Anda di halaman 1dari 2

KETENTUAN ORGANISASI KESENIAN ATAU KOMUNITAS SENI

DALAM PENERBITAN BUKU DIREKTORI ORGANISASI KESENIAN DAN KOMUNITAS SENI DI JEPARA
DEWAN KESENIAN DAERAH KABUPATEN JEPARA
TAHUN 2018

1. Tujuan penerbitan buku direktori ini adalah untuk:


a. Menginventarisasi lembaga/ organisasi/ yayasan dan komunitas seni di Jepara sebagai
data base awal Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Jepara untuk kepentingan pemetaan
kuantitatif dan kualitatif.
b. Melacak perkembangan kesenian tradisional dan modern sebagai dasar pengembangan
kesenian yang berbasis prioritas.
c. Memberikan informasi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai acuan dalam
melaksanakan kebijakan pengembangan kesenian di Jepara.
d. Memberikan dorongan semangat kepada lembaga/ organisasi/ yayasan dan komunitas
untuk lebih giat dalam berkegiatan dan berkreativitas.

2. Isi buku dalampenerbitan direktori adalah:


a. Lembaga/ organisasi/ yayasan yang menaungi atau membina atau mengkoordinir
komunitas dan atau seniman di Jepara baik yang bersifat homogen atau heterogen,
dengan ketentuan:
1) Yang bersifat homogen, artinya menanungi satu cabang kesenian.
2) Yang bersifat heterogen, artinya menaungi lebih dari satu cabang kesenian.
b. Komunitas yang bergerak di bidang kesenian, baik seni tradisional maupun seni
modern, yang sudah terdaftar maupun yang belum terdaftar di Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan Kabupaten Jepara yang meliputi kesenian:
1) Seni Tradisional
a) Kentrung
b) Emprak
c) Ketoprak
d) Ludruk
e) Barongan
f) Karawitan
g) Tari Tradisional
2) Seni Modern
a) Rupa
b) Teater
c) Sastra
d) Musik
e) Fotografi
f) Film
c. Komunitas sebagaimana butir (b) yang belum terdaftar di Disparbud Kabupaten Jepara
tetap dimasukkan dengan syarat:
1) Sudah berdiri minimal sejak tahun 2008 dan pernah melaksanakan kegiatan
kesenian secara intensif.
2) Memiliki kepengurusan yang jelas berdasarkan data dan informasi akurat.
3) Merupakan komunitas dengan jumlah yang sangat minim (kurang dari 5 komunitas)
dan membutuhkan pengembangan lebih lanjut.
4) Melaksanakan kegiatan yang bersifat nirlaba dan bukan bisnis.
d. Sanggar atau balai kesenian atau sejenisnya, baik atas nama individu maupun kolektif,
yang memfasilitasi para seniman berkegiatan atau menampilkan kompilasi karya-karya
seniman, misalnya sanggar seni tari dan sanggar seni rupa.
3. Buku ini bukan direktori seniman secara personal, sehingga tidak berisi data-data seniman
perorangan dengan pertimbangan:
a. Menghindari adanya persepsi legalitas yang diberikan oleh DKD Jepara kepada seniman
secara individu.
b. Memprioritaskan data kelompok kesenian karena kondisi saat ini sangat dibutuhkan
pengembangan kesenian yang bersifat kolektif, terutama pengembangan kesenian yang
rentan ancaman kepunahan.
4. Buku direktori ini direncanakan diterbitkan secara berkelanjutan guna pendataan yang
berkesinambungan sesuai dengan alokasi dana yang disediakan Pemkab Jepara.

Jepara, Agustus 2018

TIM PENYUSUN
DEWAN KESENIAN DAERAH KABUPATEN JEPARA