Anda di halaman 1dari 4

NAMA : Sinta Mustika

KELAS : RMIK 3A

JURUSAN : Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

 Pengertian Paraplegia

Paraplegia adalah kondisi dimana bagian bawah tubuh (extremitas bawah) mengalami
kelumpuhan atau paralysis yang disebabkan karena lesi transversal pada medulla spinalis.

 Epidemiologi

Diperkirakan terjadi sekitar 10.000 kasus cedera medulla spinalis dalam setahun di
Amerika Serikat, terutama pada pria muda yang belum menikah. Dari jumlah di atas, penyebab
terbanyak karena kecelakaan mobil. Diikuti karena terjatuh, luka tembak dan cedera olah raga.
Penyebab non traumatic yang paling sering menyebabkan paraplegi adalah tumor tulang belakang.

 Etiologi

TRAUMA (KECELAKAAN MOTOR, JATUH, LUKA AKIBAT OLAHRAGA, LUKA


TEMBAKAN, KECELAKAAN RT)

PENYAKIT :

a. Motorneuron disease : keluhan berupa kelemahan otot, seperti pada otot yang
cepat letih dan lelah, yaitu pada jari-jari tangan.

b. Polimiositosis bilateral : keluhan berupa kelemahan / keletihan pada otot– otot


disertai mialgia ataupun sama sekali bebas nyeri atau rasa pegal/ linu / ngilu.
Polimiositosis juga dapat menyebabkan kelemahan keempat anggota gerak.

c. Poliradikulopatia / polineuropatia bilateral : keluhan berupa kelemahan otot –


otot tungkai.

d. Miopatia bilateral : keluhan berupa tidak dapat mengangkat badannya untuk


berdiri dari sikap duduk taupun sikap sujud.

e. Distropia bilateral : kelemahan otot sesuai dengan penyakit herediter umumnya,


yaitu sejak kecil.
f. Sindroma Miastenia Gravis : dimulai dengan adanya ptosis unilateral atau
bilateral.

 Gejala dan Klinis

1. Kehilangan kemampuan untuk bergerak.

2. Kehilangan sensasi termasuk kemampuan untuk merasakan panas, dingin dan


sentuhan.

3. Kehilangan kendali untuk buang air kecil.

4. Kehilangan kendali untuk buang air besar.

5. Aktivitas refleks yang berlebihan atau kejang.

6. Perubahan fungsi seksual, sensitivitas, seksual dan kesuburan.

7. Rasa sakit atau sensasi menyengat yang disebabkan kerusakan pada serabut saraf
ditulang belakang.

8. Kesulitan bernapas, batuk, atau membersihkan sekresi dari paru-paru.

9. Masalah kulit.

 Pengobatan

1. Obat. Obat diberikan untuk mengurangi rasa sakit, mengobati otot yang kaku, dan
tegang. Selain itu, kortikosteorid dapat mengurangi peradangan di saraf tulang
belakang.
2. Fisioterapi. Fisioterapi dapat membantu penderita meningkatkan kekuatan otot dan
kemampuan bergerak.
3. Pembedahan. Biasa dilakukan pada penderita cedera saraf tulang belakang.
Pembedahan yang biasa dilakukan adalah mengangkat pecahan tulang, benda asing,
dan bantalan tulang yang menekan saraf, sehingga akan menimbulkan regenerasi saraf.
4. Alat bantu gerak, seperti tongkat atau kursi roda, dapat membantu pasien untuk
bergerak.
A. SUFFIX (Akhiran)

NO SUFFIX Suffix CONTOH


1 Sclerosis -osis (proses) keadaan sistem kekebalan
tubuh yang menggerogoti
lapisan pelindung saraf.
2 Paraplegia -plegia (kelumpuhan) kelumpuhan pada sumsum
tulang belakang
3 Paraparesis -esis suatu keadaan lemahnya
gerak badan
4 Poliomyelitis -itis (peradangan) Peradangan akibat
penyakit menular yang
disebabkann virus polio
5 Neuralgia -algia (nyeri) Penyakit pada saraf
6 Rhizotomy -tomy (sayatan kedalam) Pemotongan akar saraf
kepala

B. ROOT (Akar Kata)

NO Terminologi Root Definisi


1 Osteologi Osteo/o (tulang) Kelainan penyakit tulang
2 Cerebrospinal Cereb/o (otak) Cairan saraf pusat
3 Neurologyk Neur/o (syaraf) Gangguan pada sistem
saraf
4 Chiropractor Chir/o (tangan) Mengobati seseorang
melalui manipulasi sistem
tulang belakang
5 Meningocele Mening/o (membrane) Penonjolan selaput sistem
saraf melalui lubang pada
tulang belakang
6 Pneumonia Pneum/o (paru-paru) Penyakit paru-paru basah
7 Trombosis Thromb/o (genjalan) Koagulasi dalam
peredaran darah
8 Intervertebralis Vertebr/o (tulang Penyempitan pada tulang
belakang) belakang
9 Myelodisplastic Myel/o (sumsum) Ganngguan sel darah pada
sumsum tulang belakang
C. PREFFIX (Awalan)

NO Terminologi Preffix Definisi


1 Abdominalis Ab- (dari, jauh dari) Rongga Perut
2 Transversalis Trans- (melintasi, di atas) Peradangan pada tulang
belakang
3 Multiple sclerosis Multi- (banyak) Sistem kekebalan tubuh
yang menyerang selaput
pelindung saraf
4 Polimiositis Poly- (banyak) Perdangan yang
menyebabkan kelemahan
otot
5 Paraplegia Para- (di samping, di Cidera pada sumsum
sekitar) tulang belakang
6 poliomyelitis Poly- (banyak) Virus yang dapat
menyebabkan
kelumpuhan
7 Anterior Ante- (sebelum) Menunjukan depan
bagian tubuh