Anda di halaman 1dari 20

C 1.

Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, Skala Prioritas, Pengendalian Resiko K3 dan Penanggung Jawab

Nama Perusahaan : PT. Minang Jaya Konstruksi, Tbk.

Proyek : Proyek Jalan Toll JORR II Ruas Kunciran-Serpong

Lokasi : Kunciran-Serpong

Tanggal : 9 Agustus 2018


NO URAIAN PEKERJAAN IDENTIFIKASI PENILAIAN RESIKO SKALA PENGENDALIAN RESIKO K3 PENANGGUNG
BAHAYA KEKERAPAN KEPARAHAN RESIKO PRIORITAS JAWAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Relokasi Tiang Listrik, Kabel Terkena 2 3 6 Tinggi - Ijin relokasi ke Tiang Listrik ke HSE Officer
Listrik sengatan listrik Pihak PLN
- Pemadaman listrik sementara
pada saat relokasi TL
- Relokasi TL dikerjakan oleh
tenaga AHLI / petugas PLN
2 Relokasi Pipa PDAM Air tidak 1 3 3 Sedang - Ijin relokasi pipa utilitas ke HSE Officer
mengalir pihak terkait (PDAM)
- Relokasi pipa utilitas dikerjakan
oleh tenaga Ahli
3 Pemasangan Pagar Proyek di Kecelakaan, 3 3 9 Tinggi - Persetujuan traffic manajemen HSE Officer
Ruas Jalan kemacetan lalu dari pihak yang terkait seperti :
lintas, komplain DISHUB, POLISI dan DINAS PU
pengguna jalan - Dipasang rambu himbauan
disetiap ruas jalan menuju /
melewati jalan lokasi proyek
- Dipasang spanduk informasi
proyek di beberapa tempat
yang strategis dan mudah
terlihat oleh pengguna jalan
- Penyebaran leaflet informasi
proyek dan informasi
pengalihan jalan menuju Metro
dan arah sebaliknya
- Dipasang rambu darurat di awal
dan dilokasi pekerjaan yang
mudah terlihat oleh pengguna
jalan
- Ada petugas pengatur
kendaraan / flagman yang
mampu menguasai lokasi
pekerjaan
- Petugas / flagman di lengkapi
dengan APD dan BENDERA
MERAH pada siang hari,
TRAFFIC LAMP pada malam hari
- Tenaga kerja menggunakan alat
pelindung diri ADP dan SAFEY
BODY VEST demi
keselamatannya.
4 Traffic Management Terganggunya 3 3 9 Tinggi - Dipasang rambu himbauan HSE Officer
lalu lintas, disetiap ruas jalan menuju /
kecelakaan lalu melewati jalan lokasi
lintas dan - Dipasang spanduk informasi
komplain dari proyek di beberapa tempat
pengguna jalan yang strategis dan mudah
terlihat oleh pengguna jalan
- Penyebaran leaflet informasi
proyek dan informasi
pengalihan jalan
- Dipasang rambu darurat di awal
dan dilokasi pekerjaan yang
mudah terlihat oleh pengguna
jalan
- Dipasang lampu rotator dan
penerangan pada malam hari
- Ada petugas pengatur
kendaraan / flagman yang
mampu menguasai lokasi
pekerjaan
- Petugas / flagman di lengkapi
dengan APD dan BENDERA
MERAH pada siang hari,
TRAFFIC LAMP pada malam hari
Terganggunya 2 3 6 Tinggi - Dibuat pintu akses yang cukup HSE Officer
lalu lintas, memadai untuk keluar / masuk
penumpukan kendaraan proyek yang mudah
kendaraan dan dikenali oleh sopir / operator
kecelakaan lalu - Dipasang lampu rotari , rambu
lintas peringatan dan identifikasi
pintu/gate dipasang di pintu
keluar / masuk kendaraan
proyek
- Ada putugas / flagman pengatur
kendaraan yang mampu
menguasai lokasi lingkungan
kerja
- Mob dan demob kendaraan
besar dan alat berat, keluar /
masuk lokasi proyek dilakukan
pada malam hari menunggu lalu
lintas sepi
- Tidak ada kendaraan dan alat
berat yang parkir di tepi pagar /
trotoar jalan existing
5 Mob dan Demob Alat dan Terganggunya 2 3 6 Tinggi - Mobilisasi dilakukan pada HSE Officer
Material lalu lintas, malam hari menunggu lalu
tersangkut lintas sepi
utilitas, laka - Ada pengawalan dan penunjuk
lantas arah sebelum masuk lokasi
proyek
- Ada petugas / kernet untuk
memberi aba-aba pada saat
terhalang oleh utilitas yang
melintang jalan
- sepanjang perjalanan armada
angkutan harus menyalakan
Lampu hazard
- Pada saat penurunan harus
dipasang rambu - rambu
darurat yang mudah terlihat
oleh pengguna jalan umum
- Ada petugas / flagman
pengaturan lalu lintas pada saat
alat diturunkan dari
truck/trailler ke lokasi proyek
6 Pekerjaan Pengeboran Pilar Terkena Swing 2 3 6 Tinggi - Dilarang mendekati alat berat / HSE Officer
Alat, Manuver alat beroperasi
Alat - Safety Induction,Tool Box
Meeting, Safety Morning Talk
- Semua pekerja memakai APD
yang sesuai
Kejatuhan pipa 1 3 3 Sedang - Memasang rambu peringatan HSE Officer
casing - Safety Induction,Tool Box
Meeting,Safety Morning Talk
- Penandatanganan nota
kesepakatan kepatuhan
terhadap peraturan-peraturan
K3L
- Semua pekerja memakai APD
yang sesuai
Tertabrak truk 2 2 4 Sedang - Penandatanganan nota HSE Officer
pengangkut kesepakatan kepatuhan
tanah dari terhadap peraturan-peraturan
pengeboran K3L
- Memasang rambu-rambu
peringatan : " HATI-HATI ! ADA
PEKERJAAN PERBAIKAN JALAN"
- Safety Induction,Tool Box
Meeting,Safety Morning Talk
- Memakai APD (helm, safety
shoes)
Terperosok ke 1 3 3 Sedang - Diberi tutup dengan papan HSE Officer
dalam lubang Memasang rambu-rambu :"AW
bor pile AS ADA LUBANG GALIAN"
- Safety Induction,Tool Box
Meeting, Safety Morning Talk
- Penandatanganan nota kesepak
atan kepatuhan terhadap
peraturan-peraturan K3L
Terkena 2 3 6 Tinggi - Diberi tutup dengan papan HSE Officer
swing/kejatuhan Memasang
rangkaian besi rambu-rambu :"AWAS ADA
pada saat install PEKERJAAN DI ATAS"
besi borepile - Penandatanganan nota
kesepakatan kepatuhan
terhadap peraturan-peraturan
K3L
- Safety Induction,Tool Box
Meeting,Safety Morning Talk
- Memakai APD (helm, safety
shoes)
7 Pengecoran Borepile Pekerja 3 2 6 Tinggi - Tenaga kerja tidak boleh berada HSE Officer
terbentur, / naik di atas tremi
tergores, kena - Pengecoran dilakukan secara
adukan, jatuh perlahan dan continue tidak
dari buket tremi boleh terputus / berhenti
- Talang cor truck mixer
diarahkan langsung ke corong
tremi
- Seluruh tenaga kerja
menggunakan standar APD
(helm, sepatu, sarung tangan
dan rompi reflektif)
Adukan beton 3 1 3 Sedang - Cuci talang cor TM tidak HSE Officer
berceceran, dilakukan di dalam lokasi proyek
tumpah ke jalan - Talang cor truck mixer dipasang
tutup / pelindung dari terpal
Jalan macet 1 3 3 Sedang - Pengecoran dilakukan pada HSE Officer
malam menunggu lalu lintas
sepi
- Pengiriman armada ready mix
ke lokasi harus
memperhitungkan interval
waktu untuk mengindari
penumpukan armada dilokasi
proyek
- Ada petugas pengatur
kendaraan/flagman yang
mampu menguasai lingkungan
kerja
8 Pekerjaan bobok bor pile Kejatuhan 2 2 4 Sedang - Area kerja diberi pembatas HSE Officer
bongkaran , supaya aman untuk orang lain
jatuh dari atas, - Pengawasan selama pekerjaan
- Pemasangan rambu K3L " Awas
ada pekerjaan pembongkaran "
- Pekerja memakai APD helm dan
sepatu
9 Galian Tanah Galian longsor / 3 2 6 Tinggi - Membuat methode galian tanah HSE Officer
tertimbun - Membuat sistem dewatering
- Memasang turap penahan
tanah
- Galian tanah mengikuti
methode kerja
- Galian dibuat terasering
Terperosok 2 2 4 Sedang - Pemasangan Rambu peringatan HSE Officer
kedalam lubang - Pemasangan pagar tepi galian
galian - Penerangan pada lokasi lubang
galian
10 Buangan tanah keluar Jalan macet 1 3 3 Sedang - Buangan tanah dilakuka pada HSE Officer
malam hari dan pada jam - jam
dimana lalu lintas relatif rendah
- Ada petugas pengatur
kendaraan / flagman yang
mampu menguasai lingkungan
kerja
Jalan lalu lintas 3 2 6 Tinggi - Angkutan tanah ditutup dengan HSE Officer
kotor terpal dan tidak ada kotoran
yang mudah jatuh menempel di
dump truck
- Kendaraan sebelum keluar
lokasi proyek kendaraan harus
diberishkan dari tanah , batuan
yang menempel di roda / ban
kendaraan
- Disiapkan kendaraan truck
water tank untuk memberihkan
kotoran yang terbawa ke jalan
- Disiapkan kendaraan truck
water tank untuk memberihkan
kotoran yang terbawa ke jalan
- Disediakan harian kebersihan
untuk membersihkan kotoran
yang terbawa ke jalan
11 Pekerjaan lantai kerja Pekerja Terkena 2 2 4 Sedang - Pekerja yang tidak HSE Officer
Alat berkepentingan dilarang
mendekat
- Truck Mixer saat masuk ke
lokasi yang mau dilantai kerja
selalu dikawal oleh flagman /
checker
- Sosialisasi (Safety Induction &
Tool Box)
- Dipasang rambu-rambu
- Pekerja menggunakan Alat APD
(Helm dan Sepatu safety )
Pekerja 1 3 3 Sedang - Pada saat penuangan pekerja HSE Officer
tertimbun tidak berada dibawahnya
Matrial - Pekerja menggunakan Alat APD
(Helm dan Sepatu safety )
12 Pekerjaan pabrikasi besi Terjepit mesin 2 3 6 Tinggi  Mesin diberi penutup HSE Officer
bar cutter/ bar  Dipasang rambu dan papan
binder petunjuk cara kerja alat
 Mesin ditempatkan yang Aman
dan Aman untuk
dioperasionalkan
 Pekerja harus memakai APD
yang sesuai
13 Pekerjaan Pemasangan besi Terjepit besi , 3 1 3 Sedang  Pemasangan besi diketinggian HSE Officer
beton tersayat besi harus ada plat form, akses yang
 Pengarahan (tolbox meeting)
sebelum bekerja
 Penempatan matrial ringkas ,
rapi dan aman
 Pekerja harus memakai APD
yang sesuai
14 Pekerjaan Bekisting Bekisting roboh 2 3 6 Tinggi  Ada perhitungan kekuatan HSE Officer
/ jebol bekisting berikut perancahnya
 Ada Gambar drawing
 Pemasangan kelengkapan
perkuatan seperti : cross
bracing, skur, ties , alas dudukan
perancah
 Pembuatan methode kerja
pemasangan bekisting
Pekerja 2 3 6 Tinggi  Harus terpasang lantai untuk HSE Officer
terterjatuh / pekerja (plat form)
terpeleset,  Pembuatan akses pekerja
kejatuhan  Pengarahan tenaga tentang
benda dari atas, pekerjaan bekisting
terkena benda  Pemasangan Rambu K3L
tajam , tertimpa  Tenaga memakai APD ( helm ,
bongkaran, sepatu safety, safety
bodyhardness)
15 Pekerjaan Pengecoran Pekerja Terkana 2 2 4 Sedang  Sosialisasi (Safety Induction & HSE Officer
Alat Tool Box)
 Truck Mixer saat masuk ke
lokasi yang mau dilantai kerja
selalu dikawal oleh flagman /
checker
 Pekerja yang tidak
berkepentingan dilarang
mendekat
 Dipasang rambu-rambu
 Pekerja menggunakan Alat APD
(Helm dan Sepatu safety )
Pekerja 1 3 3 Sedang  Pada saat penuangan pekerja HSE Officer
tertimbun tidak berada dibawahnya
Matrial  Selama Proses pengecoran ada
supervisor / personil yang
mengawasi pekerjaan
pengecoran
 Pekerja menggunakan Alat APD
(Helm dan Sepatu safety )
16 Timbunan Tanah Terkena alat 2 3 6 Tinggi  Sosialisasi (Safety Induction & HSE Officer
berat Tool Box)
 Dipasang garis pengaman/
pembatas area pekerjaan
(safety line)
 Orang yang tidak
berkepentingan dilarang
mendekat
 Pemasangan Rambu pada jalan
masuk " HATI HATI KELUAR
 Pekerja menggunakan Alat APD
(Helm dan Sepatu safety )
Pekerja 3 3 9 Tinggi  Ada petugas khusus/flagmen HSE Officer
tertimbun yang mengawal
Matrial  Dipasang garis
pengaman/pembatas area
pekerjaan (Safety line)
 Pekerja yang tidak
berkepentingan dilarang
mendekat
 Pekerja menggunakan alat APD
(Helm dan Sepatu Safety)
17 Timbunan agregat Pekerja Terkana 2 3 6 Tinggi  Sosialisasi (Safety Induction & HSE Officer
Alat Tool Box)
 Dump truck saat masuk ke
lokasi perkerjaan selalu dikawal
oleh flagman / checker
 Pekerja yang tidak
berkepentingan dilarang
mendekat
 Dipasang rambu-rambu
 Pekerja menggunakan Alat APD
(Helm dan Sepatu safety )
18 Timbunan Agregat kls.A&B Terserempet / 1 3 3 Sedang  Memasang HSE Officer
tertabrak rambu-rambu :Rambu gambar
kendaraan pekerja menyekop " HATI-HATI !
KELUAR MASUK KENDARAAN
PROYEK"
 Menempatkan petugas
pengatur lalu-lintas /flagman
Jalan jadi 2 3 6 Tinggi  Membersihkan ceceran tanah HSE Officer
berdebu pada jalan
 Penyiraman jalan berdebu
dengan air
 Memakai APD ( helm, kaca mata
dan masker )
19 Pekerjaan Prime Coat / Tack Terserempet / 1 3 3 Sedang  Memasang HSE Officer
Coat tertabrak rambu-rambu :Rambu gambar
kendaraan pekerja menyekop " HATI-HATI !
KELUAR MASUK KENDARAAN
PROYEK"
 Menempatkan petugas
pengatur lalu-lintas /flagman
Terkena 2 3 6 Tinggi  Bekerja jangan melawan arah HSE Officer
cipratan prime angin
coat / tack coat  Pakai APD ( helm, sarung
tangan, safety shoes baju kerja,
masker )
20 Pekerjaan Aspal Hot Mix Terserempet / 1 3 3 Sedang  Memasang HSE Officer
tertabrak rambu-rambu :Rambu gambar
kendaraan pekerja menyekop " HATI-HATI !
KELUAR MASUK KENDARAAN
PROYEK"
 Menempatkan petugas
pengatur lalu-lintas /flagman
Terkena 3 3 9 Tinggi  Hati-hati dan konsentrasi dalam HSE Officer
manuver alat bekerja
berat  Jangan mendekati alat yang
sedang bekerja, kecuali
petugas/operator
Terkena aspal 1 3 3 Sedang  Pakai APD ( helm, sarung HSE Officer
hot mix panas tangan, safety shoes, baju
kerja )
21 Pemasangan Pipa Gorong Tertimpa pipa 1 3 3 Sedang  Mengisolasi area perpindahan HSE Officer
Gorong Beton Bertulang akibat sling pipa yang dilalui crane dengan
diameter dalam 35-45 cm putus memasang barier
Pemasangan Pipa  Pemeriksaan komponen
pesawat angkat angkut
 Pekerja memakai APD helm,
sepatu safety
22 Pemasangan Saluran Tergores 3 1 3 Sedang  Memeriksa kondisi HSE Officer
berbentuk U tipe DS 2 perkakas tangan peralatan sebelum
(U400X400) digunakan, jika
menggunakan peralatan
yang menggunakan aliran
listrik, maka pastikan
sebelum dinyalakan, alat
masih dalam posisi off
 Memberikan metode
kerja aman
 Memberika pengawasan
selama pekerjaan
berlangsung
 Memasang rambu wajib
APD
 Pekerja menggunakan
APD sarung tangan,
sepatu dan helm
23 Stressing tendon Tangan cidera 2 3 6 Tinggi  Safety talk kepada pekerja HSE Officer
terkena baja tentang bahaya-bahaya yang
strand ada, serta emergency response
sebelum mulai suatu pekerjaan
 Pastikan semua pekerja
menggunakan APD lengkap
sesuai standar seperti helm,
rompi, sepatu safety dan sarung
tangan
Tersabet baja 2 3 6 Tinggi  Pastikan panjang setiap baja HSE Officer
strand stand sama
 Gunakan lakban / tali untuk
mengikat ujung strand yang
akan dimasukkan
 Potong strand sesuai dengan
ukuran yang ditentukan
 Safety talk
 Pekerja menggunakan APD
seperti helm, rompi, sepatu
safety dan sarung tangan
Katrol putus 2 3 6 Tinggi  Gunakan mesin yang masih HSE Officer
saat layak
pengangkatan,  Periksa kelayakan mesin setiap
penggeseran, sebelum memulai pekerjaan
atau  Lakukan maintenance secara
pemindahan rutin
jack  Gunakan katrol yang layak
 Periksa selalu katrol sebelum
memulai pekerjaan
Strand putus 2 3 6 Tinggi  Pastikan strand terpasang HSE Officer
atau melesat dengan kuat dan benar
saat ditarik  Pastikan kuncian pada baja
strand terpasang dengan benar
Terjepit antara 2 3 6 Tinggi  Safety talk kepada pekerja HSE Officer
sela-sela tentang bahaya-bahayn yang
segmen girder ada
 Pekerja menggunakan APD
seperti helm, rompi, sepatu
safety dan sarung tangan
24 Erection Girder Over swing 3 3 9 Tinggi  Lakukan pemeriksaan arah dan HSE Officer
kecepatan angin sebelum
pekerjaan erection
 Lakukan erection apabila arah
dan kecepatan angin sudah
aman untuk pekerjaan erection
 Pastikan operator sudah
berpengalaman dan memiliki
SIO yang masih aktif
 Pastikan operator dan rigger
sudah memiliki komunikasi dan
koordinasi yang baik untuk
pekerjaan erection
 Gunakan tagline untuk
mengatur pergerakan girder
Crane Amblas 3 3 9 Tinggi  Pastikan kondisi tanah sudah HSE Officer
saat erection cukup kuat untuk menahan
beban crane dan aman untuk
pekerjaan tersebut
 Gunakan steel flat sebagai
landasan crane
 Gunakan balok kayu atau balok
beton untuk bantalan out rigger
System error 3 3 9 Tinggi  Gunakan perhitungan lifting HSE Officer
pada alat sesuai dengan catalog crane
 Pastikan radius jarak dari as
crane ke material sudah tepat
Sling putus 3 3 9 Tinggi  Gunakan sling yang layak HSE Officer
pakai
 Periksa kelayakan sling setiap
sebelum digunakan untuk
bekerja
 Beri tagging pada sling yang
masih layak dengan yang tidak
 Ganti sling setiap minimal 3
bulan sekali/ sesuai kondisi
pemakaia
 Pastikan segel hook, muster
link, sekel dan sling terpasang
dengan kuat dan benar
Girder jatuh 3 3 9 Tinggi  Pasang barricade jalan dan HSE Officer
menimpa orang safety line sepanjang area
dan bangunan kegiatan
dibawahnya  Pastikan kondisi dan area
sekitar aman untuk pekerjaan
lifting
 Memasang Safety line
sepanjang area kegiatan
 Memasang Rambu
Peringatan : "HATI-HATI
SEDANG ADA PEKERJAAN
LIFTING
 Memasang Rambu
Peringatan : "AREA DITUTUP
UNTUK UMUM" untuk kondisi
tertentu
 Safety talk kepada pekerja
tentang bahaya-bahaya yang
ada, serta emergency
response sebelum mulai suatu
pekerjaan
 Pastikan semua pekerja
menggunakan APD lengkap
sesuai standar seperti helm,
rompi, sepatu safety, sarung
tangan dan body harness
(untuk pekerja yang berada
diketinggian)
 Menempatkan petugas Flag
Man untuk berjaga
Girder terguling 3 3 9 Tinggi  Lakukan pemeriksaan arah HSE Officer
saat peletakkan dan kecepatan angin
di atas pier head  Pasang wheeler pada setiap
ujung sisi girder untuk
pemasangan bracing
 Pasang bracing dengan kuat
pada sisi kanan dan kiri ujung
girder
 Jangan lepas sling sebelum
bracing terpasang dengan
kuat
Girder 3 3 9 Tinggi  Pastikan kedua sisi girder HSE Officer
terperosot dan diletakkan dalam posisi yang
jatuh seimbang dan benar.
 Jangan lepas sling sebelum
bracing terpasang dengan
kuat

25 Pembongkaran, Kejatuhan 3 2 6 Tinggi  Area kerja diberi pembatas HSE Officer


bongkaran , supaya aman untuk orang lain
jatuh dari atas  Pengawasan selama pekerjaan
 Pemasangan rambu K3L " Awas
ada pekerjaan pembongkaran "
 Pekerja memakai APD helm dan
sepatu

C3. Sasaran dan Program K3

Nama Perusahaan :

Kegiatan :
Lokasi :

Tanggal Dibuat :

NO URAIAN PEKERJAAN PENGENDALIAN SASARAN KHUSUS PROGRAM BIAYA


RESIKO
URAIAN TOLAK SUMBER JANGKA INDIKATOR MONITORING PENANGGUNG
UKUR DAYA WAKTU PENCAPAIAN JAWAB

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)

Anda mungkin juga menyukai