapan kriteria kualitas isu salah satunya yaitu dengan

metode USG dengan skala Likert. Adapun analisis yang dimaksud adalah sebagai

berikut:

Tabel 3.1.2 : Penilaian Isu (Penetapan Isu)


Urgency Seriousness Growth
Isu JUMLAH
(U) (S) (G)
1 4 5 4 13
2 3 4 4 11
3 2 2 3 7

11
Keterangan :
1. USG yaitu :
- Urgency (kegawatan)
- Seriousness (mendesak)
- Growth (perkembangan)
2. Perhitungan menggunakan skala likert yaitu dengan menggunakan skala 1-5
dengan rincian :
1 = sangat kecil/rendah pengaruhnya
2 = kecil pengaruhnya
3 = sedang/cukup pengaruhnya
4 = besar/tinggi pengaruhnya
5 = sangat besar/tinggi pengaruhnya
Setelah dilakukan analisis menggunakan teknik USG maka ditetapkan isu

yang mempunyai tingkat kegawatan yang lebih tinggi, bersiffat mendesak dan

memiliki tingkat perkembangan yang signifikan untuk menjadikan Lapas

terutama warga blok hunian wanita menjadi lebih tertib.

3.2 Gagasan Pemecahan Isu

Tabel 3.2.1 : Matrik Rencana Aktualisasi


Unit Kerja Penjaga Tahanan di Lapas Klas IIB Banyuwangi
- Belum adanya tata tertib tertulis yang mengatur tentang
keluar/masuk WBP untuk melakukan kegiatan
pembinaan
Identifikasi
- Kurang optimalnya pengaturan dan pengawasan
Isu
terhadap keluar/masuknya WBP
- Terlalu banyaknya barang-barang WBP di dalam blok
hunian
Belum adanya tata tertib yang mengatur tentang
Isu yang
keluar/masuknya WBP untuk melakukan kegiatan
Diangkat
pembinaan
Membuat Jadwal Kegiatan Tertulis dan Daftar Nama
Gagasan
Warga Binaan yang Mengikuti Kegiatan Pembinaan
Pemecahan
Serta Membuat Peraturan Tentang Kegiatan
Isu
Pembinaan.

12
3.3 Matrik Rancangan Aktualisasi

Tabel 3.3.1 : Matrik Rancangan Kegiata Aktualisasi


Nilai Dasar
Kontribusi
Aneka
Terhadap Visi Penguatan Nilai-
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Kedudukan
Misi Nilai Organisasi
Peran PNS
Organisasi
Dalam Nkri
1 2 3 4 5 6 7
1 Melakukan - Meminta - Mendapatkan Akuntabilitas Dengan adanya
- Akuntabel
konsultasi dengan kepastian waktu waktu dan (Tanggung jawab rencana untuk
(Gagasan dapat
mentor dan senior dan tempat tempat untuk terhadap membuat tata
dipertanggungjawab-
di blok wanita dengan mentor melakukan rancangan sudah tertib tertulis
kan)
mengenai untuk konsultasi konsultasi dilakukan) maka akan
rancangan - Melakukan - Catatan hasil terwujudnya - BerSinergi dengan
aktualisasi tentang konsultasi dengan diskusi Etika Publik tata kehidupan atasan untuk
pembuatan tata mentor terkait - Tahapan (Menggunakan yang tertib, menyamakan misi
tertib rencana kegiatan yang komunikasi aman, dan sesuai dengan tujuan
aktualisasi harus dengan bahasa nyaman, serta dan visi
- Konsultasi dilakukan yang baik, sopan meningkatkan kelembagaan.
dengan senior di dan pengamanan - Transparan dengan
blok wanita memperhatikan ide/gagasan yang
etika yang ada) dikemukakan kepada
atasan.
WoG
- Melakukan
(Menjalin
konsultasi untuk
kerjasama dengan

13
senior dan merancang ide
mentor) Inovatif dalam
menjalankan tugas.
2 Melakukan - Meminta - Mendapatkan Etika Publik Dengan adanya
- Akuntabel
konsultasi dan kepastian waktu waktu dan (Melakukan rencana untuk
(gagasan dapat
meminta izin dan tempat tempat untuk kontrak waktu membuat tata
dipertanggungjawab
kepada kasi dengan Kasi melakukan dengan tertib tertulis
kan)
binadik, kasi Binadik, Kasi konsultasi menggunakan maka akan
kamtib, dan Ka Kamtib, dan Ka - Catatan hasil komunikasi yang terwujudnya - BerSinergi dengan
KPLP dalam KPLP diskusi baik, sopan dan tata kehidupan atasan untuk
Penyusunan - Melakukan - Mendapatkan memperhatikan yang tertib, menyamakan misi
Jadwal dan / konsultasi dengan izin untuk etika yang ada) aman, dan sesuai dengan tujuan
penetapan tata Kasi Binadik, menetapkan nyaman, serta dan visi
tertib terkait Kasi Kamtib, dan jadwal Akuntabilitas meningkatkan kelembagaan.
kegiatan Ka KPLP terkait kegiatan dan (Dengan pengamanan - Transparan dengan
pembinaan rancangan daftar nama melakukan ide/gagasan yang
aktualisasi WBP yang konsultasi dengan dikemukakan kepada
- Meminta izin mengikuti senior dan mentor atasan.
untuk menetapkan kegiatan maka tanggung
- Melakukan
jadwal kegiatan - Mendapatkan jawab terhadap
konsultasi untuk
dan daftar nama izin untuk rancangan sudah
merancang ide
WBP yang menyusun tata dilakukan)
Inovatif dalam
mengikuti tertib keluar / WoG
menjalankan tugas.
kegiatan masuknya (Menjalin
pembinaan WBP untuk kerjasama dengan

14
- Meminta izin melakukan staff dan Kasi
untuk menyusun kegiatan yang terkait)
tata tertib keluar / pembinaan
masuknya WBP
untuk melakukan
kegiatan
pembinaan
3 Menyusun jadwal - Mendata WBP - Memperoleh Etika Publik Dengan -Akuntabel
dan daftar nama yang mengikuti data WBP (Dengan Penyusunan (perhitungan waktu
WBP yang kegiatan yang menggunakan Jadwal dan dan anggaran dapat
mengikuti kegiatan pembinaan mengikuti komunikasi yang jadwal dan dipertanggungjawab
pembinaan - Menanyakan kegiatan baik, sopan dan daftar nama kan)
jadwal kegiatan pembinaan memperhatikan WBP maka -Sinergi dalam
pembinaan - Jadwal dan etika yang ada) akan terwujud Penyusunan Jadwal
kepada Kasi daftar nama visi dari Lapas dan jadwal dan
binadik tertulis Komitmen Mutu yaitu daftar nama WBP
- Menyusun jadwal (dalam terwujudnya agar tidak
kegiatan dan implementasinya tata kehidupan menimbulkan
daftar nama WBP harus yang tertib, kesenjangan
yang mengikuti berpedoman pada aman, dan -Membuat konsep
kegiatan azas efektif dan nyaman jadwal untuk
pembinaan efisien) merancang ide
- Meminta kepada Inovatif dalam
Kasi Binadik menjalankan tugas.
untuk menanda-

15
tangani jadwal
kegiatan yang
sudah dibuat
4 Menyusun tata - Diskusi dengan - Tata tertib Etika Publik Dengan -Sinergi dalam
tertib keluar / senior dalam secara tertulis (Dengan Penyusunan Penyusunan Jadwal
masuknya WBP Penyusunan mengenai menggunakan Jadwal dan tata dan tata tertib agar
yang mengikuti Jadwal dan tata keluar/masukn komunikasi yang tertib tertulis tidak menimbulkan
kegiatan tertib ya WBP yang baik, sopan dan maka warga kesenjangan dan
pembinaan keluar/masuknya mengikuti memperhatikan binaan akan tercipta keselarasan
WBP yang pembinaan etika yang ada) tahu apa saja antar petugas
mengikuti yang boleh dan -Inovatif (Membuat
pembinaan WoG tidak boleh konsep tata tertib
- Menyusun tata (Dalam dilakukan serta yang nantinya akan
tertib hasil diskusi Penyusunan dapat ditulis dan di
- Melaporkan Jadwal dan Tata meningkatkan tempelkan)
kepada Kasi Tertib harus pengamanan di
Kamtib mengenai mempunyai blok wanita
rancangan tata kerjasama dengan sehingga
tertib hasil diskusi bidang lain yang terwujudnya
dengan senior terkait) tata kehidupan
- Meminta kepada yang tertib,
Kasi Kamtib dan Komitmen Mutu aman, dan
Ka KPLP untuk (Hasil nyaman
menandatangani Penyusunan
tata tertib yang Jadwal dan aturan

16
sudah dibuat tentang tata tertib
harus sesuai
dengan standar
dan norma yang
berlaku, dalam
implementasinya
harus
berpedoman pada
azas efektif dan
efisien)
5 Memberikan - Memberikan - WBP mengerti Etika Publik Dengan adanya -Profesional
sosialisasi pengumuman tentang jadwal (dalam sosialisasi (memberikan
mengenai tata secara lisan tata dan tata tertib mensosialisasikan maka warga sosialisasi mengenai
tertib tertib mengenai kepada WBP binaan akan tata tertib kepada
keluar/masuknya keluar/masuknya kegiatan harus tahu apa saja seluruh WBP dengan
WBP untuk WBP untuk pembinaan menggunakan tata tertib yang tidak membeda-
mengikuti kegiatan melakukan - Kegiatan komunikasi yang ada sehingga bedakan)
pembinaan kegiatan pembinaan baik, sopan dan akan tercapai -Akuntabel
pembinaan menjadi lebih memperhatikan visi dari Lapas (memberikan
- Menempelkan teratur dan etika yang ada) yaitu sosialisasi sesuai
tata tertib, jadwal, menjadikan terwujudnya dengan yang telah
dan daftar nama WBP tertib Akuntabilitas tata kehidupan dibuat, tidak
WBP yang telah (Dengan yang tertib, mengurangi/
dibuat di dinding memberikan aman, dan menambahkan)
yang bisa sosialisasi kepada nyaman -Sinergi

17
dijangkau oleh WBP mengenai (bersinergi dengan
WBP Tata Tertib senior dan atasan
tersebut maka agar satu tujuan)
sudah melakukan -Transparan
tanggung jawab) Mengumumkan di
depan WBP dan
Komitmen mutu dengan menempel
(Dalam Tata Tertib yang
mensosialisasikan sudah dibuat
diharapkan WBP
dapat mengerti
akan Tata Tertib
yang dijelaskan
dan mematuhi
aturan tersebut,
dalam
implementasinya
harus
berpedoman pada
azas efektif dan
efisien)

WoG (Dengan
mensosialisasikan
Tata Tertib maka

18
akan terjadi
kerjasama antara
petugas dengan
WBP)
6 Mengimplementasi - Mengamati warga - Warga binaan Akuntabilitas Dengan adanya -Profesional dalam
tata tertib yang binaan dalam menjadi tertib (Melakukan pengawasan menerapkan/
sudah dibuat pelaksanaan tata - Pengawasan tanggung jawab terhadap WBP mengawasi para
tertib tersebut dan pengaman dengan cara maka petugas WBP terkait tata
- Menegur/ terhadap WBP mengamati dapat tertib
mengingatkan menjadi lebih perilaku warga berkontribusi -Akuntabel
WBP jika tidak meningkat binaan terkait dalam (menjalankan tugas
mematuhi aturan pelaksanaan tata meningkatkan harus sesuai dengan
tersebut tertib) keamanan aturan yang sudah
sehingga akan ditetapkan)
Etika Publik tercapai visi
(menegur/ dari Lapas
mengingatkan yaitu
WBP yang tidak terwujudnya
mematuhi aturan tata kehidupan
dengan cara yang yang tertib,
sopan) aman, dan
nyaman
Komitmen mutu
(Dalam
implementasinya

19
tata tertib harus
dilakukan secara
tepat oleh WBP)

7 Melakukan 1. Melihat dampak 1. Dokumentasi Akuntabilitas Terwujudnya Akuntabel (segala


kegiatan yang timbul hasil (Melakukan tata kehidupan sesuatu yang telah
monitoring dan setelah aktualisasi tanggung jawab yang tertib, dibuat dan dikerjakan
evaluasi dilakukan yang dengan cara aman, dan dapat dipertanggung-
aktualisasi diperoleh melakukan nyaman, serta jawabkan)
2. Mencatat hasil 2. Laporan hasil monitoring atas pulihnya
aktualisasi aktualisasi rencana yang kesatuan hidup, BerSinergi dengan
telah dibuat) kehidupan dan atasan dan rekan kerja
penghidupan untuk menyamakan
warga binaan misi sesuai dengan
Komitmen mutu pemasyarakatan tujuan dan visi
(Dalam sebagai kelembagaan.
implementasinya makhluk
harus pribadi, social,
berpedoman pada dan makhluk
azas efektif dan Tuhan Yang
efisien, Tata Maha Esa
Tertib yang telah
dibuat harus
dilakukan secara
tepat oleh WBP)

20
Jadwal Kegiatan Aktualisasi

September Oktober November


No Kegiatan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Melakukan konsultasi dengan
mentor dan senior di blok wanita
mengenai rancangan aktualisasi
tentang pembuatan tata tertib
2 Melakukan konsultasi dan meminta
izin kepada kasi binadik, kasi
kamtib, dan Ka KPLP dalam
Penyusunan Jadwal dan / penetapan
tata tertib terkait kegiatan
pembinaan
3 Menyusun jadwal dan daftar nama
WBP yang mengikuti kegiatan
pembinaan
4 Menyusun tata tertib keluar /
masuknya WBP yang mengikuti
kegiatan pembinaan
5 Memberikan sosialisasi mengenai
tata tertib keluar/masuknya WBP
untuk mengikuti kegiatan
pembinaan
6 Mengimplementasi tata tertib yang
sudah dibuat
7 Melakukan kegiatan monitoring
dan evaluasi

21
BAB IV
DESKRIPSI DAN ANALISIS PELAKSANAAN AKTUALISASI

4.1 Deskripsi Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi

Pelaksanaan aktualisasi di tempat kerja dilakukan pada saat masa

habituasi, masa habituasi yaitu sebuah proses pembiasaan menggunakan nilai-

nilai dasar sebagai ASN yang telah diperoleh semasa diklat supaya menjadi

terbiasa atau terlatih melakukan sesuatu yang bersifat instrinsik pada lingkungan

kerja. Masa habituasi berlangsung pada tanggal 31 Agustus 2018 – 13 November

2018.

Untuk mewujudkan / merealisasikan Rancangan Aktualisasi dengan judul

“Penyusunan Jadwal dan Tata Tertib Bagi Warga Binaan Blok Wanita dalam

Mengikuti Kegiatan Pembinaan di Lapas Klas IIB Banyuwangi”, maka kegiatan

yang telah dilakukan selama masa habituasi yaitu :

22
1. Melakukan konsultasi dengan mentor dan senior di blok wanita

mengenai pelaksanaan aktualisasi tentang pembuatan tata tertib

Kegiatan Melakukan konsultasi dengan mentor dan senior di


blok wanita mengenai pelaksanaan aktualisasi tentang
pembuatan tata tertib
Tanggal Pelaksanaan 04-05 September 2018
Output Kegiatan 1. Memperoleh saran dan masukan terkait aktualisasi
2. Mendapatkan dukungan dari senior untuk
melaksanakan kegiatan aktualisasi ini
Daftar Lampiran Lampiran 1
1. Deskripsi pelaksanaan kegiatan
Menghubungi mentor untuk mengatur jadwal konsultasi mengenai
pelaksanaan aktualisasi, memaparkan aktualisasi pada saat konsultasi dan
meminta saran, masukan dan persetujuan dari mentor tentang
Penyusunan Jadwal dan Tata Tertib Bagi Warga Binaan Blok Wanita
dalam Mengikuti Kegiatan Pembinaan di Lapas Klas IIB Banyuwangi,
selanjutnya melakukan konsultasi dengan senior terkait pelaksanaan
aktualisasi.
2. Teknik aktualisasi yang digunakan
Kegiatan ini dilakukan dengan cara bertatap muka dengan senior dan
mentor (Ka KPLP)
3. Kontribusi output kegiatan terhadap Visi dan Misi Organisasi
Kegiatan pembuatan Tata Tertib secara tertulis ini turut menunjang
Visi dan Misi Lapas Klas IIB Banyuwangi
4. Kontribusi output kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai
organisasi
Dalam kegiatan pertama ini mendukung penguatan terhadap Nilai-Nilai
Organisasi yaitu Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif

23
2. Melakukan konsultasi dan meminta izin kepada kasi binadik, kasi

kamtib, dan Ka KPLP dalam Penyusunan Jadwal dan / penetapan tata

tertib terkait kegiatan pembinaan

Kegiatan Melakukan konsultasi dan meminta izin kepada kasi


binadik, kasi kamtib, dan Ka KPLP dalam Penyusunan
Jadwal dan / penetapan tata tertib terkait kegiatan
pembinaan
Tanggal Pelaksanaan 08 September 2018
Output Kegiatan Mendapatkan dukungan dan Kasi Binadik menyetujui
pelaksanaan aktualisasi yang telah dibuat
Daftar Lampiran Lampiran 1
1. Deskripsi pelaksanaan kegiatan
Menghubungi Kasi Binadik untuk mengatur jadwal konsultasi mengenai
pelaksanaan aktualisasi, memaparkan kegiatan aktualisasi pada saat
konsultasi, meminta persetujuan, saran, dan masukan dari Kasi Binadik
tentang Penyusunan Jadwal dan Tata Tertib Bagi Warga Binaan Blok
Wanita dalam Mengikuti Kegiatan Pembinaan di Lapas Klas IIB
Banyuwangi. Selanjutnya melakukan konsultasi dengan senior mengenai
aktualisasi.
2. Teknik aktualisasi yang digunakan
Kegiatan ini dilakukan dengan cara bertatap muka dengan Kasi Binadik
3. Kontribusi output kegiatan terhadap Visi dan Misi Organisasi
Kegiatan konsultasi ini menghasilkan kerjasama antar bidang dan
mengacu pada Misi dari Lapas Banyuwangi yaitu Melakukan kegiatan
pengamanan dan menjalin kemitraan dengan instansi terkait.

4. Kontribusi output kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai organisasi


Dalam kegiatan konsultasi dengan kepala bidang lain dalam hal ini yaitu
Kasi Binadik ini mendukung penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi
yaitu Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif

24
3. Menyusun jadwal dan daftar nama WBP yang mengikuti kegiatan

pembinaan

Kegiatan Menyusun jadwal dan daftar nama WBP yang


mengikuti kegiatan pembinaan
Tanggal Pelaksanaan 08-19 September 2018
Output Kegiatan 1. Jadwal kegiatan pembinaan
2. Daftar anggota kegiatan pembinaan
Daftar Lampiran Lampiran 2
1. Deskripsi pelaksanaan kegiatan
Meminta jadwal dan daftar anggota yang mengikuti kegiatan pembinaan
kepada Kasi Binadik, Beliau memperbolehkan untuk meminta jadwal serta
daftar anggota pembinaan yang terdapat di Lapas Klas IIB Banyuwangi
dan akan memintakan dokumen tersebut kepada staff dibawahnya
kemudian Staff pembinaan memberikan dokumen tersebut.
2. Teknik aktualisasi yang digunakan
Kegiatan ini dilakukan dengan cara bertatap muka dengan Kasi Binadik
dan Staff Pembinaan untuk mengusulkan dan meminta jadwal dan daftar
anggota yang mengikuti kegitatan pembinaan di Lapas Klas IIB
Banyuwangi.
3. Kontribusi output kegiatan terhadap Visi dan Misi Organisasi
Jadwal dan daftar anggota kegiatan pembinaan yang telah diperoleh
merupakan suatu bentuk penunjang dari Visi dan Misi Lapas Klas IIB
Banyuwangi yang didalamnya terdapat ulasan mengenai kegiatan
pembinaan di Lapas Klas IIB Banyuwangi.

4. Kontribusi output kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai organisasi


Jadwal dan daftar anggota kegiatan yang diperoleh ini mendukung
penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi yaitu Akuntabel, Sinergi, dan
Inovatif

25
4. Menyusun tata tertib keluar / masuknya WBP yang mengikuti kegiatan

pembinaan

Kegiatan Menyusun tata tertib keluar / masuknya WBP yang


mengikuti kegiatan pembinaan
Tanggal Pelaksanaan 24 September - 11 Oktober 2018
Output Kegiatan Banner Tata Tertib
Daftar Lampiran Lampiran 3
1. Deskripsi pelaksanaan kegiatan
Membahas tentang apa saja tata tertib yang dapat meningkatkan
pengamanan di blok wanita sehingga tercipta situasi yang tertib dan aman
dan terciptanya rancangan Tata Tertib, melakukan konsultasi terkait
pembuatan tata tertib dan menunjukkan rancangan yang telah dibuat oleh
blok wanita dan meminta saran dan arahan dari Ka KPLP untuk menunjang
pengamanan di Lapas IIB Banyuwangi, meminta pendapat dan arahan dari
Kasi Binadik agar terciptanya sinkronisasi antara bagian pengamanan dan
pembinaan, menyatukan semua aspirasi dan arahan menjadi suatu Tata
Tertib tertulis, mencetak banner Tata Tertib, serta memintakan tanda
tangan kepada Ka LAPAS diatas banner yang telah dibuat.
2. Teknik aktualisasi yang digunakan
Kegiatan ini dilakukan dengan cara bertatap muka dengan senior, mentor,
dan Kasi Binadik secara bergantian untuk menyatukan pendapat antar
bidang.
3. Kontribusi output kegiatan terhadap Visi dan Misi Organisasi
Banner Tata Tertib yang telah dibuat merupakan suatu bentuk penunjang
dari Visi dari Lapas Klas IIB Banyuwangi yaitu “Terwujudnya tata
kehidupan yang tertib, aman, dan nyaman, serta pulihnya kesatuan hidup,
kehidupan dan penghidupan warga binaan pemasyarakatan sebagai
makhluk pribadi, social, dan makhluk Tuhan Yang Maha Esa”.
4. Kontribusi output kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai organisasi
Jadwal dan daftar anggota kegiatan yang diperoleh ini mendukung
penguatan terhadap Nilai-Nilai Organisasi yaitu Sinergi dan Inovatif

26
5. Memberikan sosialisasi mengenai tata tertib keluar/masuknya WBP

untuk mengikuti kegiatan pembinaan

Kegiatan Memberikan sosialisasi mengenai tata tertib


keluar/masuknya WBP untuk mengikuti kegiatan
pembinaan
Tanggal Pelaksanaan 18 Oktober 2018
Output Kegiatan Dokumentasi kegiatan
Daftar Lampiran Lampiran 4
1. Deskripsi pelaksanaan kegiatan
Mempublikasikan Tata Tertib (menempelkan banner Tata Tertib) di
tempat yang strategis, mensosialisasikan kepada ketua Kamar A I, A II, dan
A III mengenai Tata Tertib yang telah ditentukan, Ketua Kamar
menginformasikan kepada anggotanya dengan didampingi oleh petugas
dan ketua kamar lain.
2. Teknik aktualisasi yang digunakan
Mengumpulkan tiga ketua kamar blok wanita, memberi sosialisasi
mengenai Tata Tertib, dan menginstruksikan kepada mereka untuk
menyampaikan sosialisasi tersebut ke anggota kamar dengan
pendampingan petugas dan ketua kamar lain
3. Kontribusi output kegiatan terhadap Visi dan Misi Organisasi
Banner Tata Tertib yang telah dibuat merupakan suatu bentuk penunjang
dari Visi dari Lapas Klas IIB Banyuwangi yaitu “Terwujudnya tata
kehidupan yang tertib, aman, dan nyaman, serta pulihnya kesatuan hidup,
kehidupan dan penghidupan warga binaan pemasyarakatan sebagai
makhluk pribadi, social, dan makhluk Tuhan Yang Maha Esa”
4. Kontribusi output kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai organisasi
Banner Tata Tertib yang telah dibuat ini mendukung penguatan terhadap
Nilai-Nilai Organisasi yaitu Profesional, Akuntabel, Sinergi, dan Transparan.

27
6. Mengimplementasi tata tertib yang sudah dibuat

Kegiatan Mengimplementasi tata tertib yang sudah dibuat


Tanggal Pelaksanaan 18 Oktober 2018 s/d -
Output Kegiatan Dokumentasi kegiatan
Daftar Lampiran Lampiran 5
1. Deskripsi pelaksanaan kegiatan
Mengamati WBP dalam melakukan kegiatan pembinaan dan pelaksanaan
aturan yang telah ditetapkan, jika ada yang lupa akan atruran maka WBP
tersebut ditegur dan menyuruh WBP untuk membaca ulang Tata Tertib
yang telah ditempel.
2. Teknik aktualisasi yang digunakan
Pengamatan kepada setiap warga binaan yang mengikuti kegiatan
pembinaan.
3. Kontribusi output kegiatan terhadap Visi dan Misi Organisasi
Setelah adanya pengamatan terhadap WBP dalam pelaksanaan Tata
Tertib maka akan menjadikan tolak ukur dari Visi Lapas Klas IIB
Banyuwangi yaitu “Terwujudnya tata kehidupan yang tertib, aman, dan
nyaman, serta pulihnya kesatuan hidup, kehidupan dan penghidupan
warga binaan pemasyarakatan sebagai makhluk pribadi, social, dan
makhluk Tuhan Yang Maha Esa” serta Misi Lapas Klas IIB Banyuwangi
yaitu “Melaksanakan pembinaan kepribadian agar warga binaan
pemasyarakatan menyadari kesalahan dan tidak melakukan pelanggaran
hukum lagi“ serta “Melakukan kegiatan pengamanan dan menjalin
kemitraan dengan instansi terkait.”.

4. Kontribusi output kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai organisasi


Hasil pengamatan ini mendukung penguatan terhadap Nilai-Nilai
Organisasi yaitu Profesional dan Akuntabel.

28
7. Melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi

Kegiatan Melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi

Tanggal Pelaksanaan 18 Oktober – 10 November 2018


Output Kegiatan Dokumentasi kegiatan
Daftar Lampiran Lampiran 6
1. Deskripsi pelaksanaan kegiatan
Melihat dampak yang timbul, melaporkan kepada atasan bahwa kegiatan
telah dilaksanakan,serta menerima kritik,saran dan Evaluasi kegiatan.
2. Teknik aktualisasi yang digunakan
Pengamatan kepada setiap warga binaan yang mengikuti kegiatan
pembinaan, peneguran kepada warga binaan yang melanggar aturan
tersebut, melaporkan kepada atasan (mentor)
3. Kontribusi output kegiatan terhadap Visi dan Misi Organisasi
Setelah adanya evaluasi kegiatan maka akan diketahui hasil dari kegiatan
tersebut dan evaluasi menjadikan tolak ukur dari Visi Lapas Klas IIB
Banyuwangi yaitu “Terwujudnya tata kehidupan yang tertib, aman, dan
nyaman, serta pulihnya kesatuan hidup, kehidupan dan penghidupan
warga binaan pemasyarakatan sebagai makhluk pribadi, social, dan
makhluk Tuhan Yang Maha Esa” serta Misi Lapas Klas IIB Banyuwangi
yaitu “Melaksanakan pembinaan kepribadian agar warga binaan
pemasyarakatan menyadari kesalahan dan tidak melakukan pelanggaran
hukum lagi“ serta “Melakukan kegiatan pengamanan dan menjalin
kemitraan dengan instansi terkait.”.

4. Kontribusi output kegiatan terhadap penguatan nilai-nilai organisasi


Banner Tata Tertib yang telah dibuat ini mendukung penguatan terhadap
Nilai-Nilai Organisasi yaitu Akuntabel dan Sinergi

29
4.2 Hasil Capaian Pelaksanaan Aktualisasi

NAMA OUTPUT
NO HASIL CAPAIAN
KEGIATAN
1 Terlaksananya konsultasi 1. Memperoleh saran dan masukan terkait
dengan mentor dan senior di aktualisasi dari mentor dan senior di
blok wanita mengenai blok wanita
aktualisasi tentang pembuatan 2. Mendapatkan dukungan dari senior
tata tertib untuk melaksanakan kegiatan aktualisasi
ini
2 Terlaksananya konsultasi dan 1. Mendapatkan dukungan dan persetujuan
permintaan izin kepada kasi dari Kasi Binadik dalam pelaksanaan
binadik, kasi kamtib, dan Ka aktualisasi yang telah dibuat
KPLP dalam Penyusunan
Jadwal dan / penetapan tata
tertib terkait kegiatan
pembinaan
3 Terlaksananya Penyusunan 1. Kasi binadik memperbolehkan untuk
Jadwal dan jadwal dan daftar meminta jadwal serta daftar anggota
nama WBP yang mengikuti pembinaan
kegiatan pembinaan 2. Mendapatkan daftar anggota dan jadwal
kegiatan pembinaan
4 Terlaksananya Penyusunan 1. Mendapatkan rancangan yang disepakati
Jadwal dan tata tertib keluar / oleh petugas blok wanita
masuknya WBP yang 2. Mendapatkan penjelasan dan arahan
mengikuti kegiatan pembinaan mengenai tata tertib yang telah dibuat
sehingga diharapkan dapat menunjang
pengamanan dan ketentraman di dalam
Lapas IIB Banyuwangi
3. Mendapatkan arahan dari Kasi Binadik
terkait tata tertib yang telah diajukan
4. Menyatukan semua aspirasi dan arahan
menjadi suatu Tata Tertib tertulis
5. Mencetak banner Tata Tertib
6. Memintakan tanda tangan kepada Ka
LAPAS diatas banner yang telah dibuat
5 Terlaksananya penyampaian 1. Seluruh warga binaan dapat melihat
sosialisasi mengenai tata Tata Tertib yang terdapat di Lapas IIB
tertib keluar/masuknya WBP Banyuwangi

30
untuk mengikuti kegiatan 2. Warga binaan menjadi lebih paham
pembinaan kepada WBP mengenai Tata Tertib
6 Terlaksananya 1. Warga binaan lebih sadar aturan
pengimplementasian tata tertib 2. Pengawasan dan pengamanan lebih
yang sudah dibuat meningkat
7 Terlaksananya kegiatan 1. Warga binaan lebih tertib
monitoring dan evaluasi 2. Pengawasan dan pengamanan lebih
optimal

4.3 Kendala dan Strategi Mengatasi dalam Pelaksanaan Aktualisasi

STRATEGI
NO NAMA KEGIATAN KENDALA
PENYELESAIAN
1 Melakukan konsultasi - -
dengan mentor dan
senior di blok wanita
mengenai pelaksanaan
aktualisasi tentang
pembuatan tata tertib
2 Melakukan konsultasi Kesulitan dalam Mengatur ulang jadwal
dan meminta izin kepada penentuan waktu dan jika ada waktu
kasi binadik, kasi konsultasi senggang langsung
kamtib, dan Ka KPLP dikarenakan menemui di ruangan
dalam Penyusunan kesibukan masing-
Jadwal dan / penetapan masing dan padatnya
tata tertib terkait kegiatan
kegiatan pembinaan
3 Menyusun jadwal dan Adanya penundaan Menyusun konsep Tata
daftar nama WBP yang Penyusunan Jadwal Tertib bersama senior
mengikuti kegiatan dan jadwal dan daftar terlebih dahulu
pembinaan anggota kegiatan
pembinaan karena
bersamaan dengan
adanya lomba
4 Menyusun tata tertib Kesulitan dalam Mengatur ulang jadwal
keluar / masuknya WBP penentuan waktu dan jika ada waktu

31
yang mengikuti kegiatan konsultasi senggang langsung
pembinaan dikarenakan menemui di ruangan
kesibukan masing-
masing dan padatnya
kegiatan
5 Memberikan sosialisasi - -
mengenai tata tertib
keluar/masuknya WBP
untuk mengikuti
kegiatan pembinaan
6 Mengimplementasi tata - -
tertib yang sudah dibuat
7 Melakukan kegiatan Kesulitan untuk Bekerjasama dengan
monitoring dan evaluasi memonitoring karena senior dan rekan kerja
tidak selalu ada di
dalam blok

32
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Lapas IIB Banyuwangi memiliki program kegiatan pembinaan yang diikuti

oleh para warga binaan pemasyarakatan baik napi maupun tahanan. Lapas IIB

Banyuwangi menjalankan tugasnya dengan berpedoman pada peraturan, salah

satunya yaitu pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 6 Tahun 2013

tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan, oleh karena itu di dalam Lapas harus

terdapat peraturan tertulis agar warga binaan tahu apa saja tata tertib yang ada

dan tidak melanggar peraturan yang sudah ditetapkan (Permenkumham No. 6

Tahun 2013).

Pelaksanaan aktualisasi dengan judul “Penyusunan Jadwal dan Tata

Tertib Bagi Warga Binaan Blok Wanita dalam Mengikuti Kegiatan Pembinaan di

Lapas Klas IIB Banyuwangi” ini menghasilkan :

1. Tata Tertib secara tertulis berupa banner yang telah disepakati dan

ditanda-tangani oleh Kepala Lapas IIB Banyuwangi

2. Warga binaan dapat mengingat peraturan yang telah ditetapkan dan lebih

tertib dalam menjalankan kegiatan

3. Optimalnya pengawasan dan pengamanan warga binaan di dalam blok

wanita

4. Kegiatan pembinaan lebih tertib dan berlangsung optimal

33
5.2 Saran

1. Dalam pelaksanaan aktualisasi hal yang paling penting adalah diperlukannya

perencanaan yang matang.

2. Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait sangat diperlukan

karena demi kelancaran proses aktualisasi, mendapatkan hasil yang diinginkan

serta dapat meningkatkan kualitas yang mendukung tercapainya visi dan misi

Lapas Klas IIB Banyuwangi.

3. Menerapkan nilai-nilai ANEKA agar pelaksanaan rangkaian kegiatan

aktualisasi dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan yang diharapkan dapat

tercapai.

34
DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2014, Modul Diklat Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen


Mutu, Anti Korupsi, Jakarta : Lembaga Administrasi Negara (LAN)

Anonim, 2014, UU No.5 Th. 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Jakarta.

Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 6 Th. 2013

Ulil Aidi Wal Absor. Laporan Aktualisasi www.aidiabsor.com

35
LAMPIRAN PENDUKUNG
PELAKSANAAN AKTUALISASI
NILAI-NILAI DASAR PROFESI, KEDUDUKAN DAN PERAN
PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM NKRI

PELATIHAN DASAR (LATSAR) CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


GOLONGAN II, ANGKATAN KE-15

Disusun Oleh :

Nama : Farah Maudy Bahtiar

NIP : 19980704 201712 2 001

Profesi : Penjaga Tahanan

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN


PROVINSI JAWA TIMUR
MALANG
TAHUN 2018

36
LAMPIRAN 1

Kegiatan 1 : Melakukan konsultasi dengan mentor dan senior di blok wanita

mengenai rancangan aktualisasi tentang pembuatan tata tertib

Kegiatan 2 : Melakukan konsultasi dan meminta izin kepada Kasi Binadik dan Ka

KPLP dalam Penyusunan Jadwal dan / penetapan tata tertib terkait

kegiatan pembinaan

Konsultasi dengan mentor (Ka KPLP)

Konsultasi dengan Kasi Binadik

37
LAMPIRAN 2

Kegiatan 3 : Menyusun jadwal dan daftar nama WBP yang mengikuti kegiatan

pembinaan

1. Konsultasi dan meminta jadwal dan daftar anggota pembinaan

2. Jadwal kegiatan pembinaan

Daftar anggota

38
LAMPIRAN 3

Kegiatan 4 : Menyusun tata tertib keluar / masuknya WBP yang mengikuti kegiatan

pembinaan

1. Konsultasi dengan senior

2. Konsultasi dengan Ka KPLP (mentor)

3. Konsultasi dengan Kasi Binadik

39
4. Penandatanganan Tata tertib oleh Ka LAPAS

5. Banner Tata Tertib

40
LAMPIRAN 4

Kegiatan 5 : Memberikan sosialisasi mengenai tata tertib keluar/masuknya WBP

untuk mengikuti kegiatan pembinaan

1. Publikasi Tata Tertib 2. Sosialisasi dengan Ketua Kamar

3. Ketua kamar mensosialisasikan kepada anggotanya

41
LAMPIRAN 5

Kegiatan 6 : Mengimplementasi tata tertib yang sudah dibuat

1. Penggunaaan Form Pemanggilan 2. Pemakaian baju seragam sesuai yang


WBP ditentukan

3. Pelaksanaan sesuai dengan jadwal

42
43
LAMPIRAN 6

Kegiatan 7 : Melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi

44

Anda mungkin juga menyukai