Anda di halaman 1dari 21

Biofarmasi

Tablet Salut
OLEH :
ASPRILLA ECA - 201651287
Biofarmasi
• Biofarmasi adalah ilmu yang mempelajari
pengaruh – pengaruh pembuatan sediaan
farmasi terhadap efek terapeutik obat .

Sekitar tahun 1960 para ahli mulai sadar bahwa


efek obat tidak hanya tergantung pada faktor
farmakologi, melainkan juga pada bentuk
pemberian dan pada faktor formulasinya.
faktor – faktor formulasi yang dapat
merubah efek obat dalam tubuh
• Bentuk fisik zat aktif (amorf atau Kristal,
kehalusannya )

Keadaan kimiawi (ester,garam kompleks dan


sebagainya )

Zat pembantu ( zat pengisi, pelekat, pelican,


pelindung dan sebagainya )

Proses dan teknik pembuatan sediaan obat


• Sebelum obat yang diberikan kepada pasien
tiba pada tujuannya dalam tubuh , obat harus
mengalami beberapa proses. Secara garis
besar proses ini dapat dibagi dalam tiga
tingkat yaitu :

Fasa Biofarmasi
Fasa Farmakokinetik
Fasa Farmakodinamik
Skema
• Fasa Biofarmasi atau Farmasetika adalah fase yang
meliputi waktu mulai penggunaan obat melalui mulut
sampai pelepasan zat aktifnya kedalam cairan tubuh.
Fase ini berhubungan dengan ketersediaan farmasi
dari zat aktifnya dimana obat siap diabsorbsi.

Fasa Farmakokinetika adalah fase yang meliputi


semua proses yang dilakukan tubuh, setelah obat
dilepas dari bentuk sediaannya yang terdiri dari
absorbsi, distribusi, metabolisme dan ekskresi.

Fasa Farmakodinamika adalah fase dimana obat telah


berinteraksi dengan sisi reseptor dan siap memberikan
efek.
Tablet Salut
• Tablet salut (coated tablet) adalah bentuk
sediaan obat (tablet) dimana tablet disalut
(diselubungi) menggunakan gula maupun
polimer.
Pembagian Tablet Salut
• Tablet salut enterik adalah tablet kempa konvensional
disalut dengan bahan seperti pengikat atau derivat
selulosa yang tidak hancur di lambung tetapi larut di
usus. Penyalut dapat dibuat dari bahan yang pH-nya
tergantung, tidak larut dalam medium asam lambung
tetapi larut pada lingkungan sedikit asam atau
lingkungan basa usus. Penyalutan ini digunakan jika
obat mengiritasi lambung, kerja obat ditujukan pada
usus seperti pada obat cacing (anthelmentika), dan
obat dinonaktifkan oleh getah lambung.
• Tablet salut gula adalah tablet kempa yang
disalut dengan beberapa lapisan tipis berturut-
turut dengan larutan sukrosa dengan atau
tanpa pewarna. Penyalut ini berguna karena
dapat melindungi bahan obat dengan berperan
sebagai barrier terhadap kelembaban dan
udara, menutupi bahan obat yang rasa dan
baunya tidak enak dan memperbaiki
penampilan tablet. Salut dapat bervariasi
dalam ketebalan dan warna dari tambahan
bahan-bahan celupan ke salut gula.
• Tablet salut film adalah tablet kempa yang disalut
dengan lapisan tipis berwarna tidak larut air atau tidak
berwarna dari larutan bahan polimer yang hancur
dengan cepat dalam saluran pencernaan.

Penyalut film memiliki fungsi yang sama dengan salut


gula dengan tambahan keuntungan yang kurang lebih
lebih tahan lama. Dimana tablet yang disalut dengan
lapisan yang dimuat dengan cara pengendapan zat
penyalut dari pelarut yang cocok.

Lapisan selaput umumnya tidak lebih dari 10 % berat


tablet. Salut film sekarang ini adalah metode yang lebih
disukai untuk membuat tablet salut. Lebih ekonomis
dan memakan waktu, tenaga, biaya yang minimum dan
mendapatkan tablet tahan panas dan pelarut.
Tujuan Penyalutan
• 1. Untuk menutupi rasa, bau, atau warna obat.
2. Untuk memberikan perlindungan fisik dan kimia pada
obat.
3. Untuk mengendalikan penglepasan obat dari tablet.
4. Untuk melindungi obat dari suasana asam lambung,
dengan menyalutnya dengan salut enterik tahan asam.
5. Untuk menggabungkan obat lain atau membantu
formula dalam penyalutan untuk menghindari tidak
tercampurnya obat secara kimia atau untuk menjamin
terselenggaranya penglepasan obat secara berurutan.
6. Untuk memperbaiki penampilan obat dengan
menggunakan warna khusus dan pencetakan kontras
Bahan-bahan yang harus disalut

• Tablet memiliki banyak bahan-bahan


penambah ( Excipients ) yang digunakan dalam
memformulasikanya. Namun,beberapa bahan
memiliki karakteristik-karakteristik tertentu
yang mengharuskan tablet dengn bahan
tersebut harus dilapisi dengan bahan penyalut.
• Bahan-bahan yang pahit. Sehingga apabila
bahan ini disalut maka akan menutupi rasa
pahit dari bahan tadi. Sehingga akan lebih
mudah dikonsumsi.

Bahan yang rapuh. Penyalutan akan menutupi


bahan yang membuat tablet rapuh. Sehingga
akan menghindarkan tablet dari penampilan
yang kurang baik seperti Mottling dll.
• Bahan yang dapat mengiritasi lambung.
Dengan penyalut, maka bahan ini tidak akan
dipecah di lambung, tetapi akan dipecah di
usus. Sehingga tidak akan mengiritasi lambung
lagi.

Bahan-bahan yang di inaktifkan oleh asam


lambung. Dengan penyalutan, bahan ini akan
dilindungi dari asam lambung yang akan
merusak bahan tersebut.
Keuntungan Tablet Salut
• a. menghindari penguraian obat di lambung,
b. efek lebih cepat daripada obat yang ditelan,
c. first pass efek metabolism dapat dihindari
d. menghidari rasa mual akibat menelan obat
e. Lebih stabil
Kekurangan Tablet Salut
• a. Ukuran dan bobot dari tablet salut jadi
mengakibatkan peningkatan biaya pengemasan dan
pengiriman
b. Kerapuhan dari penyalut dapat mengakibatkan
rentannya tablet terhadap kerusakan yang mungkin
terjadi jika salah ditangani
c. Penyampaian mutu ekstrik yang tinggi seringkali
membutuhkan jasa operator penyalut yang dengan
keterampilan menyalut yang tinggi
d. Pengkilapan akhir yang dicapai dengan suatu tahap
pemolesan dapat membuat pencetakan menjafi sulit
e. Kerumitan prosedur, formulasi, dan proses
membuat otomisasi lebih sulit.
Evaluasi Tablet Salut
• Kontrol keseragaman bobol tablet

Bandingkan dengan persyaratan menurut


Farmakope Indonesia

Kontrol kekerasan tablet

Sebuah tablet diletakkan pada ujung alat dengan


posisi vertical. Tekan alat sampai tabletpecah/
hancur. Skala yang terbaca pada saat tablet pccali/
hancur menunjukkan kekerasan tablet dalam
satuan kg. Lakukan percobaan Sebanyak 5 kali dan
hitung harga putarannya.
• Kontrol kerapuhan

Sejumlah 20 tablet dibebas debukan dengan


aspirator, Timbang kemudian masukkan kedalam
friabilator abrasive tester pengujian dilakukan
selama 4 menit atau sebanyak seratus putaran.
Keluarkan tablet dari alat, bebas debukan lagi dan
timbang.
Kerapuhan tablet dinyatakan dalam : selisih berat
tablet sebelum dan sesudah pengujian dibagi berat
mula-mula dikalikan 100%. Percobaan diulangi 3
kali dan hitung harga putarannya.
• Kontrol waktu hancur tablet

Enam buah tablet dimasukkan kedalam alat uji


waklu hancur. Setiap tabung diisi satu tablet,
kemudian dimasukkan ke dalarn penangas air.
Ketinggian permukaan air sama dengan posisi
lubang ayakan pada bagian bawah alatpada saat
tabung naik dalam kedudukan tertinggi. Jalankan
alat sampai semua fraksi pecahantablet lewat
ayakan yang terletak pada bagian bawah alat.
Catat waktu yang diperlukan sebagaiwaktu hancur
tablet. Percobaan diulangi 3 kali, hiltung harga
putarannya.
Contoh Produk
Tablet Salut Gula Tablet Salut Film


Contoh Produk
• Tablet Salut Enterik