Anda di halaman 1dari 12

FI’IL MUDHORI’

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas

Mata Kuliah Bahasa Arab

Dosen Pengampu: Mila Wahyuni S.Kom.I, M.Kom.I

Di susun Oleh: Kelompok 7

1. Randi Tamirano (604180002)


2. Phini Monika (604188005)

FAKULTAS DAKWAH

JURUSAN MANAJEMEN DAKWAH

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

TAHUN 2018
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum wr wb

Alhamdulillah, puji syukur kehadiran Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya karena
kami dapat menyelesakan penyusunan makalah ini. Tanpa pertolongan-Nya mungkin
penyusunan tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. Makalah ini disusun agar
pembaca dapat memperluas ilmu tentang bahasa arab, yang kami sajikan berdasarkan dari
berbagai sumber, namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah SWT
akhirnya makalah ini dapat diselesaikan.

Makalah ini membahas tentang Fiil mudhori’ dan ciri-ciri Fiil mudhori’ klasifikasi Fiil
mudhori’ yang hampir terlupakan dizaman sekarang ini. Walaupun makalah ini kurang
sempurna tapi juga memiliki detail yang cukup jelas bagi para pembaca. Penyusun juga
mengucapkan banyak terimaksih kepada Dosen mata kuliah Bahasa Arab yaitu ibu Mila
Wahyuni, S.Kom.I, M.Kom.I yang telah membimbing penyusun agar dapat mengerti tentang
bagaimana cara kami menyusun makalah ini. Semoga makalah ini memberikan banyak
manfaat dan menambah wawasan yang luas kepada para pembaca. Walaupun makalah ini
memiliki banyak kekurangan. Kami penyusun mohon untuk saran dan kritikan yang
membagun.

Akhir kata wallahu muwafiq ila aqwam attoriq, Wassalamu’alaikum wr wb.

Jambi, ....2018

Penyusun

i
DAFTAR ISI

Kata Pengantar .................................................................................................................. i


Daftar Isi ........................................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ...................................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ................................................................................................. 1

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Fi’il Mudhori’ ..................................................................................... 2
B. Tanda-Tanda Fi’il Mudhori’ ................................................................................. 2
C. Kaidah-kaidah tasrif fi’il mudhori’ ....................................................................... 3
D. Contoh fi’il mudhori’ ............................................................................................ 3
E. Ciri-ciri fi’il mudhori’ ........................................................................................... 4
F. Pembagian Fi’il Mudhori’..................................................................................... 5
G. Jenis-jenis fi’il mudhori’ ....................................................................................... 6
H. Cara tasrif fi’il mudhori’ ....................................................................................... 7

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan ........................................................................................................... 8
B. Saran ..................................................................................................................... 8

Daftar Pustaka ................................................................................................................... iii

ii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pembagian fi'il menurut waktunya yaitu, fi'il madhi, fi'il mudhori dan fi'il
amr.Fi’il Mudhori’ itu sendiri adalah Kata kerja bentuk sedang atau akan atau kata kerja
menunjukkan bentuk kejadian saat berlangsung atau akan berlangsung, di masa
pelaku atau setelahnya.
Cuplikan tersebut kami akan kupas dipembahasan berikutnya. Oleh karena itu,
perlu mempersiapkan mahasiswanya sedini mungkin guna menghadapi pemahaman
tentang fi’il-fi’il dan fi’il mudhore’ tersebut dan agar terciptanya sosok mahasiswa yang
cerdik dalam pemahaman materi tentang fi’il mudhore’.
Memang disadari fi’il-fi’il dan fi’il mudhore’ dianggap amat sangat
perlusekali dipelajari oleh Mahasiswa. Karena dengan penguasaan dari ilmu-ilmu
tersebut diharapkan Mahasiswa mempunyai modal guna mengajarkan disekolah formal
atau non formal.

B. Rumusan Masalah
1. Apa definisi tentang pemahaman Fi’Il Mudhori’ ?
2. Sebutkan contoh Fi’Iil Mudhori” ?
3. Apa saja ciri-ciri Fi’Il Mudhori’ ?
4. Apa saja pembagian Fi’Il Mudhori” ?

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Fi’il Mudhori


Fi’il Mudhari adalah kata kerja atau kalimat yang menunjukkan makna sedang
dilakukan atau yang akan dilakukakn (hal dan istikbal). Ataupun (kata kerja bentuk
sedang atau akan) kata kerja yang menunjukan kejadian sesuatu pada saat berbicara
atau setelahnya, pantas digunakan untuk kejadian saat berlangsung atau akan
berlangsung. Itulah sebabnya Fi’il Mudhori selalu diterjemahkan “sedang atau akan”
misalnya kita ambil dari Fi’il Madhi (sudah terjadi) menjadi Fi’il Mudhori (akan
terjadi).1 Misalnya ‫يكتب‬ menjadi ‫“ كتب‬kataba : telah menulis menjadi yaktubu :
sedang menulis”.

B. Tanda Fi’il Mudhori’


Fi’il Mudhori’ yaitu fi’il yang diawali dengan salah satu huruf zaidah yang empat
yang terhimpun dalam lafaz (hamzah, nun, ya dan ta) dan selamanya dirafa’kan, kecuali
dimasukki amil yang menasabkan atau yang men-jazm-kan (maka harus disesuaikan
dengan amilnya).
Maksudnya fi’il mudhari’ itu harus selalu dirafa’kan huruf akhirnya dan huruf
awalnya harus memakai salah satu dari huruf zaidah yang empat, yaitu hamzah, nun, ya
dan ta, seperti lafaz :

‫يف ع ل‬ dia sedang melakukan (sesuatu)

‫تف ع ل‬ dia sedang melakukan (sesuatu)

‫افعل‬ aku sedang melakukan (sesuatu)

‫نعمل‬ kami (kita) sedang melakukan (sesuatu)2

1 Muhammad Noer El-malehiy. ‘Kalimat Fiil (Kata Kerja) dan Ciri-cirinya’ http://tunasmudastainu.
blogspot.in/2012/12/kalimat-fiil-kata-kerja-dan-ciri.html di akses pada 10 November 2018 pukul 09.42
2 Moch Anwar, Ilmu Nahwu Terjemahan Jurumiyah dan Imrithi, (Bandung: Sinar Baru Algensindo,
2017) h. 59

2
3

Huruf nasob pada Fi’il Mudhori’ yaitu 10 : 3

ِ ‫ والجواب ِبالف‬،‫ وحتَّى‬،ِ‫ وَلم الجحود‬،‫ وَلم كي‬،‫ وكي‬،‫ و ِإذن‬،‫ ولن‬،‫أَن‬.
‫ وأو‬,‫اء والوا ِو‬

Dan huruf yang men-jazm-kan ada 18 :4

‫اء‬ ِ ‫و "َل" فِي النَّهي ِ والدُّع‬


ِ ‫ وَلم اْلم ِر والدُّع‬,‫ وأل َّما‬,‫ وألم‬,‫ ول َّما‬,‫لم‬, ‫ وإِن وما ومن‬,‫اء‬
‫ومهما‬, ‫ وأنَّى‬,‫ وأيَّان‬,‫ وأين‬,‫ ومتى‬,‫ي‬ ٌّ ‫ وأ‬، ‫و ِإذما‬, ‫ و ِإذا فِي الشِع ِر خاصة‬,‫ وكيفما‬,‫وحيثما‬.
C. Kaidah –Kaidah Tasrif Fi’il Mudhori

Jika kita perhatikan pada kalimat ‫يقراء الولد القران‬ , kalimat tersebut adalah

kalimat Fi’liyah atau Jumlah Fi’liyah.

1. ‫جملة الفعلي‬
Jumlah Fi’liyah adalah Jumlah yang terdiri dari Fiil dan Failnya . seperti dalam

contoh didalam buku bahasa arab : ‫يقراء الولد القران‬


2. ‫جملة السمية‬
Jumlah ismiyah adalah jumlah yang terdiri dari mubthada dan khabar .contohnya

adalah :5 ‫الجملة‬ ‫السيارة‬

D. Contoh Fi'il Mudhari'


Dia akan menulis = ‫يكتب‬
Dia akan membuka = ‫يفتح‬
Dia akan mengirim = ‫ير ِسل‬
Dia akan membantu, menolong = ‫يسا ِعد‬
Contoh penggunaan fi'il mudhari' dalam kalimat
Anak itu membuka pintu = ‫الولد الباب‬ ‫يفتح‬
Ahmad mengirim surat = ‫ير ِسل أحمد ِرسالة‬

E. Ciri-Ciri Fi’il Mudhore’


1. Ciri-ciri Kalimah Fi’il Mudhari’ adalah dimulai dengan huruf Mudhoro’ah yang

empat yaitu ‫ أ – ن – ي – ت‬disingkat menjadi ‫أنيت‬.

3 Shonhaji, Matan Jurumiyah, (Medan: Sumber Ilmu Jaya) h.13


4 Shonhaji, Matan Jurumiyah, (Medan: Sumber Ilmu Jaya) h. 14
5 Trawi Yeon, Tasrif Fi’il Mudhori’, http://extrawisites1.blogspot.com/2016/03/tashrif-fiil-
mudhori.html di akses pada 12 November pukul 14.02
4

2. Huruf Mudhara’ah )‫ (أ‬Hamzah dipakai untuk Mutakallim/ pembicara/ orang pertama

tunggal/ Aku. contoh ‫أض ِرب‬

3. Huruf Mudhara’ah )‫ (ن‬Nun dipakai untuk Mutakallim Ma’al Ghair/ pembicara/orang

pertama jamak/ Kami. contoh ‫نض ِرب‬

4. Huruf Mudhara’ah )‫ (ي‬Ya’ dipakai untuk Ghaib Mudzakkar/ orang ketiga male,

tunggal, dual atau jamak/ dia atau mereka. contoh ,‫ان‬


ِ ‫ يض ِرب‬,‫يض ِرب‬
‫يض ِربون‬, ‫يض ِربن‬
5. Huruf Mudhara’ah )‫ (ت‬Ta’ dipakai untuk Mukhatab secara Mutlaq/ orang kedua male

atau female, juga dipakai untuk orang ketiga female tunggal dan dual. contoh ‫تض ِرب‬
‫ تض ِربن‬,‫ تض ِر ِبين‬, ‫ تض ِربون‬,‫ان‬
ِ ‫تض ِرب‬
6. ‫سا ِكن ِة‬ ِ ‫اء التَّأ ِني‬
َّ ‫ث ال‬ ِ ‫ين وسوف وت‬
ِ ‫ وال ِس‬,‫وال ِفعل يعرف ِبقد‬
“kelimat fi'il akan diketahui dengan adanya ;qod, sin, saufa dan ta' ciri
keperempuan yang dibaca sukun.”
1. Qod = ‫ قد‬artinya: "terkadang”
Contoh: ‫زيد‬ ‫" = قد يقوم‬terkadang jaid yakin sedang berdiri",
2. Sin = ‫ س‬artinya “sebentar lagi .....”
ُّ ‫ال‬
Contoh: ‫شفهاء‬ ‫= سيقول‬ "sebentar lagi akan berkata orang-oang bodoh".

Sin ini menunjukan jaman sedang atau waktu yang akan datang

3. Saufa = ‫ سوف‬artinya “agar atau supaya”

Contoh: ‫تعلمون‬ ‫= سوف‬ "agar supaya tahu kamu semua" menunjukan waktu

yang akan datang tetapi agak lama hingga dimaknai: "agar/agar supaya/esok lusa
dan lanjutanya".
7. Dan fi’il mudhore’ dapat dipastikan kejadian itu terjadi saat berlangsung dengan

dimasukkannya Lam Taukid dan Ma Nafi. Seperti : ‫قال ِإنِي ليحزننِي أن تذهبوا بِ ِه‬
Berkata Ya’qub: “Sesungguhnya kepergian kamu bersama Yusuf amat
menyedihkanku…
‫ض تموت‬
ٍ ‫وما تد ِري نفس ماذا تكسِب غدًا وما تد ِري نفس ِبأي ِ أر‬
“…Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan
diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana
dia akan mati…”
5

8. Dan dapat juga fi’il mudhore’ dipastikan kejadian itu terjadi akan berlangsung dengan

dimasukkannya ‫ إن‬,‫ أن‬,‫لن‬ Seperti:

‫ب أ ِر ِني أنظر ِإليك قال لن ترا ِني‬


ِ ‫قال ر‬
berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar
aku dapat melihat kepada Engkau.” Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kalitidak
sanggup melihat-Ku

‫وأن تصوموا خير لكم إِن كنتم تعلمون‬


Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

‫َللا كالًّ ِمن سعتِ ِه‬


َّ ‫وإِن يتف َّرقا يغ ِن‬
Jika keduanya bercerai, maka Allah akan memberi kecukupan kepada masing
masingnya dari limpahan karunia-Nya.6

F. Pembagian Fi’Il Mudhori’


1. Pembagian Fi'il Mudhore’ Menurut Subjeknya
yaitu:
1. Fi'il ma'lum
Adalah fi'il yang disebutkan pelakunya, cara menentukanya; secara kamus

tasrifiyyah. contoh : ‫يكتب‬

2. Fi'il majhul
Adalah fi'il yang dihapus pelakunya, cara menentukannya; huruf awal dibaca

dlomah dan sebelum huruf akhir dibaca fathah. contoh : ‫ يكتب‬Kecuali, . huruf

mu’tal.

2. Pembagian Fi'il Mudhore’ Menurut Susunannya


1. Fi'il tsulasi mujarrod
Adalah fi'il yang berjumlah 3 huruf dengan keseluruhannya adalah huruf asli,

contoh : ‫يفتح‬ – ‫فتح‬


2. Fi'il tsulatsi maajid

6 Aidil bocah samba, fi’il mudhore’, https://www.academia.edu/8424720/fiil_mudhore di akses pada


13 November 2018 pukul 22.59
6

Adalah fi'il yang berjumlah 3 huruf yang mengalami penambahan baik satu, dua
atau tiga huruf,

contoh : ‫ينط ِلق‬ – ‫اِنطلق‬


3. Fi'il ruba'I mujarrod
Adalah fi'il yang berjumlah 4 huruf dengan keseluruhannya adalah huruf asli,
contoh : ‫دحرج – يدح ِرج‬
4. Fi'il ruba'I maajid
Adalah fi'il yang berjumlah 4 huruf yang mengalami penambahan baik satu atau
dua huruf,

contoh :7 ‫يتدحرج‬ – ‫تدحرج‬

G. Jenis-Jenis Fi'il Mudhore’


Jenis-Jenis Fi'il Mudhore’ Yaitu; Mu’rob Dan Mabni.
1. mu’rob
Hanya pada fi'il mudhori yang tidak bersambung dengan nun inats (menunjukkan

perempuan) dan nun taukid (penegasan), Contoh, ‫يفتح‬

2. mabni
Fi'il mudhori yang bersambung dengan nun inats dan nun taukid
َّ ‫يض ِرب‬
Contoh, 8 ‫ن‬ -- ‫يض ِربن – يض ِربن‬

H. Cara Mentashrifkan Fi’Il Mudhori’

‫هوغائب مذكر مفرد = يفعل‬ satu orang laki-laki tidak kelihatan.


‫هماغائبان مذكر إتنان = يفعالن‬ dua orang laki-laki tidak kelihatan.
‫هم غائبون مذكر جمع = يفعلون‬ banyak orang laki-laki tidak kelihatan
‫هى غائبة مأنث مفردةَ = تفعل‬ satu orang perempuan tidak
‫هما غائبتين مأنث مفردةَ = تفعالن‬ dua orang perempuan tidak
‫هن غائبين مأنث جمع = يفعلن‬ banyak perempuan tidak kelihatan
‫أنت مخاطب مذكر مفرد = تفعل‬ satu orang laki-laki kelihatan
‫أنتما مخاطبين مذكر إتنانَ = تفعالن‬ dua orang laki-laki kelihatan
‫أنتم مخاطبين مذكر جمع = تفعلون‬ banyak laki-laki kelihatan

7 Aidil bocah samba, fi’il mudhore’, https://www.academia.edu/8424720/fiil_mudhore di akses pada


13 November 2018 pukul 22.59
8 Aidil bocah samba, fi’il mudhore’, https://www.academia.edu/8424720/fiil_mudhore di akses pada
13 November 2018 pukul 23.05
7

‫ت مخاطبة مأنث مفردة = تفعلين‬


ِ ‫أن‬ satu orang perempuan kelihatan
‫أنتما مخاطبتين مأنث مفردة = تفعالن‬ dua orang perempuan kelihatan
‫أنتن مخاطبين مأنث جمع = تفعلن‬ banyak perempuan kelihatan
‫أنا متكلم وحدة = افعل‬ saya laki-laki atau perempuan
‫نحن متكلم مع الغير = نفعل‬ kita atau kami laki-laki atau perempuan9

9Muhammad Khasbi Minannurrohman, http://inansanjaya.blogspot.com/2016/12/makalah-fiil-


mudhori.html di akses pada 13 November pukul 15.40
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
1. Fiil Mudhari adalah kata kerja yang menunjukan kepada tercapainya suatu perbuatan
pada zaman sekarang maupun zaman yang akan datang dan terklasifikasi menjadi
beberapa bagian, baik dari segi grametikal maupun pemaknaan
2. Tanda-tanda atau ciri-ciri dari fiil ini memang banyak sekali ketentuan, namun yang
palin terlihat adalah adanya huruf mudhoroah yang terletak pada awal kalimat dan
selamanya di rafakan, walaupun nanti ada pengecualian yaitu sampai bertemu amil
nasib dan jazim

B. Saran
Alhamdulillah tugas yang diamanatkan dosen kepada kami telah terselesaikan.
Kami mohon saran dan kritinya yang membangun karna memang dalam makalah yang
telah kami buat ini, masih banyak kekurangan. Kami sadar kami bukanlah manusia yang
sempurna dan kami ingin menjadi orang yang lebih baik lagi dari yang baik, maupun
menjadi baik dari yang tadinya buruk. Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang
bermanfaat bagi orang lain.

8
DAFTAR PUSTAKA

Muhammad Noer El-malehiy. ‘Kalimat Fiil (Kata Kerja) dan Ciri-cirinya’


http://tunasmudastainu. blogspot.in/2012/12/kalimat-fiil-kata-kerja-dan-ciri.html
Anwar Moch. Ilmu Nahwu Terjemahan Jurumiyah dan Imrithi. (Bandung: Sinar Baru
Algensindo. 2017)
Shonhaji. Matan Jurumiyah. (Medan: Sumber Ilmu Jaya)
Trawi Yeon, Tasrif Fi’il Mudhori’. http://extrawisites1.blogspot.com/2016/03/tashrif-fiil-
mudhori.html
Aidil bocah samba. fi’il mudhore’. https://www.academia.edu/8424720/fiil_mudhore
Muhammad Khasbi Minannurrohman. http://inansanjaya.blogspot.com/2016/12/makalah-fiil-
mudhori.html

iii