Anda di halaman 1dari 1

Nutrisi Parenteral Total

Nutrisi parenteral total atau yang lebih dikenal dengan istilah TPN ( Total Parenteral
Nutrion) digunakan untuk memberikan dukungan nutrisi dalam jangka waktu lama bagi pasien –
pasien yang tidak mampu mengkonsumsi makanan – makanan peroral dan tidak dapat menjalani
pemberian nutrisi enteral.
Karena TPN merupakan cara pemberian nutrisi yang mahal, memerlukan monitoring
terus menerus dan berpotensi untuk menimbulkan komplikasi infeksi, metabolik, serta mekanis,
tindakan ini hanya dilakukan bila cara pemberian nutrisi yang lain ( oral atau enteral ) tidak
adekuat atau merupakan kontraindikasi sementara dukungan nutrisi dalam waktu yang lama
sangat dibutuhkan.

Indikasi untuk TPN


1. Malnutrisi berat sampai penurunan berat badan sebesar 10 % atau lebih.
2. Kelainan saluran cerna; obstruksi, peritonitis, gangguan pencernaan dan absorpsi, fistula
enterokotaneus, muntah – muntah dan diare yang kronis, ileus paralitik yang lama,
enteritis radiasi, reseksi usus halus yang luas serta pangkreatitis akut yang berat.
3. Kebutuhan suplementasi jika asupan oral tidak mencukupi pada pasien – pasien kanker
yang menjalani terapi yang agresif ( terapi radiasi maupun kemoterapi ).
4. Sesudah pembedahan atau cedera, khusus nya luka bakar yang luas, fraktur multiple atau
sepsis.
5. Gagal jantung, hati, dan ginjal yang akut dengan perubahan kebutuhan akan asam amino.
6. Pasien penyakit AIDS ( acquired immunodeficiency syndrome ).
7. Transplantasi sumsum tulang.

Jika memungkinkan, TPN harus diberhentikan segera mungkin. Penyapihan pasien yang
mendapatkan TPN dengan pemberian nutrisi oral atau enteral diperlukan agar tidak terjadi
komplikasi metabolik dan kekurangan gizi. TPN bukan merupakan tindak emerjensi dan selalu
berpotensi membawa resiko.