Anda di halaman 1dari 41

BUKU PANDUAN TUTOR

BLOK 2.3
GANGGUAN ENDOKRIN
NUTRISI DAN METABOLISME
TAHUN AJARAN 2018/2019

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI


DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS ANDALAS
FAKULTAS KEDOKTERAN
PADANG 2018
Jl.Perintis Kemerdekaan. Padang 25127. Telp.: +62751 31746.
Fax.: +62 751 32838 e-mail : dekanat@fk.unand.ac.id
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
PROGRAM STUDI PROFESI DOKTER

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS

VISI

Menjadi program studi profesi dokter yang terkemuka dan bermartabat terutama di
bidang penyakit tidak menular pada tahun 2023

MISI
1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan berkualitas yang
menghasilkan tenaga dokter yang profesional
2. Melaksanakan penelitian dalam mengembangkan ilmu pengetahuan kedokteran
yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran
terutama di bidang penyakit tidak menular
3. Melaksanakan pengabdian masyarakat yang berkualitas yang berdasarkan
perkembangan ilmu kedokteran terkini terutama di bidang penyakit tidak menular
dengan melibatkan peran serta masyarakat

2
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
BUKU PANDUAN DOSEN

BLOK 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme)

Tim Penyusun

Koordinator Blok : dr. Dinda Aprillia, SpPD


Sekretaris Blok : dr. Rudy Afriant, SpPD
Penanggung jawab tutor : dr. M. Sauqie, SpM
Penanggung jawab praktikum : dr. Yulia Kurniawati, SpRad
Penanggung jawab pleno/ujian : dr. Roza Mulyana, SpPD-KGer, FINASIM

Kontributor

Medical Education Unit


Bagian Ilmu Penyakit Dalam
Bagian Anak
Bagian Bedah
Bagian Farmakologi
Bagian Ilmu Gizi
Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisi Kurikulum MEU FK-Unand
Tim Penulis Skenario FK-Unand

3
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
LEMBAR PENGESAHAN

Yang bertanda tangan di bawah ini Koordinator Program Studi Kedokteran Fakultas
Kedokteran Universias Andalas menyatakan bahwa Buku Panduan Dosen Blok 2.3
yang disusun oleh:

Ketua : dr. Dinda Aprillia, SpPD

Sekretaris : dr. Rudy Afriant, SpPD

Anggota : dr. Roza Mulyana, SpPD-KGer


dr. Vesri Yoga, SpPD
dr. Rohayat Bilmahdi, SpPD

telah mengacu pada Kurikulum Berbasis Kommpetensi Program Studi Kedokteran


Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Periode 2014-2019 dan dapat digunakan
sebagai pedoman dalam pelaksanaan blok pada pendidikan tahap akademik Program
Studi Kedokteran FK UNAND tahun 2018/2019.

Demikianlah surat pernyataan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya

Padang, 30 Oktober 2018

Koordinator Program Studi

Kedokteran,

Dr. dr. Aisyah Elliyanti, Sp.KN, M.Kes

NIP. 19690307 199601 2 001

4
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb.

Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan


limpahan rahman dan rahimnya sehingga buku panduan Blok 2.3 untuk dosen dan
mahasiswa untuk tahun ajaran 2018/2019 dapat terselesaikan. Panduan ini digunakan
sebagai acuan dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembelajaran di Blok 2.3 sesuai
dengan jadwal akademik yang ada didalamnya.
Terima kasih, kami sampaikan kepada semua pengelola blok dan para kontributor
yang telah membantu penyusunan buku panduan ini. Mudah-mudahan buku panduan ini
dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kami menyadari masih banyak kekurangan
dari buku panduan ini, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami perlukan.
Wassalamualaikum Wr Wb.

Padang, 23 Oktober 2018


Koordinator Blok 2.3

dr. Dinda Aprillia, SpPD


NIP. 19840422 2012122001

5
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
DAFTAR ISI

VISI DAN MISI ...................................................................................................................................... 2


LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................................................... 4
KATA PENGANTAR ............................................................................................................................ 5
DAFTAR ISI ........................................................................................................................................... 6
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................................................... 7
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................................................... 8
1.1 LATAR BELAKANG .................................................................................................................. 8
1.2 KARAKTERISTIK MAHASISWA ............................................................................................ 9
BAB II METODE PEMBELAJARAN ................................................................................................... 10
2.1 AKTIFITAS PEMBELAJARAN ................................................................................................. 10
2.2 SUMBER PEMBELAJARAN ..................................................................................................... 11
2.3 MEDIA INSTRUKSIONAL ........................................................................................................ 11
2.4 METODE SEVEN JUMP ( TUJUH LANGKAH) ...................................................................... 11
2.5 TATA CARA PELAKSANAAN DISKUSI PLENO .................................................................. 15
BAB III MODUL PEMBELAJARAN ................................................................................................... 16
3.1 LINGKUP BATASAN ................................................................................................................. 16
3.2 MODUL 1 .................................................................................................................................... 17
3.3 MODUL 2 .................................................................................................................................... 18
3.4 MODUL 3 .................................................................................................................................... 19
3.5 MODUL 4 .................................................................................................................................... 20
3.6 MODUL 5 .................................................................................................................................... 21
BAB IV METODE EVALUASI ............................................................................................................. 23
4.1 KOMPONEN PENILAIAN ......................................................................................................... 23
4.2 SYARAT UJIAN BLOK .............................................................................................................. 23
4.3 UJIAN REMEDIAL ..................................................................................................................... 24
4.4 STANDAR PENILAIAN BERDASARKAN PERATURAN AKADEMIK ………………….. 24
PROGRAM SARJANA UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN 2011 …………………………
4.5 BLUE PRINT UJIAN TULIS ………………………………………………………………….. 25
4.6 LEMBAR PENILAIAN TUTORIAL ………………………………………………………….. 26
4.7 FORMAT CATATAN BELAJAR MANDIRI ………………………………………………… 28
DAFTAR REFERENSI ……………………………………………………………………………….. 29

6
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
DAFTAR LAMPIRAN
halaman
Lampiran 1. Tim pengelola blok ………………………………………………... 31
Lampiran 2. Daftar nama penanggung jawab tutorial blok 2.3 ………………… 32
Lampiran 3. Daftar nama moderator dan narasumber diskusi pleno …………… 33
Lampiran 4. Daftar topik kuliah pengantar ……………………………………... 34
Lampiran 5. Jadwal kegiatan akademik blok 2.3 ……………………………….. 36
Lampiran 6. Daftar nama tutor blok 2.3 ………………………………………… 42
Lampiran 7. Daftar penyakit (SKDI)...........................………………………….. 44

7
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Perkembangan ilmu kedokteran yang cepat dan dinamis merupakan tantangan yang
harus dikuasai oleh mahasiswa kedokteran. Dalam mempelajari ilmu kedokteran skala
prioritas menjadi hal penting dalam proses belajar.
“Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme” merupakan salah satu blok pada
kurikulum pendidikan FK-Unand yang menggunakan metode problem-based learning.
(PBL). Blok 2.3 ini merupakan blok yang ke-9 dalam urutan kurikulum pendidikan FK-
UNAND yang dilaksanakan pada semester 3.
Tujuan blok ini adalah setelah mengikuti pembelajaran dalam blok ini, mahasiswa
mampu menjelaskan patogenesis, diagnosis dan pengelolaan kelainan pada sistem
reproduksi dengan pendekatan sebagai dokter keluarga. Penyusunan blok ini mengacu
pada 7 area kompetensi dokter: Komunikasi efektif, Keterampilan Klinis, Landasan
Ilmiah Ilmu Kedokteran, Pengelolaan Masalah Kesehatan, Pengelolaan Informasi,
Mawas Diri dan Pengembangan Diri, Etika, Moral, Medikolegal dan Profesionalisme
serta Keselamatan Pasien.
Bagian atau bidang ilmu yang terintegrasi dalam blok ini adalah: Ilmu Penyakit
Dalam, Bedah, Anak, Farmakologi, Ilmu Gizi, dan Ilmu Kesehatan Masyarakat. Ruang
lingkup pembelajaran adalah mengkaji secara keseluruhan kelainan sistem endokrin dan
metabolik yang dikelompokkan ke dalam lima modul yaitu: tiroid, diabetes mellitus,
sindroma metabolik, kelainan korteks adrenal dan kelenjar endokrin lainnya, dan masalah
gizi masyarakat dan dasar gizi klinik. Selain itu juga dilatihkan keterampilan klinik
(skills lab) pemeriksaan fisik obstetri.
Strategi pembelajaran yang digunakan adalah SPICES (Student centered, Problem-
Based, Integrated, Community based, Elective, Early exposure to clinical situation,
Systematic). Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 5 minggu yaitu tanggal 5
November s/d 10 Desember 2018 yang meliputi tutorial, skills lab, kuliah pengantar,
diskusi pleno, belajar mandiri, dll, sedangkan minggu ke 6 akan dilaksanakan ujian akhir
blok.

8
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

1.2 Karakteristik Mahasiswa


Mahasiswa yang dapat mengikuti Blok Reproduksi ini adalah mahasiswa Fakultas
Kedokteran Universitas Andalas angkatan 2014 yang telah mengikuti blok 1.1 sampai
2.2, yaitu:

Blok 1.1 Dasar Profesionalisme Dokter


Blok 1.2 Sistem organ 1
Blok 1.3 Sistem organ 2
Blok 1.4 Sistem organ 3
Blok 1.5 Siklus Kehidupan
Blok 1.6 Dasar Patologi, diagnostik dan terapi

9
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
BAB II
METODE PEMBELAJARAN

2.1 Aktivitas Pembelajaran


1 Tutorial.
Diskusi kelompok dengan tutor dijadwalkan dua kali seminggu dengan
menggunakan metode seven jumps. Jika berhalangan hadir karena sesuatu hal,
mahasiswa yang bersangkutan harus menginformasikan kepada tutor dalam waktu 2
x 24 jam.
2 Keterampilan Klinik.
Kegiatan untuk mendapatkan keterampilan medik, mulai dari komunikasi,
keterampilan laboratorium, keterampilan prosedural dan keterampilan klinik.
3 Praktikum
Kegiatan yang dilakukan di laboratorium, yang bertujuan untuk meningkatkan
pemahaman tentang teori.
4 Kuliah pengantar
Kuliah yang diberikan oleh pakar, yang bertujuan untuk memberikan pedoman
kepada mahasiswa dalam mempelajari suatu topik.
5 Konsultasi dengan fasilitator / instruktur / pakar.
Konsultasi dengan pakar apabila diperlukan dengan membuat perjanjian sebelumnya.

6 Belajar mandiri
Sebagai seorang pelajar dewasa, anda diharapkan untuk melakukan belajar mandiri,
suatu keterampilan yang penting untuk karir anda ke depan dan perkembangannya.
Keterampilan ini meliputi mengetahui minat anda sendiri, mencari informasi yang
lebih banyak dari sumber pembelajaran yang tersedia, mengerti informasi dengan
menggunakan strategi pembelajaran yang berbeda dan berbagai aktivitas, menilai
pembelajaran anda sendiri dan mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran
selanjutnya. Tidaklah cukup belajar hanya dari catatan kuliah atau buku teks. Belajar
mandiri adalah ciri yang penting pada pendekatan PBL dan belajar harus dianggap
sebagai perjalanan yang tiada akhir tanpa batas untuk memperoleh informasi.

10
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

7 Diskusi kelompok tanpa tutor


Tergantung pada kebutuhan, mahasiswa juga dapat merancang pertemuan kelompok
tanpa kehadiran tutor. Tujuan dari diskusi tanpa tutor bisa bervariasi, seperti
mengidentifikasi pertanyaan secara teoritis, mengidentifikasi tujuan pembelajaran
kelompok, untuk memastikan bahwa kelompok tersebut telah mengumpulkan cukup
informasi, atau untuk mengidentifikasi pertanyaan praktis.

2.2 Sumber Pembelajaran


Sumber pembelajaran berupa:
a. Buku teks
b. Majalah dan Jurnal
c. Internet (e-library)
d. Narasumber
e. Laboratorium

2.3 Media Instruksional


Media instruksional yang digunakan
a. Panduan tutorial (Student’s Guide)
b. Penuntun praktikum
c. Preparat dan peraga praktikum
d. Panduan skillˈs lab

2.4 Metode Seven Jump (Tujuh Langkah)


Diskusi tutorial adalah diskusi kelompok kecil yang terstruktur difasilitasi oleh
seorang tutor, dipicu oleh sebuah skenario untuk mengetahui hal yang perlu dipelajari
dalam memahami permasalahan di skenario. Tutorial adalah kegiatan utama dalam
metode Problem Based Learning (PBL), sehingga disebut sebagai jantung PBL.
Metode terstruktur yang digunakan di Program Studi Kedokteran FK Unand adalah
seven jump dilaksanakan dalam dua kali diskusi tutorial berdasarkan satu skenario tiap
minggunya, yaitu: diskusi tutorial pertama menggunakan langkah 1-5 (Aktivasi prior
11
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
knowledge), dan diskusi tutorial kedua menggunakan langkah 7 (Sharing hasil belajar
mandiri). Langkah 6 dilakukan diantara tutorial I dan II.

Langkah 1. Proses
Mengklarifikasi terminologi / istilah  Mahasiswa mengidentifikasi kata-kata yang
asing maknanya belum jelas
 Anggota kelompok yang lain dapat menjelaskan
definisinya
 Penjelasan istilah dibatasi hanya sampai definisi

Hasil
 Daftar istilah/terminologi serta klarifikasinya
 Istilah/terminologi yang belum disepakati
pengertiannya di jadikan sebagai tujuan
pembelajaran

Tugas Tutor
 Memastikan bahwa semua terminologi atau istilah
asing dalam skenario sudah diklarifikasi oleh
mahasiswa

Langkah 2. Proses
Mengidentifikasi masalah  Mahasiswa mengidentifikasi masalah yang
terdapat dalam skenario baik yang tersurat
maupun tersirat dalam mengemukakannya dalam
bentuk kalimat tanya
 Semua mahasiswa harus ikut berkontribusi
dengan menggunakan kemampuan berfikir kritis

Hasil
 Daftar masalah yang akan dijelaskan

Tugas Tutor
 Memastikan bahwa masalah dalam skenario sudah
di identifikasi oleh mahasiswa
 Menstimulasi mahasiswa agar dapat menemukan
berbagai masalah dengan menggunakan clue

Langkah 3. Proses
Menganalisa masalah melalui  Mahasiswa menjawab pertanyaan yang telah di
brainstorming dengan menggunakan identifikasi pada langkah 2 dengan menggunakan
prior knowledge prior knowledge, sehingga akan dihasilkan :
a. Hipotesis berarti dugaan yang dibuat sebagai
dasar penalaran tanpa asumsi kebenarannya,

12
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
ataupun sebagai titik awal investigasi, atau
b. Penjelasan berarti membuat pengenalan
secara detail dan pemahaman, dengan tujuan
untuk saling pengertian

Hasil
Daftar hipotesis atau penjelasan

Tugas Tutor
 Mengarahkan mahasiswa untuk mengaktifkan
prior knowledgenya ketika menjawab pertanyaan
sehingga dapat dihasilkan hipotesis atau
penjelasan
 Jika diperlukan tutor dapat memberikan analogi
dalam mengarahkan mahasiswa tetapi tidak boleh
memberikan jawaban terhadap pertanyaan.

Langkah 4. Proses
Membuat pengkajian yang  Membuat skema dengan menghubungkan
sistematik dari berbagai penjelasan hipotesis / penjelasan yang telah dibuat langkah 3
yang didapatkan pada langkah 3  Skema yang dibuat merupakan pemetaan konsep
bukan pohon topik

Hasil
 Sistematika (pemetaan konsep)

Tugas Tutor
 Mengarahkan mahasiswa dalam membuat
sistematika berdasarkan hasil diskusi langkah 3
 Membuat hubungan yang tepat antara satu
hipotesis/penjelasan dengan yang lain,
menggunakan kata kunci

Langkah 5. Proses
Memformulasikan tujuan  Anggota kelompok mengidentifikasi tujuan
pembelajaran pembelajaran berdasarkan sistematika
 Tujuan pembelajaran dinyatakan dengan kalimat :
Mahasiswa mampu menjelaskan /
mengidentifikasi / membedakan / menganalisis /
menghubungkan / dll (kata kerja untuk ranah
kognitif) ………………………

Hasil
 Daftar tujuan pembelajaran
Tugas Tutor
 Memastikan bahwa semua tujuan pembelajaran
13
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
sudah diformulasikan minimal sesuai dengan yang
terdapat dalam buku panduan dosen. Mahasiswa
dapat menambahkan tujuan pembelajaran diluar
yang ditetapkan kurikulum sesuai dengan
kebutuhan mahasiswa dalam kelompok tersebut

Langkah 6. Proses
Mengumpulkan informasi  Proses ini mencakup pencarian materi mengacu
diperpustakaan, internet, dll pada tujuan pembelajaran
 Pencarian materi dapat dilakukan pada buku teks,
internet, konsultasi pakar dan lain-lain.
 Mahasiswa membuat summary hasil belajar
mandiri dalam buku catatan

Hasil
 Catatan belajar mandiri

Tugas Tutor
Tugas tutor tidak ada pada langkah ke - 6
Langkah 7. Proses
Berbagi informasi  Berlangsung 2-3 hari setelah tutorial pertama
(langkah 1-5). Mahasiswa memulai dengan
kembali ke daftar tujuan pembelajaran mereka.
Pertama, mereka mengidentifikasi sumber
informasi individual, mengumpulkan informasi
dari belajar mandiri serta saling membantu
memahami dan mengidentifikasikan area yang
sulit untuk dipelajari lebih lanjut (atau bantuan
pakar). Setelah itu, mereka berusaha untuk
melakukan dan menghasilkan analisis lengkap
dari masalah.

Hasil
 Catatan hasil diskusi

Tugas Tutor
 Mendorong setiap mahasiswa untuk
menyampaikan hasil belajar mandirinya
 Memastikan bahwa setiap mahasiswa
mempelajari semua tujuan pembelajaran
 Mengarahkan agar diskusi berjalan sesuai dengan
alurnya

Catatan :

14
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
Pada tutorial pertama di suatu blok, tutor mengingatkan kembali secara
umum metode diskusi termasuk aturan dasar selama tutorial seperti
kedisiplinan, keaktifan, prinsip penilaian, tidak menggunakan
laptop/smartphone/ipad/iphone, tidak membacakan buku teks, dll
Tutor memberikan feedback terhadap proses dan hasil diskusi tutorial
hari pertama dan kedua
Tutor dapat memberikan feedback segera selama diskusi jika diperlukan
atau di akhir sesi tutorial
Tutor dapat memberikan feedback terhadap kelompok dan jika
diperlukan secara individual. Tutor juga bertindak sebagai pembimbing
belajar mandiri.
Pada akhir pertemuan diskusi tutorial kedua melakukan pemeriksaan
terhadap buku catatan belajar mandiri mahasiswa, memberikan feedback
dan menandatanganinya
Mahasiswa membuat laporan diskusi tutorial kelompok, diserahkan pada
tutor pada tutorial pertama minggu berikutnya

2.5 Tata Cara Pelaksanaan Diskusi Pleno


Diskusi Pleno
1. Diskusi pleno dilaksanakan pada minggu tutorial PBL dipimpin oleh seorang
moderator dari pengelola blok.
2. Diskusi pleno dihadiri oleh semua dosen pemberi kuliah pada modul terkait,
sebagai narasumber.
3. Mahasiswa menyiapkan presentasi kelompok tutorialnya yang berisikan:
a. Learning Objectives (LO) modul terkait.
b. Pemahaman kelompok terhadap informasi yang didapat terkait Learning
Objectives yang telah diidentifikasi.
c. Mengidentifikasi masalah/LO yang belum terpecahkan.
4. Kelompok lain menganggapi presentasi kelompok presentan.
5. Narasumber mengklarifikasi konten diskusi jika diperlukan.

15
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
BAB III
MODUL PEMBELAJARAN

3.1 Modul 1

SKENARIO 1 : BENGKAK YANG MERESAHKAN TITIS


Titis 21 tahun, seorang mahasiswi PTN di Padang, datang pada dokter keluarga
dengan keluhan kedua mata yang semakin melotot sejak empat bulan yang lalu. Teman-
teman sekampus Titis mengatakan bahwa akhir-akhir ini, ia sepertinya menjadi lebih
sensitif dan sedikit pemarah. Titis mengetahui bahwa berat badannya turun tiga kilogram
dalam satu bulan ini dan sering merasakan lelah namun ia memperkirakan hal ini akibat
kesibukan di kampus. Titis sering merasa cemas dan berdebar–debar terutama jika sedang
melakukan aktifitas. Bajunya sering basah oleh keringat walaupun ia tidak sedang
berolahraga. Namun satu hal yang mengganggu pikirannya adalah pembesaran yang
terlihat pada daerah kelenjar gondoknya. Titis khawatir jika hal ini sama dengan yang
dialami banyak penduduk baik dewasa dan anak di desanya yang berada di daerah
pegunungan.Titis juga pernah membaca bahwa keadaan ini bisa disebabkan oleh
keganasan.
Dokter mendapatkan hasil pemeriksaan fisik terhadap Titis sebagai berikut:
denyut nadi 114 x permenit, irama regular, tekanan darah140/80 mmHg, frekuensi nafas
22 x permenit, pada pemeriksaan mata ditemukan eksoftalmus, tanda Von Graefe (+) dan
tanda Stellwag (+). Pada pemeriksaan tiroid ditemukan pembesaran tiroid difusa, tidak
ditemukan pembesaran kelenjar getah bening leher. Dokter keluarga menganjurkan agar
dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Titis mendapatkan penjelasan
dari dokter bahwa jika didapatkan hasil hipertiroid, ia akan diberikan obat PTU. Di
rumah sakit dilakukan pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan lainnya. Jika terdapat
keganasan kemungkinan akan dilakukan pembedahan yang dilanjutkan dengan
radioterapi.
Bagaimana anda menjelaskan apa yang terjadi pada Titis?

16
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

3.2 Modul 2

SKENARIO 2 : SERING BAK PADA MALAM HARI

Bu Betty, seorang ibu rumah tangga berusia 43 tahun, mengeluhkan buang air kecil
yang sering terutama pada malam hari, frekuensi 5-7 kali setiap malam harinya, sering
merasa haus dan lapar dibandingkan sebelumnya. Halini sudah dirasakannya sejak 3
bulan ini. Bu Betty juga mengeluhkan kesemutan pada kedua telapak kaki terutama pada
malam hari. Bu Betty memiliki riwayat melahirkan anak dengan berat badan lahir 4300
gram, jarang berolahraga dan memiliki kebiasaan makan 5-6 kali per hari.
Dari hasil konsultasinya dengan dokter di klinik dokter keluarga, bu Betty
didiagnosis dokter dengan diabetes mellitus tipe 2. Dari wawancara dengan dokter,
dijelaskan bahwa terdapat faktor dari keluarga yang merupakan salah satu penyebab
penyakit bu Betty ini, yaitu riwayat DM dari ayahnya yang sudah meninggal dunia
beberapa tahun yang lalu karena stroke. Saat ini kedua kakak bu Betty juga menderita
penyakit ini. Dokter menyatakan bahwa bu Betty mengalami gejala trias classic diabetes.
Dokter juga menanyakan apakah bu Betty pernah mengeluhkan nyeri dada, pandangan
kabur, nyeri pada kedua paha saat berjalan yang hilang setelah berhenti beberapa saat.
Pada pemeriksaan fisik, didapatkan tekanan darah bu Betty 150/ 90 mmHg, dan dokter
menyatakan bu Betty tergolong obese. Hasil pemeriksaan gula darah sewaktu ibu Betty
adalah 275 mg/dl. Dokter keluarga menyarankan agar ibu Betty melakukan pemeriksaan
selanjutnya yaitu Gula darah puasa, gula darah 2 jam post prandial, HbA1c, profil lipid,
dan konsultasi ke dokter mata. Saat itu, bu Betty diberikan metformin 3 kali sehari,
edukasi gaya hidup sehat.
Dokter menjelaskan bahwa terdapat berbagai macam komplikasi yang dapat terjadi
jika tidak mengontrol gula darah dengan baik, berbagai gejala yang harus dikenali apabila
gula darah sangat rendah, dan kapan harusnya pasien dirujuk. Dokter juga menjelaskan
bahwa terhadap bu Betty saat ini bisa dilakukan tindakan preventif sekunder terhadap
komplikasi yang mungkin terjadi. Bagaimana Anda menjelaskan kondisi yang terjadi
pada Ibu Betty?

17
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

3.3 Modul 3

SKENARIO 3 : GEMUK INI MENYAKITKANKU

Nyonya Gloria 43 tahun, merasa tidak nyaman dengan berat badannya yang
makin bertambah . Keluarga Ny. Gloria memang dikenal banyak yang gemuk antara lain
Ibu dan ketiga adiknya. Nyonya Gloria sudah berusaha menurunkan berat badannya
dengan berbagai cara, seperti diet, olah raga, minum jamu, namun hasilnya tidak
memuaskan.
Ia berkonsultasi kepada dokter puskesmas. Dokter menganjurkannya untuk
melakukan Medical Check Up. Dari hasil Medical Check Up didapatkan berat badan 88
kg, tinggi badan 162 cm dan lingkaran perut 105 cm. Tekanan darah 140/90 mgHg.
Pemeriksaan laboratorium glukosa darah puasa 140 mg/dl dan 2 jam sesudah beban
glukosa 75 gr adalah 180 mg/dl, LDL kolesterol 190 mg/dl.
Dokter menjelaskan pada Ny. Gloria, bahwa ia menderita suatu penyakit dengan
tanda utama obesitas sentral. Beberapa hal yang harus dilakukan Ny. Gloria antara lain
diet, olahraga & berkonsultasi dengan dokter. Dokter tidak menganjurkan untuk
dilakukan tindakan operasi. Nyonya Gloria berjanji akan mematuhi nasehat dokter,
karena ia takut dampak dari sindroma metabolik ini terhadap kesehatannya.
Bagaimana anda menjelaskan apa yang terjadi pada Ny. Gloria?

18
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

3.4 Modul 4

SKENARIO 4 : OBAT DEWA

Adria, 10 tahun dibawa ibunya ke puskesmas, karena ia merasa anaknya


mendadak gemuk dan sembab, tapi anehnya hanya pada daerah wajah, bahu dan perut
saja. Beberapa bulan ini nafsu makan Adria memang sangat meningkat. Kepada dokter,
ibunya menjelaskan bahwa gejala ini muncul setelah Adria minum obat yang dibelinya
di toko obat karena gatal-gatal di lipat sikunya. Obat tersebut dikonsumsi hampir setahun
ini karena gatal-gatal sering timbul. Orang di pasar menyebut obat ini sebagai obat dewa
sebab khasiatnya yang cepat menghilangkan berbagai gejala.
Pada pemeriksaan, dokter menemukan adanya moon face, striae, hirsutism. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 160/90 mmHg dan pada rongga mulut
terdapat oral thrush. Juga terlihat adanya atrofi otot pada kedua ekstremitas inferior.
Dokter menjelaskan bahwa kelainan yang diderita Adria kemungkinan disebabkan
oleh obat tersebut atau bisa juga karena kelainan endogen yang manifestasi klinisnya
sama, tapi penatalaksanaannya berbeda. Untuk itu Dokter menganjurkan agar Adria
dirujuk ke RS Dr M Djamil agar dapat dilakukan pemeriksaan kortisol, elektrolit dan
laboratorium lainnya. Apabila diperlukan dapat dilakukan pemeriksaan Rontgen atau CT
Scan. Penatalaksanaan akan melibatkan berbagai disiplin ilmu.
Bagaimana anda menjelaskan apa yang terjadi pada Adria?

19
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

3.5 Modul 5

SKENARIO 5 : MASALAH GIZI GANDA

Pada saat acara penimbangan massal di sebuah puskesmas, Ibu Kepala Dinas
Kesehatan mendapat laporan tentang adanya seorang anak laki-laki berumur 16 bulan
yang berat badannya di Bawah Garis Merah (BGM). Hal ini menimbulkan kegaduhan
pada acara tersebut. Kepala Puskesmas buru-buru menginstruksikan pengukuran tinggi
badan anak tersebut kepada petugas penanggung jawab program gizi Puskesmas. Hasil
pengukuran tersebut menunjukkan bahwa BB/TB anak tersebut memang berada pada Z
skor kecil dari -3SD dari standar WHO-NCHS. Dokter Puskesmas juga memperkirakan
anak tampak dalam keadaan wasting dan juga stunting.
Kepala Dinas Kesehatan bersama Kepala Puskesmas dan rombongan kemudian
mengadakan kunjungan ke rumah Balita dan melihat keadaan keluarga tersebut. Ibu
Bupati mewawancarai Ibu dan kader Posyandu, ditemukan bahwa anak tersebut
merupakan anak ke enam, yang lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) serta tidak
mendapatkan ASI Eksklusif. Karena kesibukan ibu mencari penghidupan dan
pendidikannya yang rendah, ibu juga tidak melakukan kunjungan Antenatal Care ( ANC )
yang cukup selama hamil.
Dari wawancara tersebut juga diketahui bahwa pada umurnya yang sekarang anak
tersebut sering jatuh terantuk pada saat senja hari. Pada pemeriksaan fisik yang dilakukan
oleh dokter Puskesmas pada ibu, ditemukan bahwa ibu juga menderita obesitas. Menurut
Kepala Dinas Kesehatan ini adalah fenomena khas beban gizi ganda pada era transisi gizi
di Indonesia.
Dokter Puskesmas kemudian segera memberi petunjuk pada penanggung jawab
program gizi untuk segera memberikan Pemberian Makan Tambahan (PMT) pemulihan
pada anak tersebut dan jika diperlukan anak perlu dikirim ke Pusat Pemulihan Gizi yang
ada di kabupaten.
Bagaimana anda menjelaskan apa yang terjadi pada anak dan ibu tersebut?

20
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
BAB IV
METODE EVALUASI

4.1 Komponen Penilaian


METODE EVALUASI

NO KOMPONEN BOBOT
1 Penilaian Tutorial 30%
2 Ujian Tulis (MCQ, PAQ) 70%

4.2 Syarat Ujian Blok


Syarat Ujian Blok :
1. Mahasiswa yang akan mengikuti ujian tulis/praktikum harus mengikuti persyaratan
berikut :
a. Minimal kehadiran dalam kegiatan diskusi tutorial 80%
b. Minimal kehadiran dalam diskusi topik 80%
c. Minimal kehadiran dalam kegiatan diskusi pleno 80%
d. Minimal kehadiran dalam kegiatan praktikum 80%
e. Minimal kehadiran dalam kegiatan kuliah pengantar 80%
2. Ketidakhadiran pada kegiatan pembelajaran hanya dibenarkan untuk sakit dan izin
akibat kejadian atau musibah pada keluarga inti atau mengikuti kegiatan
kemahasiswaan/ekstra kurikuler.
3. Ketidakhadiran pada kegiatan tutorial diganti dengan membuat tugas tertulis mengenai
topik yang dibahas pada kegiatan tutorial tersebut dan diserahkan pada tutor
kelompok.
4. Ketidakhadiran pada kegiatan praktikum harus diganti dengan mengikuti praktikum
ulangan atau disesuaikan dengan kebijakan pada masing-masing bagian/laboratorium.
5. Ketidakhadiran karena sakit harus dinyatakan dengan surat keterangan dokter dengan
mencatumkan nama dokter, alamat praktek, nomor SIP, dan nomor telefon.
6. Ketidakhadiran karena izin harus dinyatakan dengan surat keterangan dari orang
tua/wali mahasiswa. Izin diberikan untuk kejadian atau musibah yang terjadi pada
keluarga inti (ayah, ibu, mertua, kakak kandung, adik kandung, suami, istri dan anak
kandung).
21
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
7. Ketidakhadiran karena mengikuti kegiatan kemahasiswaan/ekstrakurikuler harus
mendapatkan persetujuan dari Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan. Permohonan
izin harus mencantumkan nama dan nomor BP mahasiswa, nama, waktu dan tempat
pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan, keterangan jumlah kegiatan pembelajaran yang
tidak dapat diikuti selama menjalani kegiatan kemahasiswaan.

4.3 Ujian Remedial


Ujian Remedial :
1. Apabila tidak lulus dalam ujian tulis (nilai<55), mahasiswa mendapat kesempatan
untuk ujian remedial satu kali pada semester yang bersangkutan. Jika masih gagal,
mahasiswa yang bersangkutan harus mengulang blok.
2. Ujian tulis remedial dapat diikuti oleh mahasiswa yang mendapatkan nilai 55 – 74,
dengan catatan telah mendaftarkan diri pada bagian akademik.
3. Nilai yang diambil adalah nilai yang terbaik.
4. Nilai akhir tertinggi yang dapat diraih mahasiswa setelah remedial adalah 75.

4.4 Standar Penilaian Berdasarkan Peraturan Akademik Program Sarjana


Universitas Andalas Tahun 2011

Nilai Angka Nilai Mutu Angka Mutu Sebutan Mutu


85-100 A 3.75 Cemerlang
80-84 A- 3.50 Hampir cemerlang
75-79 B+ 3.25 Sangat baik
70-74 B 3.00 Baik
65-69 B- 2.75 Hampir baik
60-64 C+ 2.25 Lebih dari cukup
55-59 C 2.00 Cukup
50-54 C- 1.75 Hampir cukup
40-49 D 1.00 Kurang
<40 E 0.00 Gagal

4.5 Blue Print Ujian Tulis

22
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

No. Komponen Persentase (%)


1 Modul 1 16.7
2 Modul 2 16.7
3 Modul 3 16.7
4 Modul 4 16.7
5 Modul 5 16.7

23
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
4.6 Lembar Penilaian Tutorial
LEMBAR PENILAIAN TUTORIAL HARI PERTAMA (1)
KELOMPOK … ..
NAMA TUTOR : ……………………………………… .
Blok : Diskusi ke :
Modul : Tanggal :
NAMA UNSUR PENILAIAN TOTAL
NO NO.BP
MAHASISWA Kehadiran Keaktifan dan kreativitas Relevansi Sikap NILAI
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Keterangan :
1. Kehadiran
Tidak hadir atau terlambat > 10 menit
Terlambat <10 menit
Hadir tepat waktu
2. Keaktifan dan kreatifitas
Tidak memberikan pendapat selama diskusi tutorial
Memberikan pendapat setelah diminta ketua/tutor
Memberikan satu pendapat dalam bentuk mengajukan masalah yang ada dalam skenario (step 2) atau hipotesis
terhadap masalah yang dikemukakan oleh anggota kelompok (step 3) atau kurang ikut serta dalam membuat
sistematika (step 4) dan merumuskan tujuan pembelajaran (step 5)
Memberikan 2-3 pendapat dalam bentuk mengajukan masalah yang ada dalam skenario (step 2) atau hipotesis
terhadap masalah yang dikemukakan oleh anggota kelompok (step 3) dan ikut serta dalam membuat sistematika
(step 4) dan merumuskan tujuan pembelajaran (step 5)
Memberikan lebih dari tiga pendapat dalam bentuk mengajukan masalah yang ada dalam skenario (step 2) atau
hipotesis terhadap masalah yang dikemukakan oleh anggota kelompok (step 3) dan ikut serta dalam membuat
sistematika (step 4) dan merumuskan tujuan pembelajaran (step 5)
3. Relevansi
Tidak ada pendapat atau pendapat yang disampaikan hanya mengulangi pendapat anggota lain
Pendapat yang disampaikan didasari oleh analisis terhadap skenario atau pengetahuan yang ada sebelumnya (prior
knowledge) yang kurang relevan dengan topik yang sedang dibahas
Pendapat yang disampaikan didasari oleh analisis terhadap skenario atau pengetahuan yang ada sebelumnya (prior
knowledge) yang relevan dengan topik yang sedang dibahas
Pendapat yang disampaikan didasari oleh analisis terhadap skenario dan pengetahuan yang ada sebelumnya (prior
knowledge) yang relevan dengan topik yang sedang dibahas
4. Sikap
Menghambat jalannya diskusi atau tidak menghargai pendapat anggota lain (dominasi, mengejek atau menyela)
atau tidak menghargai tutor
Tidak acuh atau melakukan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan tutorial
Memberikan pendapat tanpa melalui ketua kelompok
Menunjukkan sikap menghargai pendapat dan peran anggota lain dan tutor
Padang,……………………………
Tutor,

24
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
(………………………………………)
LEMBAR PENILAIAN TUTORIAL HARI KEDUA (2)
KELOMPOK … ..
NAMA TUTOR : ……………………………………… .
Blok : Diskusi ke :
Modul : Tanggal :
UNSUR PENILAIAN TOTAL
NO NO.BP NAMA MAHASISWA
Kehadiran Keaktifan dan kreativitas Relevansi Sikap NILAI
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Keterangan :
1. Kehadiran
Tidak hadir atau terlambat > 10 menit
Terlambat <10 menit
Hadir tepat waktu
2. Keaktifan dan kreatifitas
Tidak memberikan pendapat selama diskusi tutorial
Memberikan pendapat setelah diminta ketua/tutor
Memberikan pendapat pada sebagian kecil LO atau selalu menyampaikan pendapat dengan cara membacakan
buku/catatan/handout/dll
Memberikan pendapat pada sebagian besar LO atau kadang-kadang menyampaikan pendapat dengan cara
membacakan buku/catatan/handout/dll
Memberikan pendapat pada sebagian besar LO tanpa membacakan buku/catatan/handout/dll dan atau kreatif
(menyampaikan secara sistematis atau menggunakan gambar/skema sehingga mudah dimengerti)
Menyampaikan pendapat pada setiap LO tanpa membacakan buku/catatan/handout/dll dan kreatif (menyampaikan
secara sistematis atau menggunakan gambar/skema sehingga mudah dimengerti)
3. Relevansi
Pendapat yang disampaikan tidak relevan dengan LO atau tidak memberikan pendapat
Sebagian kecil dari pendapat yang disampaikan relevan dengan LO
Sebagian besar dari pendapat yang disampaikan relevan dengan LO
Semua pendapat yang disampaikan relevan dengan LO
4. Sikap
Menghambat jalannya diskusi atau tidak menghargai pendapat anggota lain (dominasi, mengejek atau menyela)
atau tidak menghargai tutor
Tidak acuh atau melakukan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan tutorial
Memberikan pendapat tanpa melalui ketua kelompok
Menunjukkan sikap menghargai pendapat dan peran anggota lain dan tutor

Padang,…………………………
………..
Tutor,

25
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

(……………………
……………………………………)

4.7 Format Catatan Belajar Mandiri

No. Modul Skenario:


Tanggal:

Uraian proses tutorial (Langkah 1-5):

Uraian proses belajar mandiri (Langkah 6):

[jumlah waktu yang digunakan, aktifitas belajar mandiri: kepustakaan


yang dibaca, konsultasi pakar, diskusi kelompok tanpa tutor]

Uraian hasil belajar mandiri:

[jawaban LOs, gunakan strategi note taking yang efektif dan efisien]

Self-Assessment:

No. Modul Skenario:


Tanggal:

Dan seterusnya pada modul-modul berikutnya …………

26
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas

DAFTAR REFERENSI

Amiri P, Sara J, Mehrdad K, Reza T, Sara K, Firoozeh H, et al. Factors Associated with
Prediabetes in Tehranian Men and Woman: A Structural Equations Modelling. Japan:
Oplos One. 2017. P:1−2.
Amiri P, Sara J, Mehrdad K, Reza T, Sara K, Firoozeh H, et al. Factors Associated with
Prediabetes in Tehranian Men and Woman: A Structural Equations Modelling. Japan:
Plos One. 2017. P:1−2.
Beccera T, Iseki K. Uric Acid in Chronic Kidney Disease. Centrib Nephrol. Basel,
Karger. 2018. P: 56−68.
Brent G, Weetman A. Hypothyroidism and thyroiditis. In Melmed S, Polonsky K, Larsen
P, Kronenberg H. Williams Textbook of Endocrinology. 13th edition. Philadelphia:
Elsevier; 2016: 416–48.
Brownlee M, Manasi S. Molecular and Cellular Mechanisms of Cardiovascular Disorders
in Diabetes. Circulation Research Volume 118. 2016. P: 1808−1829.
Davies T, Laurberg P, Bahn R. Hyperthyroid Disorders. In Melmed S, Polonsky K,
Larsen R, Kronenberg H. Williams Textbook of Endocrinology, 13th edition.
Philadelphia: Elsevier; 2011: 369–415.
Decroli E, Manaf A, Syahbuddin S. Immunologic and hormonal effects of
propylthiouracil treatment using maintenance dose in Graves' disease. Acta Med
Indones. 2014; 46(4): 314–9.
Diabetes Care. Diabetes and Aging: Unique Considerationss and Goals of Care. 2017. P:
440−3.
Diabetes Research Wellness Foundation. What is Diabetes. 2016.
Fitzgerald P. Endocrine Disorders. In Papadakis M, McPhee S. Current Medical
Diagnosis and Treatment 2016. United States of America: McGraw-Hill; 2016. p.
1104–14.
Hall J. Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology, 13th edition Philadelphia:
Elsevier; 2016: 951–63. Low M. Neuroendocrinology. In Melmed S, Polonsky K,
Larsen R, Kronenberg H. Williams Textbook of Endocrinology, 13th edition.
Philadelphia: Elsevier; 2016: 110–75.
Hendromartono. The Treatment Modality of Graves' Disease. In Djokomoeljanto,
Darmono , Suhartono T, Pemayun T, Nugroho H. Naskah Lengkap Temu Ilmiah dan
Simposium Nasional IV Penyakit Kelenjar Tiroid. Semarang: Badan Penerbit
Universitas Diponegoro Semarang; 2005.
Koh A. Assessing beta-cell function in patients with type 2 diabetes in clinical practice.
Department of General Medicine, Sengkang Health, Singapore, 2017.
Konsensus Pengelolaan dan Pencegaham Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia.
PERKENI. 2015. P: 1−65.
Maiuolo J, Francesca O, Santo G, Carolina M, Vincenzo M. Regulation of Uric Acid
Metabolism and Excretion. Italy: Elsevier. 2015. P:1−7.
27
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
Maruhashi T, Ichiro H, Yasuki K, Yukihito H. Hyperuricemia and endothelial function:
From molecular background to clinical perspectives. Jepang: Elsevier. 2018.
P:226−31.
Meena R, Meena S. Plasma Uric Acid Levels in Patients with Diabetes Mellitus and
Impaired Glucose Tolerance Test in Comparison with Normal Subjects. India: IJSR.
2016. P: 2090−3.
Mohtarin S, Matiur R, Subrata K, Forhadul H, Iqbal A. Study of Phase of Insulin
Secretion in Prediabetes and Newly Diagnosed Type 2 Diabetes Mellitus. BSMMU.
2016. P: 85−90.
Mundhe S, Dinkar R. The Study of Prevalence of Hyperuricemia and Metabolic
Syndrome in Type 2 Diabetes Mellitus. India: Department of General Medicine.
2016. P: 241−9.
Pagana K, Pagana T. Mosby's Manual of Diagnostic and Laboratory Tests Missouri:
Elsevier; 2002: 489–92.
Price S, Wilson L. Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, edisi 6 Jakarta:
EGC; 2006: 1225–36.
Rahmanian K, Mohammad S, Abdolreza , Abdolhossein M. The Association Between
Prediabetes with Body Mass Index and Marital Status in an Iranian Urban
Population. Iran: Global Journal of Health Science. 2015. P: 1−6.
Salazar M, Horacio A, Walter G, Marcelo A, Carlos E, Betty C, at al. Insulin resistance:
The linchpin between prediabetes and cardiovascular disease. Diabetes & Vascular
Disease Research. USA: 2016. P: 1−7.
Salazar M, Horacio A, Walter G, Marcelo A, Carlos E, Betty C, et al. Insulin Resistance:
The Linchpin Between Prediabetes and Cardiovascular Disease. USA:
Diabetes&Vascular Disease Reseacrh. 2016. P: 157−60.
Samir S, Mohamed N. Effect of Admission Glycometabolic State on Clinical Outcome in
Non Diabetic Subjects with Acute ST-segment Elevation Myocardial Infarction.
Egypt: Tanta Faculty of Medicine. 2016. P: 1−7.
Sarapura VD, Gordon DF, Samuels MH. Thyroid-stimulating hormone in The Pituitary,
third edition London: Elsevier; 2011: 167–204.
Shani M, Shlomo V, Dganit D, Merav L, Gilad T, Eliezer J. High Normal Uric Acid
Levels are Associated with An Increased Risk of Diabetes in Lean, Normoglycemic
Healthy Woman. Israel: Tel Aviv University. 2016. P: 1−7.
Shittu R, Fakorede O, Sikiru A, Louis O, Abdullateef G, Yusuf M. Prevalence of Diabetes
and Prediabetes in Oke-Gun Region of Oyo State, Nigeria.Nigeria: iMedPub
Journals. 2017. P: 1−2.
Soewondo P, Pramono L. Prevalence, Characteristic, and Predictor of Prediabetes in
Indonesia. Medical Journal Indonesia Vol 20 No 4 November 2011.
Yip W, Ivana R, Lindsay P, Sally D. Prevalence of Prediabetes across Ethnicities: A
Review of Impaired Fasting Glucose (IFG) and Impaired Glucose Tolerance (IGT)
for Classification of Dysglycaemia. Nutrients. 2017. P: 1−2.

28
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
Lampiran 1. Tim Pengelola Blok 2.3

TIM PENGELOLA
BLOK 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme)
TAHUN AKADEMIK 2018/2019

Koordinator Blok : dr. Dinda Aprillia, SpPD


Sekretaris Blok : dr. Rudy Afriant, SpPD
Penanggung jawab tutor : dr. M. Sauqie, SpM
Penanggung jawab praktikum : dr. Yulia Kurniawati, SpRad
Penanggung jawab pleno/ujian : dr. Roza Mulyana, SpPD-KGer, FINASIM

29
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
Lampiran 2.

DAFTAR NAMA PENANGGUNG JAWAB TUTORIAL


BLOK 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme)
TAHUN AKADEMIK 2018/2019

Minggu Tutorial Hari Penanggungjawab Tutorial Hari Penanggungjawab


1 Tutor pengganti / no 2 Tutor pengganti / no
Hari / Tanggal HP Hari / Tanggal HP
1 Selasa dr. Biomechy Kamis dr. Biomechy
06-11-2018 Oktomalio Putri, 08-11-2018 Oktomalio Putri,
M.Biomed M.Biomed
(Hp:0811666353) (Hp: 0811666353)
2 Selasa dr. Rauza Sukma Rita, Jumat dr. Rauza Sukma Rita,
13-11-2018 PhD 15-11-2018 PhD
(Hp:081267123395) (Hp:081267123395)
3 Selasa dr. Biomechy Jumat dr. Biomechy
20-11-2018 Oktomalio Putri, 22-11-2018 Oktomalio Putri,
M.Biomed M.Biomed
(Hp: 0811666353) (Hp: 0811666353)
4 Selasa dr. Rauza Sukma Rita, Kamis dr. Rauza Sukma Rita,
27-11-2018 PhD 29-11-2018 PhD
(Hp:081267123395) (Hp:081267123395)
5 Rabu dr. Biomechy Jumat dr. Biomechy
04-12-2018 Oktomalio Putri, 06-12-2018 Oktomalio Putri,
M.Biomed M.Biomed
(Hp: 0811666353) (Hp: 0811666353)

30
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
Lampiran 3.

Daftar Nama Moderator dan Narasumber Diskusi Pleno


BLOK 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme)
Tahun Akademik 2018/2019

Tempat:

MINGGU MODERATOR NARA SUMBER HARI / TANGGAL


Dr. dr. Eva Decroli, SpPD-KEMD,
FINASIM
Prof. dr. Azamris, SpB-Onk(K)
dr. Eka Agustia Rini, SpA Senin / 12 November
dr. Rahmatini, M.Kes
1 dr. Aisyah Eliyanti, SpKN 2018
Pukul 08.00-09.50
dr. Rahmatini, M.Kes

Dr. dr. Eva Decroli, SpPD-KEMD,


FINASIM
dr. Dinda Aprilia, SpPD Senin / 19 November
dr. Eka Agustia Rini,
2 dr. Eka Agustia Rini, SpA 2018
SpA
Prof. dr. Nur Indrawati Lipoeto, MSc, Pukul 08.00-09.50
PhD, SpGK
Dr. Dra. Elly Usman, MS, Apt
dr. Dinda Aprilia, SpPD
Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, SpGK Senin / 26 November
dr. Dinda Aprilia, Dr. Yusticia Katar, Apt
3 2018
SpPD
Pukul 08.00-09.50

Dr. dr. Eva Decroli, SpPD-KEMD,


FINASIM
Senin / 03 Desember
dr. Gestina Aliska, dr. Dinda Aprilia, SpPD
4 2018
SpFK dr. Eka Agustia Rini, SpA
Pukul 08.00-09.50
dr. Ilmiawati, PhD
dr. Gestina Aliska, SpFK
dr. Dinda Aprilia, SpPD
Prof. dr. Nur Indrawati Lipoeto, MSc,
PhD, SpGK Senin / 10 Desember
5 dr. Desmaswati, Mbz Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, SpGK 2018
Dr. dr. Masrul, MSc, SpGK Pukul 08.00-09.50
dr. Desmawati, Mbz

31
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
Lampiran 4.

DAFTAR TOPIK KULIAH PENGANTAR

Minggu Topik Kuliah Kode Dosen Pemberi Kuliah


Topik
Gangguan Endokrin Metabolik dan Dr. dr. H. Eva Decroli SpPD-
Nutrisi KP 2.3.1.1 KEMD, FINASIM
Penyakit tiroid pada anak KP 2.3.1.2 dr.Eka Agustia Rini SpA
Peranan kedokteran nuklir pada
dr. Aisyah Eliyanti, SpKN
penyakit tiroid KP 2.3.1.3
Dr. dr. H. Eva Decroli SpPD-
Kelainan tiroid
KP 2.3.1.4 KEMD, FINASIM
1
Modalitas farmakologi pada penyakit
Dra. Elly Usman, MS, Apt
tiroid KP 2.3.1.5
Penyakit tiroid ditinjau dari kelainan Dr. dr. H. Eva Decroli SpPD-
fungsi KP 2.3.1.6 KEMD, FINASIM
Peranan bedah pada penyakit tiroid KP 2.3.1.7 Prof. Dr. Azamris, SpB-Onk(K)
Dr. dr. H. Eva Decroli SpPD-
Penyakit tiroid dalam kehamilan
KP 2.3.1.8 KEMD, FINASIM
Dr. dr. H. Eva Decroli SpPD-
DM type 2 dan permasalahan nya
KP 2.3.2.1 KEMD, FINASIM
Diabetes melitus pada anak (Diabetes
dr.Eka Agustia Rini SpA
melitus type I) KP 2.3.2.2
Diagnosis dan penatalaksanaan Dr. dr. H. Eva Decroli SpPD-
Diabetes melitus type 2 KP 2.3.2.3 KEMD, FINASIM
2 Prevensi dan promosi pada DM type 2 KP 2.3.2.4 dr. Dinda Aprilia, SpPD
Diabetes type lain dan Diabetes Dr. dr. H. Eva Decroli SpPD-
Gestational KP 2.3.2.5 KEMD, FINASIM
Prof. Dr.Nur Indrawati Lipoeto
Nutrisi pada DM
KP 2.3.2.6 MSc, PhD, Sp.GK
Modalitas farmakologi pada DM tipe 2 KP 2.3.2.7 Dra. Elly Usman, MS, Apt
Dasar dasar terjadinya komplikasi DM Dr. dr. H. Eva Decroli SpPD-
tipe 2 KP 2.3.2.8 KEMD, FINASIM
Obesitas dan permasalahannya KP 2.3.3.1 dr. Dinda Aprilia, SpPD
Dr. H. Eva Decroli SpPD-KEMD,
Sindroma metabolik KP 2.3.3.2
FINASIM
Dr. H. Eva Decroli SpPD-KEMD,
3 Dislipidemia KP 2.3.3.3
FINASIM
Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS,
Terapi nutrisi pada sindroma metabolik KP 2.3.3.4
SpGK
Obat – obat dislipidemia KP 2.3.3.5 Dr. Yusticia Katar, Apt

32
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
Dr.dr. H. Eva Decroli SpPD-KEMD,
Penyakit adrenal KP 2.3.4.1
FINASIM
Penyakit Hipofisis KP 2.3.4.2 dr. Eka Agustia Rini, SpA
Dr.dr. H. Eva Decroli SpPD-KEMD,
Penyakit Hipofisis KP 2.3.4.3
FINASIM
Modalitas terapi dengan steroid KP 2.3.4.4 dr. Ilmiawati, PhD
4
Dr.dr. Eva Decroli, SpPD-KEMD,
Hyperurisemia KP 2.3.4.5
FINASIM
Modalitas farmakologi pada
KP 2.3.4.6 dr. Rahmatini, M.Kes
hiperurisemia
Dr.dr. Eva Decroli, SpPD-KEMD,
Penatalaksanaan penyakit adrenal KP 2.3.4.7
FINASIM
Penentuan status gizi KP 2.3.5.1 dr. Desmawati, Mgizi
Surveilance gizi dan Transisi
KP 2.3.5.2 Dr. dr. Masrul, MSc, SpGK
Epidemiologi dalam bidang gizi
Defisiensi vitamin, mineral dan GAKI KP 2.3.5.3 Dr. Dinda Aprilia SpPD
Masalah gizi utama dan Program
pemerintah dalam menanggulangi
KP 2.3.5.4 Dr. dr. Masrul, MSc, SpGK
kasus malnutrisi, defisiensi vitamin
dan GAKI
Defisiensi Zat Mikro KP 2.3.5.5 Dr. Desmawati, Mgz
Prof. Dr. Nur Indrawati Lipoeto
5 Resistensi zat gizi mikro KP 2.3.5.6
MSc, PhD, SpGK
Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS,
Terapi Nutrisi Pada pasien di RS KP 2.3.5.7
SpGK
Pemberian diet enteral dan parenteral
KP 2.3.5.8 Dr. dr. Masrul, MSc, SpGK
pada stress metabolik
Implementasi program Realimentasi Prof. Dr. Nur Indrawati Lipoeto
KP 2.3.5.9
pada stress metabolik MSc, PhD, SpGK
Pemeriksaan penunjang untuk
Prof. dr. Rismawati Yaswir,
mendeteksi kelainan gizi pada stres KP 2.3.5.10
SpPK(K)
metabolik
Cara pemberian makanan dan Edukasi
KP 2.3.5.11 dr. Desmawati, Mbz
pada terapi nutrisi

33
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Lampiran 5.

JADWAL KEGIATAN AKADEMIK


BLOK 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme)
TAHUN AJARAN 2018/2019

MINGGU I
SENIN SELASA RABU KAMIS JUM'AT
JAM
05-Nov 06-Nov 07-Nov 08-Nov 09-Nov
07.00-07.50 Upacara 7.30 di LM
KP 2.3.1.1 (AB) KP 2.3.1.3 (AB)
REMEDIAL BLOK 2.2
08.00-08.50 SESI 1 DI LAB. COMP KP 2.3.1.1 (CD) KP 2.3.1.3 (CD) KP 2.3.1.6 (AB) KP 2.3.1.8 (AB)
LM
09.00-09.50 08.00-09.40 KP 2.3.1.2 (AB) KP 2.3.1.4 (AB) KP 2.3.1.6 (CD) KP 2.3.1.8 (CD)
REMEDIAL BLOK 2.2
10.00-10.50 SESI 2 DI LAB. COMP Tutorial KP 2.3.1.4 (CD) KP 2.3.1.7 (AB) Tutorial
LM
11.00-11.50 10.00-11.40 10.00 - 11.50 KP 2.3.1.5 (AB) KP 2.3.1.7 (CD) 10.00 - 11.50
12.00-12.50 I S T I R A H A T
13.00-13.50 KP 2.3.1.2 (CD) KP 2.3.1.5 (CD)
14.00-14.50 KK (AB) KK (CD) KK (AB) KK (CD) FOME
15.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 AB (D2) CD (D3)

MINGGU II

34
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun 2018-2019
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

BLOK 2.3
JAM SENIN SELASA RABU KAMIS JUM'AT
12-Nov 13-Nov 14-Nov 15-Nov 16-Nov
07.00-07.50 KP 2.3.2.3 (AB)

08.00-08.50 KP 2.3.2.2 (AB) KP 2.3.2.3 (CD) KP 2.3.2.6 (AB) KP 2.3.2.8 (AB)


Pleno 1 di B4 LM
09.00-09.50 08.00-09.50 KP 2.3.2.2 (CD) KP 2.3.2.4 (AB) KP 2.3.2.6 (CD) KP 2.3.2.8 (CD)
10.00-10.50 KP 2.3.2.1 (AB) Tutorial KP 2.3.2.4 (CD) KP 2.3.2.7 (AB) Tutorial
11.00-11.50 KP 2.3.2.1 (CD) 10.00 - 11.50 KP 2.3.2.5 (CD) KP 2.3.2.7 (CD) 10.00 - 11.50
12.00-12.50 I S T I R A H A T
13.00-13.50 KP 2.3.2.5 (AB)
14.00-14.50 KK (AB) KK (CD) KK (AB) KK (CD) FOME
15.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 AB (D2) CD (D3)

MINGGU III
BLOK 2.3
JAM SENIN SELASA RABU KAMIS JUM'AT
19-Nov 20-Nov 21-Nov 22-Nov 23-Nov
07.00-07.50 Maulid Nabi Muhammad KP 2.3.3.2 (AB)
08.00-08.50 SAW KP 2.3.3.2 (CD) KP 2.3.3.4 (AB) FOME
Pleno 2 di B4 LM
09.00-09.50 08.00-09.50 KP 2.3.3.3 (AB) KP 2.3.3.4 (CD) AB (D2) CD (D3)
10.00-10.50 KP 2.3.3.1 (AB) Tutorial KP 2.3.3.5 (AB) Tutorial

35
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun 2018-2019
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

11.00-11.50 KP 2.3.3.1 (CD) 10.00 - 11.50 KP 2.3.3.5 (CD) 10.00 - 11.50


12.00-12.50 I S T I R A H A T
13.00-13.50 KP 2.3.3.3 (CD)
14.00-14.50 KK (AB) KK (AB) KK (CD) KK (CD)
15.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50

MINGGU IV
BLOK 2.3
JAM SENIN SELASA RABU KAMIS JUM'AT
26-Nov 27-Nov 28-Nov 29-Nov 30-Nov
07.00-07.50 KP 2.3.4.2 (AB)
08.00-08.50 KP 2.3.4.2 (CD) KP 2.3.4.4 (AB) KP 2.3.4.6 (AB)
Pleno 3 di B4 LM
09.00-09.50 08.00-09.50 KP 2.3.4.3 (AB) KP 2.3.4.4 (CD) KP 2.3.4.6 (CD)
10.00-10.50 KP 2.3.4.1 (AB) Tutorial KP 2.3.4.5 (AB) KP 2.3.4.7 (AB) Tutorial
11.00-11.50 KP 2.3.4.1 (CD) 10.00 - 11.50 KP 2.3.4.5 (CD) KP 2.3.4.7 (CD) 10.00 - 11.50
12.00-12.50 I S T I R A H A T
13.00-13.50 KP 2.3.4.3 (CD)
KK CD di Gedung F LM, KK AB di Gedung F LM,

14.00-14.50 KK (AB) Progress Test AB di Progress Test CD Di Lab. KK (CD) FOME

Lab.Comp LM Comp. LM
15.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 AB (D2) CD (D3)

36
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun 2018-2019
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

MINGGU V
BLOK 2.3
JAM SENIN SELASA RABU KAMIS JUM'AT
03-Des 04-Des 05-Des 06-Des 07-Des
07.00-07.50 KP 2.3.5.2 (AB) KP 2.3.5.4 (AB) KP 2.3.5.7 (AB) KP 2.3.5.10 (AB)
08.00-08.50 KP 2.3.5.3 (CD) KP 2.3.5.5 (CD) KP 2.3.5.8 (CD) KP 2.3.5.11 (AB)
Pleno 4 di B4 LM
09.00-09.50 08.00-09.50 KP 2.3.5.3 (AB) KP 2.3.5.5 (AB) KP 2.3.5.8 (AB) KP 2.3.5.11 (CD)
10.00-10.50 KP 2.3.5.1 (AB) Tutorial KP 2.3.5.6 (AB) KP 2.3.5.9 (AB) Tutorial
11.00-11.50 KP 2.3.5.1 (CD) 10.00 - 11.50 KP 2.3.5.6 (CD) KP 2.3.5.9 (CD) 10.00 - 11.50
12.00-12.50 I S T I R A H A T
13.00-13.50 KP 2.3.5.2 (CD) KP 2.3.5.4 (CD) KP 2.3.5.7 (CD) KP 2.3.5.10 (CD)
14.00-14.50 KK (AB) KK (CD) KK (AB) KK (CD) FOME
15.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 14.00-15.50 AB (D2) CD (D3)

MINGGU VI
BLOK 2.3
JAM SENIN SELASA RABU KAMIS JUM'AT
10-Des 11-Des 12-Des 13-Des 14-Des
07.00-07.50
OSCE KK 3
08.00-08.50 UJIAN CBT REMEDIAL 8.00 - 09.40
Pleno 5 di B4 LM

37
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun 2018-2019
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

09.00-09.50 08.00-09.50
10.00-10.50
11.00-11.50
12.00-12.50 I S T I R A H A T
13.00-13.50 UJIAN CBT
14.00-14.50
15.00-15.50

Keterangan :
Tutorial Selasa & Jumat jam 10.00-11.50 Gedung F LM
Pleno Senin Jam 08.00-09.50 Ruang B4 LM
Progress Test Selasa, 27 Nopember 18
2,3 Kelp. AB
Jam 14.00-15.50 di Lab. Comp. LM
Rabu, 28 Nopember 2018
Kelp. CD
Jam 14.00-15.50 di Lab. Comp. LM

38
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun 2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
Lampiran 6.

DAFTAR NAMA TUTOR


BLOK 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme)

NO NAMA KELOMPOK LOKAL


1 dr. Hirowati Ali, PhD 1 Ruang 1 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
2 Dr. dr. Afriwardi, Sp.KO 2 Ruang 2 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
3 Dr. dr. Aisyah Elliyanti, Sp.KN, M.Kes 3 Ruang 3 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
4 dr. Laila Isrona, M.Sc 4 Ruang 4 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
5 dr. Noverial, Sp.OT 5 Ruang 5 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
6 Dr. dr. Efrida, Sp.PK 6 Ruang 6 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
7 dr. Fathya Juwita Hanum, Sp.Onk Rad 7 Ruang 7 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
8 dr. Puja Agung Antonius, Sp.OG 8 Ruang 8 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
9 dr. Rahmatini, M.Kes 9 Ruang 9 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
10 dr. Susila Sastri, M.Biomed 10 Ruang 10 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
11 dr. Zelly Dia Rofinda, Sp.PK(K) 11 Ruang 11 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
12 dr. Ilmiawati, PhD 12 Ruang 12 (lt.1 Gedung Unand Limau Manis)
13 dr. Miftah Irrahmah, M.Biomed 13 Ruang 13 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
14 dr. Lili Irawati, M.Biomed 14 Ruang 14 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
15 dr. Nora Harminarti, M.Biomed 15 Ruang 15 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
16 dr. Selfi Renita Rusjdi, M.Biomed 16 Ruang 16 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
17 Dr. dr. Nurhayati, M.Biomed 17 Ruang 17 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
18 dr. Nur Afrainin Syah, M.Med.Ed, PhD 18 Ruang 18 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
19 dr. Siti Nurhajjah, MSi. Med 19 Ruang 19 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
20 dr. Ulya Uti Fasrini, M.Biomed 20 Ruang 20 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
21 dr. Rauza Sukma Rita, PhD 21 Ruang 21 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
22 dr. Yulia Kurniawati, Sp.KN 22 Ruang 22 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
23 dr.Biomechy Oktomalio Putri, M.Biomed 23 Ruang 23 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
24 dr. Hasnar Hasyim 24 Ruang 24 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
25 dr. Eka Nofita, M.Biomed 25 Ruang 25 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
26 dr. Nita Afriani, M.Biomed 26 Ruang 26 (lt.2 Gedung Unand Limau Manis)
27 dr. Mutia Lailani Tutor Pengganti
28 dr. Zuhrah Taufiqa, M.Biomed Tutor Pengganti
29 dr. Husnil Wardiyah Tutor Pengganti
31 dr. Mahaputri Ulva Lestari Tutor Pengganti
32 dr. Puti Mayangsari Adrimas Tutor Pengganti
39
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
33 dr. Nailatul Fadhilah Tutor Pengganti
34 dr. Alief Dhuha, PhD Tutor Pengganti
36 dr. Dina Fitri Fauziah Tutor Pengganti

40
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019
Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas
Lampiran 7.

SISTEM ENDOKRIN, METABOLIK, DAN NUTRISI

No Daftar Penyakit Tingkat


Kemampuan
Kelenjar Endokrin
1 Diabetes melitus tipe 1 4A
2 Diabetes melitus tipe 2 4A
3 Diabetes melitus tipe 2 lain (intoleransi glukosa 3A
akibat penyakit lain atau obat-obatan)
4 Ketoasidosis diabetikum nonketotik 3B
5 Hiperglikemi hiperosmolar 3B
6 Hipoglikemia ringan 4A
7 Hipoglikemia berat 3B
8 Diabetes insipidus 1
9 Akromegali, gigantisme 1
10 Defisiensi hormon pertumbuhan 1
11 Hiperparatiroid 1
12 Hipoparatiroid 3A
13 Hipertiroid 3A
14 Tirotoksikosis 3B
15 Hipotiroid 2
16 Goiter 3A
17 Tiroiditis 2
18 Cushing's disease 3B
19 Krisis adrenal 3B
20 Addison's disease 1
21 Pubertas prekoks 2
22 Hipogonadisme 2
23 Prolaktinemia 1
24 Adenoma tiroid 2
25 Karsinoma tiroid 2
Gizi dan Metabollisme
26 Malnutrisi energi-protein 4A
27 Defisiensi vitamin 4A
28 Defisiensi mineral 4A
29 Dislipidemia 4A
30 Porfiria 1
31 Hiperurisemia 4A
32 Obesitas 4A
33 Sindrom metabolik 3B

41
No. Blok 2.3 (Gangguan Endokrin, Nutrisi dan Metabolisme) – Tahun
2018-2019

Anda mungkin juga menyukai