Anda di halaman 1dari 5

BAB I PENDAHULUAN

1. 1 Latar Belakang
Proses penuaan ditandai dengan menurunnya produksi kelenjar keringat,
lalu diikuti dengan kelembaban kulit yang menurun karena daya elastisitas kulit
dan kemampuan kulit untuk menahan air sudah berkurang. Proses pigmentasi
kulit semakin meningkat dari wajah biasanya terlihat kerut/keriput, kulit kering
dan kasar, bercak hitam dan kekenyalan kulit menurun.
Dapat dilakukan segala upaya untuk membuat kulit menjadi sehat dan terawat,
salah satunya adalah dengan menggunakan produk perawatan kulit. Segala bentuk
produk yang dapat menghambat atau yang lebih tepatnya memperlambat proses
penuaan dapat dikategorikan sebagai anti-penuaan (antiaging). Anti-aging merupakan
suatu sediaan atau produk yang berguna untuk mencegah atau memperlambat efek
penuaan sehingga terlihat segar, lebih cantik dan awet muda.
Akhir-akhir ini banyak produk kosmetik mengandung bahan antiaging, namun
kebenaran dari produk-produk tersebut untuk mencegah penuaan dini sering menjadi
bahan untuk diperbincangkan dan diteliti. Menurut hasil penelitian para pakar, produk
anti-aging dirancang secara khusus untuk mencegah penuaan dini terutama jika
diaplikasikan pada malam hari.

1. 2 Rumusan Masalah
1. 2.1 Bagaimana spesifikasi produk anti aging?
1. 2.2 Bagaimana perkembangan produk anti aging?
1. 2.3 Bagaimana fungsi anti aging sebagai agen terapi?
1. 2.4 Jenis anti aging apakah yang sedang tren dipasaran?

1. 3 Tujuan
1. 3. 1 Pembaca dapat mengetahui spesifikasi produk anti aging
1. 3. 2 Pembaca dapat mengetahui perkembangan produk anti aging
1. 3. 3 Pembaca dapat mengetahui fungsi anti aging sebagai agen terapi
1. 3. 4 Pembaca dapat mengetahui jenis anti aging yang sedang tren di pasaran
BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Anti-Aging
Anti-aging atau anti penuaan adalah produk kosmetik yang digunakan
secara topikal yang dapat menghambat atau mencegah proses penuaan dini.
Penggunaan produk anti-aging tidak hanya untuk memperlambat proses penuaan
tetapi juga bermanfaat untuk mencegah kulit dari kerusakan degeneratif yang
menyebabkan kulit terlihat kusam dan keriput, Kulit menjadi tampak lebih sehat,
cerah, dan awet muda. Fungsi dari produk anti-aging, yaitu:
1. Menyuplai antioksidan bagi jaringan kulit
2. Menstimulasi proses regenerasi sel-sel kulit
3. Menjaga kelembapan dan elastisitas kulit
4. Merangsang produksi kolagen dan glikosaminoglikan
5. Melindungi kulit dari radiasi ultraviolet

2.2 Terapi Anti Aging


2.2.1 Perawatan Kosmetikologis
Dengan menggunakan produk kosmetik yang dapat melindungi dari matahari
untuk menghindari kerusakan akibat sinar UV. Penggunaan produk kosmetik
yang mengadung bahan anti aging seperti tretinoin, tazarotene, vitamin C, N-
furfuryladine 0,1%, dan Alpha Hydroxy Acids (AHA) yang mampu mangatasi
efek dari anti aging.
2.2.2 Agen sistemik
Dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki efek sebagai antioksidan yang
tinggi antara lain vitamin C dan E, glutation, asam lipoik alfa, koenzim Q10
(Co Q10), teh hijau (polifenol), melatonin dan selenium. Yang dapat
ditemukan dalam sayuran (brokoli, aspargus,tomat dll), buah-buahan (apel,
strawbari, pepaya dll) dan kacaang-kacangan (kenari, almond dll).
2.2.3 Prosedural
Prosedural mengarah pada terapi berdasarkan jasa (office-based treatments)
seperti terapi laser, Mikrodermabrasi, Toksin botulinum.
BAB III PEMBAHASAN

3.1 Perkembangan Anti Aging


Perkembangan teknologi dan kebutuhan kecantikan membuat tren kosmetik
terus bergerak. Memiliki penampilan yang cantik dan menarik merupakan dambaan
bagi setiap wanita. Bagi kaum wanita, wajah merupakan bagian tubuh yang penting
dan perlu mendapat perhatian khusus. Hal ini disebabkan kulit wajah mudah
terpengaruh berbagai faktor, baik internal (usia, genetik) maupun eksternal (stres,
pola makan, radiasi bebas) yang biasa mempengaruhi kecantikan kulit. Karena itu
wajah membutuhkan perawatan ekstra agar kulit tetap halus, kencang dan berseri.
kesadaran merawat kulit semakin berkembang seiring kebutuhan. Masalah
kulit mulai dialami perempuan, seperti kulit kering, kulit berminyak, kanker kulit,
dan masalah lainnya akibat terpapar polusi dan sinar matahari. Pengalaman inilah
yang akhirnya membuat para perempuan mulai merasa perlu merawat kesehatan
kulit dengan berbagai produk skincare. Beberapa produk skincare yang paling
banyak diburu perempuan antara lain losion, krim tabir surya, krim anti-aging
sampai pelembab wajah dengan kandungan khusus.
Krim tabir surya dan losion tidak hanya digunakan untuk menghindari kulit
dari sengatan matahari yang dapat menghitamkan kulit, tetapi lebih kepada alasan
kesehatan kulit. Beberapa losion bahkan memberikan tambahan perlindungan dari
UVA dan UVB. Produk skincare dengan UVA-UVB tidak hanya melindungi kulit
epidermis atas dari sengatan sinar matahari namun juga melindungi dari serangan
UVA yang bisa merasuk ke dalam lapisan sel kulit sehingga kulit dapat terlindungi
dan dapat menghindari penuaan dini pada kulit.
3.2 Spesifikasi Anti Aging
Produk anti aging merupakan salah satu bagian dari produk kosmetik dan termasuk
dalam jenis face lotion. Anti aging ini berfungsi untuk melindungi kulit dari
sengatan sinar matahari karena sinar matahari dapat menimbulkan proses penuaan
dini pada kulit. Untuk saat banyak sekali brand-brand ternama yang mengeluarkan
produk anti aging antara lain mineral botanica age defying serum, sariayu econature
nutreage face serum, la tulipe anti aging serum, wardah renew you anti aging
intensive serum, olay total effects 7-in- 1 day cream, pond’s age miracle day
cream wrinkle corrector spf 18 pa++. Dari produk produk tersebut diketahui bahan
utama yang terkandung yaitu ekstrak dari tanaman yang mengandung antioksidan.
2.3 Anti Aging dari Bahan Alam
Berdasarkan perkembangan peradaban manusia di zaman modern, ditemukan
beberapa metode instan yang digunakan kaum hawa sebagai penuaan kulit, misalnya
dengan menggunakan bedah kosmetik untuk mengencangkan kulit yang keriput,
dengan teknologi laser untuk menghilangkan garisgaris keriput, dan dengan cara yang
paling diyakini ampuh untuk menangkal penuaan dini dengan mengandalkan
antioksidan yang bersumber dari makanan dan minuman. Metode terakhir inilah yang
dapat diyakini lebih memberikan manfaat secara alami terhadap kulit, lebih aman dan
relatif murah.
Salah satu sumber antioksidan alami adalah tomat (Lycopersicum Esculentum
Mill). Tomat merupakan salah satu jenis buah yang mengandung senyawa karotenoid,
polifenol, dan vitamin C yang dapat bertindak sebagai antioksidan. Karotenoid yang
dominan adalah pigmen likopen, sedangkan polifenol pada tomat sebagian besar
terdiri dari flavonoid. Senyawa-senyawa antioksidan tersebut dapat menghambat
proses oksidasi sehingga menghambat pembentukan maupun akumulasi radikal bebas.
Likopen mampu mengendalikan radikal bebas 100 kali lebih efisien daripada
vitamin E atau 12.500 kali dari pada gluthation dan digunakan sebagai anti penuaan
kulit. Likopen sebagai antioksidan didefinisikan sebagai senyawa yang dapat
menunda, memperlambat dan mencegah proses oksidasi lipid. Vitamin C juga
terdapat di dalam tomat Vitamin C ini dapat berfungsi sebagai antioksidan,
proantioksidan, pengikat logam, pereduksi dan penangkap oksigen.
Salah satu penyebab penuaan kulit adalah radiasi sinar UV matahari, di antaranya
adalah: terbentuknya radikal bebas (O2 dan OH), dan kematian sel secara langsung.
Pengaruh patobiologik sinar ultraviolet (UV-A dan UV-B) menghasilkan radikal
bebas dan menimbulkan kerusakan pada DNA, disinyalir radikal bebas inilah
merupakan faktor utama yang mempercepat proses penuaan dini.
2.4 Anti aging sebagai terapi kesehatan
Faktor yang paling berpengaruh pada penuaan adalah radikal bebas karena dapat
menyebabkan stres oksidatif yang berperan penting dalam proses penuaan. Radikal
bebas sangat berbahaya tidak hanya dapat menyebabkan kerusakan sel kronis yang
menjadi sumber penyakit mematikan. Ia juga merusak struktur tubuh karena
mempengaruhi sel sehat dalam tubuh. Penggunaan antioksidan dari buah-buahan
salah satunya tomat, menjadi suatu faktor penting untuk melawan penuaan akibat
radikal bebas. Senyawa antioksidan memiliki peran penting untuk kesehatan dalam
tubuh antaralain :
 Mencegah berbagai penyakit Kanker, Penyakit kardiovaskular, Gangguan
kognitif, Disfungsi kekebalan tubuh, Katarak, Alzheimer
 Mencegah kerusakan sel
 Memperlambat penuaan