Anda di halaman 1dari 153

BUKU KURIKULUM

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

UNIVERSITAS BENGKULU
PENDAHULUAN

Assalamualaikum wr wb

Terima kasih kami ucapkan kepada Rektor Unib, senat Universitas Unib, Senat Fakultas
Teknik, Dekan Teknik, dan segenap dosen di lingkungan Fakultas Teknik Unib atas bantuan yang
telah diberikan baik materi maupun moril sehingga terbentuk Program studi Teknik Arsitektur di
Universitas Bengkulu.

Pendirian sebuah program studi tidak akan berkelanjutan apabila konten kurikulum yang
digunakan sebagai pisau dalam pembelajaran tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan
oleh DIKTI dan asosiasi profesi ataupun tidak memiliki relevansi terhadap perkembangan ilmu
pengetahuan. Kurikulum memiliki peran yang sangat vital dalam proses belajar mengajar. Kurikulum
merupakan produk yang digunakan oelh tenaga pendidik untuk menghasilkan lulusan sesuai dengan
tujuan didirikannya program studi.

Buku ini akan menjelaskan mengenai kurikulum yang akan digunakan prodi Teknik Arsitektur
Unib. Buku ini memuat permasalahan, visi, misi, dan tujuan didirikannya Prodi Teknik Arsitektur,
kurikulum, hingga silabus pembelajaran yang akan digunakan oleh tenaga pendidik dalam kegiatan
belajar mengajar. Penyampaian yang akan disajikan secara sistematis akan memudahkan untuk
dibaca.

Bengkulu, Februari 2016

Tim Penyusun
LATAR BELAKANG

Pembentukan kurikulum untuk Program studi Teknik Arsitektur merupakan bagian dari
mekanisme pembelajaran yang merujuk kepada capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.
Perumusan capaian pembelajaran pada program studi Teknik Arsitektur Universitas
Bengkulu disadur berdasarkan Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Arsitektur Indonesia
(APTARI) yang kemudian dilakukan dengan menggunakan dan mengembangkan capaian
pembelajaran yang dibentuk dan disesuaikan dengan jenjang merujuk pada jenjang
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bersesuaian pada parameter ukur kualifikasi
level 6 (sarjana/s1) dan SN Dikti dalam lampiran RI No. 49 Tahun 2014. Dengan demikian
ada empat kategori capaian pembelajaran yang harus digunakan program studi dalam
penyusunan kurikulum berbasis KKNI yaitu :

 Capaian pembelajaran unsur sikap;


 Capaian pembelajaran unsur keterampilan umum;
 Capaian pembelajaran unsur keterampilan khusus; dan
 Capaian pembelajaran unsur pengetahuan.

Capaian pembelajaran tersebut diselaraskan dengan visi dan misi dibentuknya


program studi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu. Hal tersebut untuk membentuk prodi
Teknik Arsitektur yang memiliki karakter dan keunikan dalam kegiatan belajar mengajar
tanpa mengurangi pengetahuan dasar yang wajib diberikan. Sehingga, lulusan yang
dihasilkan diharapkan memiliki karakter tersendiri dibandingkan lulusan arsitektur dari
unversitas yang lain.
VISI & MISI

Visi dalamProgram studiTeknik Arsitektur Universitas Bengkulu adalah :

“Terwujudnya Program StudiTeknik Arsitektur yang Mengutamakan Semangat Berkarya di


Bidang Teknik Arsitektur dengan Sadar, Tanggap, dan Tepat Guna dalam Menggali dan
Mengembangkan Potensi Lokal untuk Menjawab Kebutuhan Manusia dan Lingkungan pada Era
Globalisasi”.

Misi utama Program Studi Teknik Arsitekturtertuang dalam 5 (lima) poin utama yakni sebagai
berikut :

1. Menyelenggarakan proses perencanaan dan perancanganberbasis ilmu arsitektur yang


memiliki integrasi dengan mata kuliah lainnya sehingga membentuk satu kesatuan
pembelajaran yang utuh.

2. Menguasai penggunaan teknologi dan informasi untuk menunjang kegiatan dalam proses
perencanaan dan perancangan.

3. Mengembangkankonsep tepat guna dalamberfikir secara kontekstual terhadap


kebutuhan masyarakatsecara efektif dan efisien sekaligus mengembangkan potensi lokal
sebagai dasar dalam proses perencanaan dan perancangan yang tertuang dalam mata
kuliah.

4. Mengutamakan proses desain yang selaras dengan lingkungan yang berkelanjutan.

5. Menghasilkan lulusan arsitektur yang memiliki jati diri dan mampu bersaing positif di era
globalisasi.

Tujuan berdirinya Program studiTeknik Arsitektur adalah sebagai berikut :

1. Pendidikan: Menghasilkan lulusan yang memiliki integritas kepribadian yang tinggi,


tanggap pada kebutuhan, perubahan, serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
yang adaptif terhadap lingkungan.

2. Penelitian: Menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian pada aspek mutu/fungsi


rancang bangun di bidang Teknik Arsitektur dengan mengangkat potensi lokal agar
bersinergi positif sebagai dedikasi terbaik kepada masyarakat lokal maupun nasional.

3. Pengabdian masyarakat: Menyelengkarakan dan mengembangkan kegiatan pengabdian


kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab melalui kerjasama dengan instansi
lain, baik negeri maupun swasta sehingga bersinergi positif sebagai dedikasi kepada
masyakarat lokal maupun nasional.
KURIKULUM
SEMESTER I

Bobot
No SMT Kode Mata Kuliah Deskripsi
SKS

Mata kuliah dasar struktur konstruksi dalam arsitektur


adalah mata kuliah yang memberikan pemahaman prinsip
Dasar Struktur
dasar – dasar konstruksi dan sistem struktur bangunan
1 ARS - 111 Konstruksi dalam 3 (2-1)
bertingkat rendah sederhana.
Arsitektur

Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai prinsip


– prinsip dasar sisten gaya dan tegangan serta dapat
2 ARS - 112 Statika Arsitektur 2 (2-0) memahami keseimbangan statika.

Mata kuliah pengantar arsitektur adalah mata kuliah yang


3 memberikan pemahaman dan pembelajaran mengenai
Pengantar
ARS - 113 2 (2-0) prinsip dasar arsitektur dan ruang lingkupnya.
Arsitektur

Mata kuliah dasar desaian arsitektur 1 adalah mata kuliah


dengan bentuk pembelajaran studio, yang menekankan
pada pengenalan dasar mengenai dwimatra dan trimatra
serta cara untuk mengkomunikasikan kedua hal tersebut.

Mata kuliah dalam bentuk pembelajaran studio, yang


I Dasar Desain
4 ARS - 114 3 (2-1) bertujuan mengenalkan suasana studio (studio culture),
Arsitektur 1
yang menekankan pada pemahaman berkomunikasi dan
menjelaskan proses desain, menyampaikan maksud, dan
mememahami keputusan adalah beberapa yang diajarkan
dalam perkuliahan perkuliahan ini.

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan pembelajaran


mengenai dasar – dasar menggambar teknik sebagai alat
untuk menterjemahkan konstruksi bangunan sesuai dengan
5 ARS - 115 Gambar Teknik 3 (1-2) prinsip – prinsip menggambar teknik yang berlaku secara
universal.

Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai nilai-


nilai budaya dan kewarganegaraan serta mampu
menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari –
hari untuk menjadi ilmuwan yang profesional yang memiliki
Pendidikan Dasar rasa kebangsaan dan cinta tanah air, demokratis yang
6 MKU - 101 dan Kewargane- 2 (2-0) berkeadaban, menjadi warga negara yang memiliki daya
garaan saing, berdisiplin dan berpartisipasi aktif dalam
membangun kehidupan yang damai berdasarkan sistem
nilai Pancasila.
Dalam perkuliahan ini dibahas agar mahasiswa mampu
memahami nilai-nilai agama dan mampu menerapkan nilai -
nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari dalam aspek
arsitektur kota dan lingkungan binaan yang beriman dan
7 MKU - 102 Agama 2 (2-0) bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,
dan memiliki etos kerja serta menjunjung tinggi nilai-nilai
kemanusiaan dan kehidupan.

Dalam perkuliahan ini dibahas agar mahasiswa mampu


memahami dan menerapkan penggunaan bahasa Inggris
untuk menulis, membaca dan berbicara untuk keperluan
MKU - 105 2 (2-0)
akademik memahami istilah-istilah arsitektur dalam Bahasa
8 Bahasa Inggris
Inggris dan mampu menerapkannya dalam presentasi grafis
arsitektural.
SEMESTER II

Bobot
No SMT Kode Mata Kuliah Deskripsi
SKS

Adalah mata kuliah yang memberikan pemahaman


Struktur
prinsip dasar – dasar konstruksi dan sistem struktur
Konstruksi dan bangunan bertingkat rendah. Pemahaman mengenai
Utilitas sistem struktur dari pondasi sampai finish dan
9 ARS - 121 3 (1-2)
Bangunan mahasiswa diharapkan mulai belajar cara menghitung
Bertingkat volume serta RAB secara sederhana.

Rendah

Mata kuliah yang mendorong mahasiswa agar mampu


memahami prinsip-prinsip dasar keseimbangan statika
Mekanika pada portal serta mampu memahami prinsi-prinsip
10 ARS - 122 2 (1-1)
Teknik dasar keseimbangan statika pada rangka sederhana.

Mampu memahami dan menerapkan berbagai teknik


penggambaran dan pemodelan rancangan arsitektur
Arsitektur dalam media 2 dan 3 dimensi melalui pemanfaatan
11 ARS - 123 3 (1-2)
Digital perangkat lunak komputer grafis.

Mata kuliah Sejarah dan Teori Arsitektur I adalah mata


kuliah yang mendorong mahasiswa agar mampu
memahami konsep-konsep ruang, bentuk, struktur dan
Sejarah dan konstruksi, lingkungan bangunan dan tapak, konteks
12 ARS - 124 Teori 2 (2-0) morfologi-fisik kekotaan dari suatu rancangan arsitektur
Arsitektur 1 khususnya terkait perkembangan arsitektur di
Indonesia.

Mata kuliah pengantar arsitektur adalah mata kuliah


yang mendorong mahasiswa untuk dapat membuat
desain dan mempresentasikannya ke dalam bentuk dua
dimensi maupun tiga dimensi baik secara konsep tual
Dasar Desain
13 ARS - 125 3 (1-2) maupun visual dengan mempertimbangkan prinsip-
Arsitektur 2
prinsip desain yang meliputi keindahan bentuk dan
keindahan ekspresi.

II Mata kuliah Bahasa Indonesia adalah mata kuliah yang


memberikan pemahaman kepada mahasiswa untuk
mampu menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa
Bahasa
14 MKU - 103 3 (3-0) nasional yang baik dan benar, serta mendorong
Indonesia
mahasiswa untuk mampu dalam menulis ilmiah.

Mata kuliah Teknik Komunikasi Arsitektur adalah mata


kuliah yang memberikan pemahaman pada mahasiswa
15 ARS - 127 2 (2-0)
Teknik dapat memahami teknik dalam berkomunikasi arsitektur
Komunikasi serta dapat membuat presentasi arsitektur yang baik

Arsitektur dan mudah dipahami.

Pada mata kuliah ini, diberikan materi mengenai eko-


arsitektur, yaitu pembangunan sebagai kebutuhan
kehidupan manusia dalam hubungan timbal balik
dengan lingkungan alamnya. Elemen-elemen eko-
Arsitektur dan arsitektur yang meliputi iklim dan kelembaban, bau dan
16 ARS - 128 2 (2-0)
Lingkungan I pencemaran udara, radiasi alam dan buatan, bentuk dan
bahan bangunan, struktur bangunan, warna dan
pencahayaan.
SEMESTER III

Bobot
No SMT Kode Mata Kuliah Deskripsi
SKS

Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai struktur,


terutama untuk bangunan-bangunan arsitektural yang

Struktur membutuhkan ruang luas tanpa kolom dengan bentang


lebar. Pengetahuan tentang struktur ditunjang dengan
Konstruksi dan
pengetahuan tentang material yang memiliki perlakuan
17 ARS - 211 Utilitas 3 (1-2)
khusus sehingga mampu bertindak sebagai pendukung
Bangunan
struktur bentang lebar dan memberikan pemahaman
Bentang Lebar
mengenai utilitas bangunan pada struktur bentang lebar.

Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai dasar-dasar


fisika bangunan, pengaruh iklim pada kesehatan dan
kenyamanan bangunan secara umum, pengaruh iklim
pada bahan bangunan yang paling sering dipergunakan,
18 pencahayaan alami dan buatan, radiasi matahari
Fisika
ARS - 212 2 (2-0) (orientasi/ posisi bangunan terhadap arah radiasi),
Bangunan I
penghawaan alami, kebutuhan pembaharuan udara
akibat dari polusi udara, kebutuhan ventilasi untuk
mendapatkan kelembaban dan temperatur yang ideal.

Mata kuliah Metode Perencanaan Arsitektur merupakan


mata kuliah yang memberikan pemahaman kepada
mahasiswa mengenai perkembangan teknologi
Teknologi
19 ARS – 213 2 (2-0) bangunan dan material pada bangunan yang terbentuk
Bangunan I
secara alamiah.

Mata kuliah Metode Perencanaan Arsitektur merupakan


mata kuliah dasar berisi pengertian metoda perancangan
tradisional (intuitif) dan metoda perancangan baru
Metode
(rasional), prosedur perencanaan dan perancangan
20 ARS – 214 Rancang 2 (2-0)
arsitektur, serta praksis programming sampai desain
Arsitektur
skematik sebagai bagian dari proses perancangan.

Mata kuliah Sejarah dan Teori Arsitektur 2 adalah mata


kuliah yang menekankan untuk mampu memahami
konsep-konsep ruang, bentuk, struktur dan konstruksi,
Sejarah dan lingkungan bangunan dan tapak, konteks morfologi-fisik
21 ARS – 215 Teori 2 (2-0) kekotaan dari suatu rancangan arsitektur berbasis
Arsitektur 2 pengetahuan keilmuan dari negeri-negeri erosentris
yang sesuai dengan sifat keadaan negeri Indonesia.

III Mata kuliah Studio Desain Arsitektur I adalah mata


Studio Desain kuliah dengan bentuk pembelajaran studio,yang

Arsitektur I menekankan dalam mendesain dan mengkomunikasikan


22 ARS – 216 6 (2-4)
arsitektur bangunan publik dengan skala tingkat
kompleksitas sederhana, pada suatu area lingkungan
dengan tapak datar, serta bermassa tunggal majemuk
dan tidak bertingkat; melalui pendekatan arsitektur
sebagai bentukan artistik-estetik dan wadah kegiatan;
yang disajikan secara verbal, tulisan, grafis dan model.

Dalam perkuliahan ini dibahas proses perencanaan


tapak, analisis tapak dan lansekap serta tanggapan,
konsep, perencanaan tapak dan lansekap sesuai dengan
Perancangan lingkungan setempat, serta bentang alam dalam
Tapak dan perancangan berkelanjutan. Di dalamnya membahas
23 ARS – 217 3 (2-1)
Lansekap (Site mengenai prinsip perencanaan tapak, kaidah penataan
Design) tapak, detail tapak dan tipe – tipe perencanaan tapak
menurut fungsi bangunan.

SEMESTER IV

Bobot
No SMT Kode Mata Kuliah Deskripsi
SKS

Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai struktur


tingkat lanjut, terutama untuk bangunan-bangunan
Struktur
arsitektural bertingkat tinggi. Pengetahuan tentang
Konstruksi struktur ditunjang dengan pengetahuan tentang material
24
Utilitas yang memiliki perlakuan khusus sehingga mampu
ARS - 221 3 (1-2)
Bangunan bertindak sebagai pendukung struktur bangunan
Bertingkat bertingkat tinggi dan memberikan pemahaman

Tinggi mengenai utilitas bangunan bertingkat tinggi.

Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai sistem


lingkungan bangunan buatan baik tata cahaya,
pengkondisian udara buatan, tata akustik buatan akustik
Fisika Bangunan lingkungan yang harus diantisipasi untuk ditanggulangi,
25 ARS - 222 2 (1-1)
2 akustik ruangan, sifat/perilaku bunyi pada bentuk ruang
dalam, rambatan bunyi pada konstruksi bangunan.

Mata kuliah Metode Perencanaan Arsitektur merupakan


mata kuliah yang memberikan pemahaman kepada
Teknologi
26 ARS - 223 2 (1-1) mahasiswa mengenai perkembangan teknologi
Bangunan 2
bangunan dan material pada bangunan yang terbentuk
secara buatan.

Mata kuliah sejarah arsitektur nusantara adalah mata


kuliah yang membahas mengenai langkah agar
27 ARS – 224 Sejarah 3 (3-0) mahasiswa mampu menjelaskan filosofi kebudayaan
Arsitektur yang berangkat dari esensi jiwa manusia dan tanah-air
Nusantara Indonesia (Nusantara) dalam kesetimbangan-kelestarian
jalinan potensi manusia-masyarakat dan alam
lingkungan, serta mampu menganalisa dan menemu-
kenali konsep-konsep keilmuan arsitektur dan
lingkungan binaannya atas berbagai fenomena arsitektur
regional/lokal di Indonesia yang disoroti dengan
pandangan filosofis tersebut di atas, baik dengan metode
kualitatif maupun kuantitatif.

Mata kuliah Studio Desain Arsitektur 2 adalah mata


kuliah dengan bentuk pembelajaran studio,yang
IV
menekankan dalam mendesain dan mengkomunikasikan
arsitektur pada kasus bangunan publik dengan skala
tingkat kompleksitas madya, pada lingkungan-kawasan
kota, bermassa tunggal-majemuk, bertingkat rendah-
Studio Desain menengah (2-6 lantai), dan bangunan bentang lebar,
28 ARS – 225 6 (2-4)
Arsitektur 2 pada tapak berkontur (>10-20%); melalui pendekatan
arsitektur sebagai bentukan artistik-estetik, wadah
kegiatan, modifikasi iklim setempat, dan bagian dari
tipologi dan tautan lingkungan-kawasan yang lebih luas;
yang disajikan secara verbal, tulisan, grafis dan model.

Mata kuliah Metodelogi Penelitian Arsitektur adalah


mata kuliah yang menekankan dalam memahami prinsip
dan ragam penelitian dalam lingkup arsitektur beserta
Metodelogi
metodologinya, dan mampu menerapkan metodologi
29 ARS - 226 Penelitian 2 (2-0)
penelitian (kuantitatif dan kualitatif) dalam suatu kasus
Arsitektur
penelitian.

Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai langkah dalam


mengembangkan kemampuan untuk memimpin dan
berkomunikasi sesuai dengan keahliannya, memperluas
wawasan pengetahuan dan sikap terhadap
perkembangan baru dalam bidang ilmu dan teknologi,
30 ARS – 227 Kewirausa-haan 2 (1-1)
Memahami dan tanggap terhadap permasalahan sosial,
budaya, global dan bisnis sebagai seorang profesi
perekayasa.
SEMESTER V

No SMT Kode Mata Kuliah Bobot SKS Deskripsi

Mata kuliah ini merupakan kuliah lanjutan dari mata kuliah


Struktur Konstruksi Bangunan Bertingkat Tinggi. Selesai
mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu
Struktur memahami dan mengaplikasikan pengetahuan tentang material
31 ARS - 311 3 (1-2)
Kontruksi dan yang memiliki perlakuan khusus sehingga mampu bertindak
Utilitas sebagai pendukung struktur bangunan baik bertingkat rendah,
Lanjutan bentang lebar, juga bertingkat tinggi dan menggali pemahaman
mengenai utilitas bangunan.

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah yang menerapkan fungsi-


fungsi manajemen (perencanaan, pelaksanaan dan penerapan)
yang meliputi mutu fisik konstruksi, biaya dan waktu dengan
menggunakan sumber daya secara efektif dan efisien. Selesai
mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu
menjelaskan prinsip ekonomi bangunan dan kelayakan proyek
32
Manajemen serta pengelolaan pembiayaan proyek dalam penyusunan
TSP - 317 2 (2-0)
Konstruksi rencana anggaran biaya (RAB). Dalam perkuliahan ini dibahas
mengenai unsur-unsur ekonomi bangunan, analisa estimasi
kuantitas dan kualitas ekonomi bangunan, rencana anggaran
biaya (RAB), kelayakan proyek, serta pemeliharaan bangunan
dan instalasi

V Mata kuliah ini merupakan penjelasan mengenai peran seorang


arsitek dalam memahami filsafat dasar manusia. Bahwasanya,
karya arsitektur merupakan hasil dari budaya yang ditautkan
dengan fungsi sebagai wadah kegiatan hidup dan berkehidupan
manusia. Sehingga dalam perkembangannya, arsitektur dan
masyarakat memiliki hubungan yang berkelanjutan. Selesai
mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu
memahami falsafah dasar manusia, kehidupan dan perilaku
manusia.

Arsitektur dan
33 ARS - 312 3 (2-1) Perkuliahan ini membahas arah perkembangan arsitektur
Masyarakat
Indonesia beserta peran arsitek dalam perkembangan
kebudayaan, hubungan manusia dengan lingkungan binaan,
hubungan lingkungan binaan dan perilakuhingga kajian
lingkungan (arsitektur) dan perilaku dalam desain lingkungan
binaan. Pelaksanaan kuliah menggunakan metode
collaborativelearning yang berorientasi pada open ended dan
metode contextual instruction yang dilengkapi dengan
penggunaan LCD, video, survey/pengamatan langsung.

Mata kuliah ini merupakan kuliah lanjutan dari mata kuliah


studio desain arsitektur 2. Selesai mengikuti perkuliahan ini
34 ARS - 313 6 (1-5) mahasiswa diharapkan mampu merencanakan dan merancang
Studio Desain
bangunan public-komersial dengan skala tingkat kompleksitas
Arsitektur 3 madya. Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai pemahaman
kegiatan public-komersial dalam skala lingkungan-kawasan kota,
sistem utilitas bangunan bertingkat sedang-tinggi, konteks urban
sebagai metoda desain arsitektur, tautan urban sebagai metoda
desain arsitektur dan teknik penataan arsitektural. Pelaksanaan
kuliah menggunakan metode pendekatan Self-Directed Learning
(SDL) lebih ditekankan pada penggunaan komputer berbasis
software arsitektur

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah yang diterapkan pada


masing-masing individu dalam menciptakan nilai moral yang
baik. Etika dan perilaku dalam berprofesi membentuk pribadi
yang lebih bertanggung jawab, adil dan responsif. Selesai
mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan dapat
35 ARS – 314 Etika Profesi 2 (2-0) memahami nilai dan etika professional serta meningkatkan
kemampuan intelektual dan professional. Dalam perkuliahan ini
dibahas mengenai etika profesi arsitek, etika profesi perencana,
etika profesi pengawasan, dan etika profesi pelaksanaan.

Mata Kuliah
36 ARS – 31 *) 2 (2-0)
Pilihan

Mata Kuliah
37 ARS – 31 *) 2 (2-0)
Pilihan

SEMESTER VI

Bobot
No SMT Kode Mata Kuliah Deskripsi
SKS

Mata kuliah ini merupakan kuliah lanjutan dari mata


kuliah Studio Desain Arsitektur 3. Selesai mengikuti
perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu
merencanakan dan merancang bangunan privat atau
publik dengan skala tingkat kompleksitas tinggi. Dalam
perkuliahan ini dibahas mengenai pendekatan arsitektur
sebagai bentukan artisitik-estetik, wadah kegiatan,
Studio Desain
38 VI ARS - 321 6 (1-5) modifikasi iklim setempat, bagian dari tautan urban,
Arsitektur 4
investasi ekonomi dan simbol budaya (pendekatan
kearifan lokal setempat). Pelaksanaan kuliah
menggunakan metode pendekatan Self-DirectedLearning
(SDL) lebih ditekankan pada penggunaan komputer
berbasis software arsitektur
Mata kuliah ini berkaitan dengan prinsip, metode dan
proses desain elemen-elemen pembentuk kota. Dalam
39
Penataan perkuliahan ini dibahas mengenai pengertian sampai
ARS - 322 3 (1-2)
Perkotaan produk desainKota

Mata kuliah ini merupakan lanjutan bahasan mata kuliah


arsitektur lingkungan dan perencanaan tapak dan
lansekap. Selesai mengikuti mata kuliah ini mahasiswa
Pembangunan diharapkan memiliki kesadaran yang tinggi dalam
40
Lingkungan melaksanakan suatu pembangunan agar dapat menjaga
ARS - 323 3 (3-0)
Binaan keberlangsungan hidup makhlulk hidup. Dalam
Berkelanjutan perkuliahan ini dibahas mengenai teori, ekosistem alam,
serta prinsip konsep keberlanjutan.

PKL merupakan kegiatan memahami prosedur dan


pelaksanaan pekerjaan sekaligus mengerti kode etik
profesi melalui praktek magang. Dalam praktek kuliah
41 Praktek Kerja lapangan ini dibahas tentang prosedur pengadaan,
ARS - 324 Lapangan 3 (0-3) peraturan yang terkait, kode etik, administrasi proyek
(PKL) dan pengendalian mutu, proses pengerjaan dan
pelaporan proyek

Mata Kuliah
42 ARS – 32 *) 2 (2-0)
Pilihan

Mata Kuliah
43 ARS – 32 *) 2 (2-0)
Pilihan
SEMESTER VII

Bobot
No SMT Kode Mata Kuliah Deskripsi
SKS

Mata kuliah ini merupakan kuliah lanjutan dari mata


kuliah Studio Desain Arsitektur 4. Pada perkuliahan ini
mahasiswa diharapkan dapat menerapkan dan
mengaplikasikan sebagian ilmu pendukung dan
pelengkap dalam sebuah desain yang relevan dengan
44 tema dan topik yang dipilih serta dapat
Studio Desain
ARS - 411 6 (1-5) mengkomunikasikan desain dengan komprehensif,
Arsitektur 5
melalui sajian verbal, tulisan, grafis dan model.
Pelaksanaan kuliah menggunakan metode pendekatan
Self-DirectedLearning (SDL) lebih ditekankan pada
penggunaan komputer berbasis software arsitektur

VII Perkuliahan ini merupakan sebuah proses dalam


memahami prosedur penyusunan dan penulisan
proposal Arsitektur dalam mengidentifikasi,
45 menstrukturkan teori yang digunakan, penyususnan
Seminar
ARS - 412 3 (2-1) metodelogi penelitian dan metode desain yang
Arsitektur
digunakan berdasarkan tema atau topik khusus pada
bidang kajian tertentu yang diminati

Mata Kuliah
46 ARS - 41 *) 2 (2-0)
Pilihan

Mata Kuliah
47 ARS – 41 *) 2 (2-0)
Pilihan

Perkuliahan ini mengharapkan mahasiswa mampu


mengaplikasikan keilmuan yang terintegrasi secara
kontekstual, memberikan penyelesain masalah desain
VIII arsitektur secara sistematis dan terkonsep tepat guna
48 ARS - 421 Tugas Akhir 6 (1-5) melalui proses, metode dan pendekatan rancang tertentu
serta dapat mengkomunikasikannya melalui prosedur
dan tata cara penyajian skripsi.

Kuliah Kerja
49 MKU -
Nyata
SEMESTER VIII

Bobot
No SMT Kode Mata Kuliah Deskripsi
SKS

Mata kuliah ini merupakan kuliah lanjutan dari mata


kuliah Studio Desain Arsitektur 4. Pada perkuliahan ini
mahasiswa diharapkan dapat menerapkan dan
mengaplikasikan sebagian ilmu pendukung dan
pelengkap dalam sebuah desain yang relevan dengan
44 tema dan topik yang dipilih serta dapat
Studio Desain
ARS - 411 6 (1-5) mengkomunikasikan desain dengan komprehensif,
Arsitektur 5
melalui sajian verbal, tulisan, grafis dan model.
Pelaksanaan kuliah menggunakan metode pendekatan
Self-DirectedLearning (SDL) lebih ditekankan pada
penggunaan komputer berbasis software arsitektur

VII Perkuliahan ini merupakan sebuah proses dalam


memahami prosedur penyusunan dan penulisan
proposal Arsitektur dalam mengidentifikasi,
45 menstrukturkan teori yang digunakan, penyususnan
Seminar
ARS - 412 3 (2-1) metodelogi penelitian dan metode desain yang
Arsitektur
digunakan berdasarkan tema atau topik khusus pada
bidang kajian tertentu yang diminati

Mata Kuliah
46 ARS - 41 *) 2 (2-0)
Pilihan

Mata Kuliah
47 ARS – 41 *) 2 (2-0)
Pilihan

Perkuliahan ini mengharapkan mahasiswa mampu


mengaplikasikan keilmuan yang terintegrasi secara
kontekstual, memberikan penyelesain masalah desain
VIII arsitektur secara sistematis dan terkonsep tepat guna
48 ARS - 421 Tugas Akhir 6 (1-5) melalui proses, metode dan pendekatan rancang tertentu
serta dapat mengkomunikasikannya melalui prosedur
dan tata cara penyajian skripsi.

Kuliah Kerja
49 MKU -
Nyata
MATA KULIAH PILIHAN

No SMT Kode Mata Kuliah Bobot SKS Deskripsi

Mata kuliah ini membahas tentang pengantar teknik


pemodelan, pemilihan program, analisis dan evaluasi
simulasi termal, pencahayaan, dan energy pada studi
kasus simulasi bangunan dan lingkungan. Setelah
Simulasi Sains
50 ARS - 315 2 (0-2) mengikuti perkkuliahan ini mahasiswa mampu
Arsitektur
melakukan metoda dan simulasi lingkungan dengan
menggunakan perangkat lunak computer.

Mata kuliah ini membahas tentang pentingnya menjaga


keberlangsungan lingkungan dengan cara
melestarikannya. Keberadaan bangunan-bangunan
monumental yang juga penting untuk dijaga dan
Pelestarian
51 ARS - 316 2 (2-0) dilestarikan. Selesai mengikuti perkuliahan ini
Arsitektur
mahasiswa dapat memahami konsep, prinsip, dan proses
atau prosedur pelestarian arsitektur.

Mata kuliah ini memberikan mahasiswa kemampuan


dalam mengenali, memahami apa saja yang menjadi
dasar-dasar dalam mendesain suatu interior bangunan
Interior Bangunan
52 ARS - 317 2 (2-0) privat, mempelajari proses dan metode yang dapat
Privat
digunakan dalam merancang interior bangunan privat.

Mata Mata kuliah ini membahas tentang pengertian, ragam,


Kuliah konteks dan penulisan suatu kritik dalam arsitektur,
Pilihan sehingga setelah selesai mengikuti perkuliahan ini
mahasiswa dapat mengetahui dan memahami
keputusan-keputusan desain terhadap sejumlah karya
53 ARS - 318 Kritik Arsitektur 2 (2-0)
arsitektur untuk dianalisis dan dinilai dari berbagai
sudut pandang, tidak hanya posisi dan teknik tetapi juga
prosedur.

Mata kuliah ini memberikan penjelasan tentang


kebencanaan di Indonesia (macam, jenis, lokasi, dan
kajian resiko lingkungan) agar menjadi sebuah
pemahaman dalam merencanakan permukiman adaptif
Permukiman yang tanggap terhadap kebencanaan. Selesai mengikuti
54 ARS - 319 2 (2-0)
Tanggap Bencana mata kuliah ini mahasiswa dapat memahami,
menganalisis dan mengevaluasi prinsip-prinsi
transformasi permukiman terhadap kebencanaan.

Mata kuliah ini membahas tentang sumber daya energy


di alam, prinsip dasar penghematan energy, aplikasi
keterkaitan energy dengan arsitektur dan lingkungan,
Arsitektur Hemat
55 ARS - 320 2 (2-0) teknologi penghematan energy pada arsitektur dan
Energi
lingkungan di daerah tropis.
Mata kuliah ini membahas teknik pemodelan bangunan
tunggal, pemodelan dan simulasi dalam perancangan
dan penelitian arsitektur privat-publik, penggunaan
aplikasi, deskripsi dan anallisa data simulasi, serta
Permodalan
evaluasi pemodelan dan simulasi bangunan privat
56 ARS - 325 Digital Arsitektur 2 (2-0)
public. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa
Privat-Publik
mampu mengembangkan perancangan dengan
menggunakan perangkat lunak computer.

Mata kuliah ini membahas berbagai teknik komunikasi


dan presentasi pada berbagai kasus desain arsitektur
yang komunikatif dan interaktif. Selesai mengikuti
Presentasi Digital perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat terampil
57 ARS - 326 2 (2-0)
Arsitektur Lanjut dalam menggunakan media komunikasi dan presentasi
arsitektur.

Mata kuliah ini membahas tentang asal-usul atau


kejadian suatu objek arsitektural, menerangkan
perbedaan dari suatu tipe pada tipe-tipe lainnya. Selesai
Perkembangan
mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat melakukan
58 ARS - 327 Tipologi 2 (2-0)
pendekatan tipologi dan morfologi dalam penelitian
Arsitektur
desain kawasan.

Mata kuliah ini memberikan mahasiswa kemampuan


dalam memahami dan menerapkan penggunaan desain
interior pelayanan umum dengan benar, mempelajari
Interior Bangunan
59 ARS - 328 2 (2-0) proses dan metode yang dapat digunakan dalam
Publik
merancang interior bangunan public/ pelayanan umum.

Mata kuliah ini membahas unsur dan prinsip desain


lasekap kota dalam melakukan proses dan metode pada
kawasan lingkungan binaan. Selesai mengikuti
perkuliahan ini mahasiswa mampu memahami bagian-
60 ARS - 329 Lansekap Kota 2 (2-0)
nagian pokok lansekap kota sebagai lingkungan binaan
dalam tautan fungsi, teknis dan estetis.

Mata kuliah ini membahas pengaruh iklim tropis


terhadap suasana lingkungan pada suatu kawasan
tertentu, pengaruh penerapan teknik perancangan
terhadap pencahayaan dan penghawaan dan pengkajian
sistem alami lingkungan bangunan sebagai bagian yang
dekat dengan proses perancangan arsitektur
kontemporer di Indonesia. Selesai mata kuliah ini
61 ARS - 330 Arsitektur Tropis 2 (2-0) mahasiswa diharapkan dapat mengenali dan memahami
esensi keindahan arsitektur tropis, melakukan analisa
dan evaluasi terhadap penciptaan rasa nyaman dalam
skala makro maupun mikro di area tropis nusantara, dan
menyusun konsep optimasi rancangan dalam
penciptaan kenyamanan termal di daerah tropis.
Mata kuliah ini membahas tentang lingkup kawasan
bahari, yang tidak lepas dari perencanaan dan penataan
Desain Kawasan
62 ARS - 331 2 (2-0) kota terlebih daerah pesisir.
Bahari

Mata kuliah ini membahas tentang teknik pemodelan


kawasan urban dalam simulasi arsitektur, pemodelan
dan simulasi dalam perancangan dan penelitian
arsitektur kawasan urban, penggunaan aplikasi,
Permodalan deskripsi dan analisa data simulasi, serta evaluasi
63 ARS - 413 Digital Arsitektur 2 (2-0) pemodelan dan simulasi kawasan urban. Setelah
Kawasan Urban mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu
mengembangkan perancangan dengan menggunakan
perangkat lunak computer

Mata kuliah ini membahas tentang persepsi, makna


lingkungan terbangun, estetika lingkungan kota, citra
kota dan elemen-elemen pembentuknya serta
metode/proses pembentukan citra kota tersebut. Setelah
Penataan Kawasan
64 ARS - 414 2 (2-0) mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan dapat
Kota Lanjut
memahami citra lingkungan kota, unsure-unsur
pembentuknya dan metode/ proses pembentukannya.
RPS DAN SILABUS
RPS

Penyusunan RPS oleh masing-masing Dosen Pengampu Mata Kuliah. Berikut Susunannya :

Dosen Pengampu Mata Kuliah Kode SKS Team teaching


SEMSTER I
Geby Fathona, S.T.,M.Sc Dasar-dasar Struktur Ars 111 3 (3-0) Dwi Oktavallyan S, S.T.,M.Sc
Rizqiyah Safitri J, S.T.,M.Eng
dalam Arsitektur
Recky Yundirismein, S.T.,M.T Statika Arsitektur Ars 112 2 (2-0)
Atik Prihatiningrum, S.T.,M.Sc Pengantar Arsitektur Ars 113 2 (2-0) Abdul Hamid Hakim, S.T.,M.Sc
Recky Yundirismein, S.T.,M.T Dasar-dasar dalam Ars 114 Abdul Hamid Hakim, S.T.,M.Sc
3 (3-0) Atik Prihatiningrum, S.T.,M.Sc
Arsitektur 1
Dwi Oktavallyan S, S.T.,M.Sc
Geby Fathona, S.T.,M.Sc
Moh.Nur Dita N, S.T.,M.Sc
Recky Yundirismein, S.T.,M.T
Rizqiyah Safitri J, S.T.,M.Eng
Abdul Hamid Hakim, S.T.,M.Sc Gambar Teknik Ars 115 3 (2-1) Geby Fathona, S.T.,M.Sc
Moh. Nur Dita N, S.T.,M.Sc
SEMESTER II
Dwi Oktavallyan S, S.T.,M.Sc Struktur dan Ars 121 Atik Prihatiningrum, S.T.,M.Sc
Konstruksi Bangunan 3 (3-0) Moh.Nur Dita N, S.T.,M.Sc
Bertingkat Rendah
Mekanika Arsitektur Ars 122
Recky Yundirismein, S.T.,M.T Arsitektur Digital Ars 123 3 (2-1) Atik Prihatiningrum, S.T.,M.Sc
Dwi Oktavallyan S, S.T.,M.Sc
Geby Fathona, S.T.,M.Sc Sejarah dan Teori Ars 124 2 (2-0) Rizqiyah Safitri J, S.T.,M.Eng
Arsitektur 1
Atik Prihatiningrum, S.T.,M.Sc Dasar-dasar dalam Ars 125 Abdul Hamid Hakim, S.T.,M.Sc
3 (3-0) Atik Prihatiningrum, S.T.,M.Sc
Arsitektur 2
Dwi Oktavallyan S, S.T.,M.Sc
Geby Fathona, S.T.,M.Sc
Moh.Nur Dita N, S.T.,M.Sc
Recky Yundirismein, S.T.,M.T
Rizqiyah Safitri J, S.T.,M.Eng
Moh.Nur Dita N, S.T.,M.Sc Teknik Komunikasi Ars 127 2 (2-0) Abdul Hamid Hakim, S.T.,M.Sc
Arsitektur
Rizqiyah Safitri J, S.T.,M.Eng Arsitektur Lingkungan Ars 128 2 (2-0) Geby Fathona, S.T.,M.Sc
SEMESTER I

Nama Mata Kuliah : Dasar-dasar Struktur dalam Arsitektur


Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 3 (2-0) / ARS-111
Penyusun : Geby Fathona, ST., M.Sc

1. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini membahas tentang dasar struktur dalam arsitektur, yang menekankan pada prinsip-prinsip dasar perancangan dalam arsitektur.

2. Unsur Capaian Pembelajaran


Mahasiswa mengenal dan mampu menjelaskan prinsip perancangan agar dapat memberikan nilai lebih pada produk arsitektur.

3. Komponen Penilaian
Dasar-dasar Struktur dalam Arsitektur menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas Mingguan 30 %
3. UTS 30 %
4. UAS 30 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme

a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :
No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
1. 4 A 90,00 – 100
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
A
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
2. 3,7 A- 80,00 – 89,99
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3. 3,3 B+ 75,00 – 79,99
dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4. 3 B B 70,00 – 74,99
tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.
Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. 2,7 B- 65,00 – 69,99

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. 2,3 C+ 60,00 – 64,99
tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih

C Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. 2 C 55,00 – 59,99
belum runut, logis dan komprehensif.
Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. 1,7 C- 50,00 – 54,99
komprehensif.
Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. 1 D D 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. 0 E E < 40,00
mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.
5. Daftar Pustaka

1. Ching Francis DK, Arsitektur: Bentuk Ruang dan Susunannya, Erlangga, Jakarta, 1996.
2. Egon Schimbeck. Gagasan, bentuk, dan arsitektur. Prinsip-prinsip perancangan dalam arsitektur kontemporer. Intermatra. Bandung. Hal 18, 1988.
3. Frick, Heinz. Ilmu Fisika Bangunan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2008
4. Allen, Edward (1999). Fundamental of Building Construction: Materials and Methods. John Willey and Sons Inc
5. Anonim (2005). Standard Handbook for Civil Engineering. McGraw-Hill Companies.
6. Anonim. Undang-undang no. 28 tahun 2002, tentang Bangunan Gedung
7. Hodgkinson, Allan (1977). AJ Handbook of Building Structure. London. The Architecture Press.
8. Leet, Kenneth M. & Uang, Chia-Ming (2002). Fundamentals of Structural Analysis. McGraw-Hill.
9. Macdonald, Angus J. (2002). Struktur dan Arsitektur, edisi kedua.Jakarta. Erlangga
10. Merritt FS & Roger L Brocken Brough (1999). Structural Steel Designer’s Handbook. McGraw-Hill.
11. Millais, Malcolm (1999). Building Structures, A conceptual approach. London. E&FN Spoon.
12. Moore, Fuller (1999). Understanding Structures. McGraw-Hill Companies
13. Salvadori, Mario & Levy, Matthys (1986). Disain Struktur dalam Arsitektur. Jakarta. Erlangga.
14. Schodek, Daniel L. (1999). Struktur (Alih Bahasa) edisi kedua. Jakarta. Erlangga.

Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Pembelajaran Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Penilaian Penilaian

 Mahasiswa mampu memahami system elemen bangunan  Pengantar umum


1 sederhana  Site plan  Collaborative  Komunikasi verbal
 Mahasiswa mengenal hirarki gambar  Plan Learning  ketanggapan
 Standar skala  Ceramah
 Standar dimensi  Presentasi
 Symbol dan singkatan
 Detail

2  Mahasiswa mampu memahami Upperstructure dan Substructure,  Elemen primer, sekunder  Collaborative  Komunikasi verbal
dan elemen non struktural Learning  Kemampuan
 Survey menganalisis objek
 Diskusi yang dijadikan studi
kasus
3  Mahasiswa mampu memahami fungsi kegunaan dalam ruang  Faktor kualitas ruang  Collaborative  Ketanggapan
 Faktor kualitas hidup Learning memahami factor
 Presentasi kualitas ruang dan
 Diskusi hidup

4  Mahasiswa mampu menggambarkan pola ruang berdasarkan  Fungsi kekokohan dalam  Collaborative  Kemampuan dalam
zonasi fungsi kegunaan yang berbeda ruang Learning menuangkan
 Presentasi ide/konsep dalam
 Studio mandiri sketsa

5%
5  Presentasi mahasiswa tentang proses pengerjaan bangunan  Mengkomunikasikan ide  Presentasi  Komunikasi verbal
melalui desain gambar  Survey  Kemampuan
 Diskusi menganalisis objek
yang dijadikan studi
kasus

6  Mahasiswa mampu memahami fungsi estetika visual pada  Komposisi, harmoni,  Presentasi  Kemampuan
bangunan proposal, dsb  Diskusi memahami fungsi
 Mahasiswa mampu memahami fungsi estetika nonvisual  Estetika audial/akustik, estetika
tektonik, heptik (rabaan)

7  Mahasiswa mampu memahami prinsip keselamatan  Penggunaan dan pemilihan  Collaborative  Kemampuan 5%
 Mahasiswa mampu menganalisis ketersediaan prinsip kegunaan, material, sarana Learning memahami fungsi
prinsip kekokohan, keindahan dan prinsip keselamatan pada penyelamatan, dan fasilitas  Presentasi keselamatan
bangunan ke dalam desain keamanan  Diskusi  Kemampuan
 Studio mandiri menuangkan ide
dalam desain

8  Mahasiswa mampu menterjemahkan empat prinsip pertama dalam  Ujian Tengah Semester  Ujian Tertulis  Kepekaan memahami  30%
perancangan arsitektur [UTS]  Menggambar prinsip kegunaan
Pengumpulan Tugas UTS (utilitas)
 Kepekaan memahami
prinsip kekokohan
(firmitas)
 Kepekaan memahami
prinsip Keindahan
(venustas)
 Kepekaan dalam
memahami prinsip
keselamatan (safety)
9  Mahasiswa mampu memahami prinsip kesehatan (healthy) pada  Pemilihan material  Collaborative  Kemampuan
bangunan  Sirkulasi ruang Learning memahami prinsip
 Presentasi kesehatan pada
 Diskusi bangunan

10  Mahasiswa mampu prinsip aksesibilitas (universally design) pada  kebutuhan bagi pengguna  Collaborative  Kemampuan
bangunan privat dan public yang berkebutuhan khusus Learning memahami prinsip
 Presentasi aksesibilitas
 Diskusi  Kemampuan
mendesain sesuai
kebutuhan

11  Mahasiswa mampu mengenal dan mengkaji prinsip berkelanjutan  Hubungan dengan  Collaborative  Kemampuan
secara lingkungan (environmental sustainable) lingkungan sekitar Learning mengkaji prinsip
 Presentasi berkelanjutan secara
 Diskusi lingkungan

12  Mahasiswa mampu menggali ide sekaligus konsep ramah  Presentasi  Collaborative  Kemampuan  10%
lingkungan Learning menggali ide ramah
 Mahasiswa mampu mendesain bangunan ramah lingkungan  Presentasi lingkungan
 Diskusi
 Studio Mandiri

13  Mahasiswa mampu mengenal dan mengkaji prinsip berkelanjutan  Presentasi  Collaborative  Kemampuan terhadap
secara ekonomi (economically viable) Learning kajian prinsip
 Presentasi berkelanjutan secara
 Diskusi ekonomi

14  Mahasiswa mampu mengenal dan mengkaji prinsip berkelanjutan Presentasi  Collaborative  Kepekaan terhadap
secara social (socially acceptable) Pengenalan tugas UAS Learning kajian prinsip
 Presentasi berkelanjutan secara
sosial

15  Mahasiswa mengetahui pengaruh rancangan terhadap kehidupan Presentasi  Collaborative  Kepeduliah terhadap 10%
social Learning masyarakat setempat
 Mahasiswa mampu mengetahui dan merancang fasilitas umum  Presentasi
yang dibutuhkan masyarakat  Diskusi
 Studio Mandiri

16  Mahasiswa mampu menterjemahkan lima prinsip kedua dalam  Ujian Akhir Semester  Ujian Tertulis  Kepekaan memahami  30%
perancangan arsitektur [UAS]  Menggambar prinsip kesehatan
Pengumpulan Tugas UAS (healthy)
 Kepekaan memahami
prinsip aksesibilitas
(Universally design)
 Kepekaan memahami
prinsip berkelanjutan
secara lingkungan
(environmental
sustainable)
 Kepekaan memahami
prinsip berkelanjutan
secara ekonomi
(economically viable)
 Kepekaan memahami
prinsip berkelanjutan
secara social (socially
acceptable)

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Dasar-dasar Struktur dalam Arsitektur memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang
diberikan:
Mata Kuliah: Dasar-dasar Struktur dalam Arsitektur

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
1. Tujuan Tugas sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.
2. a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 30 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
Kriteria Penilaian  Kelengkapan data
3.  Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi
 Tugas 3: Tugas UTS 30 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 4: Tugas UAS 30 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

Nama Mata Kuliah : Pengantar Arsitektur


Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 2 (2-0) / ARS - 113
Penyusun : Atik Prihatiningrum, ST., M.Sc

1. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah pengantar arsitektur adalah mata kuliah yang memberikan pemahaman dan pembelajaran mengenai prinsip dasar arsitektur dan ruang lingkupnya.

2. Unsur Capaian Pembelajaran


1. Mampu membedakan konsep-konsep dasar yang berkaitan dengan arsitektur, seperti cakupan, prinsip, pengalaman, batas, lingkup bangun, bentang alam, konstruksi, dan profesi arsitek
2. Mampu menjelaskan elemen-elemen pembentuk dan pembatas dari ruang dan bangunan
3. Mampu menjabarkan aspek-aspek aktivitas manusia yang mempengaruhi dan/atau melatarbelakangi arsitektur.
4. Memiliki wawasan dan pengetahuan mengenai profesi arsitek.

3. Komponen Penilaian
Mata kuliah Pengantar arsitektur menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:
No. Item Presentase

1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 15 %

2. Tugas mingguan 30 %

3. UTS 25 %

4. UAS 30 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme


a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

5. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
1. 4 A
90,00 – 100 informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
A
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.

Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
2. 3,7 A-
80,00 – 89,99 informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.

Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
B+
3,3 75,00 – 79,99 hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3.
dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
B
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
B
3 70,00 – 74,99 hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4.
tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. B-
2,7 65,00 – 69,99

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. C+
2,3 60,00 – 64,99 tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih
C

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. C
2 55,00 – 59,99 belum runut, logis dan komprehensif.

Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. C-
1,7 50,00 – 54,99 komprehensif.

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. D D
1 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. E E
0 < 40,00 mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

6. Daftar Pustaka
1. Conway, Hazel & Rowan Roenisch. 1994. Understanding Architecture: An introduction to architecture and architectural history. London & New York: Routledge.
2. Cheatham et al. (1987). Design Concepts and Applications (2nd Edition). Prentice Hall Inc.
3. Ching, F.D.K (2007). Architecture : Form,Space, and Order. John Wiley & Sons.
4. Glancey, Jonathan. 2003. The Story of Architecture. New York: A Dorling Kindersley Book.
5. Gideon, Sigfried (1964). Space, Time, and Architecture. Cambridge, Mass: Harvard University Press.
6. HK Ishar, Pedoman Umum Merancang Bangunan, Gramedia, Jakarta, 1995
7. Kenne, S., 1982, Prinsip-prinsip Perancangan dalam Arsitektur. Bandung, Intermedia
8. Kruft, H.W. (1994). A History of Architectural Theory : From Vitruvius to the Present. New York : Princeton Architectural Press.
9. Mangunwijaya, Y.B. 1988. Wastu Citra: Pengantar ke Ilmu Budaya Bentuk Arsitektur, Sendi-sendi Filsafatnya Beserta Contoh-contoh Praktis. Jakarta: PT. Gramedia.
10. Reinhold. Isaac-Arg, 1986, Pendekatan kepada Perancangan Arsitektur. Bandung, Intermedia
11. Roth, Leland (2007). Understanding Architecture : Its Elements, History, and Meaning. Westview Press.
12. Stevens, Garry. 1990. The Reasoning Architect. Singapore: McGraw-Hill Publishing Company.
13. Snyder, Catanese, Pengantar Arsitektur, Erlangga, 1991, Jakarta
14. Snyder, James C., dan Anthony J. Catananese. 1992. Pengantar Arsitektur. Terj. Hendro Sangkoyo (edisi ke-3). Jakarta: Penerbit Erlangga.
15. Snyder, James C. & Anthony Catanese, 1978, Introduction to Architecture, New York, Van Nostrand
16. Sutedjo. Suwondo, Pencerminan Nilai Budaya dalam Arsitetkur di Indonesia, Djambatan,1982
17. Van de Ven, Cornelis (1980). Ruang dalam Arsitektur (Terjemahan). Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
18. Waldrep,L. (2009). Becoming an Architect. John Wiley & Sons.
19. YB Mangunwijaya, Wastu Citra, Gramedia, Jakarta, 1988
.
Rencana Pembelajaran Semester

Bahan Kajian Bentuk Bobot


Minggu ke Kemampuan Akhir yang Diharapkan Kriteria/ Indikator Penilaian
(Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian

 Mahasiswa diberikan penjelasan mengenai kontrak kuliah,  Collaborative


Kemampuan untuk mengetahui
perrkuliahan, dan tugas  Pengantar umum Learning
dan menjelaskan pengantar
 Mahasiswa dapat menjelaskan lingkup perkuliahan  Presentasi  Ceramah 5%
1 arsitektur
Pengantar Arsitektur  Presentasi

 Collaborative

 Mahasiswa dapat menjelaskandan Membedakan Learning


 Presentasi
lingkungan yang terkait dengandiri manusia. Manusia dan Lingkungan  Ceramah
2  Mahasiswa dapat menjelaskan konsepnaungan sebagai Manusia dan Naungan  Studi kasus
tanggapan manusiaterhadap kondisi lingkungan  Presentasi
 Survey lapangan

 Collaborative
 Mahasiswa dapat menjabarkan pengertian mereka Istilah “arsitektur”
mengenai arsitektur secara umum Batasan- batasan Learning  Presentasi
 Mahasiswa dapat Menjelaskan batasan- batasan yang Kedudukan
3  Ceramah  Studi kasus
menghubungkandan membedakan arsitektur dengandan “arsitektur”
dari bidang lain  Presentasi

 Collaborative
 Mahasiswa dapat mengetahui
Ruang lingkup arsitektur Learning  Presentasi
definisiarsitektur,arsitek,pengguna, LingkunganBinaan
4 Jenisperkembanganarsitektur, dan peran arsitek & peran arsitek  Ceramah  Studi kasus
 diskusi
 Collaborative
 Mahasiswa mampu mengetahui profesi arsitek,
JasaKonsultansi, KonsultanProfesional, Berbagai profesi dari Learning  Presentasi
menjabarkanpaketkerjaMK
5 bidang ilmu arsitek  Ceramah  Studi kasus
KonsultanManajemenKonstruksi
 diskusi

 Mahasiswa dapat mengaplikasikan Pemahamannya


 Collaborative
mengenai mendeskripsikan dirinya dan/atau dunia di
Role play sebagai seorang Learning  Presentasi
6 sekitarnya sebagai seorang arsitek 5%
arsitek  Ceramah  Studi tugas
 Mahasiswa mampu mengkomunikasikan pemahamannya
 Presentasi
tersebut

Mengetahui proses  Collaborative


 Mahasiswa dapat memahami prinsip perencanaan dan Perencanaandan Learning  Presentasi
perancangan yang merupakan bagian dari Perancangandalam 5%
7
ProsesdalamArsitektur Arsitektur  Ceramah  Studi kasus
 diskusi

Analisis Objek Arsitektur


dengan menggunakan
materi-materi
 Mahasiswa dapat menganalisis suatu objek arsitektur terkait :
• Ujian tengah Semester
berdasarkan materi yang telah diterima dari pertemuan I • Lingkungan dan  Ujian Tertulis
8 25%
hingga VII aktivitasmanusia
• profesi arsitek
• Proses desain

 Mahasiswa dapat menjelaskan pengertianruang dan Elemen Objek


bangunan. Arsitektur  Collaborative
 Mahasiswa dapat membedakan ruangdan ruangan  Presentasi
 Mahasiswa dapat menjabarkan elemen-elemen pembentuk Learning
9  Studi kasus
ruang dan/atauruangan • Penopang  Ceramah
 Mahasiswa dapat menjabarkan batas-batas dari
ruangdan/atau ruangan • Pengalas  Presentasi
• Penutup atas
• Pembatas
• Ambang
• Luar-dalam
• Masuk-keluar
• Penembus pandang

Karakter Objek
Arsitektur
• Latar-figur  Collaborative
• Bentuk
 Mahasiswa dapat menjelaskan aspek-aspek • Warna Learning  Presentasi
berbedadariobjek arsitekturyang berbedanamun saling •
10 Tekstur  Ceramah  Studi kasus
mengisi dan/atau melengkapi
• Pola
 Presentasi
• Suara
• Dimensi
• Konfigurasi
• Bukaan

Komposisi dalam
Arsitektur
 Mahasiswa dapat menjelaskan aspek-aspek komposisi yang  Collaborative
• Proporsi
11 & umum berlaku di dalam arsitektur Learning  Presentasi
• Skala 10 %
12  Mahasiswa dapat memberikan contoh dari aspek- aspek  Presentasi
• Irama
tersebut  Diskusi
• Harmoni
• Keseimbangan
• Aksen

Sekuens dan
 Collaborative
 Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian ruang transisi Ruang transisi  Presentasi 5%
13 Learning
 Presentasi

 Mahasiswa dapat menjelaskan kesimpulan dan manfaat yang


Presentasi  Collaborative
mereka peroleh selama mengikuti mata kuliah Pengantar Pemahaman holistic mengenai
15 Penialaian tugas UAS Learning
Arsitektur arsitektur
 Presentasi
Mampu menjabarkan penilaian
 Collaborative tentang arsitektur dan/atau
Learning profesi
Presentasi  Presentasi arsitek dari 30%
16  Mahasiswa dapat menjelaskanpemahamannya yang lebih
mendalammengenai arsitektur yang baik atau ideal UAS  Diskusi sudut pandang masing- masing,
 Studio Mandiri berdasar pada pemikiran yang
logis

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Pengantar arsitektur memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Pengantar arsitektur

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 15 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
1.  Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
Tujuan Tugas
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 30 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
1.  Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
Tujuan Tugas
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui paper, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 25 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
1.
 Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
Tujuan Tugas
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Teknik penyajian

 Tugas 4: Tugas UAS 30 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
1.  Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
Tujuan Tugas
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegi atan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

Nama Mata Kuliah : Dasar Desain Arsitektur


Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 3 (2-1) – ARS-114
Penyusun : Recky Yundirismein, ST., M.T

1. Deskripsi Mata Kuliah


Pada mata kuliah Dasar Desain Arsitektur mahasiswa akan diberikan pemahaman mengenai estetika dan bentuk, unsur-unsur dan prinsip-prinsip desain matra, tema, ide, dan konsep desain matra, metoda desain
matra berupa intuitif dan analogik-metaforik, serta pemahaman mengenai estetika bentuk sebagai sumber pernyataan dan teknik penataan bentuk dan ruang matra

2. Unsur Capaian Pembelajaran


Mahasiswa Mampu mendesain dan mengkomunikasikan dwimatra dan trimatra rupa dengan mengerti-faham bahasa matra rupa, melatih kepekanalaran artistik, dan terampil-kreatif teknik seni matra rupa; yang
disajikan secara verbal, tulisan, grafis dan model..

3. Komponen Penilaian
Dasar Desain Arsitektur menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:
No. Item Presentase
1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas 40 %
3. UTS 20 %
4. UAS 30 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme

a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/ orang tua/
instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 15 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
1. 4 A 90,00 – 100
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
A
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
2. 3,7 A- 80,00 – 89,99
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3. 3,3 B+ 75,00 – 79,99
dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4. 3 B B 70,00 – 74,99
tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.
Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. 2,7 B- 65,00 – 69,99

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. 2,3 C+ 60,00 – 64,99
tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih

C Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. 2 C 55,00 – 59,99
belum runut, logis dan komprehensif.
Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. 1,7 C- 50,00 – 54,99
komprehensif.
Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. 1 D D 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. 0 E E < 40,00
mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

5. Daftar Pustaka

 Darmaprawira W.A., Sulasmi. 2002. Warna: Teori dan Kreativitas Penggunaannya. Edisi ke-2. Bandung: Penerbit ITB.
 Kartika, Sony Darsono. 2004. Pengantar Estetika. Yogyakarta: Penerbit Rekayasa Sains.
 Sachari, Agus. 2002. Estetika. Bandung: Penerbit ITB.
 Sanyoto, Sadjiman Ebdi. 2005. Dasar-dasar Tata Rupa dan Desain (Nirmana). Yogyakarta: CV. Arti Bumi Intaran.
 Wiryomartono, Bagoes P. 2001. Pijar-pijar Penyingkap Rasa: Sebuah Wacana Seni dan Keindahan dari Plato sampai Derrida.Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
 Wong, Wucius. 1986. Beberapa Azas Merancang Dwimatra. Bandung: Penerbit ITB. Wong, Wucius. 1989. Beberapa Azas Merancang Trimatra. Bandung: Penerbit ITB.
Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian

 Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali definisi  Pengantar umum Estetika
1 tentang estetika bentuk dwi matra. bentuk dwimatra  Collaborative  Komunikasi verbal 5%
Learning
 Ceramah

2  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali unsur-  Unsur-unsur bentuk 5%


unsur pendukung dwimatra dengan contoh-contoh  Collaborative  Komunikasi verbal
Learning
 Ceramah

3  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali bentuk-  Bentuk-bentuk dasar


bentuk dasar dwimatra dan karakteristiknya dengan contoh-contoh dwimatra  Collaborative  Komunikasi verbal
Learning
 Ceramah

4  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali  Konfigurasi bentuk-bentuk  Collaborative  Komunikasi verbal
perubahan bentuk-bentuk dasar dwimatra dan karakteristiknya dwimatra Learning  Kreatifitas
dengan contoh-contoh  praktik  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Studio mandiri

5  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali  Konfigurasi bentuk-bentuk  Collaborative  Komunikasi verbal
perubahan bentuk-bentuk dasar dwimatra dan karakteristiknya dwimatra Learning  Kreatifitas
dengan contoh-contoh  praktik  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Studio mandiri

6  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali jenis-  Warna monokromatis  Collaborative  Komunikasi verbal
jenis warna dasar dan warna monokromatis beserta  Telaah ke-1 Tugas 1 Learning  Kreatifitas
karakteristiknya dengan contoh-contoh  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Mahasiswa mampu membuat konsep dan produk rancangan  Studio mandiri
bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna monokromatis
dengan media kertas
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian

 Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali jenis-  Warna monokromatis  Collaborative  Komunikasi verbal 5%
7 jenis warna dasar dan warna monokromatis beserta  Telaah ke-2 Tugas 1 Learning  Kreatifitas
karakteristiknya dengan contoh-contoh  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Mahasiswa mampu membuat konsep dan produk rancangan  Studio mandiri
bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna monokromatis
dengan media kertas

8  Ujian Tengah Semester  Presentasi

9  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali jenis-  Warna monokromatis  Collaborative  Komunikasi verbal
jenis warna dasar dan warna monokromatis beserta  Telaah ke-1 Tugas 2 Learning  Kreatifitas
karakteristiknya dengan contoh-contoh  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Mahasiswa mampu membuat konsep dan produk rancangan  Studio mandiri
bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna monokromatis
dengan media kertas

10  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali jenis-  Warna monokromatis  Collaborative  Komunikasi verbal  25%
jenis warna dasar dan warna monokromatis beserta  Telaah ke-2 Tugas 2 Learning  Kreatifitas
karakteristiknya dengan contoh-contoh  Telaah ke-1 Tugas 3  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Mahasiswa mampu membuat konsep dan produk rancangan  Studio mandiri
bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna monokromatis
dengan media kertas
 Mahasiswa mampu membuat konsep dan produk rancangan
bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna monokromatis
dengan media stereofoam

11  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali jenis-  Warna monokromatis  Collaborative  Komunikasi verbal  5%
jenis warna dasar dan warna monokromatis beserta  Telaah ke-2 Tugas 3 Learning  Kreatifitas
karakteristiknya dengan contoh-contoh  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Mahasiswa mampu membuat konsep dan produk rancangan  Studio mandiri
bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna monokromatis
dengan media stereofoam
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian
12
 Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali jenis-  Warna polikromatis  Collaborative  Komunikasi verbal  5%
jenis warna dasar dan warna polikromatis beserta karakteristiknya  Telaah ke-1 Tugas 4 Learning  Kreatifitas
dengan contoh-contoh  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Mahasiswa mampu menyempurnakan konsep dan produk  Studio mandiri
rancangan bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna
polikromatis dengan media kertas

13  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali jenis-  Warna polikromatis  Collaborative  Komunikasi verbal  5%
jenis warna dasar dan warna polikromatis beserta karakteristiknya  Telaah ke-2 Tugas 4 Learning  Kreatifitas
dengan contoh-contoh  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Mahasiswa mampu menyempurnakan konsep dan produk  Studio mandiri
rancangan bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna
polikromatis dengan media kertas

14  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali jenis-  Warna polikromatis  Collaborative  Komunikasi verbal  5%
jenis warna dasar dan warna polikromatis beserta karakteristiknya  Telaah ke-1 Tugas 5 Learning  Kreatifitas
dengan contoh-contoh  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Mahasiswa mampu menyempurnakan konsep dan produk  Studio mandiri
rancangan bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna
polikromatis dengan media kaca

15  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali jenis-  Warna polikromatis  Collaborative  Komunikasi verbal
jenis warna dasar dan warna polikromatis beserta karakteristiknya  Telaah ke-2 Tugas 5 Learning  Kreatifitas
dengan contoh-contoh  Ceramah  Kemampuan mendesain
 Mahasiswa mampu menyempurnakan konsep dan produk  Studio mandiri
rancangan bentuk dwimatra dengan penyelesaian warna
polikromatis dengan media kaca

16  Ujian Akhir Semester


7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Dasar Desain Arsitektur memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 20 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. Tujuan Tugas keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik dalam mendesain dan mempresentasikan hasil
Uraian Tugas tugas

Analisis:
 Kemampuan identifikasi, memahami dan mengomunikasikan gagasan
 Kreatifitas dan keorisinilan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Penyajian
 Komposisi warna, layout, dan kerapihan

 Tugas 2: Tugas UTS 30 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
1. Tujuan Tugas
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas baik dalam penyusunan laporan maupun presentasi

3.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik dalam mendesain dan mempresentasikan hasil
Kriteria Penilaian tugas

Analisis:
 Kemampuan identifikasi, memahami dan mengomunikasikan gagasan
 Kreatifitas dan keorisinilan
Presentasi
 Penyajian
 Komposisi warna, layout, dan kerapihan

 Tugas 3: Tugas UAS 50 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. Tujuan Tugas keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.
2.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik dalam mendesain dan mempresentasikan hasil
Uraian Tugas tugas

Analisis:
 Kemampuan identifikasi, memahami dan mengomunikasikan gagasan
 Kreatifitas dan keorisinilan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Penyajian
 Komposisi warna, layout, dan kerapihan

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

Nama Mata Kuliah : Statika Arsitektur


Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 2 (2-0) – ARS-112
Penyusun : Samsul Bahri, ST., M.T dan Recky Yundirismein, ST., M.T

1. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai prinsip – prinsip dasar sistem gaya dan tegangan serta dapat memahami keseimbangan statika.

2. Unsur Capaian Pembelajaran

Mahasiswa Mampu memahami tentang dasar – dasar ilmu statika dan juga pemahamman tentang keseimbangna dari bentuk bentuk gemometri nagunan serta memahami prilaku struktur terhadap beban dan gaya

3. Komponen Penilaian

Mata kuliah statika menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:
No. Item Presentase
1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas 20 %
3. UTS 30 %
4. UAS 40 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme

a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/ orang tua/
instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 15 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan hasil
pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan
menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa
1. 4 A
90,00 – 100 gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan hasil
pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya. Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan
maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah,
A
pengamatan maupun diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
2. 3,7 A-
80,00 – 89,99
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan
yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan
3. 3,3 B+ 75,00 – 79,99
orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan hasil pengamatan yang
diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil
4. 3 B 70,00 – 74,99
B namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.
Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. 2,7 B- 65,00 – 69,99

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan tugas dengan urutan yang logis.
6. 2,3 C+ 60,00 – 64,99 Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan penghargaan lebih

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun belum runut, logis dan
7. 2 C
C 55,00 – 59,99 komprehensif.

Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan komprehensif.
8. 1,7 C- 50,00 – 54,99

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. 1 D D 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak mengumpulkan tugas, tidak
10. 0 E E < 40,00 mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

5. Daftar Pustaka

 Soemomo: “ Statika 1 penerbit ITB “


 Heinz Frick, : “Mekanika Teknik I, Statika dan kegunaannya, Penerbit Kanisius.
 Daniel Schodeck : “Struktur” Edisi Kedua Penerbit Eerlangga
 Pusat Pengembangan dan pemberdayaan pendidikan Matematika Yokyakarta : “Geometri Ruang”
 Thimohanco dan young : Mekanika Teknik Erlangga
Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Pembelajaran Kriteria/ Indikator Penilaian Bobot Penilaian
(Materi Ajar)

 Mahasiswa memahami Pengertian dan dasar-dasar  Pengantar statika dan pengenalan serta
1 dari ilmu statika dalam arsitektur kontrak kuliah  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
 Ceramah

2  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan  Dimesi dalam Ilmu Pengukuran dan statika
tentang dimesi-dimesi dan satuan ukur dalam (SI)  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
arsitektur  Ceramah
 Latihan soal

3  Mahasiswa mampu memahami titik seimbang  Bentuk-bentuk Geometrid dan titik berat
dalam bentuk-bentuk geometri  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
 Ceramah

4  Mahasiswa memahami dan menghitung selimut  Latihan dan Menghitung rumus selimut  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
bangunan dan luas bidang dalam geometri serta bangunan dan aplikasinya dalam ilmu  Ceramah  Kemampuan perhitungan
aplikasi dalam arsitektur  Latihan soal mahasiswa

5  Mahasiswa mampu memahami perhitungan  Menghitung volume bentuk geometri  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
volume bentuk-bentuk geomatri bangunan  Ceramah  Kemampuan perhitungan
 Latihan soal mahasiswa

6  Mahasiswa mampu memahami perhitungan  Menghitung volume bentuk geometri  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
volume bentuk-bentuk geomatri bangunan dan  Dan latihan dalam menghitung bantuk  Ceramah  Kemampuan perhitungan
pengabuangan beberapa bentuk dalam arsitektur  Latihan soal mahasiswa
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Pembelajaran Kriteria/ Indikator Penilaian Bobot Penilaian
(Materi Ajar)

 Mahasiswa mampu memahami jenis-jenis beban  Memahami jenis tumpuan dan jenis beban  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
7 dan tumpuan serta dilatasi dalam keseimbangan serta dilatasi dalam keseimbangan bangunan  Ceramah  Kemampuan Menghitung
gaya  Latihan soal

8  Ujian Tengah Semester

9  Mahasiswa mampu memahami gaya, ukuran, titik  Memahami gaya, titik tangkap dan garis  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
tangkap gaya, polygon dan pembagian gaya dalam kerja gaya  Ceramah  Kemampuan Menghitung
garis kerja  Latihan soal

10  Mahasiswa mampu memahami momen satu gaya, Memahami gaya, gaya ganda dan pindahan  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
momen kumpulan gaya, gaya ganda dan pindahan sejajar gaya  Ceramah  Kemampuan Menghitung
sejajar gaya  Latihan soal

11  Mahasiswa mampu memahami syarat-syarat Memahami keseimbangan konstruksi batang  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
keseimbangan konstruksi batang dan rangka dan rangka batang, perhitungan rekasi pada  Ceramah  Kemampuan Menghitung
batang tumpuan, gaya dalam dan perjanjian gaya  Latihan soal

12
 Mahasiswa mampu memahami ilmu inersia dan Memahami besaran lintang, titik berat pada  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
ketahanan bidang, momen lembam, momen sentrifugal  Ceramah  Kemampuan Menghitung
 Latihan soal

13  Mahasiswa mampu memahami ilmu inersia dan Memahami tegangan normal, tegangan  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
ketahanan geser  Ceramah  Kemampuan Menghitung
 Latihan soal

14  Mahasiswa mampu memahami ilmu inersia dan Memahami tegangan linier, tegangan dalam  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
ketahanan bidang, keamanan.  Ceramah  Kemampuan Menghitung
 Latihan soal
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Pembelajaran Kriteria/ Indikator Penilaian Bobot Penilaian
(Materi Ajar)

15  Mahasiswa mampu memahami ilmu inersia dan Memahami tekuk, tekuk exsentris,  Collaborative Learning  Komunikasi verbal
ketahanan perhitungan lendutan dan garis elastis  Ceramah  Kemampuan Menghitung
 Latihan soal

16  Ujian Akhir Semester

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Statika Arsitektur memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 20 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan materi yang
disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan resmi dari
Dokter atau Rumah Sakit;
1. e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit), secara otomatis
akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan Diskusi yang
berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik dalam mendesain dan mempresentasikan hasil tugas
Uraian Tugas

Analisis:
 Kemampuan identifikasi, memahami dan mengomunikasikan gagasan
 Kreatifitas dan keorisinilan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Penyajian
 Komposisi warna, layout, dan kerapihan

 Tugas 2: Tugas UTS 30 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
1. e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2. Uraian Tugas a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas baik dalam penyusunan laporan maupun presentasi

 Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik dalam mendesain dan mempresentasikan hasil
3. Kriteria Penilaian tugas

Analisis:
 Kemampuan identifikasi, memahami dan mengomunikasikan gagasan
 Kreatifitas dan keorisinilan
Presentasi
 Penyajian
 Komposisi warna, layout, dan kerapihan

 Tugas 3: Tugas UAS 50 %


a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik dalam mendesain dan mempresentasikan hasil
Uraian Tugas tugas

Analisis:
 Kemampuan identifikasi, memahami dan mengomunikasikan gagasan
 Kreatifitas dan keorisinilan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Penyajian
 Komposisi warna, layout, dan kerapihan

8. Penutup

Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.
Nama Mata Kuliah : Gambar Teknik
Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 3 (2-1) ARS – 115
Penyusun : Abdul Hamid Hakim, S.T., M.Sc

1. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan pembelajaran mengenai dasar – dasar menggambar teknik sebagai alat untuk menterjemahkan konstruksi bangunan sesuai dengan prinsip – prinsip menggambar teknik
yang berlaku secara universal.

2. Unsur Capaian Pembelajaran :


1. Arsir dan huruf
2. Notasi gambar
3. Tata cara menggambar teknik
4. Menggambar proyeksi dan pengetahuan skala
3. Komponen Penilaian
Gambar teknik menghargai proses dan hasil akhir setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:
No. Item Presentase
1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas Mingguan 40 %
3. UTS 25 %
4. UAS 25 %
4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme

a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
1. 4 A 90,00 – 100
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
A
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
2. 3,7 A- 80,00 – 89,99
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3. 3,3 B+ 75,00 – 79,99
dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4. 3 B B 70,00 – 74,99
tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.
5. 2,7 B- 65,00 – 69,99 Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. 2,3 C+ 60,00 – 64,99
tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih

C Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. 2 C 55,00 – 59,99
belum runut, logis dan komprehensif.
Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. 1,7 C- 50,00 – 54,99
komprehensif.
Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. 1 D D 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. 0 E E < 40,00
mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

5. Daftar Pustaka

1. Frank D.K.Ching, Drawing & Perceiving A Visual Dictionary of Architecture. John Wiley & Sons, 1996.
2. Frank D.K.Ching, Architectural Graphics, 2nd Ed. John Wiley & Sons, 2002.
3. Francis DK Ching, Drawing: A Creative Process, Wiley, 1989.
4. Thomas C Wang, Gambar Denah dan Potongan,
5. JC. Morehead, A Handbook Of Perspectif Drawing,
6. Gwenn White, Perspective A Guide For Artists, Architec and Designers,
7. Edward T White, Graphic Vocabulary for Architectural Presentation,

Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian

Kontrak kuliah
1  Collaborative  Komunikasi 5%
Learning  Kemampuan sketsa
 Presentasi manual dengan alat
 Ceramah bantu gambar
 Studio mandiri

Mahasiswa mampu memahami


2 Dasar-dasar gambar teknik pengantar mata kuliah gambar  Collaborative  Komunikasi 5%
teknik, memahami alat-alat Learning  Kemampuan sketsa
gambar, memahami media  Presentasi manual dengan alat
gambar dan memahami cara  Ceramah bantu gambar
penggunaan alat alat gambar  Studio mandiri

3 Jenis garis Memahami macam-macam  Collaborative  Komunikasi


garis dan Memahami jenis-jenis Learning  Kemampuan dengan alat
huruf  Presentasi bantu gambar
 Ceramah
 Studio mandiri

4 Dasar dasar Notasi - Memahami skala pembesaran  Collaborative  Komunikasi


dan fungsinya Learning  Kemampuan dengan alat
- Memahami skala  Presentasi bantu gambar
- pengecilan dan fungsinnya  Ceramah
- Memahami macam-macam  Studio mandiri
besaran skala gambar
-memahami perletakan notasi
5 Dasar dasar Notasi ukuran panjang dan lebar  Presentasi  Komunikasi
-memahami perletakan notasi  Kemampuan dengan alat
ukuran ketinggian bantu gambar
-memahami cara memberikan
keterangan gambar
6 Dasar-dasar simboli dalam merancang -memahami simbol macam  Collaborative  Komunikasi
batuan dan pasir Learning  Kemampuan sketsa
-memahami simbol pasangan  Presentasi manual dengan alat
dinding  Ceramah bantu gambar
-memahami simbol beton  Studio mandiri
bertulang
-memahami simbol baja
-memahami simbol
balok,papan kayu
-memahami simbol macam-
macam penutup atap
-memahami symbol macam-
macam material perkerasan
jalan, halaman dan parkir

7 Proyeksi gambar -memahami proyeksi  Collaborative  Komunikasi


orthografi dan cara Learning  Kemampuan sketsa
menggambarkan  Presentasi manual dengan alat
-memahami proyeksi  Ceramah bantu gambar
aksonometri dan macamnya  Studio mandiri

8  Ujian Tengah Semester  Presentasi  Mampu dengan alat  25%


 [UTS] bantu gambar
 Mampu menggunakan
lay out/grafis yang
kreatif sehingga ide
anda mudah dipahami
oleh audience.
 Mampu
mengomunikasikan via
grafis, tulisan dan verbal

Proyeksi gambar  Komunikasi


9 Memahami macam-macam  Collaborative  Kemampuan sketsa  5%
gambar proyeksi isometri; Learning manual dengan alat
aksonometri, dimetri, dan  Presentasi bantu gambar
trimetri  Ceramah
 Studio mandiri

10 Detail dalam arsitektur memahami elemen-elemen  Collaborative  Komunikasi  5%


tampak (pintu, jendela,atap, Learning  Kemampuan sketsa
permukaan tanah, dan dinding)  Presentasi manual dengan alat
-memahami shadow/bayangan  Ceramah bantu gambar
pada tampak  Studio mandiri
-memahami cara menggambar
tampak depan, samping kanan
dan kiri, tampak belakang
-memahami posisi denah
terhadap tampak dan potongan
beserta kelengkapan notasi dan
keterangan

11 Potongan dan detail -memahami cara menentukan  Collaborative  Komunikasi  5%


garis potongan Learning  Kemampuan sketsa
-memahami cara memberikan  Presentasi manual dengan alat
standarisasi notasi ukuran,  Ceramah bantu gambar
keterangan gambar potongan  Studio mandiri
-memahami cara menggambar
potongan arsitektural dan
potongan struktural

 Collaborative
12 Perubahan skala dan jenis2 skala -memahami skala dan Learning  Komunikasi  5%
standarisasi notasi, ukuran  Presentasi  Kemampuan sketsa
dan keterangan gambar  Ceramah manual dengan alat
 Studio mandiri bantu gambar

13 Eleman dalam gambar arsitektur -memahami elemen-elemen  Collaborative  Komunikasi


ruang luar (batu, ground cover, Learning  Kemampuan sketsa
pohon, jalan setapak, air,  Presentasi manual dengan alat
kerikil)  Ceramah bantu gambar
-memahami cara menentukan  Studio mandiri
ukuran lebar, panjang site, garis
sempadan, ukuran jarak pagar
dengan dinding tepi bangunan
-memahami cara meletakkan
gambar site plan terhadap tata
letak mata angin pada kertas
memahami elemen-elemen  Komunikasi
14 Eleman dalam gambar arsitektur ruang luar (batu, ground cover,  Collaborative  Kemampuan sketsa
pohon, jalan setapak, air, Learning manual dengan alat
kerikil)  Presentasi bantu gambar
-memahami shadow/bayangan  Ceramah
ketinggian bangunan  Studio mandiri
-memahami cara menentukan
ukuran lebar, panjang site, garis
sempadan, ukuran jarak pagar
dengan dinding tepi bangunan
-memahami cara menentukan
tata letak mata angin pada
kertas
-memahami grid dan skala
15 kontur dalm menggambar peta kontur  Collaborative  Komunikasi
-memahami ukuran ketinggian Learning  Kemampuan sketsa
kontur  Presentasi manual dengan alat
-memahami cara mebuat  Ceramah bantu gambar
penampang kontur, urugan  Studio mandiri
(fiel), potong (cut)

16 UAS  Ujian Akhir Semester  Presentasi  Presentasi 2 Dimensi  30%


[UAS] dan 3 Dimensi (A2,
Model/maket)
 Lay out/grafis
 Kemampuan Presentasi
 Kreatifitas

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Gambar Teknik ini memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Gambar Teknik

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

g) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
h) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
i) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
j) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
k) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
l) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas
Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 35 %

m) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
n) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
o) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
p) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
q) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
r) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. b) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 25 %


s) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
t) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
u) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
v) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
w) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
x) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. c) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 4: Tugas UAS 25 %

y) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
z) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
aa) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
bb) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
cc) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
dd) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. d) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

SEMSTER II

Nama Mata Kuliah : Struktur dan Konstruksi Bangunan Bertingkat rendah


Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 3 (2-1) ARS – 121
Penyusun : Dwi Oktavallyan Saputri, ST., M.Sc

1. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan pembelajaran mengenai prinsip dasar – dasar konstruksi dan sistem struktur bangunan bertingkat rendah. Pemahaman mengenai sistem struktur dari pondasi sampai
finish dan mahasiswa diharapkan mulai belajar cara menghitung volume serta RAB secara sederhana.
2. Unsur Capaian Pembelajaran
Mahasiswa memiliki pemahaman mengenai sistem struktur dari pondasi sampai finish dan mahasiswa diharapkan mulai belajar cara menghitung volume serta RAB secara sederhana.

3. Komponen Penilaian
Struktur dan Konstruksi Bangunan Bertingkat rendah menghargai proses dan hasil akhir setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %

2. Tugas 40 %

3. UTS 25 %

4. UAS 25 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme

a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
90,00 – 100
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
1. 4 A
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
80,00 – 89,99
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
2. 3,7 A A-

Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3,3 75,00 – 79,99
3. B+ dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
3 70,00 – 74,99
4. B tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.

B Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
2,7 65,00 – 69,99
5. B-

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
2,3 60,00 – 64,99
6. C+ tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
2 55,00 – 59,99
7. C belum runut, logis dan komprehensif.
C
Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
1,7 50,00 – 54,99
8. C- komprehensif.

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
1 40,00 – 49,99
9. D D

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
0 < 40,00
10. E E mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

5. Daftar Pustaka

1. Babbit, Harold (1960)., Plumbing (Third Edition), New York, Mc Graw- Hill Book Company,.
2. Danusugondho Iskandar., Manajemen Utilitas Gedung Modul Tata Udara, Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat, Institut Teknologi Bandung.
3. Mc Guinnes, William J., Benjamin Stein (1971), Mechanical and Electrical Equipment for Building (Fifth Edition), New York, John Wiley and Sons, INC.,
4. Nielsen, Louis S (1963)., Standard Plumbing Engineering Design, New York, McGraw- Hill Book Company.
5. Poerbo Hartono (1992)., Utilitas Bangunan ( Buku Pintar untuk Mahasiswa Arsitektur –Sipil), Jakarta, Penerbit Djambatan.
6. Pedoman Plumbing Indonesia 1979 Cetakan ke I, Departemen Pekerjaan Umum.
7. Susanto Paulus Agus, Utilitas, Laboratorium Teknologi & Manajemen, Fakultas Teknik Arsitektur, Universitas Katolik Parahyangan

Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian

 Memahami Konsep struktur bangunan bertingkatrendah. Perkuliahan dikembangkan


 pemahaman mengenai utilitas bangunan bertingkat rendah  Collaborative  Kemampuan sketsa 5%
dalam bentuk komunikasi dua
1 Learning manual dengan alat bantu
arah dan interaksi langsung  Presentasi gambar
 Ceramah
berupa Praktik

Memahami Hubungan Konsep Struktur dan konstruksi Bangunan Perkuliahan dikembangkan


 Collaborative  Komunikasi 5%
2 Tingkat rendah dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
berupa Praktik
 Studio mandiri

 Memahami pendekatan perancangan Struktur dan konstruksi


Bangunan Tingkat rendah Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
3
 Mampu merancang bangunan Tingkat rendah Learning  Kemampuan dengan alat
dalam bentuk komunikasi dua
 Presentasi bantu gambar
arah dan interaksi langsung  Ceramah
 Studio mandiri
berupa Praktik

Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi


4
Learning  Kemampuan dengan alat
Memahami Hubungan struktur Tingkat rendah dengan utilitas dalam bentuk komunikasi dua
 Presentasi bantu gambar
arah dan interaksi langsung  Ceramah
 Studio mandiri
berupa Praktik

Memahami hubungan struktur bangunan dengan Perlindungan Perkuliahan dikembangkan


Bangunan dan utilitas  Presentasi  Komunikasi
5 dalam bentuk komunikasi dua
 Kemampuan dengan alat
arah dan interaksi langsung bantu gambar
berupa Praktik

Memahami pendekatan perancangan Bangunan rendah dengan Perkuliahan dikembangkan


 Collaborative  Komunikasi
6 struktur bangunan tinggi dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
berupa Praktik
 Studio mandiri

 Memahami Struktur Rangka sederhana


7  Perencanaan Bangunan berlantai 2 Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
Learning  Kemampuan sketsa
dalam bentuk komunikasi dua
 Presentasi manual dengan alat bantu
arah dan interaksi langsung  Ceramah gambar
 Studio mandiri
berupa Praktik

8  Ujian Tengah Semester  Presentasi  Mampu dengan alat bantu  25%


 [UTS] gambar
 Mampu menggunakan lay
out/grafis yang kreatif
sehingga ide anda mudah
dipahami oleh audience.
 Mampu
mengomunikasikan via
grafis, tulisan dan verbal

Rab sederhana  Komunikasi


9 Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Kemampuan sketsa  5%
Learning manual dengan alat bantu
dalam bentuk komunikasi dua
 Presentasi gambar
arah dan interaksi langsung  Ceramah
 Studio mandiri
berupa Praktik

10 Memahami hubungan struktur bangunan dengan rab


Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi  5%
Learning  Kemampuan sketsa
dalam bentuk komunikasi dua
 Presentasi manual dengan alat bantu
arah dan interaksi langsung  Ceramah gambar
 Studio mandiri
berupa Praktik

11 Memahami hubungan struktur bangunan dengan Building Shaft Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi  5%
Learning  Kemampuan sketsa
dalam bentuk komunikasi dua
 Presentasi manual dengan alat bantu
arah dan interaksi langsung  Ceramah gambar
 Studio mandiri
berupa Praktik

Memahami hubungan struktur bangunan, Alat sirkulasi dan rab


12 Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi  5%
Learning  Kemampuan sketsa
dalam bentuk komunikasi dua
 Presentasi manual dengan alat bantu
arah dan interaksi langsung  Ceramah gambar
 Studio mandiri
berupa Praktik

Memahami hubungan struktur bangunan dengan perlindungan dan


13 penyelamatan bangunan Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
Learning  Kemampuan sketsa
dalam bentuk komunikasi dua
 Presentasi manual dengan alat bantu
arah dan interaksi langsung  Ceramah gambar
 Studio mandiri
berupa Praktik
Perkuliahan dikembangkan  Komunikasi
14  Collaborative  Kemampuan sketsa
dalam bentuk komunikasi dua
Learning manual dengan alat bantu
review tugas dan assistensi arah dan interaksi langsung  Presentasi gambar
 Ceramah
berupa Praktik
 Studio mandiri

review tugas dan assistensi Perkuliahan dikembangkan


15  Collaborative  Komunikasi
dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
berupa Praktik
 Studio mandiri

16 UAS  Ujian Akhir Semester  Presentasi  Presentasi 2 Dimensi dan  30%


[UAS] 3 Dimensi (A2,
Model/maket)
 Lay out/grafis
 Kemampuan Presentasi
 Kreatifitas

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Struktur dan Konstruksi Bangunan Bertingkat rendah ini memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-
tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Struktur dan Konstruksi Bangunan Bertingkat rendah

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
 Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. e) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 35 %

ee) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
ff) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
gg) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
hh) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
ii) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
jj) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. f) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 25 %

kk) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
ll) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
mm) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
nn) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
oo) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
pp) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. g) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 4: Tugas UAS 25 %


qq) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
rr) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
ss) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
tt) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
1. Tujuan Tugas
uu) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
vv) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. h) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

Nama Mata Kuliah : Mekanika Teknik (ARS – 122)


Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 2 / ARS – 122
Penyusun :

1. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah yang mendorong mahasiswa agar mampu memahami prinsip-prinsip dasar keseimbangan statika pada portal serta mampu memahami prinsi-prinsip dasar keseimbangan statika pada rangka sederhana.
2. Unsur Capaian Pembelajaran :
1. Mampu memahami prinsip-prinsip dasar keseimbangan statika pada portal.
2. Mampu memahami prinsi-prinsip dasar keseimbangan statika pada rangka sederhana.

3. Komponen Penilaian
Mekanika Teknik menghargai proses dan hasil akhir setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas 40 %
3. UTS 25 %
4. UAS 25 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme


a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
1. 4 A
90,00 – 100 informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
A
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
2. 3,7 A-
80,00 – 89,99 informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
B+
3,3 75,00 – 79,99 hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3.
dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
B
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
B
3 70,00 – 74,99 hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4.
tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.
Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. B-
2,7 65,00 – 69,99

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. C+
2,3 60,00 – 64,99 tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih
C

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. C
2 55,00 – 59,99 belum runut, logis dan komprehensif.

Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. C-
1,7 50,00 – 54,99 komprehensif.

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. D D
1 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. E E
0 < 40,00 mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

5. Daftar Pustaka
1. Allen, Edward. 1997. Fundamentals of Building Construction Materials. London: John Willey & Sons.
2. Moore, Fuller. 1999. Understanding Structures. Boston: McGraw-Hill.
3. Schueller, W. 2000. High-Rise Building Structures. New York: John Wiley & Sons.
4. Senosiain, Javier. 2003. Bio Architecture. Oxford: Elsevier.
5. Tangoro, Dwi. Dkk. 2006. Struktur Bangunan Tinggi & Bentang Lebar. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian

 Penjelasan SAP Perkenalan dan Kontrak Kuliah.


1
 Collaborative  Komunikasi 5%
Learning
 Presentasi
 Ceramah

Pengantar Gaya • Mahasiswa dapat memahami Pengertian gaya :


2 konstruksi sederhana dan beban yang bekerja pada
1. Mahasiswa dapat menjelaskan macam  Collaborative  Komunikasi 5%
konstruksi tersebut
struktur Learning  Komunikasi dan
2. Mahasiswa dapat menjelaskan hubungan  Presentasi perhitungan
proses desain  Ceramah
3. Mahasiswa dapat menjabarkan sifat gaya,  Studio mandiri
komposisi gaya, resultan gaya, momen
dan torsi
Gaya Luar • Mahasiswa dapat memahami tentang gaya Pengertian gaya luar :
3 luar, meliputi pengertian dan macam beban, serta
Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian  Collaborative  Komunikasi dan
peletakan sendi, sendi rol, jepit dan keseimbangan
statik gaya luar Learning perhitungan
1. Mahasiswa dapat menyebutkan macam  Presentasi
beban / muatan  Ceramah
2. Mahasiswa dapat menjelaskan perletakan
sendi, rol dan jepit
3. Mahasiswa dapat mengidentifikasi
keseimbangan statik
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian
Pengertian gaya dalam :
4 Gaya dalam * Mahasiswa dapat memahami tentang
1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian  Collaborative  Komunikasi dan
gaya dalam, meliputi pengertian, analisis struktur dan
gaya yang bekerja gaya dalam Learning perhitungan
2. Mahasiswa dalat menjabarkan struktur  Presentasi
yang dipakai  Ceramah
3. Mahasiswa dapat menentukan gaya
normal, gaya geser / lintang, momen
lentur dan momen torsi
Konstruksi sederhana (simple beam) * Mahasiswa dapat Pengertian konstruksi sederhana :
5
memahami beban titik, terbagi merata dan segitiga pada 1. beban titik  Presentasi  Komunikasi dan
konstruksi sederhana dan analisis struktur, SFD, BMD 2. beban terbagi merata perhitungan
dan NFD 3. beban segitiga
Konstruksi sederhana (simple beam) * Mahasiswa dapat Analisis struktur :
6 memahami beban titik, terbagi merata dan segitiga pada
Mahasiswa diharapkan dapat  Collaborative  Komunikasi dan
konstruksi sederhana dan analisis struktur, SFD, BMD
dan NFD menjelaskan dan menggunakan shearing Learning perhitungan
force diagram (SFD) dan Bending Momen  Presentasi
Diagram (BMD) serta Normal Force  Ceramah
Diagram (NFD).  Studio mandiri

Konstruksi Cantilever / Oversteak Konstruksi Gerber * Pengertian kantilever :


Mahasiswa dapat memahami dan mengerti konstruksi
7 1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian  Collaborative  Komunikasi dan
kantilever dan konstruksi gerber, meliputi pengertian,
beban kerja dan analisisnya konstruksi kantilever Learning perhitungan
2. Mahasiswa dapat mengidentifikasi  Presentasi
konstruksi kantilever dengan beban titik,  Ceramah
beban terbagi merata dan beban segitiga
3. Mahasiswa dapat menganalisa struktur,
SFD, BMD
 Ujian Tengah Semester
8  UTS  25%
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian
Penjelasan dan latihan soal Pengertian struktur gerber  Komunikasi dan
9 1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian  Collaborative perhitungan  5%
konstruksi gerber dengan beban titik, Learning
beban terbagi merata  Presentasi
2. Mahasiswa dapat menganalisa struktur,  Ceramah
SFD, BMD 
10 Garis pengaruh dari konstruksi sederhana Garis pengaruh :  Komunikasi dan
Mahasiswa diharapkan dapat  Collaborative perhitungan  5%
menjelaskan pengertian garis pengaruh dan Learning
menggunakannya pada konstruksi  Presentasi
sederhana.  Ceramah

Struktur Portal :
Mahasiswa dapat menjelaskan dan
11 Struktur portal / frame structure  Collaborative  Komunikasi dan  5%
menggunakan perhitungan balok portal
sederhana • Mahasiswa dapat menganalisa Learning perhitungan
struktur, SFD, BMD.
 Presentasi
 Ceramah

Struktur Tiga Sendi • Mahasiswa dapat memahami Pengertian Struktur Tiga Sendi
12 struktur tiga sendi, meliputi portal dan pelengkung tiga  Collaborative  Komunikasi dan  5%
sendi serta analisis strukturnya Learning perhitungan
 Presentasi
 Ceramah
Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian
StrukturRangka Batang/Truss Metoda Ritter & Pengertian rangka batang dan metoda  Komunikasi dan
13 Cremona keseibangan titik buhul  Collaborative perhitungan
Mahasiswa dapat memahami dan Learning
menjelaskan rangka batang dan  Presentasi
menggunakan metoda analisis  Ceramah
keseimbangan titk serta menganalisis
struktur
Garis Pengaruh Struktur Rangka Batang Pengertian Garis Pengaruh Struktur  Komunikasi dan
14 Rangka Batang  Collaborative perhitungan
Mahasiswa dapat menjelaskan garis Learning
pengaruh struktur rangka batang dan  Presentasi
mengunakan diagram garis pengaruh  Ceramah
struktur rangka batang
Evaluasi materi * Mahasiswa dapat memahami Mahasiswa dapat menggunakan
Penyelesaian Sistem Persamaan Simultan
15 keseluruhan materi dengan adanya tugas besar  Collaborative  Komunikasi dan
Mahasiswa dapat menjelaskan Prosedur
Analisis dalam Formulasi Matriks Kuliah Learning perhitungan
mimbar Papan tulis, OHP Tugas dari dosen
 Presentasi
1,4 UJIAN
 Ceramah

16 UAS  Ujian Akhir Semester UAS  30%


[UAS]

7. Deskripsi Tugas
Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah ini memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Mekanika Teknik

Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
 Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
1. Tujuan Tugas
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 35 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
1. Tujuan Tugas  Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 25 %


 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
 Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
1. Tujuan Tugas  Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.
2. Uraian Tugas  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 4: Tugas UAS 25 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
1. Tujuan Tugas  Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
Kriteria Penilaian  Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
3.
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi
8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.
Nama Mata Kuliah : Sejarah dan Teori Arsitektur 1
Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 2 (2-0) / ARS – 215
Penyusun : Geby Fathona , S.T.,M.Sc

1. Deskripsi Mata Kuliah

Pada mata kuliah Sejarah dan Teori Arsitektur I mahasiswa akan diberikan pemahaman mengenai pengertian teori dan sejarah arsitektur, khasanah teori arsitektur dan klasifikasinya, kedudukan arsitektur di bidang
keilmuan, orientasi dan fungsi sejarah arsitektur, pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran sejarah arsitektur, pertumbuhkembangan arsitektur di Indonesia, proses perancangan intuitif dan rasionalistik, kanon
rancangan dan standar-standar, langgam arsitektur di masa lalu, profesi Arsitek di jalur informal (traditional-collective) dan formal (scholastical-individual), serta hubungan Arsitek, lingkungan dan masyarakat.

2. Unsur
1. Pengantar tentang arsitektur
2. Pertumbuh-kembangan arsitektur di Indonesia
3. Proses perancangan intuitif dan rasionalistik, kanon rancangan dan standar-standar, langgam-langgam (styles) di masa lalu
4. Arsitek, lingkungan dan masyarakatnya.

3. Komponen Penilaian
Mata kuliah Pengantar arsitektur menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 15 %
2. Tugas mingguan 30 %
3. UTS 20 %
4. UAS 35 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme


a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.
5. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
4 A 90,00 – 100 Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
1.
A Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
3,7 A- 80,00 – 89,99
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
2.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3,3 75,00 – 79,99
3. B+ dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.

Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
3 70,00 – 74,99 hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
B
4. B tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
2,7 65,00 – 69,99
5. B-

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. 2,3 tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
C+ 60,00 – 64,99
penghargaan lebih

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
2 C 55,00 – 59,99
7. C belum runut, logis dan komprehensif.

Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
1,7
8. C- 50,00 – 54,99 komprehensif.

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
1
9. D 40,00 – 49,99
D
Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
0
10. E < 40,00 mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.
E
6. Daftar Pustaka

1. Jencks, Charles. 1982. Modern Movement in Architecture. Middlesex: Pinguin Book.


2. Jencks, Charles. 1991. The Language of Post-Modern Architecture. Sixth Ed. New York: Rizzoli.
3. Kruft, Hanno-Walter. 1994c. A History of Architectural Theory: from Vitruvius to The Present, translated by Ronald Taylor, Elsie Callander, and Antony Wood. New York: Princeton Architectural
Press.
4. Lapugnani, V. 1986. 20th Century Architecture. London: Thames and Hudson
5. Wigley, Mark. 1993. The Architecture of Deconstruction: Derrida’s Haunt. Cambridge, MA: MIT Press.
6. Wiryomartono, A. Bagoes P. 1995. Seni Bangunan dan Seni Bina Kota di Indonesia. Jakarta: P.T. Gramedia Pustaka Utama.

Rencana Pembelajaran Semester

Bahan Kajian Bentuk Bobot


Minggu ke Kemampuan Akhir yang Diharapkan Kriteria/ Indikator Penilaian
(Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian

 Mahasiswa mampumemahami dan menjelaskan kembali  Pengertian teori


1 pengertian teori arsitektur, paradigma arsitektur, khasanah teori arsitektur  Collaborative Kemampuan mengetahui dan
arsitektur dan kedudukan arsitektur dalam struktur dan praksis  Klasifikasi teori Learning memahami sejarah dan teori 5%
keilmuan. arsitektur  Ceramah arsitektur 1
- Teori Subtantive
- Teori Prosedural

2&3  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali  Khasanah teori arsitektur  Collaborative
pengertian teori arsitektur, paradigma arsitektur, khasanah teori - Teoritentangarsitektur Learning
arsitektur dan kedudukan arsitektur dalam struktur dan praksis (theory about  Ceramah
keilmuan. architecture)
Pemahaman mengenai teori,
- Teori di
paradigma, dan kedudukan
dalamarsitektur
arsitektur
(theory in
architecture)
- Teoriarsitektur (theory
of architecture)

4  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali  Pengertian sejarah  Collaborative


pengertian, orientasi dan fungsi sejarah arsitektur, serta arsitektur Learning Pemahaman mengenai sejarah
pendekatan sejarah arsitektur  Orientasi sejarah  Ceramah arsitektur
arsitektur
 Fungsi sejarah arsitektur

5  Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali  Pendekatan sejarah  Collaborative


pengertian, orientasi dan fungsi sejarah arsitektur, serta arsitektur (pendekatan Learning
Pemahaman mengenai orientasi
pendekatan sejarah arsitektur diakronik, sikronik,  Ceramah 5%
sejarah arsitektur
geologik dan
geneologik)
6  Mahasiswa mampu memahami dan dapat menjelaskan kembali  Orientasi tahap  Collaborative
orientasi tahap peradaban manusia peradaban manusia Learning
berdasarkan perspekktif  Ceramah Mengetahui tahap-tahap
5%
alam, waktu, karya, peradaban manusia
hidup, dan hubungan
antar manusia

7  Mahasiswa mampu memahami dan dapat menjelaskan kembali  Pengertian manusia,  Collaborative
hubungan manusia, lingkungan dan kebudayaan lingkungan dan Learning Pemahaman mengenai hubungan
kebudayaan  Ceramah manusia, lingkungan dan
20%
 Model hubungan kebudayaan
manusia, lingkungan dan
kebudayaan

8 Ujian Tengah Semester

 Mahasiswa mampu memahami dandapat menjelaskan kembali  Arsitektur Masa Pra  Collaborative
9,10 & 11 langgam arsitektur di masa lalu modern: Learning
- Arsitektur Afrika kuno  Ceramah
menjelaskan dan memahami
(Mesir dan
arsitektur afrika kuno dan 10%
Mesopotamia)
arsitektur klasik
- Arsitektur Klasik
(Yunani dan Romawi)

12 & 13 Mahasiswa mampu memahami dan dapat menjelaskan kembali  Arsitektur Masa Pra  Collaborative
langgam arsitektur di masa lalu modern: Learning
- Arsitektur Asia kuno  Ceramah
(India, Cina dan menjelaskan dan memahami
Jepang) arsitektur asia kuno dan
- Arsitektur Medieval arsitektur medival
(Bizantine, Gothic dan
Barok)

14  Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kembali  Keterkaitan Arsitek,  Collaborative


keterkaitan Arsitek, lingkungan dan masyarakatnya lingkungan dan Learning
masyarakatnya  Ceramah
Mengetahui hubungan
 Konsep-konsep ruang,  Diskusi 5%
keterkaitan Arsitek, lingkungan
bentuk, struktur dan
dan masyarakatnya
konstruksi, lingkungan
bangunan dan tapak,
konteks morfologi
fisik kekotaan
15
 Mahasiswa dapat menganalisis pemikiran-pemikiran arsitektur  Pemilihandan  Collaborative
dan menginspirasikannya dalam konteks kekinian penerapan strategi Learning
perancangan arsitektur  Ceramah
Menjelaskan pemikiran-
:  Diskusi
pemikiran arsitektur dan
- Pendekatan perilaku 35%
menginspirasikannya dalam
(psikologi)
konteks kekinian
- Pendekatan kinerja
(building
performance)

16  Ujian Akhir Semester

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Pengantar arsitektur memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Pengantar arsitektur

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 15 %

ww) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
xx) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
yy) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
1. Tujuan Tugas zz) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
aaa) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
bbb) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
3. Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 30%

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
1. Tujuan Tugas d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui paper, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
3. Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 20 %

g) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
h) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
i) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
1. Tujuan Tugas j) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
k) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
l) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas i) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
3. Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Teknik penyajian

 Tugas 4: Tugas UAS 35 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
1. Tujuan Tugas d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui paper, gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
3. Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.
Nama Mata Kuliah : Teknik Komunikasi Arsitektur
Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 2 – ARS-125
Penyusun : Mohammad Nur Dita Nugroho, S.T., M.Sc

1. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah Teknik Komunikasi Arsitektur adalah mata kuliah yang memberikan pemahaman pada mahasiswa dapat memahami teknik dalam berkomunikasi arsitektur serta dapat membuat presentasi arsitektur
yang baik dan mudah dipahami.

2. Unsur Capaian Pembelajaran


Mahasiswa mengenal dan mampu menjelaskan dan menyampaikan gagasan arsitektural melalui berbagai media komunikasi yang tepat sehingga diterima dan dipahami oleh pihak lain.

3. Komponen Penilaian
Teknik Komunikasi Arsitektur menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas Mingguan 35 %
3. UTS 25 %
4. UAS 30 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme

a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
1. 4 A 90,00 – 100
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
A
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
2. 3,7 A- 80,00 – 89,99
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3. 3,3 B+ 75,00 – 79,99
dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4. 3 B B 70,00 – 74,99
tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.
Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. 2,7 B- 65,00 – 69,99

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. 2,3 C+ 60,00 – 64,99
tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih

C Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. 2 C 55,00 – 59,99
belum runut, logis dan komprehensif.
Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. 1,7 C- 50,00 – 54,99
komprehensif.
Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. 1 D D 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. 0 E E < 40,00
mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.
5. Daftar Pustaka

1. Frank D.K.Ching, Drawing & Perceiving A Visual Dictionary of Architecture. John Wiley & Sons, 1996.
2. Frank D.K.Ching, Architectural Graphics, 2nd Ed. John Wiley & Sons, 2002.
3. Francis DK Ching, Drawing: A Creative Process, Wiley, 1989.
4. Paul Laseau and Norman Crewe, Visual Notes for Architects and Designers, Wiley 1986.
5. Tom Porter and Sue Goodman, Manual of Graphic Techniques, Scribner, 1991.
6. Wakita, Osamu A & Richard M. Linde. 2003. The Profesional Practice of Architectural Working Drawings. New York: John Wiley & Sons, Inc.
7. Leach, Sid Delmar. 1993. Teknik Rendering & Presentasi Rancangan Interior. Jakarta: Erlangga
8. Smith, Albert.C. 2004. Architecture Model as a Machine: A New View of Models from Antiquity to the Present Day. Oxford: Architectural Press.
9. Doyle. Michael E. 1999. Color Drawing: Design Drawing Skills and Techniques for Architects, Landscape Architects, and Interior Designers. US: John Wiley & Sons, Inc.
10. Ronin, Gilles. 2010. Drawing for Interior Designer. London: A & C Black Publisher.
11. Edwards, Brian. 2008. Understanding Architecture Through Drawing. Oxon: Taylor & Francis.
12. Cantrell, Bradley & Wes Michael. 2010. Digital Drawing for Landscape Architecture: Contemporary Techniques and Tools for Digital Representation in Site Design. Canada: John Wiley & Sons, Inc.

13. Slack, S.E & Michele I Zavala. 2009. PowerPoint 2007 Graphics & Animation Made Easy. New York: McGraw-Hill.
14. Weverka, Peter. 2010. Microsoft PowerPoint 2010 all in one for Dummies. Indianapolis: Wiley Publishing.
15. Panero, Julius. 1979. Dimensi Manusia dan Ruang Interior. Jakarta: Erlangga

6. Rencana Pembelajaran Semester

Minggu ke Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
(Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian

 Mahasiswa mampu memahami pengantar mata kuliah teknik  Pengantar umum studio
1 komunikasi arsitektur ( Pengantar Komunikasi dan Presentasi tekomars dan pengantar  Collaborative  Komunikasi verbal 5%
Arsitektur). Project 1 + Workshop Learning
 Presentasi
 Ceramah
 Studio mandiri

2 dan 3  Teknik Presentasi verbal/lisan  Presentasi pengalaman ruang  Collaborative  Komunikasi verbal 5%
* Pemahaman tentang fungsi komunikasi verbal untuk (dalam kelompok + Learning  Kemampuan sketsa
menyampaikan gagasan dalam bentuk presentasi, dan mepenjelasan tugas ruang  Presentasi manual dengan alat bantu
bagaimana sikap berbicara sehingga tujuan presentasi imajinatif)  Ceramah gambar
bisa tercapai  Eksplorasi ruang imajinatif  Studio mandiri
* Mempelajari dan memahami dan melatih teknik dan (ideal space)
strategi penyampaian gagasan secara lisan kepada pihak
lain secara baik dan benar

4  Teknik Presentasi Tulisan dan Gambar Berwarna  Presentasi teknik  Collaborative  Komunikasi verbal
* Mempelajari dan melatih Teknik Presentasi gambar menggambar bayangan Learning  Kemampuan sketsa
Berwarna dengan menggunakan media : pensil warna, dalam objek 3 dimensi.  Presentasi freehand dengan alat
crayon, cat air, air brush di atas kertas manila/kalkeer  Tugas menggambar objek 3  Ceramah bantu gambar
* Melatih teknik presentasi Arsitektral dengan kombinasi dimensi dengan  Studio mandiri
antara bahasa gambar dan narasi untuk dipresentasikan menggunakan teknik
kepada pihak lain secara representatif pembayangan.

5 dan 6  Teknik presentasi fotografi dan manipulasi foto  Presentasi Tugas.  Presentasi  Komunikasi verbal
* Mengenal dan mempelajari alat bantu pendukung  Kemampuan sketsa
presentasi dari foto, baik baik teknik fotografi maupun freehand dengan alat
foto udara bantu gambar
* Mengenal dan mempelajari jenis-jenis kamera, sifat
lensa serta sudut pengambilan bidang gambar
* Mempelajari dan memahami cara memanipulasi hasil
fotografi dalam satu tema untuk tujuan memperjelas
informasi

7  Teknik presentasi pembuatan Portofolio dan Banner  Workshop : media grafis  Collaborative  Kepekaan terhadap ruang
Mempelajari pemahaman terhadap persespsi kejelasasan (text, layout, gambar) Learning dan bidang
ringkasan suatu hasil karya arsitektur  Presentasi  Komunikasi verbal dan
* Memahami dan melatih pembuatan data profile diri  Ceramah gambar
untuk portofo  Studio mandiri  Teamwork
* Memahami dan melatih pembutan ringkasan data hasil
karya dengan media Banner

8  Mengomunikasian sebuah objek melalui gambar dengan teknik  Ujian Tengah Semester  Presentasi  Kepekaan untuk  25%
perspektif satu titik hilang (objek yang akan disketsa bebas).  [UTS] mendapatkan karakter
benda dan mampu
mengomunikasikannya
melalui Presentasi 2
Dimensi (kebutuhan dan
informasi /kejelasan
gambar).
 Memahami dan mampu
mengomunikasikan ide.
 Mampu menggunakan
layout/grafis yang kreatif
sehingga ide anda mudah
dipahami oleh audience.
 Mampu
mengomunikasikan via
grafis, tulisan dan verbal.

9 dan 10  Teknik Komunikasi Alat Bantu  Workshop : media grafis  Collaborative  Kepekaan terhadap ruang  5%
Gambar Brosur (text, layout, gambar) Learning dan bidang
* Mempelajari dan memahami teknik komunikasi gambar  Presentasi  Komunikasi verbal dan
yang akan dipresentasikan kepada masyarakat  Ceramah gambar
* Mempelajari Strategi komunikasi gambar dan bahasa  Studio mandiri  Teamwork
gambar dalam merencanakan suatu bangunan bersama
masyarakat

11 dan 13  Teknik Komunikasi Alat Bantu  Presentasi gambar grafis  Collaborative  Kepekaan terhadap ruang  5%
Maket (FG) _gambar artificial Learning dan gerak
* Mempelajari teknik pembuatan maket sebagat alat object  Presentasi  Komunikasi bahasa tubuh
bantu presentasi 3 dimensional baik dari pengenalan  Ceramah  Teamwork
bahan, teknik pengerjaan dan tahapan pelaksanaan  Studio mandiri
* Melatih dan mempraktekkan cara dan strategi 
komunikasi presentasi hasil karya/porduk arsitektur
kepada masyarakatdan audience

14 dan 15  Teknik Komunikasi Alat Bantu  Workshop : merasakan  Collaborative  Kepekaan terhadap indera  5%
Media Elektronik benda artificial dengan Learning peraba
* Mempelajari dan melatih penggunaan perangkat lunak indera peraba dan  Presentasi  Komunikasi verbal dan
(software) sebagai media presentasi mengomunikasikannya  Ceramah gambar
melalui benda 2 dimensi  Studio mandiri
(individual) - logam, kaca,
kayu, batu, plastik +
presentasi

16  Menerapkan semua pengetahuan yang diperoleh untuk  Ujian Akhir Semester  Presentasi  Kelengkapan informasi  30%
mengomunikasikan sebuah ruang dengan fungsi yang kompleks. [UAS]  Presentasi 2 Dimensi dan
3 Dimensi (A2,
Model/maket)
 Lay out/grafis
 Kemampuan Presentasi
Verbal
 Kreatifitas

7. Deskripsi Tugas
Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Teknik Komunikasi Arsitektur memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Teknik Komunikasi Arsitektur

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. Tujuan Tugas keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 35 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. Tujuan Tugas keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. j) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
Kriteria Penilaian  Kelengkapan data
3.  Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 25 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
 Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. Tujuan Tugas keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.
2.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 4: Tugas UAS 25 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. Tujuan Tugas keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. g) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

Nama Mata Kuliah : Arsitektur dan Lingkungan


Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 2 (2-0)/ ARS-128
Penyusun : Rizqiyah Safitri Juwito, S.T., M.Eng

1. Deskripsi Mata Kuliah


Pada mata kuliah ini, diberikan materi mengenai eko-arsitektur, yaitu pembangunan sebagai kebutuhan kehidupan manusia dalam hubungan timbal balik dengan lingkungan alamnya. Elemen-elemen eko-arsitektur
yang meliputi iklim dan kelembaban, bau dan pencemaran udara, radiasi alam dan buatan, bentuk dan bahan bangunan, struktur bangunan, warna dan pencahayaan

2. Unsur Capaian Pembelajaran


Mahasiswa dapat memahami konteks hubungan manusia antara bangunan dengan alam. dapat mengenal, memahami dan dapat merencanakan tapak dengan memperhatikan wawasan konsteks lingkungan

3. Komponen Penilaian
Mata kuliah Arsitektur dan Lingkungan menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas Mingguan 30 %
3. UTS 30 %
4. UAS 30 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme


a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
1. 4 A 90,00 – 100
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
A
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
2. 3,7 A- 80,00 – 89,99
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3. 3,3 B+ 75,00 – 79,99
dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4. 3 B B 70,00 – 74,99
tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.
Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. 2,7 B- 65,00 – 69,99

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. 2,3 C+ 60,00 – 64,99
tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih
C Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. 2 C 55,00 – 59,99
belum runut, logis dan komprehensif.
Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. 1,7 C- 50,00 – 54,99
komprehensif.
Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. 1 D D 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. 0 E E < 40,00
mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

5. Daftar Pustaka
1. Nasution, Syahmir. (1994); Bangunan Tropis (terjemahan : Tropenbau Building in the Tropics, Georg. Lippsmeier). Jakarta, Erlangga.
2. Brown, GZ., Matahari, Angin dan Cahaya (Strategi Perancangan Arsitektur) – terjemahan, Intermatra, Bandung, 1994.
3. Adhiwijogo. (1973); Penerangan Alami Siang Hari dari Bangunan. Bandung, LPMB Dept.PUTL Dir.Jen.Ciptakarya.
4. Egan, M.David. (1975); Concepts in Thermal Comfort. New Jersey, Prentice Hall,Inc.
5. Mangunwijaya, Y.B. (1980); Pasal-Pasal Pengantar Fisika Bangunan. Jakarta, PT Gramedia.
6. Frick, H. dan Suskitatno, B., Dasar-dasar Eko-Arsitektur, Kanisius, Yogyakarta, 1998
7. Brown, GZ., Matahari, Angin dan Cahaya (Strategi Perancangan Arsitektur) – terjemahan, Intermatra, Bandung, 1994
8. Budiharjo, Eko, 2003: Kota dan Lingkungan, Pendekatan Baru Masyarakat Berwawasan Ekologi, LP3ES, United Nations University Press. Tokyo, New York.
9. Budiharjo, Eko, Kota Berwawasan Lingkungan
10. Frick, H. dan Suskitatno, B., Dasar-dasar Eko-Arsitektur, Kanisius, Yogyakarta, 1998
11. Frick, Heinz, 1994: Arsitektur dan Lingkungan. Penerbit Kanisius, Yogyakarta
12. Kusumawijaya, Marco, Kota Rumah Kita
13. Lippsmeier, George., 1994, Bangunan Tropis, Erlangga, Jakarta,
14. Mangunwijaya, YB., Pengantar Fisika Bangunan, Djambatan, Yogyakarta, 1998.
15. Sabari Yunus, Hadi, Manajemen Kota: Perspektif Spasial
Sudarso, Jo, 2006: Menyiasati Kota Tanpa Warga, Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), Jakarta.

Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian
 Mahasiswa diberikan penjelasan mengenai kontrak kuliah,  Pengantar umum
1 perrkuliahan, dan tugas  Arsitektur sebagai ilmu  Collaborative  Kemampuan memahami
 Mahasiswa mampu memahami pentingnya hubungan arsitektur, pengetahuan Learning hubungan arsitektur,
lingkungan dan manusia  Pengertian arsitektur,  Ceramah lingkungan dan manusia
lingkungan dan gambaran  Presentasi
kehidupan bermasyarakat

2  Mahasiswa mampu mengkaji konsep arsitektur dan lingkungan  Lingkungan alam  Collaborative Kemampuan mengkaji
 Lingkungan sekitar/buatan Learning konsep
 Lingkungan social ekonomi  Ceramah
 Presentasi

3&4  Mahasiswa mampu memahami tentang eko-arsitektur (pengertian  Cipta, rasa dan karsa  Collaborative  Kemampuan mengkaji
ekologi dan eko-arsitektur)  Penyellidikan kualitas Learning konsep arsitektur dan
 Mahasiswa mampu memahami perencanaan eko-arsitektur kenyamanan  Presentasi lingkungan
 Iklim dan kelembapan  Diskusi  Kemampuan memahami
 Bau dan pencemaran udara dasar-dasar eko-arsitektur
 Radiasi alam dan radiasi
buatan
 Bentuk dan struktur
bangunan
 Pencahayaan dan warna

5  Mahasiswa mampu mengkaji munculnya tren dan pendekatan-  Manfaat green design  Collaborative  Kemampuan mengkaji 5%
pendekatan perancangan (green design)  Atribut kota hijau Learning penerapan pendekatan
 Mahasiswa mampu membuat sketsa ide untuk tren pendekatan  Diskusi perancangan (green
perancangan yang diterapkan dalam sebuah desain bangunan  Presentasi design) pada preseden.

6&7  Mahasiswa mampu memahami pengertian dan konsep arsitektur  Dampak positif dan negative  Collaborative  Kemampuan memahami 10%
berkelanjutan terhadap lingkungan Learning pengertian dan konsep
 Presentasi mahasiswa tentang contoh penerapan pendekatan dalam  Konsep arsitektur  Presentasi arsitektur berkelanjutan
sebuah preseden berkelanjutan  Kemampuan mengenal
 Konstruksi berkelanjutan gejala kerusakan pada
 Material berkelanjutan lingkungan
 Kemampuan berlatih
menerapkan model
pendekatan perancangan
pada desain

8  Mahasiswa mampu mengulang pemahaman mengenai pentingnya  Ujian Tengah Semester  Ujian Tertulis  Kepekaan memahami  30%
hubungan arsitektur, lingkungan dan manusia, mengidentifkasi [UTS]  Menggambar pentingnya hubungan
dampak negatif terhadap lingkungan, menkaji konsep arsitektur arsitektur, lingkungan dan
dan lingkungan manusia
, memahami eko-arsitektur, tren pendekatan perancangan green  Kepekaan
building, konsep arsitektur berkelanjutan, dan material mengidentifikasi dampak
pemahaman negatif terhadap
lingkungan
 Kemampuan mengkaji
arsitektur dan lingkngan
 Kemampuan memahami
eko-arsitektur
 Kemampuan menjabarkan
tren pendekatan
perancangan
 Kemampuan memahami
arsitektur berkelanjutan
dan material;
berkelanjutan.

9 & 10  Mahasiswa mampu memahami perancangan terhadap iklim tropis  Factor kualitas  Collaborative  Kemampuan
 Factor kenyamanan Learning mengidentifikasi faktor
 Kajian penggunaan dan  Presentasi penentu kualitas dan
pengelolaan air bersih  Diskusi kenyamanan
(terkait fungsi sebagai lahan  Kemampuan mengkaji
sawit) penyajian Air bersih

11 & 12  Mahasiswa mampu mengenal dan memahami bangunan ramah  Kondisi tanah  Collaborative  Kemampuan memahami  5%
gempa  fungsi bangunan Learning criteria bangunan ramah
 pemilihan material  Presentasi gempa

13 & 14  Mahasiswa mampu mengenal dan memahami bangunan hemat  Penerapan teknologi ramah  Collaborative  Kemampuan memahami
energi lingkungan Learning criteria bangunan hemat
 Kreatif limbah  Presentasi  Kemampuan memahami
 Diskusi penggunaan teknologi
ramah lingkungan
 Kemampuan mengkaji
pengelolaan dan
pemanfaatan sampah (ide
kreatif)

15  Mahasiswa mampu mempresentasikan aplikasi bangunan yang  Koefisien daerah hijau  Collaborative  Kepekaan terhadap 15%
ramah lingkungan Learning koefisien daerah hijau
 Pengumpulan paper ilmiah mahasiswa dengan pilihan tema :  Presentasi
bangunan ramah gempa, bangunan hemat energi, bangunan ramah
lingkungan
30%
16  Mahasiswa mampu mengidentifikasi teori dan mengutarakan Ujian Akhir Semester (UAS)  Tertulis  Kepekaan terhadap teori
konsep ke dalam desain / sketsa ide untuk lingkungan bangunan ramah
lingkungan, ramah gempa
dan hemat energi.

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Arsitektur dan Lingkungan memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Arsitektur dan Lingkungan

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

 Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
 Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
 Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
 Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. Tujuan Tugas keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
 Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
 Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, tulisan ilmiah mapun
Uraian Tugas presentasi

Analisis:
a) Ketajaman melihat permasalahan
b) Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3. a) Kelengkapan data
b) Kesinambungan data
c) Lay out, warna dan komposisi
 Tugas 2: Tugas Mingguan 30 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
1. Tujuan Tugas secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
Kriteria Penilaian  Kelengkapan data
3.  Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 30 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. Tujuan Tugas resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
a) Ketajaman melihat permasalahan
b) Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi :
3. a) Kelengkapan data
b) Kesinambungan data
c) Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 4: Tugas UAS 30 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
1. Tujuan Tugas membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. Uraian Tugas a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
a) Ketajaman melihat permasalahan
b) Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
3. Kriteria Penilaian Presentasi
a) Kelengkapan data
b) Kesinambungan data
c) Lay out, warna dan komposisi

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

SEMSTER III

Nama Mata Kuliah : Struktur Konstruksi Utilitas Bangunan bentang Lebar


Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 3 ( 2 -1 ) ARS – 211
Penyusun :

1. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini merupakan kuliah lanjutan dari mata kuliah Struktur Konstruksi Utilitas Bangunan bentang Lebar. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami dan mengaplikasikan
pengetahuan tentang material yang memiliki perlakuan khusus sehingga mampu bertindak sebagai pendukung struktur bangunan baik bertingkat rendah, bentang lebar, juga bertingkat tinggi dan menggali
pemahaman mengenai utilitas bangunan.

2. Unsur Capaian Pembelajaran

Mahasiswa memiliki pengetahuan tentang struktur ditunjang dengan pengetahuan tentang material yang memiliki perlakuan khusus sehingga mampu bertindak sebagai pendukung struktur bangunan baik
bertingkat rendah, bentang lebar, juga bertingkat tinggi dan menggali pemahaman mengenai utilitas bangunan.

3. Komponen Penilaian

Struktur Konstruksi Utilitas Bangunan bentang Lebar menghargai proses dan hasil akhir setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas 40 %
3. UTS 25 %
4. UAS 25 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme

a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
1. 4 A
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
90,00 – 100
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
A
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
2. 3,7 A-
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
80,00 – 89,99
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3. B+
3,3 75,00 – 79,99 dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4. B B
3 70,00 – 74,99 tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. B-
2,7 65,00 – 69,99

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. C+
2,3 60,00 – 64,99 tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih

C Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. C
2 55,00 – 59,99 belum runut, logis dan komprehensif.

Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. C-
1,7 50,00 – 54,99 komprehensif.

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. D D
1 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. E E
0 < 40,00 mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

5. Daftar Pustaka

1. Babbit, Harold (1960)., Plumbing (Third Edition), New York, Mc Graw- Hill Book Company,.
2. Danusugondho Iskandar., Manajemen Utilitas Gedung Modul Tata Udara, Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat, Institut Teknologi Bandung.
3. Mc Guinnes, William J., Benjamin Stein (1971), Mechanical and Electrical Equipment for Building (Fifth Edition), New York, John Wiley and Sons, INC.,
4. Nielsen, Louis S (1963)., Standard Plumbing Engineering Design, New York, McGraw- Hill Book Company.
5. Poerbo Hartono (1992)., Utilitas Bangunan ( Buku Pintar untuk Mahasiswa Arsitektur –Sipil), Jakarta, Penerbit Djambatan.
6. Pedoman Plumbing Indonesia 1979 Cetakan ke I, Departemen Pekerjaan Umum.
7. Susanto Paulus Agus, Utilitas, Laboratorium Teknologi & Manajemen, Fakultas Teknik Arsitektur, Universitas Katolik Parahyangan
Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian

 Memahami Konsep struktur bangunan bentang lebar. Perkuliahan dikembangkan


1
 pemahaman mengenai utilitas bangunan lanjutan Teknologi. dalam bentuk komunikasi dua
 Collaborative  Kemampuan sketsa 5%
 Memahami Konsep struktur arah dan interaksi langsung
berupa Praktik Learning manual dengan alat bantu
 Presentasi gambar
 Ceramah

Memahami Hubungan Konsep Struktur Bangunan bentang lebar Perkuliahan dikembangkan


2 dalam bentuk komunikasi dua
 Collaborative  Komunikasi 5%
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik Learning  Kemampuan sketsa
 Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

 Memahami pendekatan perancangan Struktur Bangunan bentang


3 lebar Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
 Mampu merancang bangunan bentang lebar dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan dengan alat
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Presentasi bantu gambar
 Ceramah
 Studio mandiri

4 Memahami Hubungan struktur bentang lebar dangan utilitas


Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan dengan alat
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Presentasi bantu gambar
 Ceramah
 Studio mandiri

Memahami hubungan struktur bangunan dengan Perlindungan Perkuliahan dikembangkan


5 dalam bentuk komunikasi dua
Bangunan dan utilitas  Presentasi  Komunikasi
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Kemampuan dengan alat
bantu gambar

6 Memahami pendekatan perancangan Bangunan Tinggi dengan


Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
struktur bangunan bentang lebar
dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

 Memahami Struktur Rangka


7  Memahami hubungan struktur bangunan dengan Building Core Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
dan Shear Wall. dalam bentuk komunikasi dua
 Perencanaan Bangunan berlantai banyak Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

8  Ujian Tengah Semester  Presentasi  Mampu dengan alat bantu  25%


 [UTS] gambar
 Mampu menggunakan lay
out/grafis yang kreatif
sehingga ide anda mudah
dipahami oleh audience.
 Mampu
mengomunikasikan via
grafis, tulisan dan verbal
Memahami hubungan struktur bangunan dengan Building Envelope  Komunikasi
9 Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Kemampuan sketsa  5%
dalam bentuk komunikasi dua
Learning manual dengan alat bantu
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Presentasi gambar
 Ceramah
 Studio mandiri
10 Memahami hubungan struktur bangunan dengan Konstruksi Large
Panel Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi  5%
dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

11 Memahami hubungan struktur bangunan dengan Building Shaft Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi  5%
dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

Memahami hubungan struktur bangunan dengan Alat sirkulasi


12 Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi  5%
dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

Memahami hubungan struktur bangunan dengan perlindungan dan


13 penyelamatan bangunan Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
dalam bentuk komunikasi dua
Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

Perkuliahan dikembangkan  Komunikasi


review tugas dan assistensi dalam bentuk komunikasi dua
14  Collaborative  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik Learning manual dengan alat bantu
 Presentasi gambar
 Ceramah
 Studio mandiri

review tugas dan assistensi Perkuliahan dikembangkan


dalam bentuk komunikasi dua
15  Collaborative  Komunikasi
arah dan interaksi langsung
berupa Praktik Learning  Kemampuan sketsa
 Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

16 UAS  Ujian Akhir Semester  Presentasi  Presentasi 2 Dimensi dan  30%


[UAS] 3 Dimensi (A2,
Model/maket)
 Lay out/grafis
 Kemampuan Presentasi
 Kreatifitas

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Struktur Konstruksi Utilitas Bangunan bentang lebar ini memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-
tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Struktur Konstruksi Utilitas Bangunan bentang lebar
Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

ccc) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
ddd) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
eee) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
fff) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
ggg) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
hhh) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2. a) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 35 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. Tujuan Tugas keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 25 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
Tujuan Tugas d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Uraian Tugas
2.  Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
 Kelengkapan data
3.  Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 4: Tugas UAS 25 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri
perkuliahan yang membahas materi terkait
b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
Tujuan Tugas d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2. b) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
g) Ketajaman melihat permasalahan
h) Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3. i) Kelengkapan data
j) Kesinambungan data
k) Lay out, warna dan komposisi

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

Nama Mata Kuliah : Fisika Bangunan 1

Program Studi : Teknik Arsitektur

SKS / Kode Mata Kuliah : 2 / ARS – 212

Penyusun :

1. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah Fisika Bangunan 1 adalah mata kuliah yang memberikan pemahaman pada mahasiswa agar dapat memahami permasalahan fiska bangunan, khususnya konteks alami dengan tiga topik pembahasan
yaitu ventilasi alami, pencahayaan alami dan akustik.

2. Unsur Capaian Pembelajaran

Mahasiswa mengenal dan mampu menjelaskan dan menyampaikan gagasan, ide dan desain terkait permasalahan dalam fisika bangunan, khusunya konteks alami yang tepat sehingga diterima dan dipahami oleh
pihak lain.

3. Komponen Penilaian

Fisika Bangunan 1 menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas Mingguan 40 %
3. UTS 20 %
4. UAS 30 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme

a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
1. 4 A
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
90,00 – 100
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
A
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
2. 3,7 A-
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
80,00 – 89,99
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3. B+
3,3 75,00 – 79,99 dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4. B B
3 70,00 – 74,99 tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. B-
2,7 65,00 – 69,99

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. C+
2,3 60,00 – 64,99 tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih

C Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. C
2 55,00 – 59,99 belum runut, logis dan komprehensif.

Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. C-
1,7 50,00 – 54,99 komprehensif.

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. D D
1 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. E E
0 < 40,00 mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

5. Daftar Pustaka

1. DC, Paul. 2001. Sound Control and Thermal Insulation of Buildings. New York: Phaidon Press.Grehant,
2. Bernard. 2001. Acoustics on Buildings. New York: Phaidon Press.Hergoz,
3. T, ed. 1996. Solar Energy in Architecture and Urban Planning. Munich: Prestel.Lippsmeier, G. 1980. Tropical Building. Muenchen:McCalway.
4. Mangunwijaya, YB. 1988. Pengantar Fisika Bangunan. Jakarta: Djambatan.
5. Onggodipuro, Aris K. 1994. Matahari, Angin dan Cahaya: Strategi Perancangan Arsitektur. Bandung: Intermatra.
6. Prasetio, Lea. 1972. Akustik Lingkungan. Jakarta
7. ErlanggaSzokolay. 1979. Environmental Science Handbook for Architect and Builders. Sydney: University of Sidney.
8. Prasasto Satwiko, 2004. Fisika Bangunan 1 edisi 2. Yogyakarta : Andi.
9. Prasasto Satwiko, 2005. Fisika Bangunan 2 edisi 1. Yogyakarta : Andi

6. Rencana Pembelajaran Semester


Minggu ke Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Penilaian Bobot
(Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian

 Mahasiswa mampu memahami pengantar  Pengertian mengenai penghawaan


1
mata kuliah Fisika Bangunan 1. alami.  Collaborative  Komunikasi verbal
 Tujuan dan Konsep Penghawaan Alami. Learning
 Presentasi
 Ceramah

2 dan 3
 Mahasiswa mampu memahami aspek  Teknik Sistem Ventilasi.  Collaborative  Memahami dan mampu
Perancangan penghawaan alami dan  Parameter Pergerakan Udara. Learning mengiplementasikan perancangan
penerapannya pada ruang interior dan  Sifat dam Pola Pergerakan Udara.  Presentasi terkait penghawaan alami.
eksterior.  Ceramah  Komunikasi verbal.

4
 Presentasi tugas terkait konsep gagasan  Presentasi tugas dalam kelompok.  Presentasi  Memahami dan mampu 10 %
desain mengenai penghawaan alami. mengomunikasikan gagasan ide
dan konsep.
 Komunikasi verbal.
 Kreatifitas.

5 dan 6
 Mahasiswa mampu memahami aspek  Transmitan Elemen Bangunan Berlapis.  Collaborative  Komunikasi verbal
Perancanagan dan matematis terkait  Indeks kenyaman termal menurut PMV Learning  Kemampuan aspek matematis dan
penghawaan alami. dan PPD  Presentasi perhitungan untuk penghawaan
 Menghitung trasmitan elemen  Ceramah alami.
bangunan.  Studio mandiri
 Menghitung panas yang menembus
elemen bangunan.
 Faktor desain terkait pergerakan udara
di luar banguan.
 Faktor desain terkait pergerakan udara
di dalam banguan.

7
 Mahasiswa dapat mempresentasi tugas  Presentasi tugas dalam kelompok.  Collaborative  Memahami dan mampu 10 %
terkait konsep gagasan desain mengenai Learning mengomunikasikan gagasan ide
penghawaan alami, dengan dilengkapi  Presentasi dan konsep.
perhitungan matematis dengan penggunaan  Ceramah  Komunikasi verbal
software terkait.  Studio mandiri  Kreatifitas

8
 Mahasiswa mampu memberikan ide dan  Ujian Tengah Semester  Presentasi  Kepekaan mahasiswa dalam  20%
gagasan desain terkait studi kasus menemu kenali dan memahami
penghawaan alami. penghawaan alami.
 Memahami dan mampu
mengomunikasikan ide terkait
penghawaan alami.
 Mampu mengomunikasikan
gagasan ide baik secara grafis,
tulisan dan verbal.

9
 Mahasiswa mampu memahami pengertian,  Pengertian mengenai penghawaan  Collaborative  Memahami dan mampu
istilah, tujuan dan konsep Pencahayaan alami. Learning mengomunikasikan gagasan ide
alami.  Tujuan dan Konsep Pencahayaan  Presentasi dan konsep.
Alami.  Ceramah  Komunikasi verbal

 Iluminasi.
10 dan 11  Mahasiswa mampu memahami aspek  Sinar Matahari Langsung.  Collaborative  Memahami dan mampu
Perancanagan dan matematis terkait  Faktor cahaya siang hari. Learning mengomunikasikan gagasan ide
pencahayaan alami.  Teknik pemanfaatan pencahayaan  Presentasi dan konsep.
alami.  Ceramah  Komunikasi verbal.

12
 Presentasi tugas terkait konsep gagasan  Presentasi tugas dalam kelompok.  Collaborative  Memahami dan mampu 10 %
desain mengenai Pencahayaan Alami, Learning mengiplementasikan perancangan
dengan dilengkapi perhitungan matematis  Presentasi terkait pencahayaan alami.
dengan penggunaan software terkait.  Ceramah  Komunikasi verbal.
 Kreatifitas.

13
 Mahasiswa mampu memahami pengertian,  Pengertian dan istilah – istilah dalam  Collaborative  Memahami dan mampu
istilah, tujuan dan konsep akustika dasar. akustika. Learning mengomunikasikan gagasan ide
 Pengantar akustika.  Presentasi dan konsep.
 Strategi penanganan kebisingan ruang  Ceramah  Komunikasi verbal.
dalam.
 Strategi penanganan kebisingan ruang
luar.

14
 Mahasiswa mampu memahami aspek  Aspek Perancanagan dan matematis  Collaborative  Memahami dan mampu
Perancanagan dan matematis terkait (perhitungan) terkait akustika. Learning mengomunikasikan gagasan ide
akustika dasar.  Pemilihan material bahan akustik.  Presentasi dan konsep.
 Ceramah  Komunikasi verbal.

15
 Presentasi tugas terkait konsep gagasan  Presentasi tugas dalam kelompok.  Collaborative  Memahami dan mampu 10 %
desain mengenai akustika dasar, dengan Learning mengiplementasikan perancangan
dilengkapi perhitungan matematis dengan  Presentasi terkait pencahayaan alami.
penggunaan software terkait.  Ceramah  Komunikasi verbal.
 Kreatifitas.
16
 Presentasi tugas terkait konsep gagasan  Ujian Akhir Semester [UAS]  Collaborative  Kepekaan mahasiswa dalam 30%
desain mengenai pencahayaan alami dan Learning menemu kenali dan memahami
akustika, dengan dilengkapi perhitungan  Presentasi pencahayaan alami dan akustika.
matematis dengan penggunaan software  Ceramah  Memahami dan mampu
terkait. mengomunikasikan ide terkait
pencahayaan alami dan akustika.
 Mampu mengomunikasikan
gagasan ide baik secara grafis,
tulisan dan verbal.

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Fisika Bangunan 1 memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Fisika Bangunan 1

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

a. Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
b. Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c. Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d. Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
1. e. Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f. Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas
2. Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Konsep dan gagasan desain.

 Tugas 2: Tugas Mingguan 40 %

a. Diharapkan mahasiswa mampu memahami aspek Perancanagan dan matematis terkait penghawaan alami.
b. Mahasiswa dapat menemukan strategi penanganan penghawaan alami pada ruang dalam dan luar dengan menuangkannya dalam gagasan desain.
c. Mahasiswa mampu mengkomunikasikan dan mempresentasikan hasil gagasan desain.
1. d. Mahasiswa dapat menggunakan alat bantu berupa software yang terkait dengan penghawaan alami, pencahayaan buatan, akustika dasar, dalam
mengerjakan tugas ini.

Tujuan Tugas

2. Dalam tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan terkait mengembangkan konsep dan gagasan desain
Uraian Tugas mengenai penghawaan alami, pencahayaan buatan, akustika dasar yang akan dilakukan baik secara diskusi mapun presentasi.

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
 Kreatifitas dalam mengembangkan konsep dan gagasan desain.
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Konsep dan gagasan desain.
Mahasiswa akan mendapat nilai yang sangat baik jika dalam presentasinya terdapat poin penting yang dapat diambil dalam presentasi yang dijelaskan
secara sistematis, disertai dengan analisis yang mendalam terhadap studi kasus penghawaan alami serta dirangkai kreatif.
 Tugas 3: Tugas UTS 20 %

a. Diharapkan mahasiswa mampu memahami aspek Perancanagan dan matematis terkait penghawaan alami.
Tujuan Tugas b. Mahasiswa dapat menemukan strategi penanganan penghawaan alami pada ruang dalam dan luar dengan menuangkannya dalam gagasan desain.
1.
c. Mahasiswa mampu mengkomunikasikan dan mempresentasikan hasil gagasan desain.

2. Mahasiswa mampu memberikan ide dan gagasan desain terkait studi kasus penghawaan alami. Pada tugas ini mahasiswa diberikan kebebasan
Uraian Tugas dalam menentukan lokasi studi kasus atau dapat mendesain minimal ruangan/ hunian dengan luasan ±80 m² dengan memiliki minimal 3 fungsi
ruang. Mahasiswa diharapkan memberikan konsep dan gagasan desain yang dapat memaksimalkan penghawaan alami pada ruang tersebut. Tugas
ini dapat dilakukan melalui perhitungan manual atau menggunakan software.

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian  Kreatifitas dalam mengembangkan konsep dan gagasan desain.
3. Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Konsep dan gagasan desain.
Mahasiswa akan mendapat nilai yang sangat baik jika dalam presentasinya terdapat poin penting yang dapat diambil dalam presentasi yang dijelaskan
secara sistematis, disertai dengan analisis yang mendalam terhadap studi kasus penghawaan alami serta dirangkai kreatif.

 Tugas 4: Tugas UAS 30 %

a. Diharapkan mahasiswa mampu memahami aspek Perancanagan dan matematis terkait pencahayaan alami - akustika dasar.
1. b. Mahasiswa dapat menemukan strategi penanganan pencahayaan alami dan akustika dasar pada ruang dalam dan luar dengan menuangkannya
Tujuan Tugas dalam gagasan desain.
c. Mahasiswa mampu mengkomunikasikan dan mempresentasikan hasil gagasan desain.

Mahasiswa mampu memberikan ide dan gagasan desain terkait studi kasus pencahayaan alami dan akustika. Pada tugas ini mahasiswa diberikan
Uraian Tugas kebebasan dalam menentukan lokasi studi kasus atau dapat mendesain minimal ruangan/ hunian dengan luasan ±80 m² dengan memiliki minimal
2.
3 fungsi ruang. Mahasiswa diharapkan memberikan konsep dan gagasan desain yang dapat memaksimalkan pencahayaan alami dan akustika pada
ruang tersebut. Tugas ini dapat dilakukan melalui perhitungan manual atau menggunakan software.

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian  Kreatifitas dalam mengembangkan konsep dan gagasan desain.
Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Konsep dan gagasan desain.
Mahasiswa akan mendapat nilai yang sangat baik jika dalam presentasinya terdapat poin penting yang dapat diambil dalam presentasi yang dijelaskan
secara sistematis, disertai dengan analisis yang mendalam terhadap studi kasus pencahayaan alami dan akustika serta dirangkai kreatif.

8. Penutup

Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

Nama Mata Kuliah : Teknologi Bangunan I

Program Studi : Teknik Arsitektur

SKS / Kode Mata Kuliah : 2 ( 2-0) ARS – 213

Penyusun :

1. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan pembelajaran mengenai perkembangan teknologi bangunan dan material pada bangunan yang terbentuk secara alamiah.

2. Unsur Capaian Pembelajaran

Mahasiswa memiliki pengetahuan tentang perkembangan teknologi bangunan dan material pada bangunan yang terbentuk secara alamiah.

3. Komponen Penilaian

Teknologi Bangunan I menghargai proses dan hasil akhir setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:
No. Item Presentase

1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %

2. Tugas 40 %

3. UTS 25 %

4. UAS 25 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme

a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran

Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
90,00 – 100

1. 4 A

Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
80,00 – 89,99

2. 3,7 A A-

Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3,3 75,00 – 79,99 dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
3. B+

Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
3 70,00 – 74,99 tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.

4. B

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
2,7 65,00 – 69,99
5. B-

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
2,3 60,00 – 64,99 tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
6. C+ penghargaan lebih

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
2 55,00 – 59,99 belum runut, logis dan komprehensif.
7. C
Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
1,7 50,00 – 54,99 komprehensif.
8. C-

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
1 40,00 – 49,99
9. D D

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
0 < 40,00 mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.
10. E E

5. Daftar Pustaka

10. Babbit, Harold (1960)., Plumbing (Third Edition), New York, Mc Graw- Hill Book Company,.
11. Danusugondho Iskandar., Manajemen Utilitas Gedung Modul Tata Udara, Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat, Institut Teknologi Bandung.
12. Mc Guinnes, William J., Benjamin Stein (1971), Mechanical and Electrical Equipment for Building (Fifth Edition), New York, John Wiley and Sons, INC.,
13. Nielsen, Louis S (1963)., Standard Plumbing Engineering Design, New York, McGraw- Hill Book Company.
14. Poerbo Hartono (1992)., Utilitas Bangunan ( Buku Pintar untuk Mahasiswa Arsitektur –Sipil), Jakarta, Penerbit Djambatan.
15. Pedoman Plumbing Indonesia 1979 Cetakan ke I, Departemen Pekerjaan Umum.
16. Susanto Paulus Agus, Utilitas, Laboratorium Teknologi & Manajemen, Fakultas Teknik Arsitektur, Universitas Katolik Parahyangan

Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian

 Memahami Konsep Teknologi. Perkuliahan dikembangkan


1  Memahami Konsep Teknologi Bangunan dalam bentuk komunikasi dua  Collaborative  Kemampuan sketsa 5%
 Memahami Material dan Teknologi Material
arah dan interaksi langsung Learning manual dengan alat bantu
berupa Praktik  Presentasi gambar
 Ceramah

Memahami Hubungan Konsep Teknologi dengan Struktur Bangunan Perkuliahan dikembangkan


2 dan Teknologi Konstruksi dalam bentuk komunikasi dua  Collaborative  Komunikasi 5%
arah dan interaksi langsung Learning  Kemampuan sketsa
berupa Praktik  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

 Memahami pendekatan perancangan Struktur Bangunan berlantai


rendah.
3 Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
 Mampu merancang bangunan perumahan
dalam bentuk komunikasi dua Learning  Kemampuan dengan alat
arah dan interaksi langsung  Presentasi bantu gambar
berupa Praktik  Ceramah
 Studio mandiri

4 Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi


Memahami Hubungan Teknologi Mekanisasi dan Otomatisasi dalam bentuk komunikasi dua Learning  Kemampuan dengan alat
Bangunan arah dan interaksi langsung  Presentasi bantu gambar
berupa Praktik  Ceramah
 Studio mandiri

Memahami hubungan struktur bangunan dengan Perlindungan Perkuliahan dikembangkan


5 Bangunan dan Teknologi Bangunan dalam bentuk komunikasi dua  Presentasi  Komunikasi
arah dan interaksi langsung  Kemampuan dengan alat
berupa Praktik bantu gambar

Memahami pendekatan perancangan Bangunan Tinggi dengan Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
dalam bentuk komunikasi dua Learning  Kemampuan sketsa
6 struktur bangunan tinggi arah dan interaksi langsung  Presentasi manual dengan alat bantu
berupa Praktik  Ceramah gambar
 Studio mandiri
 Memahami Struktur Rangka
7  Memahami hubungan struktur bangunan dengan Building Core Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
dan Shear Wall.
 Perencanaan Bangunan Perumahan berlantai banyak dalam bentuk komunikasi dua Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung  Presentasi manual dengan alat bantu
berupa Praktik  Ceramah gambar
 Studio mandiri

8  Ujian Tengah Semester  Presentasi  Mampu dengan alat bantu  25%


 [UTS] gambar
 Mampu menggunakan lay
out/grafis yang kreatif
sehingga ide anda mudah
dipahami oleh audience.
 Mampu
mengomunikasikan via
grafis, tulisan dan verbal

Memahami hubungan struktur bangunan dengan Building Envelope  Komunikasi


9 Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Kemampuan sketsa  5%
dalam bentuk komunikasi dua Learning manual dengan alat bantu
arah dan interaksi langsung  Presentasi gambar
berupa Praktik  Ceramah
 Studio mandiri

10 Memahami hubungan struktur bangunan dengan Konstruksi Large


Panel Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi  5%
dalam bentuk komunikasi dua Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung  Presentasi manual dengan alat bantu
berupa Praktik  Ceramah gambar
 Studio mandiri

11 Memahami hubungan struktur bangunan dengan Building Shaft Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi  5%
dalam bentuk komunikasi dua Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung  Presentasi manual dengan alat bantu
berupa Praktik  Ceramah gambar
 Studio mandiri

Memahami hubungan struktur bangunan dengan Alat sirkulasi


12 Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi  5%
dalam bentuk komunikasi dua Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung  Presentasi manual dengan alat bantu
berupa Praktik  Ceramah gambar
 Studio mandiri

Memahami hubungan struktur bangunan dengan perlindungan dan


13 penyelamatan bangunan Perkuliahan dikembangkan  Collaborative  Komunikasi
dalam bentuk komunikasi dua Learning  Kemampuan sketsa
arah dan interaksi langsung  Presentasi manual dengan alat bantu
berupa Praktik  Ceramah gambar
 Studio mandiri

Perkuliahan dikembangkan  Komunikasi


14 dalam bentuk komunikasi dua  Collaborative  Kemampuan sketsa
review tugas dan assistensi arah dan interaksi langsung Learning manual dengan alat bantu
berupa Praktik  Presentasi gambar
 Ceramah
 Studio mandiri
review tugas dan assistensi Perkuliahan dikembangkan
15 dalam bentuk komunikasi dua  Collaborative  Komunikasi
arah dan interaksi langsung Learning  Kemampuan sketsa
berupa Praktik  Presentasi manual dengan alat bantu
 Ceramah gambar
 Studio mandiri

16 UAS  Ujian Akhir Semester  Presentasi  Presentasi 2 Dimensi dan  30%


[UAS] 3 Dimensi (A2,
Model/maket)
 Lay out/grafis
 Kemampuan Presentasi
 Kreatifitas

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Teknologi Bangunan I ini memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Teknologi Bangunan I

Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

iii) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
jjj) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
kkk) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
lll) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
mmm) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
nnn) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2. c) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 35 %

ooo) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
ppp) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
qqq) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
rrr) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
sss) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
ttt) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2. d) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas
Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 25 %

uuu) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
vvv) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
www) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
xxx) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
yyy) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
zzz) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2. e) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi
 Tugas 4: Tugas UAS 25 %

aaaa) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
bbbb) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
cccc) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
dddd) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
eeee) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
ffff) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2. f) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

8. Penutup

Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.
Nama Mata Kuliah : Metode Rancang Arsitektur (ARS – 214 )

Program Studi : Teknik Arsitektur

SKS / Kode Mata Kuliah : 2 (2-0)

Penyusun :

1. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah Metode Perencanaan Arsitektur merupakan mata kuliah dasar berisi pengertian metoda perancangan tradisional (intuitif) dan metoda perancangan baru (rasional), prosedur perencanaan dan
perancangan arsitektur, serta praksis programming sampai desain skematik sebagai bagian dari proses perancangan.

2. Unsur Capaian Pembelajaran

Mahasiswa mengenal dan mampu menjelaskan dan menyampaikan gagasan arsitektural melalui perangkat lunak computer, serta praksis programming sampai desain skematik sebagai bagian dari proses
perancangan.

3. Komponen Penilaian

Arsitektur Hemat Energi menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 10 %
2. Tugas Mingguan 35 %
3. UTS 25 %
4. UAS 30 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme


a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

4. Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
1. 4 A
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
90,00 – 100
Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
A
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
2. 3,7 A-
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.
80,00 – 89,99
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3. B+
3,3 75,00 – 79,99 dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.
Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4. B B
3 70,00 – 74,99 tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5. B-
2,7 65,00 – 69,99
Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6. C+
2,3 60,00 – 64,99 tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
penghargaan lebih

C Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. C
2 55,00 – 59,99 belum runut, logis dan komprehensif.

Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. C-
1,7 50,00 – 54,99 komprehensif.

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. D D
1 40,00 – 49,99

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. E E
0 < 40,00 mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.

5. Daftar Pustaka

Colquhoun, Alan. 1981. Essays in Architectural Criticism: Modern Architecture and Historical Change. Cambridge: MIT Press.Diani, Marco & Catherine Ingraham. 1989. Restructuring Architectural Theory.
Illionis: North Western University Press.Lombard, Denys. 2005. Nusa Jawa: Silang Budaya, Kajian Sejarah Terpadu, I-II-III (cet. III, terjem. Winarsih Partaningrat A, et al.). Jakarta: Gramedia Pustaka
Utama. Mangunwijaya, Y.B. 1988. Wastu Citra: Pengantar ke Ilmu Budaya Bentuk Arsitektur, Sendi-sendi Filsafatnya Beserta Contoh-contoh Praktis. Jakarta: PT. Gramedia.Vidler, Anthony. 2000. Warped
Space: Art, Architecture, and Anxiety in Modern Culture. Cambridge, Mass.: MIT Press.

Rencana Pembelajaran Semester

Minggu Kemampuan Akhir yang Diharapkan Bahan Kajian Bentuk Kriteria/ Indikator Bobot
ke (Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian Penilaian

 Mahasiswa mampu memahami pengantar metode rancang  Pengantar umum studio  Collaborative
1
arsitektur tekomars dan pengantar Learning  Komunikasi verbal 5%
Project 1 + Workshop  Presentasi
 Ceramah
 Studio mandiri

2
 Presentasi pengalaman ruang  Collaborative  Komunikasi verbal 5%
Mampu menjelaskan dan mempresentasikan (dalam kelompok + Learning  Kemampuan perangkat
mepenjelasan tugas ruang  Presentasi lunak computer
imajinatif)  Ceramah
 Eksplorasi ruang imajinatif  Studio mandiri
(ideal space)

3
 Presentasi Gambar dan  Collaborative  Komunikasi verbal
Mampu menjelaskan dan mempresentasikan teknik menggambar Learning  Kemampuan perangkat
Ortogonal.  Presentasi lunak computer
 Mencari contoh gambar  Ceramah
ortogonal dari rumah  Studio mandiri
sederhana

4
 Presentasi teknik  Collaborative  Komunikasi verbal
Mampu menjelaskan dan mempresentasikan menggambar bayangan Learning  Kemampuan perangkat
dalam objek 3 dimensi.  Presentasi lunak computer
 Tugas menggambar objek 3  Ceramah
dimensi dengan  Studio mandiri
menggunakan teknik
pembayangan.

5
 Presentasi Tugas.  Presentasi  Komunikasi verbal
Mampu menjelaskan dan mempresentasikan  Kemampuan perangkat
lunak computer
 Komunikasi verbal
4 Mampu menjelaskan dan mempresentasikan  Home group: gambar DTP,  Collaborative  Kemampuan perangkat
Isometris dan bayangan, Learning lunak computer
DED  Presentasi
 Workshop : media grafis  Ceramah
(text, layout, gambar)  Studio mandiri

 Presentasi gambar grafis  Collaborative  Komunikasi verbal 5%


5
Mampu menjelaskan dan mempresentasikan (FG) _gambar artificial Learning  Kemampuan perangkat
object  Presentasi lunak computer
 Pengenalan Tugas UTS  Ceramah
 Studio mandiri

6
 Rencana kerja Tugas UTS +  Collaborative  Komunikasi verbal
Mampu menjelaskan dan mempresentasikan eksplorasi gambar untuk Learning  Kemampuan perangkat
audience yang berbeda  Presentasi lunak computer
 Workshop Maket  Ceramah
 Studio mandiri

7  Rencana kerja Tugas UTS +  Collaborative  Komunikasi verbal


Mampu menjelaskan dan mempresentasikan eksplorasi gambar untuk Learning  Kemampuan perangkat
audience yang berbeda  Presentasi lunak computer
 Ceramah
 Studio mandiri

8  Ujian Tengah Semester  Presentasi  25%


 [UTS]
9  Penggambaran hasil  Collaborative  Komunikasi verbal  5%
Mampu menjelaskan dan mempresentasikan pengamatan dan pengukuran Learning  Kemampuan perangkat
dimensi tubuh manusia  Presentasi lunak computer
 Ruang aktiitas sederhana  Ceramah
(berdiri, duduk, jongkok,  Studio mandiri
bersila) + presentasi proporsi
dan aktifitas sederhana

10
 Komunikasikan melalui  Collaborative  Komunikasi verbal  5%
Mampu menjelaskan dan mempresentasikan gerak & gambarkan Learning  Kemampuan perangkat
komposisi tersebut dan  Presentasi lunak computer
komunikasikan melalui  Ceramah
bentuk 3 dimensi  Studio mandiri
 

11  Workshop : merasakan  Collaborative  Komunikasi verbal  5%


Mampu menjelaskan dan mempresentasikan benda artificial dengan Learning  Kemampuan perangkat
indera peraba dan  Presentasi lunak computer
mengomunikasikannya  Ceramah
melalui benda 2 dimensi  Studio mandiri
(individual) - logam, kaca,
kayu, batu, plastik +
presentasi

12  Workshop; memahami  Collaborative  Komunikasi verbal  5%


Mampu menjelaskan dan mempresentasikan karakter ruang dan Learning  Kemampuan perangkat
mengomunikasikannya  Presentasi lunak computer
melalui gambar perspektif 1  Ceramah
titik hilang (selasar kampus)  Studio mandiri
 Workshop; memahami 
karakter ruang dan
mengomunikasikannya
melalui gambar perspektif 2
titik hilang (pos satpam )

 Komunikasi verbal
13  Pengenalan tugas UAS +  Collaborative  Kemampuan perangkat
Mampu menjelaskan dan mempresentasikan Survey lokasi Learning lunak computer
 Rencana Kerja & output  Presentasi
materi (2 dimensi dan 3  Ceramah
dimensi)  Studio mandiri

14  Collaborative  Komunikasi verbal


Mampu menjelaskan dan mempresentasikan Learning  Kemampuan perangkat
 Presentasi lunak computer
 Ceramah
 Studio mandiri

15  Collaborative  Komunikasi verbal


Mampu menjelaskan dan mempresentasikan Learning  Kemampuan perangkat
 Presentasi lunak computer
 Ceramah
 Studio mandiri

16  Ujian Akhir Semester  Presentasi  30%


[UAS]
7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Metode Rancang Arsitektur memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Metode Rancang Arsitektur

 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 10 %

gggg) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
hhhh) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
iiii) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
jjjj) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
1. resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
kkkk) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
llll) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2. g) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 35 %

mmmm) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
nnnn) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
oooo) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
pppp) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
qqqq) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
rrrr) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2. h) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 25 %

ssss) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
tttt) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
uuuu) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
vvvv) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
wwww) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
xxxx) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.
Tujuan Tugas

2. i) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Kriteria Penilaian Presentasi
3.  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 4: Tugas UAS 25 %

yyyy) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
zzzz) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
aaaaa) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
bbbbb) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
1. keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
ccccc) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi
sakit), secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
ddddd) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-
kegiatan Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

Tujuan Tugas

2. j) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi
Uraian Tugas

Analisis:
 Ketajaman melihat permasalahan
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
3. Kriteria Penilaian  Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

8. Penutup

Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.

Nama Mata Kuliah : Sejarah dan Teori Arsitektur 1


Program Studi : Teknik Arsitektur
SKS / Kode Mata Kuliah : 2 (2-0) / ARS – 215
Penyusun : Renitha Sari, ST., MT dan Mohammad Nur Dita Nugroho, ST., M.Sc

1. Deskripsi Mata Kuliah

Pada mata kuliah Sejarah dan Teori Arsitektur I mahasiswa akan diberikan pemahaman mengenai pengertian teori dan sejarah arsitektur, khasanah teori arsitektur dan klasifikasinya, kedudukan arsitektur di bidang
keilmuan, orientasi dan fungsi sejarah arsitektur, pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran sejarah arsitektur, pertumbuhkembangan arsitektur di Indonesia, proses perancangan intuitif dan rasionalistik, kanon
rancangan dan standar-standar, langgam arsitektur di masa lalu, profesi Arsitek di jalur informal (traditional-collective) dan formal (scholastical-individual), serta hubungan Arsitek, lingkungan dan masyarakat.

2. Unsur
1. Pengantar tentang arsitektur
2. Pertumbuh-kembangan arsitektur di Indonesia
3. Proses perancangan intuitif dan rasionalistik, kanon rancangan dan standar-standar, langgam-langgam (styles) di masa lalu
4. Arsitek, lingkungan dan masyarakatnya.

3. Komponen Penilaian
Mata kuliah Pengantar arsitektur menghargai proses dan hasil akhir analisis setiap mahasiswa dengan detail sebagai berikut:

No. Item Presentase


1. Kehadiran dan partisipasi aktif di perkuliahan dan tutorial 15 %
2. Tugas mingguan 30 %
3. UTS 20 %
4. UAS 35 %

4. Info Mengenai Keterlambatan & Plagiarisme


a. Keterlambatan Tugas Keterlambatan tugas tidak akan diterima dan mahasiswa berhak mendapatkan nilai E, kecuali mahasiswa bersangkutan mempunyai ijin tertulis dari dokter/orang
tua/instansi terkait yang menyebabkan mahasiswa bersangkutan tidak bias mengumpulkan tugas pada hari dan jam pengumpulan tugas.
b. Keterlambatan Kuliah Keterlambatan mengikuti perkuliahan adalah maksimal 10 menit. Jika mahasiswa terlambat, maka mahasiswa dikenai sanksi dengan tidak dihitung kehadiran dalam
daftar hadir. Akan tetapi, mahasiswa tetap boleh mengikuti proses yang sedang berlangsung di kelas. Kehadiran minimal untuk mengikuti kelulusan adalah 80%
c. Plagiarisme Setiap tindak plagiarism, baik dalam tulisan maupun dalam desain akan ditindak tegas dengan memberikan nilai E pada tugas bersangkutan.

5. Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian bersifat objektif yang terukur berdasarkan rubrik penilaian setiap tugas. Penilaian dilakukan di sepanjang semester yang terdiri tugas mingguan yang ada dalam log book Anda, tugas yang
diberikan saat UTS dan UAS, untuk lebih jelas dapat melihat tabel kriteria penilaian di bawah ini :

No. Jenjang Nilai Mutu Bobot Angka Deskripsi Capaian Pembelajaran


Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
4 A 90,00 – 100 Mahasiswa mampu secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun
1.
diskusi dengan rekan. Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.

A Mahasiswa superior yang mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali
informasi berdasarkan hasil pengamatan lapangan maupun penerapan hasil dari bacaan yang diberikan tiap minggunya.
Bisa jadi ada beberapa informasi yang terlewatkan maupun analisis yang kurang tajam. Namun Mahasiswa mampu
3,7 A- 80,00 – 89,99
secara Mandiri menganalisis dan menerapkan ilmu yang didapat dari kuliah, pengamatan maupun diskusi dengan rekan.
2.
Umumnya hasil analisis dan penerapan ilmu adalah berupa gambar-gambar sketsa.

Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
hasil pengamatan lapangan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap
3. 75,00 – 79,99
3,3
B+ dengan tafsiran dan gagasan yang jelas, logis, runut dan orisinil serta mampu mengemas semua ide secara sistematis
dan menarik.

Mahasiswa mampu mencerap informasi yang diberikan saat perkuliahan serta mampu menggali informasi berdasarkan
B
3 70,00 – 74,99 hasil pengamatan yang diberikan tiap minggunya. Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan
4.
B
tafsiran dan gagasan yang jeli, logis, runut dan orisinil namun penyajian bisa jadi kurang lengkap.

2,7 B- 65,00 – 69,99 Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dengan urutan yang logis namun kurang komprehensif
5.

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas dengan lengkap dan berusaha semaksimal mungkin memenuhi permintaan
6.
2,3 tugas dengan urutan yang logis. Penyajian bisa jadi belum menarik dan komprehensif namun usaha kerasnya diberikan
C+ 60,00 – 64,99
penghargaan lebih

Mahasiswa memenuhi permintaan tugas secara lengkap dan cukup berusaha menerapkan berbagai pengetahuan namun
7. 2 C 55,00 – 59,99
C belum runut, logis dan komprehensif.

Mahasiswa hanya memenuhi permintaan tugas namun belum mampu menerapkan pengetahuan secara runut, logis dan
8. 1,7
C- 50,00 – 54,99 komprehensif.

Mahasiswa perlu mengulang karena ia mengerjakan tugas seadanya dan tidak lengkap sesuai dengan permintaan.
9. 1
D 40,00 – 49,99
D

Mahasiswa belum layak lulus karena tidak memenuhi kriteria, seperti sering tidak mengumpulkan tugas atau tidak
10. 0
E < 40,00 mengumpulkan tugas, tidak mengikuti ujian, dan melakukan plagiarism.
E

6.

6. Daftar Pustaka

1. Jencks, Charles. 1982. Modern Movement in Architecture. Middlesex: Pinguin Book.


2. Jencks, Charles. 1991. The Language of Post-Modern Architecture. Sixth Ed. New York: Rizzoli.
3. Kruft, Hanno-Walter. 1994c. A History of Architectural Theory: from Vitruvius to The Present, translated by Ronald Taylor, Elsie Callander, and Antony Wood. New York: Princeton Architectural
Press.
4. Lapugnani, V. 1986. 20th Century Architecture. London: Thames and Hudson
5. Wigley, Mark. 1993. The Architecture of Deconstruction: Derrida’s Haunt. Cambridge, MA: MIT Press.
6. Wiryomartono, A. Bagoes P. 1995. Seni Bangunan dan Seni Bina Kota di Indonesia. Jakarta: P.T. Gramedia Pustaka Utama.

Rencana Pembelajaran Semester

Bahan Kajian Bentuk Bobot


Minggu ke Kemampuan Akhir yang Diharapkan Kriteria/ Indikator Penilaian
(Materi Ajar) Pembelajaran Penilaian
Kemampuan mengetahui dan
 Mahasiswa mampumemahami dan menjelaskan kembali  Pengertian teori memahami sejarah dan teori 5%
1
pengertian teori arsitektur, paradigma arsitektur, khasanah teori arsitektur  Collaborative arsitektur 1
arsitektur dan kedudukan arsitektur dalam struktur dan praksis  Klasifikasi teori Learning
keilmuan. arsitektur  Ceramah
- Teori Subtantive
- Teori Prosedural

2&3
 Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali  Khasanah teori arsitektur  Collaborative
pengertian teori arsitektur, paradigma arsitektur, khasanah teori - Teoritentangarsitektur Learning
arsitektur dan kedudukan arsitektur dalam struktur dan praksis (theory about  Ceramah
keilmuan. architecture)
- Teori di Pemahaman mengenai teori,
paradigma, dan kedudukan
dalamarsitektur arsitektur
(theory in
architecture)
- Teoriarsitektur (theory
of architecture)

4
 Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali  Pengertian sejarah  Collaborative
pengertian, orientasi dan fungsi sejarah arsitektur, serta arsitektur Learning
Pemahaman mengenai sejarah
pendekatan sejarah arsitektur  Orientasi sejarah  Ceramah arsitektur
arsitektur
 Fungsi sejarah arsitektur

5
 Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kembali  Pendekatan sejarah  Collaborative
pengertian, orientasi dan fungsi sejarah arsitektur, serta arsitektur (pendekatan Learning
Pemahaman mengenai orientasi
pendekatan sejarah arsitektur diakronik, sikronik,  Ceramah 5%
sejarah arsitektur
geologik dan
geneologik)

6 Mengetahui tahap-tahap
 Mahasiswa mampu memahami dan dapat menjelaskan kembali  Orientasi tahap  Collaborative 5%
peradaban manusia
orientasi tahap peradaban manusia peradaban manusia Learning
berdasarkan perspekktif  Ceramah
alam, waktu, karya,
hidup, dan hubungan
antar manusia

7
 Mahasiswa mampu memahami dan dapat menjelaskan kembali  Pengertian manusia,  Collaborative
hubungan manusia, lingkungan dan kebudayaan lingkungan dan Learning Pemahaman mengenai hubungan
kebudayaan  Ceramah manusia, lingkungan dan
20%
 Model hubungan kebudayaan
manusia, lingkungan dan
kebudayaan

8 Ujian Tengah Semester

 Mahasiswa mampu memahami dandapat menjelaskan kembali  Arsitektur Masa Pra  Collaborative
9,10 & 11
langgam arsitektur di masa lalu modern: Learning
- Arsitektur Afrika kuno  Ceramah menjelaskan dan memahami
(Mesir dan arsitektur afrika kuno dan 10%
Mesopotamia) arsitektur klasik
- Arsitektur Klasik
(Yunani dan Romawi)

12 & 13
Mahasiswa mampu memahami dan dapat menjelaskan kembali  Arsitektur Masa Pra  Collaborative
langgam arsitektur di masa lalu modern: Learning menjelaskan dan memahami
- Arsitektur Asia kuno  Ceramah arsitektur asia kuno dan
(India, Cina dan arsitektur medival
Jepang)
- Arsitektur Medieval
(Bizantine, Gothic dan
Barok)

14  Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan kembali  Keterkaitan Arsitek,  Collaborative


keterkaitan Arsitek, lingkungan dan masyarakatnya lingkungan dan Learning
masyarakatnya  Ceramah
 Konsep-konsep ruang,  Diskusi Mengetahui hubungan
5%
bentuk, struktur dan keterkaitan Arsitek, lingkungan
konstruksi, lingkungan dan masyarakatnya
bangunan dan tapak,
konteks morfologi
fisik kekotaan
15
 Mahasiswa dapat menganalisis pemikiran-pemikiran arsitektur  Pemilihandan  Collaborative
dan menginspirasikannya dalam konteks kekinian penerapan strategi Learning
perancangan arsitektur  Ceramah
Menjelaskan pemikiran-
:  Diskusi
pemikiran arsitektur dan
- Pendekatan perilaku 35%
menginspirasikannya dalam
(psikologi)
konteks kekinian
- Pendekatan kinerja
(building
performance)

16  Ujian Akhir Semester

7. Deskripsi Tugas

Dalam pelaksanaannya, Mata kuliah Pengantar arsitektur memiliki beberapa tugas yang sifatnya insidentil namun mempengaruhi total nilai mahasiswa. Berikut deskripsi tugas-tugas yang diberikan:
Mata Kuliah: Pengantar arsitektur
 Tugas 1: Kehadiran dan partisipasi aktif 15 %

eeeee) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi
rujukan materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan
yang membahas materi terkait
1. Tujuan Tugas fffff) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
ggggg) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
hhhhh) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat
keterangan resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
iiiii)Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
jjjjj)Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 2: Tugas Mingguan 30%

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
1. Tujuan Tugas b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui paper, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Lay out, warna dan komposisi

 Tugas 3: Tugas UTS 20 %

g) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
1. Tujuan Tugas h) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
i) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
j) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
k) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
l) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.
2.
Uraian Tugas k) Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data
 Teknik penyajian

 Tugas 4: Tugas UAS 35 %

a) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir dalam setiap kegiatan perkuliahan. Pada setiap kegiatan perkuliahan terdapat literatur yang menjadi rujukan
materi yang disampaikan, di mana mahasiswa diharuskan membaca terlebih dahulu literature tersebut sebelum menghadiri perkuliahan yang
membahas materi terkait
1. Tujuan Tugas b) Setiap minggu mahasiswa wakan diberikan tugas yang harus diselesaikan pada akhir hari. Bobot dari setiap tugas bervariasi.
c) Mahasiswa yang terlambat hadir lebih dari 10 menit,tidak diijinkan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut.
d) Toleransi bagi ketidakhadiran Mahasiswa pada kegiatan perkuliahan hanya berlaku bagi kondisi sakit ; yang dibuktikan dengan surat keterangan
resmi dari Dokter atau Rumah Sakit;
e) Bagi mahasiswa yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 75% (termasuk memperhitungkan ketidakhadiran yang disebabkan kondisi sakit),
secara otomatis akan memperoleh nilai E (Tidak Lulus).
f) Tujuan Pembobotan Kehadiran dan Partisipasi ini adalah untuk memotivasi Mahasiswa untuk aktif mengikuti Tatap Muka dan Kegiatan-kegiatan
Diskusi yang berlangsung di dalam Perkuliahan.

2.
Uraian Tugas Tugas ini meminta mahasiswa untuk berperan aktif mengerjakan tugas-tugas mingguan baik melalui paper, gambar, diskusi mapun presentasi

Analisis:
Kriteria Penilaian  Ketajaman melihat permasalahan
3.
 Kemampuan identifikasi dan mengomunikasikan gagasan
Presentasi
 Kelengkapan data
 Kesinambungan data

8. Penutup
Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini berlaku saat prodi Teknik Arsitektur Universitas Bengkulu mulai melakukan kegiatan operasional belajar mengajar. RPS ini dievaluasi secara berkala setiap semester dan
akan dilakukan perbaikan jika dalam penerapannya masih diperlukan penyempurnaan.