Anda di halaman 1dari 6

Kasus Keperawatan Komunitas

Oleh : Inda Mariana Harahap., Ns., MNS

Dari hasil pengkajian yang dilakukan sekelompok mahasiswa stase keperawatan keluarga dan komuitas di desa A didapatkan
data :

Mayoritas penduduk Desa A adalah suku jawa, sehari-hari bekerja sebagai petani, dengan penghasilan dibawah UMR. Desa A terletak
didaerah dataran tinggi yang sejuk. Transportasi yang digunakan masyarakat keluar desa adalah angkutan umum sebanyak 70 %.
Angkutan umum yang menuju keluar desa hanya ada dipagi hari saja. Tidak ada fasilitas pelayanan kesehatan di desa A. Jarak
puskesmas dengan desa A adalah 20 km dan jarak rumah sakit dengan desa A adalah 50 km. petugas kesehatan datang ke desa A
memberikan pelayanan kesehatan 1 bulan sekali pada saat posyandu. Angka kematian bayi di desa A 42/1000 kelahiran sedangkan
angka kematian bayi kabupaten hanya 34/1000 kelahiran. 50 % ibu hamil tidak memeriksakan kehamilan ke puskesmas atau
posyandu, 80 % ibu hamil bersalin ditolong oleh dukun yang tidak terlatih.

Data dari penyebaran angket pada 140 KK yang ada didesa A

 Pembuangan air limbah di selokan 80% dengan keadaan terbuka 40 % dan tergenang 47 %
 Pembuangan sampah di selokan 20 %, ditempat terbuka 15 %
 Keluarga yang memiliki MCK pribadi 30 %, menggunakan MCK umum 70 %
 Kondisi air minum berbau 1.7 %, bewarna 3.2 %
 Kaleng bekas dibuang ke bak sampah 76.6 %
 Keadaan rumah tidak mempunyai jendela 1.7 %, ruang tidak berjendela 17.6 %, dan tidak membuka jendela 5.8 %
 Pencahayaan ruangan dengan menggunakan lampu 9.4 %
 Bak penampung air 91 % tidak rutin dikuras atau dibersihkan
 Frekuensi batuk pilek 2 kali per bulan 15 %
 Frekuensi diare 1 kali per bulan 6.6 %
 Tidak mencuci tangan bila akan makan 2 %
 Tidak menutup makanan 3.5 %
 6 bulan terakhir pernah menderita demam berdarah 3 %
 Tidak tau penyebab demam berdarah 89.9 %
 Tidak tau penyebab diare 70 %
 Tidak tau penyebab ISPA 84 %

Data dari penyebaran angket pada 50 keluarga yang memiliki bayi dan balita

 Balita yang tidak memiliki KMS 5.26 %


 Keluarga tidak mampu membaca hasil pada KMS 30 %
 Pemberian makanan kurang dari porsi 68.9 %, frekuensi makan kurang dari 2 kali perhari 18.4 %, makanan yang tidak dihabiskan
22.3 %
 Pemenuhan zat gizi kurang (hanya nasi dan lauk) 15.5 %
 Pemberian makanan tidak sesuai dengan usia 15 %

Data dari penyebaran angket pada 40 keluarga yang memiliki Lansia


 Kegiatan olah raga di lakukan oleh lansia 11.1 %
 Keaktifan lansia dalam kegiatan posyandu lansia 50 %
 Keaktifan keluarga: untuk menggingatkan lansia untuk datang ke posyandu lansia 30 %, mengantar lansia ke posyandu lansia 25
%

Dari data diatas, buatlah analisa data, diagnosa keperawatan, dan rencana keperawatan.
Analisa Data
No Data Etiologi Problem
Diagnosa Keperawatan

1. ………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………
2. ………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………
3. ………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………
4. ………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………
5. ……………………………………………………………………………………………………………………………………....
Rencana Keperawatan
No Diagnosa Tujuan Intervensi Rasional Sasaran Yang Tempat Penanggung Dana
Keperawatan Terlibat Jawab