Anda di halaman 1dari 5

PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN RUMAH SAKIT

RUMKIT TK. III


BALADHIKA HUSADA No. Dokumen No. Revisi Halaman
SPO/20/RSBH/02/2015
01 1/4

Tanggal Terbit Ditetapkan


Karumkit Tk. III Baladhika Husada,
SPO
10-03-2015
dr. A. Rusli Budi Ansyah, Sp.B, MARS
Letnan Kolonel Ckm NRP 1920047940367

Pengertian 1. Keselamatan Pasien (patient safety) adalah pasien


bebas dari cedera yang tidak seharusnya terjadi atau
bebas dari cedera yang potensial akan terjadi terkait
dengan pelayanan kesehatan.
2. Cedera adalah dampak yang terjadi akibat gangguna
struktur atau penurunan fungsi tubuh yang dapat berupa
fisik, sosial dan psikologis.
3. Kejadian Tidak Diharapkan, selanjutnya disingkat KTD
adalah insiden yang mengakibatkan cedera pada pasien.
4. Kejadian Tidak Cedera, selanjutnya disingkat KTC adalah
insiden yang sudah terpapar ke pasien, tetapi tidak
timbul cedera.
5. Kejadian Nyaris Cedera, selanjutnya disingkat KNC
adalah terjadinya insiden yang belum sampai terpapar
ke pasien.
6. Kondisi Potensial Cedera, selanjutnya disingkat KPC
adalah kondisi yang sangat berpotensi untuk
menimbulkan cedera, tetapi belum terjadi insiden.
7. Kejadian sentinel adalah suatu KTD yang mengakibatkan
kematian atau cedera yang serius, tidak terduga dan
tidak terkait dengan perjalanan alamiah penyakit pasien
atau kondisi yang mendasari penyakitnya (contoh, bunuh
diri); kehilangan fungsi utama (major) secara permanen
yang tidak terkait dengan perjalanan alamiah penyakit
pasien atau kondisi yang mendasari penyakitnya; salah-
lokasi, salah-prosedur, salah-pasien operasi; penculikan
bayi atau bayi yang dipulangkan bersama orang yang
bukan orang tuanya.
PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN RUMAH SAKIT

RUMKIT TK. III


BALADHIKA HUSADA No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/20/RSBH/02/201 01 2/4
5

Menurunkan insiden keselamatan pasien dan meningkatkan


Tujuan
mutu pelayanan dan keselamatan pasien
1. Surat Ketetapan Kepala Rumah Sakit Tingkat III Baladhika
Husada Nomor : SK/ 10 / I /2015 tentang Kebijakan
Peningkatan mutu dan keselamatan pasien Rumah Sakit
Kebijakan
2. Surat Ketetapan Kepala Rumah Sakit Tingkat III
Baladhika Husada No : SK/031/I/2015 tentang Insiden
Keselamatan Pasien RS
1. Semua staf rumah sakit yang menemukan kejadian
melaporkan insiden keselamatan pasien (IKP) dengan
menggunakan form Laporan Insiden ke Tim
Keselamatan Pasien Rumah Sakit (TKPRS) ke atasan
langsungnya dalam waktu paling lambat 2X24 jam.
Bila di rawat inap diserahkan ke kepala ruangan,
sedangkan di unit-unit yang lain, langsung diserahkan
ke kepala unit masing-masing.
2. Atasan langsung memeriksa laporan dan melakukan
grading risiko terhadap insiden yang dilaporkan. (lihat
lampiran)
3. Risiko tergolong biru, dilakukan investigasi sederhana
oleh atasan langsung dalam waktu maksimal 1 (satu)
minggu
4. Risiko tergolong hijau, investigasi sederhana dilakukan
oleh atasan langsung dalam waktu maksimal 2
minggu
5. Risiko tergolong kuning dan merah, langsung
dilaporkan ke TKPRS untuk dilakukan investigasi
komprehensif / analisis akar masalah (Root Cause
Analysis/RCA)
6. Hasil investigasi sederhana dari atasan langsung,
dilaporkan ke TKPRS untuk dilakukan analisis /griding
kembali untuk penentuan masih perlunya investigasi
lanjutan / RCA atau tidak.
7. TKPRS membuat rekomendasi untuk perbaikan dan
mencegah kejadian yang sama terulang kembali
dalam bentuk laporan kepada Direktur.
8. Rekomendasi disampaikan dalam bentuk umpan balik
kepada unit kerja yang terkait.
Unit terkait Semua unit kerja rumah sakit
PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN RUMAH SAKIT

RUMKIT TK. III


BALADHIKA HUSADA No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/20/RSBH/02/201 01 3/4
5
LAMPIRAN:
TABEL GRADING RISIKO

Level Frekuensi Kejadian aktual


1 Sangat Jarang Dapat terjadi dalam lebih dari 5 tahun
2 Jarang Dapat terjadi dalam 2 – 5 tahun
3 Mungkin Dapat terjadi tiap 1 – 2 tahun
4 Sering Dapat terjadi beberapa kali dalam setahun
5 Sangat Sering Terjadi dalam minggu / bulan

Level DESKRIPSI CONTOH DESKRIPSI


1 Insignificant Tidak ada cedera
2 Minor Cedera ringan
Dapat diatasi dengan pertolongan pertama,
Cedera sedang
3 Moderate Berkurangnya fungsi motorik / sensorik /
psikologis atau intelektual secara reversibel dan
tidak berhubungan dengan penyakit yang
mendasarinya
Setiap kasus yang memperpanjang perawatan
Cedera luas / berat
4 Major Kehilangan fungsi utama permanent (motorik,
sensorik, psikologis, intelektual) / irreversibel,
tidak berhubungan dengan penyakit yang
mendasarinya
5 Cathastropic Kematian yang tidak berhubungan dengan
perjalanan penyakit yang mendasarinya

Level DESKRIPSI CONTOH DESKRIPSI


BAGA
1 Insignificant Tidak ada cedera
N ALUR
2 Minor Cedera ringan
Dapat diatasi dengan pertolongan pertama,
Cedera sedang
3 Moderate Berkurangnya fungsi motorik / sensorik /
psikologis atau intelektual secara reversibel dan
tidak berhubungan dengan penyakit yang
mendasarinya
Setiap kasus yang memperpanjang perawatan
Cedera luas / berat
4 Major Kehilangan fungsi utama permanent (motorik,
sensorik, psikologis, intelektual) / irreversibel,
tidak berhubungan dengan penyakit yang
mendasarinya
5 Cathastropic Kematian yang tidak berhubungan dengan
perjalanan penyakit yang mendasarinya
PELAPORAN
Personil pelapor

DALAM 2 X 24 JAM DALAM 1 x 24 JAM


KTD SENTINEL
KTC
KPC
Atasan Langsung / Kepala Departemen

Derajat Risiko

BIRU HIJAU KUNING MERAH

1 minggu max 2 minggu LANGSUNG


Investigasi Sederhana

ATASAN
Laporan
STRUKTURAL TIM KPRS
TMKPRS
LAPORAN &
REKOMENDASI Investigasi komprehensif /
Analisis Akar Masalah

PIMPINAN RS

Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKP-RS)