Anda di halaman 1dari 7

8 PPKN 5 : Demokrasi

 Demokrasi berasal dari kata yunani demos dan kratos.


 Demos artinya Rakyat, Kartos berarti Pemerintah.
Pengertian
 Jadi, demokrasi berarti pemerintahan rakyat yaitu pemerintahan yang
demokrasi
rakyatnya memegang peranan yang sangat menentukan.
 Makna demokrasi pemerintahan dari, oleh, untuk rakyat.
Demokarasi adalah suatu sistem pemerintahan yang berasal dari rakyat dan selalu
Arti luas
mengikutsertakan rakayt dalm pemerintahan negara
Bahwa demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang paling ideal dibandingkan
Tampak
dengan sistem pemerintahan lainnya.
Warga negara terlibat langsung dalam pemikiran, pembahasan
Demokrasi dan pengambilan keputusan mengenai berbagai hal yang
2 sistem langsung/murni menyangkut kehidupan negara
demokarasi Terjadi pada masa Yunani kuno
Demokrasi tidak Warga negara tidak dapat langsung terlibat maka perkara
langsung kenegaraan dilakukan melalui lembaga perwakilan rakyat.

Sejarah perkembangan demokrasi


abad ke 6 sampai Pada mulanya system demokrasi berada pada zaman Yunani kuno
dengan pada abad pada bangsa
ke 3 SM, Yunani pada saat itu menganut demokrasi langsung yaitu dimana
keputusan-keputusan-keputusan politik dibuat berdasarkan
keputusan mayoritas dari warga Yunani dan dijalankan langsung
olem seluruh warga Negara.
Pada masa itu demokrasi yang diterapkan secara langsung bias
berjalan dengan baik hal itu karena wilayah dan jumlah
penduduknya masih terbilang kecil, hanya saja di Yunani demokrasi
hanya berlaku untuk warga Negara saja sedangkan untuk budak
belian dan pedagang asing tidak berlaku.
Lahirnya Magna  Merupakan semacam kontrak antara beberapa bangsawan dan raja
Carta (Piagam Johan dari Inggris dimana untuk pertama kali seorang raja yang
Besar 1215) berkuasa mengikatkan diri untuk mengakui dan menjamin beberapa
hak dan privileges dari bawahannya sebagai imbalan untuk
menyerahkan dana untuk keperluan perang dan sebagainya.
 Biarpun piagam ini lahir dalam suasana yang feodal dan tidak
berlaku pada rakyat jelata namun dianggap sebagai tonggak
perkembangan gagasan demokrasi.
 Selanjutnya, sejak abad ke -13 perjuangan terhadap perkembangan
demokras terus berjalan
Lahirnya Revolusi Beberapa pemikiran dapat menghasilakn Revolusi Prancils dan
Prancis dan Amerika.
Revolusi Amerika Pemikiran tersebut antara lain bahwa manusia mempunyai hak
pada akhir abad politik yang tidak boleh diselewengkan oleh raja dan
ke 18 menyebabkan dilontarkan kecaman terhadap raja, yang menurut
pola yang sudah lazim pada masa itu mempunyai kekuasaan tidak
terbatas.
Pendobrakan terhadap kedudukan raja yang absolut didasarkan
atas suatu teori rasionalistis yang dikenal dengan social
contract(kontrak sosial)..
Social Contract/  Menurut John Locke hak-hak politik
Kontrak Sosial mencangkup hak atas hidup, atau kebebasan
John Locke dan hak untuk mempunyai milik/kepemilikan (
life, liberty and property)
Trias Politica  Montesqeu mencoba menyusun suatu system
Montesqieu yang dapat menjamin hak-hak politik, yang
kemudian dikenal dengan Trias Politica
 Mengajurkan pemisahan kekuasaan bukan
pembagian kekuasaan agar tidak ada
penyalahgunaan wewenang
 Dalam perkembnagan konsep ini pemisahan
kekuasaan sulit dilaksanakan maka diusulakn
perlu meyakini adanya keterjaitan antara 3
lembaga: eksekutif, yudikatif dan legislatif.
Demokrasi  Akibat dari keinginan menyelenggarakan hak-hak politik secara
Konstitusional efektif timbullah gagasan bahwa cara yang terbaik untuk
pada Abad ke 19 membatasi kekusaan pemerintah ialah dengan suatu konstitusi.
dan 20  Undang-undang menjamin hak-hak politik dan menyelenggarakan
pembagian kekusaan Negara dengan sedemikian rupa, sehingga
kekusaan eksekutif di imbangi dengan kekusaan parlemen dan
lembaga hukum.
 Gagasan ini dinamakan konstitusionalisme (constitusionalism),
sedangkan Negara yang menganut gagasan ini disebut
constitutional state.
Sesudah perang  sangat memperluas konsep mengenai Rule Of Law, bahwa disamping
Dunia II hak-hak politik juga hak-hak social dan ekonomi harus diakui dan
International dipelihara, dalam arti bahwa standar dasar social ekonomi.
Commission Of  International Commission Of Jurists dalam konfrensinya di
Jurists tahun Bangkok perumusan yang paling umum mengenai system politik yang
1965 demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dimana hak untuk
membuat suatu keputusann-keputusan politik diselenggarakan oleh
warga Negara melalui wakil yang dipilih oleh mereka dan yang
bertanggung jawab kepada mereka melalui suatu prose pemilihan
yang bebas.
 Ini dinamakan “demokrasi berdasarkan perwakilan”.
Hendri B Manyo a. Menyelesaikan perselisihan dengan damai
merumuskan dan secara melembaga.
beberapa nilai yang b. Menjamin terselenggaranya perubahan
mendasari secara damai dalam suatu masyarakat yang
demokrasi yaitu : sedang berubah.
c. Menyelenggarakan pergantian pemimpin
secara teratur.
d. Membatasi pembatasan kekerasn sampai
batsa minimum.
e. Mengakui serta menganggap wajar adanya
keanekaragaman.
f. Menjamin tegaknya keadilan.

Prinsip-prinsip dasar demokrasi


Dalam melaksanakan pemerintahannya kekuasaan pemerintah harus
1. Pemerintahan diabtasi oleh konstitusi atau UUD sehingga kekuasaan pemerintahan
Berdasarkan tidak tak terbatas.
Konstitusi Pembatasan ini penitng agar pemerintahan tidak menyalhgunakan
kekuasaan dengan bertindak sewenang-wenang terhadap rakyatnya
 Sebagus apapun rancangan sebuah pemerintahan, ia tidak bisa dianggap
demokratis kecuali para pejabat yang memimpin pemerintahan itu
dipilih secara bebas oleh rakyat secara bebas, jujur dan adil dalam
2. Pemilihan umum
suatu pemilihan umun.
yang bebas, jujur
 Pejabat-pejabat hasil pemilihan umum yang bebas dari tekanan, jujur
dan adil
dan adail akan menjamin sistem demokrasi berjalan baik
 Pelaksanaan pemilu biasanya bervariasi, namun intinya tetap sama,
yaitu merupakan akses bagi semua warga negara yang telah memenuhi
syarat untuk mendapatkan hak pilih
 Setiap orang memiliki has dasar yang melakat pada diri manusia sejak
lahir yang disebut hak asasi manusia.
 HAM meurpakn anugerah dari Tuhan YME, dan tidak seorang pun boleh
3. Hak asasi manusia
mengambil atau merampas.
dijamin
 HAM setaip warag dalam kehidupan bernegara dijamin oleh negara.
 Jaminan tersbut perlu karena jaminan terhadap HAM merupakan
wujud pemerintahan yang demokratis.
 Setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama di dalam hukum.
 Kesamaan perlakuan ini penting untuk diberlakukan karena tindakan
yang membeda-bedakan warga negara dalam hukum merupakan suatu
tindakan diskrimasi dan tidak adil .
4. Persamaan  Siapapun warga Negara yang melanggar hukum, harus mendapat sanksi
kedudukan di depan hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
hukum  Demikian juga sebaliknya, seseorang yang tidak melanggar hukum atau
melakukan perbuatan melawan hukum, harus bebas atau terhindar dari
sanksi hukum.
 Siapapun mereka, apakah orang kaya atau miskin, pejabat atau rakyat
biasa, harus diperlakukan sama di depan hukum.
 Peradilan yang bebas tidak memihak, dan terlepas dari campur tangan
pemerintah atau siapapun, akan menjamin terwujudnya penegakan
5. Peradilan yang hukum yang tegas dan adil.
bebas dan tidak  Peradilan yang bebas dari tekanan apapun akan mampu mewujudkan
memihak keadilan yang seadil-adilnya bagi seluruh rakyat.
 Kondisi ini harus benar-benar diwujudkan karena setiap individu rakyat
menghendaki keadilan dapat dirasakan seluruh lapisan rakyat.
 Berserikat atau berorganisasi dan mengeluarkan pendapat merupakan
hak warga Negara.
 Oleh sebab itu, pemerintah harus menjamin hak tersebut sebagai
wujud dari pemerintahan yang demokratis.
6. Kebebasan
 Perkumpulan-perkumpulan masyarakat, baik yang berbentuk organisasi
Berserikat/
masyarakat (ormas) maupun organisasi politik (partai politik), juga
Berorganisasi dan
kebebasan masyarakat untuk mengeluarkan pendapat sekaligus dapat
Mengeluarkan
menjadi sarana yang abik untuk mengontrol atau mengawasi
Pendapat
pemerintah.
 Dikatakan demikian, karena melalui ketiga kegiatan saran atau kritik
rakyat dijadikan sebagai penilaian bagi kinerja pemerintah sehingga
jalannya pemerintah dapat berjalan dengan baik, demokratis, dan
sesuai dengan konstitusi yang ada.
Kebebasan pers/media massa, baik cetak maupun elektronika
merupakan prinsip penting seperti prinsip-prinsip yang lain.
Melalui kebebasan pers, rakyat dapat menyuarakan sura hati dan
7. Kebebasan pikirannya kepada khalayak umum (publik) melalui media massa.
Pers/Media Massa Mengekang kebebasan pers berarti mengekang hak-hak rakyat untuk
menyuarakan aspirasinya
Penilaian tersebut juga berlaku pada cara kerja pemerintah.
Pemerintah yang tidak mau mendengarkan dan menyarap aspirasi
rakyat bukanlah pemerintah yang demokratis.
Bentuk-Bentuk Demokrasi Modern Dipandang dari bagaimana keterkaitan antarbadan atau organisasi Negara dalam
berhubungan, demokrasi dapat dibedakan dalam 3 bentuk.
 Menurut system ini ada hubungan yang erat antara badan eksekutif
(pemerintah) dengan badan legislative (badan perwakilan rakyat).
 Disini tugas atau kekuasaan eksekutif diserahkan kepada suatu badan
yang disebut cabinet atau dewan menteri.
 Menteri-menteri, baik secara perorangan maupun secara bersama-
sama sebagai kabinet (dewan menteri), mempertanggung jawabkan
segala kebijaksanaan pemerintahannya kepada parlemen (badam
perwakilan rakyat).
 Apabila  maka kebijaksanaan tersebut bisa terus
pertanggungjawaban dilaksanakan dan dewan menteri tetap
menteri atau dewan melaksanakan tugasnya sebagai menteri.
menteri diterima oleh
parlemen

 Akan tetapi, apabila  maka parlemen dapat mengeluarkan


pertanggungjawaban suatu keputusan yang tidak percaya
menteri atau dewan kepada menteri yang bersangkutan atau
menteri tersebut para menteri (kabinet).
Demokrasi ditolak parlemen  Jika itu terjadi, maka menteri tersebut
dengan Sistem atau para menteri tersebut harus
Parlementer mengundurkan diri.
 Kejadian ini sering disebut sebagai
krisis kabinet.
Satu hal yang mungkin Apabila hal ini terjadi berarti kehendak
saja bisa terjadi, yaitu parlemen tidak lagi mencerminkan
apa yang diputuskan kehendak rakyat yang diwakilinya.
oleh parlemen ternyata Jika demikian, maka parlemen tersebut
berbeda dengan dianggap sudah tidak lagi bersifat
pendapat rakyat yang representatif.
diwakilinya Sebagai perimbangan apabila terjadi
penolakan pertanggungjawaban kabinet
oleh parlemen, kepala Negara dapat
membubarkan parlemen atau badan
perwakilan rakyat.
Untuk selanjutnya dibentuklah badan
perwakilan rakyat yang baru.
Sistem ini awalnya tumbuh di Inggris, kemudian diikuti oleh beberapa
Negara di Eropa Barat dan Indonesia.
Di Indonesia system parlemen diterapkan pada masa berlakunya UUD
Sementara tahun 1950 (UUDS ’50).
Demokrasi Dalam sistem ini, hubungan antara badan eksekutif dengan badan
dengan Sistem legislatif dapat dikatakan tidak ada.
Pemisahan Pemisahan yang tegas antara kekuasaan eksekutif (pemerintah) dan
Kekuasaan legislative (badan perwakilan rakyat) ini mengingatkan kita pada ajaran
dari Montesquieu, yaitu dikenal dengan ajaran Trias Politika.
Menurut ajaran Trias Politika, kekuasaan Negara dibagi menjadi 3
kekuasaan yang satu sama lain terpisah dengan tegas.
Ketiga 1. Kekuasaan legislatif kekuasaan untuk membuat
kekuasaan undang-undang
Trias Politika, 2. Kekuasaan kekuasaan untuk menjalankan
eksekutif undang-undang
3. Kekuasaan yudikatif kekuasaan untuk mengadili
Dalam sistem  terdiri dari presiden sebagai kepala pemerintahan
pemisahan dan dibantu oleh para menteri-menteri.
kekuasaan,  Menteri-menteri tersebut yang memimpin
badan departemen-departemen pemerintahan, diangkat
eksekutif oleh presiden dan hanya bertanggung jawabkepada
(pemerintah) presiden.
 System ini sering disebut Sistem Presidensiil.
 Dalam system ini, tugas badan legislatif (badan perwakilan rakyat) selalu
berada dalam pengawasan rakyat.
 Dalam hal ini pengawasannya dilaksakan dalam bentuk referendum
(pemungutan suara langsung oleh rakyat tanpa melalui badan legislative).
 System Referendum Referendum yang menentukan
ini dibagi Obligatoire berlakunya suatu undang-undang atau
Demokrasi
dalam dua Referendum Yang suatu peraturan.
dengan Sistem
kelompok Wajib Artinya, suatu undang-undang baru
Referendum
dapat berlaku apabila mendapat
(Pengawasan
persetujuan rakyat melalui
Langsung oleh
referendum (pemungutan suara
Rakyat)
langsung oleh rakyat tanpa melalui
badan perwakilan rakyat).
Referendum referendum yang menentukan apakah
Fakultatif / suatu undang-undang yang sedang
Referendum yang berlaku dapat terus dipergunakan atau
Tidak Wajib tidak, atau perlu ada tidaknya
perubahan-perubahan.
Bantuk-bentuk demokrasi modern
Arti singkat Kelebihan Kelemahan
 Menurut system ini ada hubungan yang erat antara badan Rakyat dapat Kedudukan badan eksekutif tidak stabil,
eksekutif (pemerintah) dengan badan legislative (badan menjalankan selalu terancam adanya penghentian
Demokrasi dengan sistem

perwakilan rakyat). fungsi ditengah jalan karena adanya mosi tidak


 Disini tugas atau kekuasaan eksekutif diserahkan kepada pengawasan dan percaya dari badan perwakilan rakyat.
parlementer

suatu badan yang disebut cabinet atau dewan menteri. peranannya Sehingga terjadi krisis kabinet.
 Menteri-menteri, baik secara perorangan maupun secara dalam Akibatnya, pemerintah tidak dapat
bersama-sama sebagai kabinet (dewan menteri), penyelenggaraan menyelesaikan program-program yang
mempertanggung jawabkan segala kebijaksanaan pemerintah telah disusunnya.
pemerintahannya kepada parlemen (badam perwakilan Negara.
rakyat).

 Alam sistem referendum,  referendum yang  Rakyat  Tidak semua


tugas badan legislatif menentukan berlakunya dilibatkan rakyat memiliki pada sistem ini untuk dapat
Referendum yang wajib)
Referendum obligatoire

(badar perwakilan rakyat ) suatu undang-undang atau penuh dalam pengetahuan mmebuat UU memerlukan
selalu berada dalam suatu pelaturan. pembuatan yang cukup persetujuan rakyat dengan suara
pengawasan rakyat. Dalam  Artinya ,suatu undang- undang-undang terhadap UU terbanyak
hal ini, pengawasannya undang baru dapat berlaku . yang baik
Demokrasi dengan sistem referendum

referendum
dilaksanakan dalam bentuk apabila mendapat  Pembuatan UU obligatoire
reperendum (pemungutan persetujuan rakyat menjadi lambat setelah badan legislatif membuat
suara langsung oleh rakyat melalui referendum
rancangan UU maka rancangan
tersebut harus ditawarkan
tanpa melalui badan (pemungutan suara

referendum
kepada rakyat lewat pemungutan
legeslatif). langsung oleh rakayat suara (referendumm)

 di bagi dalam dua tanpa melalui badan


kelompok perwakilan rakyat
a. referendum  Referendum yang
pada sisitem iini bidang legislatif
obligatoire membuat UU terlebih dahulu.
menentukan apakah suatu
(referendum yang

Kalau tidak asa yang tidak


b. referendum undang-undang yang
Reperendum

referendum
tidak wajib)

setuju = tetap UU
fakultatif

fakultatif. sedang berlaku dapat fakultaitf


bila ada yanmg tidak setuju =
terus di pergunakan atau
memintakn persutujuan kepada
tida, atau perlu ada sleuruh rakyat
tidaknya perubahan-
perubahan

 Negara yang menganut


adalah negara swiss.
 Dalam sistem ini, hubungan antara Kekuasaan legislatif:  Ada kestabilan  Dapat mendorong
badan eksekutif dengan badan legislatif kekuasaan untuk membuat pemerintahan, karena timbulnya
dapat dikatakan tidak ada. undang-undang. mereka tidak dapat pemusatan
pemisahan kekuasaan

Pemisahan yang tegas antara kekuasaan dijatuhkan atau kekuasaan


Demokrasi dengan

 Kekuasaan eksekutif :
eksekutif (pemerintah) dan legislative kekuasaan untuk menjalankan dibubarkan oleh badan ditangan presiden,
(badan perwakilan rakyat) ini undang-undang. perwakilan rakyat serta lemahnya
mengingatkan kita pada ajaran dari (parlemen),sehingga pengawasan dari
Kekuasaan yudikatif,
Montesquieu, yaitu dikenal dengan pemerintah dapat rakyat.
kekuasaan untuk mengadili
ajaran Trias Politika. melaksanakan program-
 kekuasaan Negara dibagi menjadi 3 programnya dengan baik.
kekuasaan yang satu sama lain terpisah
dengan tegas