Anda di halaman 1dari 17

PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI

KERAJINAN TANGAN PADA IBU-IBU PKK DI DESA KEMANTREN

LAPORAN

OLEH

Adinda Lestari Putri FIK/IKM 150612604534


Finny Tessa Avionita FMIPA/P.IPA 150351603867
Titin Nur Azizah FE/EKP 150431601289

PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBERDAYA WILAYAH DAN


KULIAH KERJA NYATA
LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
2018
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Akhir Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Antara 2018 di Desa
Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten Malang ini telah diperiksa dan disetujui
pada tanggal.........................................., oleh:

Mengetahui
a.n Ketua LP2M Dosen Pembimbing Lapangan
Kapus P2SWKKN

Dr. H.Agung Winarno, M.M Drs. Edy Budiono, M.Pd


NIP 196303142001121001 NIP 195703211988121001
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufik,
dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga program Kuliah Kerja Nyata tahun
2018 di Desa Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten Malang ini dapat
terlaksana dan terselesaikan dengan baik.
Laporan KKN ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban tertulis kami
selama pelaksanaan KKN di Desa Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten
Malang dari tanggal 19 Mei sampai dengan 9 Juli 2018. Adapun tujuan ini dari
penyusunan laporan ini adalah untuk memberikan gambaran dan keterangan
tentang program kerja yang telah kami laksanakan di Dusun Krajan, Dusun Boro
Mantren Desa Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Kami
menyadari bahwa keberhasilan dan terlaksananya program-program yang telah
kami laksanakan bukanlah keberhasilan individu maupun kelompok. Untuk itu,
kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Dr. H. Agung Winarno, M.M selaku Ketua LP2M Kapus PSWKKN
Universitas Negeri Malang
2. Bapak Drs. Edy Budiono, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKN di
Desa Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten Malang
3. Bapak Makhin Tohari selaku Kepala Desa Kemantren Kecamatan Jabung
Kabupaten Malang
4. Seluruh warga Desa Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten Malang

Kami menyadari bahwa kami masih banyak kekurangan dalam penyusunan


laporan ini. Oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat
kami harapkan.
Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan pada mahasiswa
yang akan mengadakan KKN di tahun yang akan datang

Malang, 30 Juni 2017

Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada
masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral
pada waktu dan daerah tertentu.
Kegiatan pengabdian yang dilakukan pada masyarakat, mahasiswa
memberikan pengalaman ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan agama untuk
memberikan pengarahan, pelatihan dan atau membantu masyarakat dalam
memecahkan masalah dan menanggulanginya secara tepat sesuai dengan
kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat. Pesatnya perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi menuntut segenap masyarakat untuk bisa mengikuti
arus perkembangan tersebut. Mahasiswa sebagai generasi penerus diharapkan
dapat ikut berperan serta sebagai subjek yang menyadari perannya dalam
bermasyarakat. Hal ini dimaksudkan supaya mahasiswa dapat menyumbangkan
pikiran dan tenaganya pada pelaksanaan pembangunan dalam bentuk
pengabdian yang tercantum dalam Tri Darma Perguruan Tinggi ke-3 (tiga) yaitu
pengabdian masyarakat. Dalam hal ini, mahasiswa harus mampu menyesuaikan
diri dengan lingkungan masyarakat, sehingga dapat diterima ditengah-tengah
masyarakat dimanapun berada tanpa mengalami kesulitan dalam pergaulan serta
mampu menyesuaikan diri dengan dinamika yang berkembang di dalam
masyarakat.
Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan plastik akan
terus meningkat. Data BPS Tahun 1999 menunjukkan bahwa volume
perdagangan plastik impor Indonesia, terutama polipropilena (PP) pada tahun
1995 sebesar 136.122,7 ton sedangkan pada tahun 1999 sebesar 182.523,6 ton,
sehingga dalam kurun waktu tersebut terjadi peningkatan sebesar 34,15%.
Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat pada tahun-tahun
selanjutnya. Sebagai konsekuensinya, peningkatan limbah plastik tidak
terelakkan. Menurut Hartono (1998) komposisi sampah atau limbah plastik
yang dibuangoleh setiap rumah tangga adalah 9,3 % dari total sampah rumah
tangga.
Plastik juga merupakan bahan anorganik buatan yang tersusun dari bahan-
bahan kimia yang cukup berbahaya bagi lingkungan. Limbah dari plastik ini
sangatlah sulit untuk diuraikan secara alami. Untuk menguraikan sampah
plastik itu sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 80 tahun agar dapat
terdegradasi secara sempurna. Oleh karena itu penggunaan bahan plastic dapat
dikatakan tidak bersahabat atau konservatif bagi ingkungan apabila digunakan
tanpa menggunakan batasan tertentu. Sedangkan di dalam kehidupan sehari-
hari, khususnya kita yang berada di Indonesia, penggunaan bahan plastik bisa
kita temukan di hamper seluruh aktivitas hidup kita. Padahal apabila kita sadar,
kita mampu berbuat lebih untuk hal ini yaitu dengan menggunakan kembali
(reuse) kantung plastik yang disimpan di rumah. Dengan demikian, secara tidak
langsung kita telah mengurangi limbah plastic yang dapat terbuang percuma
setelah digunakan (reduce). Atau bahkan lebih bagus lagi jika kita dapat
mendaur ulang plastik menjadi sesuatu yang lebih berguna (recycle).
Akibat dari semakin bertambahnya tingkat konsumsi masyarakat serta
aktivitas lainnya maka bertambah pula limbah yang dihasilkan. Limbah-limbah
yang ditimbulkan dari aktivitas dan konsumsi masyarakat sering disebut limbah
yang ditimbulkan dari aktivitas dan konsumsi masyarakat sering disebut limbah
domestic atau sampah. Limbah tersebut menjadi permasalahan lingkungan
karena kuantitas maupun tingkat berbahaya mengganggu kehidupan makhluk
hidup lainnya.
Limbah dihasilkan pada umumnya dari sebuah proses produksi yang
keluar dalam bentuk bahan baku yang sudah dapat dipakai. Dalam sebuah
hukum Ekologi menyatakan bahwa semua yang ada di dunia ini tidak ada yang
gratis. Artinya alam sendiri mengeluarkan limbah akan tetapi limbah tersebut
selalu dan akan dimanfaatkan oleh makhluk yang lain.
Program kerja ini ditujukan sebagai media pembelajaran agar ibu-ibu di
Desa Kemantrem, Kecamatan Jabung dapat memanfaatkan sampah plastik guna
mengurangi sampah-sampah plastik di sekitar rumah tempat tinggal.
Harapannya melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan
bagi masa depan anak-anak dan ibu rumah tangga, kegiatan ini juga dapat
memperbaiki nilai perekonomian masyarakat Desa Kemantren Kecamatan
Jabung Kabupaten Malang.

B. Tujuan
1. Tujuan umum yang ingin dicapai dalam program ini adalah memberi
pelatihan tentang pemanfaatan sampah plastik menjadi kerajinan tas
pada Ibu PKK di Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten
Malang.
2. Tujuan Khusus
Melalui program ini diharapkan Ibu PKK dapat mengetahui:
1. Pemanfaatan sampah plastik
2. Menumbuhkan kreatifitas pada Ibu-ibu PKK
3. Meningkatkan nilai perekonomian masyarakat Desa Kemantren.

C. Manfaat
1. Masyarakat memeroleh pengetahuan baru mengenai pengelolaan
sampah plastik menjadi tas, tempat tisu, dompet, dan lain-lain yang
bernilai ekonomis.
2. Terjalin hubungan baik antara mahasiswa peserta KKN dengan warga
sekitar khususnya ibu-ibu PKK di Dusun Krajan dan Dusun Boro
Mantren Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
BAB II
STRATEGI PENCAPAIAN

A. Pendekatan dan Langkah-Langkah Pencapaian


a. Pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat adalah sebagai berikut:
1. Melalui pertemuan-pertemuan rutin kegiatan posyandu warga Desa
Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.
2. Melalui kegiatan karang taruna.
3. Melalui kegiatan ibu-ibu PKK.
4. Silaturahmi ke rumah-rumah warga Desa Kemantren Kecamatan
Jabung Kabupaten Malang.
b. Langkah-langkah pencapaian
1. Observasi ke beberapa Posyandu di Desa Kemantren untuk
menentukan sasaran pelaksanaan program.
2. Berkoordinasi dengan ketua posyandu/ketua PKK mengenai waktu,
tempat dan tanggal pelaksanaan program
3. Menyusun konsep pelaksanaan kegiatan
4. Mencari narasumber yang ahli di bidangnya agar program dapat
berjalan dengan efektif
5. Menentukan perlengkapan-perlengkapan yang dibutuhkan selama
kegiatan
6. Melakukan koordinasi dengan kepanitiaan untuk mempersiapkan
kegiatan
7. Pelaksanaan kegiatan

B. Program dan Sasaran


Program Kerja Sasaran kegiatan Alasan Perlunya
dilaksanakan Program
Pelatihan Ibu-Ibu PKK Desa Agar masyarakat Desa
Pemanfaatan Kemantren Kemantren Kecamatan Jabung
Sampah Plastik Kecamatan Jabung Kabupaten Malang memiliki
Menjadi Kerajinan Kabupaten Malang jiwa terampil, kreatif dalam
Tangan Pada Ibu- memanfaatkan barang-barang
Ibu Pkk Di Desa bekas atau sampah plastic agar
Kemantren menghasilkan nilai ekonomi
yang tinggi

C. Organisasi Pelaksanaan Kegiatan


Pelindung : Rektor Universitas Negeri Malang
Prof. Dr. Ah. Rofi’uddin M.Pd
Penasehat : Kapus P2SWKKN
Dr. H. Agung Winarno, M.M.
Pembina : Dosen Pembimbing Lapangan
Drs. Edy Budiono, M.Pd
Penanggung Jawab : Koordinator Desa
Herwindra Eka Wahyu
Ketua Pelaksana : Mohammad Ali Zain
Sekretaris : Adinda Lestari Putri
Bendahara : Ismi Ayu Anisa
Bidang-Bidang Seksi
 Perlengkapan : Risyad Wahyu Pranata
Resty Dona Rahayu
Nurina Nurjundini
 Acara : Fatrisya Desi Ariani
Dian Erma Febriana
Millah Al-Khaq Muhammad Zain
Tutut Noviana
 Humas : Haryuni Chandra Kartika
Alvina Ummu Fauziah Hasyim
Titin Nur Azizah
Evi Yunia Saputri
 PDD : Usni Putri Rahayu
Valdesta Rashendy Salim
Finny Tessa Avionita
 Keamanan : Eko Sugito
Iqbal Maghrobi Ishaq

D. Sumber Dana/Donatur
Sumber dana yang digunakan untuk pelaksanaan program kerja
pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi kerajinan tangan pada Ibu-
Ibu PKK Desa Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten Malang berasal
dari dana LP2M Universitas Negeri Malang.
BAB III
HASIL KEGIATAN
A. Program Utama
Prosentase
Program Waktu
No Sasaran Tingkat
Kegiatan Pelaksanaan
Pencapaian
1. Pelatihan Ibu-Ibu PKK
Pemanfaatan Desa
Sampah Kemantren
Plastik Kecamatan
menjadi Jabung
kerajinan Kabupaten
tangan pada Malang
04 dan 06
Ibu-Ibu PKK 100%
Juni 2018
Desa
Kemantren
Kecamatan
Jabung
Kabupaten
Malang
BAB IV
PEMBAHASAN

Pelaksana kegiatan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi


kerajinan tangan di Desa Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten Malang yaitu
melakukan obsevasi ke Rumah Ketua RW 5, Posyandu di Dusun Boro Mantren,
Posyandu RW 4 Desa Kemantren Kecamatan Jabung Kabupaten Malang dan
menentukan target/ sasaran, setelah mengetahui permasalahannya kemudian
membuat rencana program kegiatan dan selanjutnya melakukan konsultasi
rencana program kegiatan ke DPL, LP2M, dan Kepala Desa, melakukan
kordinasi dengan ketua posyandu atau ketua PKK mengenai rencana program,
waktu dan tanggal kegiatan, mematangkan rencana program dengan
menyelenggarakan rapat kordinasi.
Setelah disetujui selanjutnya menyepakati tanggal pelaksanaan kegiatan
dan telah disepakati pada tanggal 04 dan 06 Juni 2018 di Rumah Ketua RW 5,
Posyandu di Dusun Boro Mantren dan Posyandu RW 4 Desa Kemantren
Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Setelah membuat perencanaan dan
persiapan, mempersiapkan peralatan atau bahan yang akan digunakan, melakukan
persiapan sebelum kegiatan dimulai, melaksanakan kegiatan pelatihan. Melakukan
evaluasi dari seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai pertimbangan
untuk melaksanakan kegiatan berikutnya.
1. Faktor Pendukung
a. Pihak Desa yang medukung program yang akan dilakukan.
b. Ibu-ibu yang menyambut baik kegiatan pelatihan pemanfaatan sampah
plastik menjadi kerajinan tangan.
c. Mahasiswa KKN yang sangat mendukung program kegiatan dan membantu
proses kegiatan hingga selsai.
2. Faktor Penghambat
a. Masih banyak ibu-ibu yang kurang minat dan belum paham dengan
manfaat pelatihan ini.
b. Terbatasnya tempat pelatihan
BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
Program kerja Pelatihan Pemanfaatan Sampah Plastik menjadi Kerajinan
Tangan pada Ibu-Ibu PKK Desa Keamntren Kecamatan Jabung Kabupaten
Malang yang dilaksanakan pada Senin, 4 Juni 2018 dan hari Rabu, 6 Juni 2018
dapat dikatakan berjalan dengan baik. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan
sudah sesuai dengan yang telah dijadwalkan. Antusiasme para Ibu-Ibu PKK mulai
dari sosialisasi pra kegiatan hingga pelaksanaan yang sangat tinggi menjadi tolak
ukur keberhasilan dari program kerja Pelatihan Pemanfaatan Sampah Plastik
menjadi Kerajinan Tangan pada Ibu-Ibu PKK Desa Keamantren yang telah
dilaksanakan. Pendekatan yang dilakukan panitia kepada warga masyarakat
sebelum pelaksanaan kegiatan membuat program kerja ini diterima dan terlaksana
dengan baik.

B. Saran dan Rekomendasi


Melihat antusiasme ibu-ibu PKK dalam kegiatan Pelatihan Pemanfaatan
Sampah Plastik menjadi Kerajinan Tangan pada Ibu-Ibu PKK Desa Keamantren
yang telah dilaksanakan, diharapkan para warga terutama Ibu-Ibu rumah tangga
memiliki minat serta jiwa kreatif yang sangat tinggi.
Untuk periode selanjutnya, disarankan agar kegiatan serupa dapat
dilaksanakan di tempat yang lebih luas agar peserta yang mengikuti kegiatan
tersebut juga semakin banyak.
Lampiran 1
Dokumentasi Kegiatan

(penyampaian teknik pembuatan oleh ibu wid selaku POKJA Desa Kemantren)

(kegiatan pembelajaran cara pembuatan tempat tisu dari sampah plastik)


Lampiran 2
Pengeluaran Program Kerja
No Keterangan Banyaknya Harga Satuan Jumlah
1. Gunting 6 Rp 8.000 Rp 48.000
2. Map Plastik 2 Rp 1.000 Rp 2.000
3. Fee Narasumber 2 Rp 50.000 Rp 100.000
Total Rp 150.000

Lampiran 3
Presensi Peserta Pelatihan

(Presensi di Dusun Boro Mantren)

(Presensi di RW 05 Desa Kemantren)


(Presensi di RW 04)
Laporan Perkembangan Pelaksanaan KKN Semester Antara 2016/2017

1. Identitas Mahasiswa
1.1 Nama : Adinda Lestari Putri
1.2 NIM/No KKN : 150612604534 /
1.3 Jurusan/Fakultas : Ilmu Kesehatan Masyarakat / Fakultas Ilmu Keolahragaan
1.4 Tanggal Melapor :
1.5 Desa : Desa Kemantren Kecamatan Jabung kabupaten Malang
1.6 Nama DPL : Drs. Edy Budiono, M.Pd

2. Realisasi Program (% secara komulatif)


Bidang dan Pencapaian Hasil
No. Program/Kegiatan % Keterangan Kendala yang dihadapi Alternatif Pemecahan
yang dilporkan
1. Pelatihan Pemanfaatan 90 Pelatihan Pemanfaatan Sampah Plastik Hal yang menjadi kendala Alternatif-alternatif dalam
Sampah Plastik menjadi menjadi Kerajinan Tangan pada Ibu-Ibu dalam kegiatan ini antara pemecahan kendala yang
Kerajinan Tangan pada PKK Desa Kemantren Kecamatan lain: dihadapi antara lain:
Ibu-Ibu PKK Desa Jabung Kabupaten Malang. Kegiatan ini 1. Tidak semua ibu yang 1. Memberikan motivasi
Kemantren Kecamatan berlangsung dalam dua hari. memiliki minat untuk kepada ibu-ibu PKK
Jabung Kabupaten mengikuti pelatihan ini karena kegiatan ini
Malang 2. Tidak semua ibu akan mengubah nilai
memiliki keterampilan perekonomian
yang diinginkan masyarakat
3. Keterbatasan waktu. 2. Berkoordinasi dengan
4. Banyaknya program dan pengurus PKK untuk
atau kegiatan yang harus meluangkan waktu
dijalankan. guna melaksanakan
penyuluhan.
3. Menjadikan program
dan atau kegiatan
dalam satu rangkaian
acara.

Mengetahui, Malang, Juli 2018


Dosen Pembimbing Lapangan, Mahasiswa KKN

Drs. Edy Budiono, M.Pd Adinda Lestari Putri