Anda di halaman 1dari 10

BAB 1

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kebutuhan bahan galian tambang sebagai bahan baku industri atau bahan proyek
fisik dari tahun ke tahun meningkat pesat. Ketersediaan potensi bahan galian tambang
tersebut sifatnya terbatas dan merupakan sumber daya geologi yang tidak dapat
diperbaharui lagi. Potensi bahan galian industri di wilayah kabupaten Bengkulu Utara
sebagian telah dieksploitasi/ditambang.
Salah satu potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Bengkulu Utara adalah bahan
galian batuan. Kebutuhan akan batuan sangat urgent dalam kehidupan sehari-hari,
antara lain untuk membangun rumah, gedung-gedung perkantoran, jalan dan berbagai
jenis bangunan lainnya. Untuk memenuhi permintaan tersebut, diperlukan eksplorasi
dan eksploitasi bahan galian batuan.

1.2 Maksud dan Tujuan


Adapun maksud dan tujuan dari penyampaian laporan kegiatan Triwulan I tahun
2017 adalah sebagai berikut:
a. Memberikan informasi tentang realisasi kegiatan penambangan dan kemajuan
penambangan selama kurun waktu 3 (tiga) bulan
b. Memberikan informasi jumlah anggaran biaya yang terealisasi selama kurun waktu 3
(tiga) bulan
c. Sebagai kewajiban administrasi perusahaan selaku pemegang izin usaha
penambangan (IUP) tahap operasi produksi atas nama PT Avika Utama dengan
komoditas hasil pertambangan berupa batuan.

1.3 Lokasi dan Kesampaian Daerah


Lokasi wilayah Izin Usaha Penambangan (IUP) operasi produksi atas nama PT
Avika Utama secara administratif termasuk dalam wilayah Desa Senali, Kecamatan
Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, dengan batas-batas
koordinat lokasi IUP adalah sebagai berikut:
Tabel 1.1
Koordinat Wilayah IUP OP PT Avika Utama

No. Titik Bujur Timur Lintang (LU/LS)


Koordinat Ø " Ø ' " LS
1 102 11 10,50 3 23 56,63 LS
2 102 11 10,50 3 23 56,63 LS
3 102 11 02,98 3 23 56,63 LS
4 102 11 02,98 3 23 56,63 LS

Gambar 1.1
Peta Wilayah IUP Operasi Produksi PT Avika Utama
Gambar 1.2
Denah Lokasi IUP Operasi Produksi PT Avika Utama

1.4 Perizinan
Pertambangan Pasir Batu PT Avika Utama Memiliki Izin Usaha Pertambangan
(IUP) Operasi Produksi berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Energi dan Sumber
Daya Mineral Provinsi Bengkulu Nomor 181 Tahun 2016 Tentang Persetujuan Izin
Usaha Pertambangan Eksplorasi Kepada PT Avika Utama Kode Wilayah :
(21.1703.5.40.2016.113) Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT Avika Utama
memiliki luas wilayah IUP 6,288 Ha dengan masa berlaku selama 3 (tiga) tahun.

1.5 Kegiatan Periode Sebelumnya


Pada periode triwulan IV tahun 2016 sebelumnya, PT Avika Utama telah
melakukan kegiatan penambangan batuan secara manual. Untuk melakukan kegiatan
penambangan, PT Avika Utama mempekerjakan tenaga kerja yang berasal dari Desa
Senali, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara. Produksi batuan pada
Triwulan IV tahun 2016 adalah sebanyak 1.573M3
1.6 Garis Besar Kegiatan Triwulan I Tahun 2017
Kegiatan yang telah dilaksanakan pada Triwulan I tahun 2017 yakni berupa
penambangan dan pemasaran batuan.Kegiatan penambangan dilakukan dengan tetap
memperhatikan pelaksanaan kegiatan penambangan yang berwawasan lingkungan.
Pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan dan juga akan
melaksanakan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang telah direncanakan
seperti pembelian alat perlindungan diri (APD) berupa masker, rompi pelampung dan
sepatu savety.
BAB 2
KEGIATAN DAN HASIL LAPANGAN
2.1 Kegiatan dan Hasil Eksplorasi Tambahan
Kegiatan eksplorasi adalah pekerjaan lanjutan setelah ditemukannya endapan
bahan galian untuk mengetahui dan mendapatkan ukuran, bentuk, letak (posisi), kadar
dan jumlah cadangan bahan galian. Pada tahun 2016, PT Avika Utama melakukan
kegiatan eksplorasi dan telah mendapatkan data-data yang diperlukan. Betdasarkan hasil
penyelidikan dan pengamatan dilapangan diperoleh data ebagai berikut:
- Luas WIUP : 6,288 ha
- Luas bahan galian yang berpotensi :3,72 Ha atau 37.200 M2
- Ketebalan rata-rata lapisan : 1,5 M
Dengan menggunakan metode panjang x lebar x tinggi dan dengan asumsi
ketebalan rata-rata adalah konstan, maka diperoleh jumlah cadangan batuan yang
berpotensi untuk ditambang sebagai berikut :
Jumlah Cadangan = lokasi bahan galian x ketebalan rata-rata
= 37.200M2 x 1,5 M
= 55.800M3

2.2 Kegiatan Penambangan Triwulan I Tahun 2017


Direncanakan volume produksi selama Triwulan I tahun 2017 adalah 2.320M3.
Dan realisasi total produksi selama Triwulan I tahun 2017 sebanyak 690M3. Target
yang direncanakan tidak tercapai selama Triwulan I tahun 2017. Hal ini dikarenakan
tidak adanya cadangan komoditas pasir.
Tabel 2.1
Tabel Total Produksi yang Dianggarkan Dibandingkan dengan Realisasi Triwulan
I Tahun 2017

Rencana Penjualan Realisasi Penjualan


Bulan Komoditas Kuantitas Harga Jumlah Kuantitas Harga Jumlah
(M3) (Rp) (Rp) (M3) (Rp) (Rp)
Batu Kali 340 50.000 17.000.000 112 50.000 5.600.000
Januari Koral 250 40.000 10.000.000 102 40.000 4.080.000
Pasir Sungai 150 50.000 7.500.000
Batu Kali 340 50.000 17.000.000 125 50.000 6.250.000
Februari Koral 250 40.000 10.000.000 111 40.000 4.440.000
Pasir Sungai 150 50.000 7.500.000
Batu Kali 340 50.000 17.000.000 135 50.000 6.750.000
Maret Koral 300 40.000 12.000.000 105 40.000 4.200.000
Pasir Sungai 200 50.000 10.000.000
Total 2.320 108.000.000 690 31.320.000

Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat bahwa target pejualan IUP operasi
produksi PT Avika Utama pada Triwulan I tahun 2017 tidak tercapai. Pada awal tahun
2017, target penjualan batuan sebesar 2.320M3. Pada realisasinya, penjualan batuan
lebih rendah dari pada target penjualan yang dianggarkan. Realisasi penjualan batuan
pada Triwulan I tahun 2017 sebesar 690M3. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala
yang terjadi.

2.3 Pengolahan Batuan


Pada Triwulan I tahun 2017 ini belum dilakukan pengolahan lebih lanjut
komoditas batuan hal ini dikarenakan belum ada alat. Pembelian alat telah dianggarkan
untuk tahun 2017 ini dan diharapkan pada tahun 2018 alat sudah siap untuk digunakan.

2.4 Pengangkutan dan Penimbunan


Penambangan batuan di IUP OP PT Avika Utama dilakukan dengan cara
melakukan pengambilan batuan yang ada di sungai. Batu yang telah diambil kemudian
di masukkan langsung ke dalam kendaraan (truck) pengangkut batu, kemudian barulah
diantar ke konsumen atau konsumen yang mengambil secara langsung.
2.5 Penjualan Pasir
Hasil pejualan umumnya dijual kepada konsumen di Kabupaten Bengkulu Utara
dan Kota Bengkulu. Hasil penambangan biasanya digunakan baik untuk kebutuhan
masyarakat lokal daerah setempat maupun untuk proyek-proyek pemerintahan seperti,
proyek jalan pemerintah, proyek gedung pemerintahan dan sebagainya tergantung
kebutuhan.
Jumlah penjualan pada Triwulan I Tahun 2017 ini sebanyak 690M3. harga
penjualan dilokasi penambangan sebesar untuk komoditas Batu Kali yaitu
Rp50.000/M3, untuk komoditas koral Rp40.000/M3, dan untuk komoditas pasir sungai
yaitu Rp50.000/M3.
BAB 3
LINGKUNGAN, K-3, DAN KETENAGAKERJAAN
3.1 Pemantauan dan Pengolahan Lingkungan
Kegiatan pengelolaan lingkungan periode tahun 2017 seperti kegiatan
reklamasibelum dapat dilakukan oleh pemegang IUP OP PT Avika Utama dikarenakan
masih aktifnya lokasi penambangan batuan. Pada areal penambangan tidak dapat
diprediksi akumulasi batuan yang merupakan hasil migrasi dari hulu sungai air nakai,
sehingga dapat saja lubang bekas tambang terisi kembali dengan material batuan.

3.2 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K-3)


Pemegang IUP OP Produksi PT Avika Utama belum dapat melaksanakan
program kesehatan dan keselamatan Kerja sesuai dengan peraturan undang-undang
yang berlaku. Program-program Keselamatan damn Kesehatan Kerja yang telah
terealisasi pada tahun 2017 yaitu PT Avika Utama menyiapkan Obat P3K untuk
kecelakaan-kecelakaan ringan atau sakit ringan yang dapat ditangani sendiri.

3.3 Ketenagakerjaan
Tenaga kerja merupakan salah satu komponen terpenting dalam kegiatan
pertambangan. Untuk melakukan kegiatan penambangan, PT Avika Utama merekrut
masyarakat Desa Senali untuk menjadi tenaga kerja yang melakukan kegiatan bongkar
muat batuan secara manual.
Adapun penggunaan tenaga kerja di lokasi IUP OP PT Avika Utama Triwulan I
tahun 2017 berjumlah 16 orang yang terdiri dari Direktur Utama, Staff
Keuangan/Administrasi, Kepala Produksi, Sopir/Operator dan Buruh Muat.
BAB 4
KENDALA
Selama periode Januari- Maret Tahun 2017, ada beberapa kendala yang dihadapi
IUP OP PT Avika Utama dalam kegiatan pelaksanaan kegiatan pertambangannya. Hal
inilah yang menyebabkan program-program kegiatan yang telah direncanakan menjadi
sulit teralisasi. Adapun kendala-kendala yang dihadapi pada periode Bulan Januari
hingga Maret Tahun 2017 antara lain:
1. Tingginya curah hujan sehingga beberapa kali kegiatan penambangan tidak bisa
dilaksanakan.
2. Tingginya debit air sungai yang menyebabkan banjir di lokasi pertambangan
sehingga kegiatan penambangan tidak bisa dilaksanakan.
3. Tidak adanya cadangan untuk komoditas pasir sungai
4. Ada beberapa penjualan secara kredit (piutang) material yang tidak terbayar,
sehingga penjualan secara kredit di batasi.
BAB 5
PENUTUP
Berdasarkan penjelasan yang telah dijabarkan pada bab-bab sebelumnya, dapat
ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Realisasi produksi komoditas selama periode bulan Januari hingga bulan Maret
Tahun 2017 adalah sebanyak 690M3. Realisasi produksi tersebut tidak mencapai
rencana produksi yang telah direncanakan yakni 2.320M3.
2. Rencana pemantauan lingkungan dan pengelolaan lingkungan Triwulan I tahun
2017 belum dapat terlaksana sesuai dengan rencana yang dibuat.
3. Rencana Program Keselamatan dan Kesehatan kerja (K-3) periode bulan Januari
hingga Maret 2017 sudah dapat terlaksana sesuai dengan rencana yang telah
dibuat.
4. Realisasi penggunaan tenaga kerja periode bulan Januari hingga Maret 2017
adalah sebanyak 16 orang yang terdiri dari Direktur Utama, Staff
Keuangan/Administrasi, Kepala Produksi, Sopir/Operator dan Buruh Muat.

Anda mungkin juga menyukai