Anda di halaman 1dari 8

DRFAT PETUNJUK TEKNIS 

PELAPORAN KEUANGAN PELAKSANAAN KEGIATAN HIBAH PENELITIAN EKSTERNAL 
DPPM UMM – 2011 
 
OLEH: AHMAD JUANDA 
 

I. PENDAHULUAN  

a. Dalam rangka tertib administrasi keuangan kegiatan penelitian perlu disusun laporan keuangan 
pelaksanaan kegiatan penelitian secara benar. 
b. Masih banyaknya perbedaan persepsi dan variasi model dan cara pelaporan keuangan di antara 
para penerima hibah dana penelitian. 
c. Pemerikasaan BPK pada waktu yang lalu tidak hanya terbatas pada ketertiban laporan keuangan 
DPPM secara kelembagaan, tapi meliputi juga laporan keuangan individual maasing‐masing 
peneliti. 
d. Penerimaan dana dari dikti belum dipotong PPN dan PPh sehingga DPPM harus 
memperhitugkan pemotongan pajak tersebut.  
e. Untuk kelancaran pertanggungjawaban penggunaan dana penelitian maka diperlukan petunjuk 
teknis penyusunan laporan keuangan penggunaan dana penelitian.  

II. KETENTUAN UMUM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN  

a. Laporan keuangan dibuat oleh Ketua Pelaksana Kegiatan/Tim Peneliti 
b. Tahapan, proporsi dan persyaratan pencairan/terminasi dana disesuaikan dengan kontrak.  
c. Pos‐pos pengeluaran diklasifikasi sesuai dengan ketentuan proposal yang meliputi:  
1) Biaya gaji/upah/HR;   
2) Biaya bahan habis pakai;  
3) Biaya perjalanan dinas;  
4)  Biaya operasional lainnya (sewa, pengembangan institusi, pemeliharaan, konsinyasi, 
fotocopi, adminisrasi dll) 
d. Porsi masing‐masing pos harus sesuai dengan ketentuan yang ada dalam anggaran/proposasl 
(tergantung skim/jenis penelitian) 
e. Bukti‐Bukti disusun berdasarkan pos pengeluaran‐pengeluaran sesuai urutan daftar rekapitulasi 
dan rincian di proposal.  

III. JENIS LAPORAN: 

a. Laporan rekapitulasi penggunaan dana: adalah laporan yang menunjukkan rekap seluruh 
pengeluran berdasarkan klasifikasi anggaran ( lihat FORM 1) 
b. Laporan rincian pos pengeluaran: 
1) Rincian biaya upah/HR (lihat FORM 2) 
2) Rincian biaya bahan habis pakai (lihat FORM 3) 
3) Rincian biaya perjalanan dinas (lihat FORM 4) 


 
4) Rincian biaya operasional lainnya (lihat FORM 5) 

IV. BUKTI PENDUKUNG  

1. Penerimaan Honorarium 
a. Dapat berupa kuitansi tiap penerima atau dalam bentuk daftar penerima honorarium; 
b.  Di dalamnya tercantum nama penerima, honor bruto, PPh pasal 21 (sebesar 15%) dan 
honor netto, serta tanda tangan penerima dan mengetahui/menyetujui ketua Peneliti  
c. Pemungutan dan penyetoran PPh pasal 21 atas penerima honorarium dilakukan oleh 
DPPM berkoordinasi dengan bagian keuangan UMM 
2. Kuitansi untuk pengeluaran berupa sewa ataupun pembelian 
a. Kuitansi pembelian barang/jasa sewa dibubuhi meterai (PP Nomor 7 Tahun 1995 tentang 
Perubahan Tarif Bea Meterai), tanggal pembelian, alamat lengkap dan tanda tangan 
penerima, serta diberi distempel toko/tempat pembelian/sewa,  
b. pembelian barang/jasa sewa : < Rp 250.000,‐ tanpa dibubuhi Meterai. 
c. pembelian barang/jasa sewa : ≥Rp 250.000,‐ dan < 1.000.000,‐ dibubuhi Meterai Rp. 3.000,‐  
d. pembelian barang: > 1.000.000,‐ dibubuhi Meterai Rp. 6.000,‐ dan dikenakan PPN sebesar 
10% (dilampiri SSP PPN; dan Faktur Pajak Standar dari Toko). 
e. Kuitansi Pembelian barang/jasa dengan nominal ≥ Rp.5.000.000,‐ harus dengan SPK 
Pengadaan Barang/Jasa.  
3. Akomodasi Perjalanan Dinas /SPPD.  
Perjalanan dinas mengacu pada Permenkeu No. 45/PMK.05/2007 jo 07/PMK.05/2008, yang 
terdiri dari:  
a. Uang Harian (uang makan, uang saku dan transport lokal)  
b. Transport luar kota. (tiket + boarding jika menggunakan pesawat Udara)  
c. Hotel berdasarkan ketentuan yang berlaku   
d. Perjalanan Dinas didukung dengan Surat Tugas dari Ketua Peneliti/Surat Peerintah 
Perjalanan Dinas 
4. Bukti setoran pajak: diperoleh setelah membayar pajak sesuai dengan ketentuan 

V. TATA CARA PEMUNGUTAN PAJAK  

Pengenaan Pajak yang harus dipotong oleh DPPM pada saat belanja barang/penyerahan jasa 
sewa/penyerahan honorarium kemudian disetorkan ke Kas Negara melalui bank/kantor pos/tempat lain 
yang ditunjuk.  

1. Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 
Setiap pembelian barang atau pemakaian jasa (sewa) yang nilainya Rp. 1.000.000,‐ keatas maka 
dikenakan PPN sebesar 10% disertai Faktur Pajak dengan menyertakan identitas Pengusaha 
kena pajak antara lain 
a. Nama pengusaha kena pajak (PKP)  
b. alamat pengusaha kena pajak (PKP)  
c. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)  


 
d. Tanggal pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP)  
e. Tanda tangan pengusaha kena pajak (PKP) dan Stempel Toko 
2. Pajak Penghasilan (PPh. Ps 21)  
Setiap penyerahan honorarium dikenakan pajak sebesar 15% dari pengasilan Bruto. Bukti Surat 
Setoran Pajak (SSP) honorarium menggunakan NPWP UMM 
3. Pajak Penghasilan Belanja Barang (PPh. Ps. 22)  
Setiap pembelian barang yang nilainya Rp. 1.000.000,‐ keatas maka dikenakan PPh Ps. 22 
sebesar 1,5.% Bukti setoran pajak menggunakan NPWP toko tempat pembelian. 
4. Pajak Penghasilan Pemakaian Jasa (Sewa) (PPh. Ps. 23)  
Setiap sewa yang nilainya Rp. 1.000.000,‐ keatas maka dikenakan PPh Ps. 23 sebesar 2 % Bukti 
Surat Setoran Pajak (SSP) menggunakan NPWP tempat sewa  
 

VI. PENUTUP  

Demikian petunjuk teknis pelaporan keuangan ini dibuat untuk dijadikan pedoman bagi para penerima 
hibah penelitian Dikti 

  

Malang, 15 September 2011 

DPPM ‐ UMM 

LAMPIRAN: 

A. FORM 1: REKAPITULASI PENGGUNAAN DANA 


 
DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT  
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 
 
 
LAPORAN REKAPITULASI PENGGUNAAN DANA PENELITIAN 
JUDUL PENELITIAN: _____________________________________ 
JENIS PENELITIAN: _____________________________ 
TAHUN: ______________ 
 
Volume
No. Uraian Jumlah (Rp)
Satuan

1. Biaya Upah/HR

2. Belanja Bahan

3. Belanja Perjalanan

4. Belanja Barang Operasional Lainnya

TOTAL

Mengetahui: 

DPPM UMM                  Ketua peneliti,  
Direktur , 
 
 
_______________________              ___________________ 
 
 

B. FORM 2 : RINCIAN BIAYA UPAH/HR 

RINCIAN BIAYA UPAH/HR PENELITIAN 
JUDUL PENELITIAN: _____________________________________ 


 
JENIS PENELITIAN: _____________________________ 
TAHUN: ______________ 
Jumlah 
Besarnya  PPh. PS. 21 
No  Nama  JABATAN  yang  Tanda Tangan 
Honorarium  (15%) 
diterima 
    Ketua Tim        1. 
    Anggota        2. 
    Anggota        3. 
    Tenaga Ahli        4. 
    Programer         5. 
JUMLAH         
 

C. FORM 3: RINCIAN BIAYA BAHAN HABIS PAKAI 

RINCIAN BIAYA BAHAN HABIS PAKAI  
JUDUL PENELITIAN: _____________________________________ 
JENIS PENELITIAN: _____________________________ 
TAHUN: ______________ 
No. Nama Bahan Volume Biaya Satuan Biaya

Jumlah Biaya

Catatan : Bahan yang dibutuhkan perlu spesifikasi yang jelas, dirinci jumlah dan satuan
harga (tidak dalam bentuk paket)

D. FORM 4: RINCIAN BIAYA PERJALANAN 

RINCIAN BIAYA PERJALANAN  
JUDUL PENELITIAN: _____________________________________ 


 
JENIS PENELITIAN: _____________________________ 
TAHUN: ______________ 

No. Kota/Tempat Tujuan Volume Biaya Satuan Biaya

Jumlah Biaya

Catatan : Perjalanan perlu dirinci jumlah orang, tujuan, gol/jabatan, jenis transportasi
yang digunakan, jumlah hari dan satuan biaya sesuai aturan yang berlaku

E. FORM 5: RINCIAN BIAYA OPERASIONAL LAINNYA 

RINCIAN BIAYA OPERASIONAL LAINNYA  
JUDUL PENELITIAN: _____________________________________ 
JENIS PENELITIAN: _____________________________ 
TAHUN: ______________ 

No. Uraian Kegiatan Volume Biaya Satuan Biaya

Jumlah Biaya

Catatan : Berupa pengeluaran yang tidak termasuk dalam komponen belanja gaji upah, bahan
dan perjalanan.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
F. BUKTI PENDUKUNG 
 
1. CONTOH KUITANSI   : 
 


 
K U I T A N S I 
Sudah terima dari  : Bendaharan Pembantu DPPM UMM  
Jenis dan judul penelitian  : 
   
Banyaknya uang  : ………………………………………………………………………….. rupiah 
Untuk pembayaran  : 
 
 
 
Rp. …………………………………..  Stempel Tempat …………..…. , …………2009
  sewa Meterai

Tanda tangan (Nama Terang)


Mengetahui/Menyetujui :    Bendaharan Pembantu DPPM UMM 
Ketua Peneliti   
   
Nama terang  Nama terang 
Catatan :Setiap kuitansi wajib disertai nota asli/kuitansi asli toko 
 

2. Contoh kuitansi Sewa < Rp.1.000.000  

KUITANSI
NO:
Sudah terima dari : Bendaharan Pembantu DPPM UMM
Jenis dan judul penelitian :
Uang sebanyak : TUJUH RATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH
Guna membayar : Sewa Laboratorium untuk kegiatan …(judul penelitian, Program Penelitian, Sumber
dana Dikti/Ristek tahun anggaran 2011)…dengan rincian sbb:
- 3 hari x Rp. 250.000,- = Rp. 750.000,-

Rp. 750.000,- Stempel Tempat …………..…. , …………2009


sewa Meterai Rp. 3.000,-
Tanda tangan (Nama Terang)

Mengetahui/Menyet   Bendaharan Pembantu DPPM UMM 
ujui :   
Ketua Peneliti   
   
Nama terang  Nama terang 

Contoh kuitansi belanja ≥ 1.000.000,-

KUITANSI

 
NO:
Sudah terima dari : Bendaharan Pembantu DPPM UMM
Jenis dan judul penelitian :

Uang sebanyak : EMPAT JUTA SEMBILAN RATUS TUJUH PULUH LIMA RIBU RUPIAH
Guna membayar : Pembelian alat tulis kantor (ATK) untuk untuk kegiatan ……(judul penelitian, Program
Penelitian, Sumber dana Dikti/Ristek tahun anggaran 2009)……. dengan rincian sbb:

- 10 buah Flash disk @R p. 110.500,- =Rp. 1.105.000,-


- 5 box Continue Form 9,5 x 11 4 ply @R p. 233.000,- =Rp. 1.165.000,-
- 2 buah Tinta Printer Laser Jet 6L @R p. 725.000,- =Rp. 1.450.000,-
- 25 rim Kertas HVS 70 gram SIDU @R p. 37.000,- =Rp. 925.000,-
- 10 rim Kertas HVS 60 gram SIDU @R p. 33.000,- =Rp. 330.000,-
JUMLAH =Rp. 4.975.000,-

Rp. 750.000,- Stempel Tempat sewa/toko …………..…. , …………2009


Meterai Rp. 3.000,-
Tanda tangan (Nama Terang)

Mengetahui    Bendaharan Pembantu DPPM UMM 
/Menyetujui :   
Ketua Peneliti   
   
Nama terang  Nama terang