Anda di halaman 1dari 3

Sperma dikenal sebagai sel kelamin yang dihasilkan oleh organ kelamin jantan.

Proses pembentukannya disebut spermatogenesis. Dalam spermatogenesis, terjadi


peralihan proses pembelahan serta perubahan struktur yang fungsional melalui proses
pembelahanserta perubahan struktur secara berurutan. Semua proses tersebut di dalam
testis. Secara umum tahap perkembangan sel germa hingga menjadi spermatozoa
meliputi :
1. Spermatogonium, biasanya terletak di tepi tubulus seminiferus
2. Spermatosit primer
3. Spermatosit sekunder
4. Spermatid, berukuran relatif kecil dan mempunyai bakal tudung di bagian ujung inti
5. Spermatozoa, sudah memiliki bagian kepala serta ekor yang panjang (Dadang dkk,
2014)

Gambar 1 : Struktur Sperma


(Wikipedia, 2016)

Proses pembentukan sperma (spermatogenesis) terjadi melalui pembelahan


mitosis dan meiosis. Pembelahan mitosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan
dua sel anak dengan jumlah kromosom sama dengan induknya. Adapun pembelahan
meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan empat sel anak dengan jumlah
kromosom setengah dari induknya. Spermatogenesis terjadi di saluran-saluran tubulus
seminiferus pada testis. Proses ini diawali dengan membelahnya sel induk sperma
(spermatogonium) secara mitosis menjadi dua sel anak. Hormon yang merangsang
spermatogonium untuk melakukan spermatogenesis ialah FSH (Follicle Stimulating
Hormone).
Gambar 2: Proses Spermatogeneis
(Tanpa Nama, 2015)
Sel anak pertama hasil pembelahan tetap seperti keadaan semula untuk
kemudian membelah kembali, sedangkan sel anak kedua berkembang menjadi
spermatosit primer. Selanjutnya, spermatosit primer membelah secara meiosis
menghasilkan dua spermatosit sekunder. Setiap spermatosit sekunder berkembang
menjadi dua spermatid sehingga total dihasilkan empat spermatid. Spermatid adalah
calon sperma yang belum berekor. Spermatid lalu berkembang menjadi spermatozoa
atau sperma yang berekor.

Spermatozoa atau sperma, kemudian meninggalkan testis menuju epididimis


untuk mengalami pematangan. Setelah matang, sperma bergerak menuju vas
deferens. Vas deferens adalah saluran yang ber hubungan dengan saluran uretra
sehingga sewaktu-waktu sperma dapat dikeluarkan. Setiap hari, sperma yang dihasil
kan berjumlah kurang lebih 300 juta, namun hanya satu sperma saja yang dapat
membuahi ovum. Seorang laki-laki dapat menghasilkan sperma mulai dia beranjak
dewasa (Pelajaranku, 2015).
Daftar Pustaka

Machmudin, Drs. Dadang, M.Si, dkk. (2014). Embriologi Hewan Pregnancy and Birth.
Bandung : Biologi FPMIPA UPI

Tanpa Nama. (2015). Proses Pembentukan Sperma (Spermatogenesis) dan


Pembentukan Ovarium (Oogenesis) pada Manusia. [Online]. Tersedia di :
http://www.pelajaranku.net/2015/11/proses-pembentukan-sperma-
spermatogenesis-dan-pembentukan-ovum-oogenesis-pada-manusia.html. [2
Oktober 2016]

Daftar Gambar

Gambar 1 : Struktur Sperma

Wikipedia. (2016). Spermatozoid Manusia Dewasa. [Online]. Tersedia di :


https://id.wikipedia.org/wiki/Spermatogenesis. [2 Oktober 2016].

Gambar 2 : Proses Spermatogenesis

Tnpa Nama. (2015). Proses Spermatogenesis. [Online]. Tersedia di :


http://www.pelajaranku.net/2015/11/proses-pembentukan-sperma-
spermatogenesis-dan-pembentukan-ovum-oogenesis-pada-manusia.html. [2
Oktober 2016].