Anda di halaman 1dari 5

Lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang merupakan salah satu

kebutuhan masyarakat, menjadi kewajiban dan tanggung jawab Pemerintah

Daerah/Kota sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Adanya LPJU

diharapkan meningkatkan rasa aman masyarakat secara umum, meningkatkan

keamanan pengguna jalan maupun penerangan lingkungan. Dengan demikian di

lokasi LPJU akan timbul rasa damai, ceria, nyaman dan tenteram bagi kehidupan

masyarakat. Di sisi lain juga akan timbul keindahan, semarak, prestise dan terang.

Masyarakat merasa perlu dan punya hak mendapatkan dan menikmati LPJU

sebagai bentuk kompensasi membayar iuran LPJU dalam bentuk Pajak Penerangan

Jalan (PPJ) sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 12 Tahun 2003

tentang Pajak Daerah Kota Medan.


Lampu penerangan jalan umum yang merupakan salah satu kebutuhan masyarakat, menjadi

kewajiban dan tanggungjawab Pemerintah Daerah/Kota sebagai bentuk pelayanan kepada

masyarakat. Dengan adanya LPJU diharapkan meningkatkan rasa aman masyarakat secara

umum, meningkatkan keamanan pengguna jalan maupun penerangan lingkungan. Dengan

demikian di lokasi LPJU akan timbul rasa damai, ceria, nyaman dan tentram bagi kehidupan

masyarakat. Disisi lain juga akan timbul keindahan, semarak, prestise dan terang.

Masyarakat merasa perlu dan punya hak mendapatkan dan menikmati LPJU sebagai

bentuk kompensasi membayar iuran LPJU melalui tagihan rekening listrik. Minat

masyarakat berswadaya memasang LPJU sangat tinggi, sehingga menimbulkan pertumbuhan

LPJU yang sangat pesat dan tidak terbendung, dan sebagian besar tidak berijin, dan pada

umumnya tidak menggunakan lampu yang hemat energi dengan tingkat penerangan yang tinggi.

Sehingga LPJU perlu ditata dengan cara meterisasi. Sementara beban Pemerintah atas

tagihan LPJU per bulan yang selalu meningkat, dapat ditekan.

Perhitungan tagihan rekening listrik untuk LPJU ada dua cara, pertama, yang menggunakan

kWhmeter (APP), dihitung sesuai dengan watthour yang tercatat di APP. Kedua, dengan

sistem langganan, sesuai Keppres No. 89 tahun

~ Lampu LED + Penerangan Jalan


Umum Tenaga Surya
Kumpulan Artikel - 102 - Energi Matahari / Surya /
Solar
Lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) Tenaga Surya

Lampu penerangan jalan (PJU) tenga matahari berbasis LED menggunakan daya yang lebih sedik
sumber listrik. PJU tenga matahari tidak membutuhkan kabel listrik. Sangat cocok untuk daerah yan
kemudahan instalasi.
Beberapa pertimbangan penggunaan lampu jalan berbasis panel surya / solar cell dan LED:
 Daya tahan perangkat panel surya / solar cell dan lampu LED
 Tanpa jaringan kabel listrik, bersifat mandiri, menggunakan tenaga matahari
 Tidak merusak fasilitas dengan penggalian kabel
 Tanpa perawatan
 Instalasi sangat mudah
 Kemudahan pemindahan

Jenis Lampu Penerangan Jalan Tenaga Matahari dengan Pa

Lampu penerangan jalan (PJU) tenaga matahari mempunyai ketinggian tia


juga bervariasi mulai dari 15m s/d 40m. Jarak antar tiang tergantung
(brightness).
Warna cahaya yang dipilih lampu penerangan jalan biasanya yang tergolo
warna putih sepintas jauh lebih terang, tetapi untuk cuaca buruk seperti a
sangat tidak dianjurkan. Sedangkan 'warm light' yang identik dengan wa
buruk maka warna kuning masih dapat tembus sampai ke retina mata kita.
Terang tidaknya suatu penerangan biasanya diukur dalam satuan lumen y
penerangannya sudah terpasang maka kekuatan cahaya ( illuminasi rata-rat
lumen/m2. Untuk aplikasi Penerangan Jalan Umum ( PJU ) biasanya diuk
ukur. Contoh PJU yang mempunyai luminasi flux sebesar 6075 lumen mem
Untuk mengakomodasi penghematan energi untuk lampu penerangan jala
dipakailah teknologi LED untuk PJU. Daya tahannya bisa s/d 50.000 jam d
AC buatan merk terkenal yang notabene cuma bisa bertahan beberapa ri
lamanya interval penggantian lampu berarti juga menghemat biaya operasio