Anda di halaman 1dari 2

A.

Tujuan
1. Menghitung kelimpahan makrofauna tanah khususnya cacing tanah dan serangga
tanah
2. Menganalisis hubungan faktor lingkungan dengan keberadaan jenis cacing tanah
dan serangga tanah

B. Rumusan masalah
1. Berapa kelimpahan makrofauna tanah khususnya cacing tanah dan serangga
tanah?
2. Bagaimana hubungan faktor lingkungan dengan keberadaan jenis cacing tanah
dan serangga tanah?

C. Latar Belakang
Lingkungan tanah merupakan lingkungan yang terdiri dari gabungan antara
lingkungan abiotik dan lingkungan biotik. Gabungan dari kedua lingkungan ini
menghasilkan suatu wilayah yang dapat dijadikan sebagai tempat tinggal bagi
beberapa jenis makhluk hidup, salah satunya adalah makrofauna tanah
(Hardjowigeno, 2007).

Fauna tanah merupakan hewan yang hidup di tanah, baik hidup pada permukaan tanah
maupun yang terdapat di dalam tanah. Beberapa fauna tanah seperti herbivora, ia
memakan tumbuh-tumbuhan yang hidup di atas akarnya, tetapi juga hidup dari
tumbuh-tumbuhan yang sudah mati. Jika telah mengalami kematian, hewan-hewan
tersebut memberi masukkan bagi tumbuhan yang masih hidup, meskipun ada pula
sebagai kehidupan fauna lain (Irwan, 1992).

Makrofauna tanah merupakan kelompok hewan-hewan besar penghuni tanah yang


merupakan bagian dari biodiversitas tanah yang berperan penting dalam memperbaiki
sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Dalam dekomposisi bahan organik, makrofauna
tanah lebih banyak berperan dalam proses fragmentasi serta memberikan fasilitas
lingkungan yang baik bagi proses dekomposisi lebih lanjut yang dilakukan oleh
kelompok mikrofauna tanah serta berbagai jenis bakteri dan fungi. Peran makrofauna
lainnya adalah dalam perombakan materi tumbuhan dan hewan mati, pengangkutan
materi organik dari permukaan ke tanah, perbaikan struktur tanah dan proses
pembentukan tanah (Irwan, 1992). Makrofauna tanah mempunyai peran yang sangat
beragam di dalam habitatnya. Pada ekosistem binaan, keberadaan dapat bersifat
menguntungkan maupun merugikan bagi sistem budidaya. Pada satu sisi makrofauna
tanah berperan menjaga kesuburan tanah melalui perombakan bahan organik,
distribusi hara, peningkatan aeresi tanah dan sebagainnya. Tetapi pada sisi lain juga
dapat berperan sebagai hama berbagai jenis tanaman budidaya. Dinamika populasi
berbagai jenis makrofauna tanah tergantung pada faktor lingkungan yang
mendukungnya, baik berupa sumber makanan, kompetitor, predator maupun keadaan
lingkungan fisika-kimia (Irwan, 1992).
Faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi aktifitas organisme tanah yaitu : iklim
(curah hujan, suhu), tanah (suhu tanah, hara, kelembaban tanah, kemasaman) dan
vegetasi (hutan, padang rumput) serta cahaya matahari (intensitas cahaya). Oleh
karena itu, perlu dilakukan observasi makrofauna dengan metode pitfall trap pada
daerah .......

DAFTAR PUSTAKA
Hardjowigeno, Sarwono.2007. Ilmu Tanah.Jakarta : Akademika Pressindo.Irwan,
Z.D.1992.Prinsip-prinsip Ekologi dan Organisasi: Ekosistem, Komunitas dan
Lingkungan.Jakarta : Bumi Aksara.