Anda di halaman 1dari 4

JKK, Tahun 2015, Volume 4(1), halaman 47-50 ISSN 2303-1077

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN TOTAL FENOL


FRAKSI ETIL ASETAT BUAH PALASU (Mangifera caesia Jack)

Yessue Van Genetio Paulinus1*, Afghani Jayuska1, Puji Ardiningsih1, Risa Nofiani1
1
Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, UniversitasTanjungpura,
Jln. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi 78124
*e-mail: vgenetio@gmail.com

ABSTRAK
Buah palasu (Mangifera caesia Jack) diketahui memiliki aktivitas antioksidan berdasarkan uji
kualitatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kandungan total
fenol fraksi etil asetat buah palasu. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH
dan penentuan kandungan total fenol fraksi dilakukan dengan metode Follin-Ciocalteau. Nilai
IC50 fraksi etil asetat buah palasu diperoleh sebesar 170,63 mg/L. Total fenol fraksi etil asetat
dari buah palasu sebesar 0,01952 mg/gr ekivalen asam tanat. Hasil ini menunjukkan bahwa
buah palasu berpotensi sebagai sumber antioksidan.

Kata Kunci : Palasu, antioksidan, total fenol

PENDAHULUAN tersebut dapat menangkal radikal bebas


DPPH (Ibrahim et al., 2010)
Mangifera merupakan salah satu genus
Palasu (Mangifera caesia Jack)
dari family Anacardiaceae atau mangga-
merupakan salah satu spesies dari genus
manggaan. Anggota Anacardiaceae kurang
Mangifera yang memiliki potensi sebagai
lebih 35-40 jenis mangga-manggaan yang
sumber antioksidan. Penelitian yang telah
menyebar di wilayah Asia tropis. Di
dilakukan Rosyidah dkk (2011) menunjukkan
Indonesia, genus Mangifera tersebar di
isolat yang diperoleh dari kulit batang M.
wilayah Sumatra, Kalimantan, Jawa dan Bali
caesia Jack memiliki aktivitas antioksidan
(Kostermans and Bompard, 1993).
dengan nilai IC50 sebesar 202 ppm.
Tumbuhan yang termasuk di dalam genus
Berdasarkan penelitian yang dilakukan
Mangifera diketahui memiliki aktivitas
Borissova (2012), fraksi etil asetat buah
antioksidan dan antibakteri.
palasu memiliki aktivitas antimikroba dan
Beberapa spesies dalam genus
antioksidan berdasarkan pengujian secara
Mangifera yang telah diteliti menunjukkan
kualitatif, namun kemampuan antioksidan
bahwa akar dan batang Mangifera casturi
buah palasu dalam meredam radikal bebas
mengandung saponin dan tanin (Mustikasari
secara kuantitatif belum diketahui. Oleh
dan Ariyani, 2008). Hasil uji saponin
karena itu dilakukan penelitian mengenai
menunjukkan senyawa tersebut bersifat
penentuan aktivitas antioksidan dan
antibakteri dengan diameter hambat sebesar
kandungan total fenol fraksi etil asetat buah
10,3 ± 0,5 mm terhadap bakteri E.coli dan
palasu.
10,8 ± 0,3 mm terhadap S.aureus
(Rosyidahdkk., 2010). Hasil skrining fitokimia
METODOLOGI PENELITIAN
dari ekstrak daun Mangifera indica
menunjukkan adanya flavonoid dan fenol, Bahan dan Alat
dengan kemampuan mereduksi sebesar Bahan Uji
2,45 mg/g (Krishnaveni et al., 2013). Dua Sampel tumbuhan yang digunakan
senyawa juga telah diisolasi dari daun adalah fraksi etil asetat buah palasu.
Mangifera indica yaitu mangiferin dan
isomangiferin, kedua senyawa tersebut Bahan Kimia
memiliki kemampuan menangkal radikal Bahan kimia yang digunakan antara lain
bebas DPPH (Bhusari et al., 2012). akuades (H2O), asam askorbat (C6H8O6),
Penelitian juga dilakukan pada buah etanol (C2H5OH), etil asetat (CH3COOCH3),
Mangifera pajang menunjukkan buah methanol (CH3OH), 2,2-difenil-1-pikril-

47
JKK, Tahun 2015, Volume 4(1), halaman 47-50 ISSN 2303-1077

hidrazil (C18H12N5O6), natrium karbonat sebagai milligram ekivalen asamtanat per


(Na2CO3) dan reagen Folin-Ciocalteau. 100 g sampel.

Alat HASIL DAN PEMBAHASAN


Alat-alat yang digunakan adalah beaker
Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat
glass, batang pengaduk, botol semprot, bulb,
Buah Palasu dengan Metode DPPH
corong kaca, kaca arloji, labu ukur,
Aktivitas antioksidan fraksi etil asetat
mikropipet 1000 μL, pipet volum, sentrifugasi
buah palasu dinyatakan dengan nilai IC50
Clements GS 150, spektrofotometer UV-Vis
(Inhibition Concentration). Nilai IC50
Genesys 6, spatula, neraca analtik, pH
menunjukkan besarnya konsentrasi sampel
meter, vial dan vortex.
yang mampu mengambat aktivitas radikal
DPPH sebesar 50%. Semakin kecil nilai IC50
Cara Kerja
maka aktivitas antioksidannya semakin tinggi
(Molyneux, 2004).
Uji Aktivitas Antioksidan dengan Metode
Nilai IC50 fraksi etil asetat yang diperoleh
DPPH
sebesar 170,63 mg/L. Menurut Molyneux
Uji aktivitas antioksidan secara kuantitatif
(2004) aktivitas antioksidan fraksi tersebut
dilakukan dengan menggunakan metode
tergolong sedang karena IC50 yang diperoleh
Rohman dan Ryanto (2005). Fraksi etil
100-200 mg/L dan berpotensi sebagai
asetat dengan konsentrasi 50 ppm, 100
antioksidan. Kemampuan antioksidan yang
ppm, 150 ppm, 200 ppm dan 250 ppm
dimiliki buah palasu disebabkan oleh
sebanyak 1 mL ditambahkan1mL DPPH 0,4
kandungan senyawa bioaktif yang
mM. Campuran dihomogenkan dengan
terkandung yaitu flavonoid dan fenolik
vortex dan dibiarkan selama 30 menit.
(Larasaty, 2011).
Selanjutnya, campuran diukur
Aktivitas antioksidan yang dimiliki oleh
absorbansinya pada λmaks 517 nm
flavonoid dan fenolik dikarenakan kedua
menggunakan spektrofotometer UV-Vis.
senyawa tersebut adalah senyawa-senyawa
Hasil pengukuran antioksidan dibandingkan
fenol, yaitu senyawa dengan gugus –OH
dengan vitamin C. Perhitungan aktivitas
yang terikat pada karbon cincin aromatik.
penangkap radikal DPPH dihitung
Senyawa fenol tersebut mempunyai
berdasarkan persamaan berikut:
kemampuan untuk menyumbangkan atom
A blanko - A sampel
% Inhibisi  x 100% hidrogen, sehingga radikal DPPH dapat
A blanko tereduksi menjadi DPPH-H yang lebih stabil
(Cholisoh danUtami, 2008). Radikal DPPH
Kandungan Total Fenolik Fraksi Etil yang telah tereduksi dapat diamati dengan
Asetat Buah Palasu adanya perubahan warna DPPH dari ungu
Uji kandungan total fenolik dilakukan menjadi kuning (Molyneux, 2004).
untuk mengetahui jumlah fenol yang Kontrol positif yang digunakan adalah
terdapat pada fraksi etil asetat mengacu vitamin C. Nilai IC50 vitamin yang
pada metode Ramamoorthy dan Bono diperolehsebesar 2,51 mg/L. Jika
(2007). Sampel dengan berat 5 mg dibandingkan dengan vitamin C, aktivitas
ditimbang lalu dilarutkan dengan 2 ml etanol antioksidan fraksi etil asetat buah palasu
95%, kemudian larutan sampel ditambahkan lebih lemah sebagai antioksidan dengan nilai
5 mL akuades dan 0,5 mL reagen Folin- IC50 sebesar 170,63 mg/L. Nilai
Ciocalteau 10% (v/v). penghambatan radikal bebas DPPH pada
Campuran didiamkan selama 5 menit dan vitamin C termasuk tinggi karena vitamin C
ditambahkan 1 mL Na2CO3 5% (b/v). merupakan senyawa murni dan memiliki
Campuran dihomogenkan lalu diinkubasi empat gugus hidroksil sehingga dapat
dalam kondisi gelap selama satu jam. mengikat radikal DPPH secaraefektif.
Absorbansi diukur dengan spektrofotometer
UV-Vis pada λmaks 725 nm. Asam tanat Kandungan Total Fenolik Fraksi Etil
digunakan sebagai standar dengan Asetat Buah Palasu
konsentrasi 5, 10, 15, 25, dan 50 mg/L. Penentuan kandungan total fenol fraksi
Kandungan total fenol diinterpretasikan etil asetat dilakukan dengan metode Follin-
Ciocalteau. Reagen Folin yang terdiri dari

48
JKK, Tahun 2015, Volume 4(1), halaman 47-50 ISSN 2303-1077

asam fosfomolibdat dan asam fosfotungstat (Averrhoa bilimbi L.), Jurnal Kimia, 4
akan tereduksi oleh senyawa polifenol (2): 193-200.
menjadi molibdenum-tungsen Ibrahim, M., Prasad, K.N., Ismail, A., Azlan,
(Kusumaningati 2009). Asam tanat A., Hamid, A.A., 2010, Physiochemical
digunakan sebagai standar dikarenakan Composition and Antioxidant Activities
asam tanat merupakan senyawa polifenol of Underutilized Mangifera pajang
yang terdapat pada hamper semua Fruit, African Journal of Biotechnology,
tumbuhan dan kandungan senyawa 9: 4392-4397.
organiknya murni dan stabil (Kusumaningati Kusumaningati, RW., 2009, Analisa
2009). Kandungan Fenol Total Jahe (Zingiber
Kandungan total fenol dinyatakan dalam officinale Rosc.) secara In vitro,
satuan mg ekivalen asamtanat per 100 gr. Universitas Indonesia, Fakultas
Kandungan total fenol fraksi etil asetat buah Kedokteran, Jakarta (Skripsi).
palasu yang diperoleh sebesar 0,01952 Larasaty, T., 2011, Aktivitas Pengawetan
mg/gr ekivalen asamt anat. Total fenol yang Ekstrak Buah Palasu (Mangifera
diperoleh lebih rendah jika dibandingkan caesea Jack) terhadap Kesegaran Ikan
dengan biji M. indica yaitu sebesar 90,03 mg Nila (Oreochromis niloticus),
TAE/gr (Maisuthisakul, 2009). Rendahnya Universitas Tanjungpura, Fakultas
kandungan fenol yang diperoleh dapat Matematika dan Ilmu Pengetahuan
disebabkan oleh perbedaan kepolaran Alam, Pontianak (Skripsi).
antara fenol dan etil asetat. Senyawa Kostermans, A.J.G.H., and J. M. Bompard,
golongan fenol yang bersifat polar (Hayati 1993, The Mangoes. Their Botany,
dkk, 2010) hanya sebagian kecil yang Nomenclature, Hortticulure and
terlarut pada etil asetat yang bersifat Utilization, Academic Press Harcourt
semipolar. Brace & Company, London.
Krishnaveni, M., Amsavalli, L.,
SIMPULAN Chandrasekar, R., Madhaiyan, P.,
Durairaj, S., 2013, Antioxidant activity
Aktivitas antioksidan fraksi etil asetat
of Plants at Govt. College of
buah palasu tergolong sedang dengan nilai
Engineering Campus, Salem, Tamil
IC50 sebesar 170,63 mg/L dan berpotensi
nadu, India, International Journal of
sebagai antioksidan dengan kandungan total
Pharmaceutical Sciences Review and
fenol sebesar 0,01952 mg/g ekivalen asam
Research, 21: 160-163.
tanat.
Maisuthisakul, P., 2009, Antioxidant
Potential and Phenolic Constituents of
DAFTAR PUSTAKA
Mango Seed Kernel from Various
Bhusari, S., Patil, A., Kandangire, P., Gite, Extraction Methods, Kasetsart J. Nat.
S., Shinde, D., Wakte, P., 2012, Sci., 43 : 290 – 297.
Activity Guided Isolation of Antioxidant Molyneux, P., 2004, The Use of Stable Free
Compound from Leaves of Radical Diphenyl-picrylhydrazyl
Mangiferaindica, International Journal (DPPH) for Estimating Antioxidant
of Pharmacy and Pharmaceutical Activity, J. Sci. Tecnol, 26 (2): 211-
Sciences, 4 : 112-116. 219.
Borissova, S., 2012, Karakterisasi Aktivitas Mustikasari, K. dan Ariyani, D., 2008,
Antimikroba dan Antioksidan Skrining Metabolit Sekunder pada Akar
BuahPalasu (Mangifera caesia Jack), Binjai (Mangifera caesia) dan Kasturi
Universitas Tanjungpura, Fakultas (Mangifera casturi), Laporan Penelitian
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Dosen FMIPA Universitas Lambung
Alam, Pontianak, (Skripsi). Mangkurat, Banjarbaru.
Cholisoh, Z dan Utami, W., 2008, Antiradical Ramamoorthy, P and Bono, A., 2007,
Activity of Ethanolic 70% Stinky Bean Antioxidant Activity, Total Phenolic and
(Archidendron jiringa) Extract, J. Phar, Flavonoid Content of Morinda citrifolia
1: 33-40. Fruit Extracts from Various Extraction
Hayati E.K., Fasyah A.G., Sa’adah L., 2010, Processes, Journal of Engineering
Fraksinasi dan Identifikasi Senyawa Science and Technology, 2 (1): 70-
Tanin pada Daun Belimbing Wuluh 80.Rohman, A dan Riyanto, S., 2005,

49
JKK, Tahun 2015, Volume 4(1), halaman 47-50 ISSN 2303-1077

Daya Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Batang Tumbuhan Kasturi (Mangifera


Kemuning (Murraya paniculata (L) casturi), Bioscientiae, 7(2): 25-31.
Jack) secara in vitro, Majalah Farmasi Rosyidah, K., Siska., dan Astuti, M.D., 2011,
Indonesia, 16 (3). Isolasi Senyawa Antioksidan dari Kulit
Rosyidah, K., Nurmuhaimina, S.A., Komari, Batang Tumbuhan Binjai (Mangifera
N., dan Astuti, M.D., 2010, Aktivitas caesia), Sains dan Terapan Kimia,
Antibakteri Fraksi Saponin dari Kulit 5(1): 8–14.

50