Anda di halaman 1dari 7

DINAS KESEHATAN DAERAH KOTA

PADANGSIDIMPUAN
PUSKESMAS SADABUAN
JL.H.M. Syukur Soritua No. Telp. (0634)
PADANGSIDIMPUAN

PROGRAM PENINGKATAN MUTU


DAN
KESELAMATAN PASIEN

A. Pendahuluan
Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, seluruh unit pelayanan yang ada dan
seluruh staf karyawan berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang bermutu dan peduli
terhadap keselamatan pasien, pengunjung, masyarakat dan staf yang bekerja di Puskesmas.
Program mutu dan keselamatan pasien merupakanprogram yang wajib dilaksanakan,
dimonitor, dievaluasi dan ditindaklanjuti diseluruh jajaran yang ada di Puskesmas, mulai dari
kepala puskesmas, KTU, penanggung jawab layanan klinis, coordinator unit kerja dan seluruh
staf puskesmas.
Oleh karena itu perlu disusun program peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang
menjadi acuan dalam penyusunan program-program keselamatan pasien di unit kerja untuk
dilaksanakan pada tahun 2016.
B. Latar Belakang
1. Puskesmas Sadabuan merupakan puskesmas dengan wilayah kerja dengan jumlah
penduduk terbesar dan rata-rata kunjungan pasien perharinya terbesar di Kota
Padangsidimpuan. Dengan hal tersebut kemungkinan terjadinya kejadian tidak diinginkan
dapat terjadi sehingga diperlukan upaya pelaksanaan program keselamatan pasien di
Puskesmas.
2. Berdasarkan data diatas maka prioritas peningkatan mutu dan keselamatan pasien di
puskesmas Wara adalah pelayanan kartu, pelayanan poli umum dan pelayanan obat.
C. Pengorganisasian dan Tata Hubungan Kerja
1. Pengorganisasian

Ketua

Sekertaris

Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota


2. Tata hubungan kerja dan alur pelaporan
a. Tata hubungan kerja
Ketua tim PMKP bertugas melakukan koordinasi mulai dari perencanaan,
pelaksanaan sampai dengan monitoring kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan
pasien di puskesmas sadabuan. Penanggung jawab tiap-tiap pokja melakukan
koordinasi pelaksanaan dan monitoring kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan
pasien pada pokja yang menjadi tanggung jawabnya. Ketua tim PMKP bertanggung
jawab terhadap wakil manajemen mutu dalam pelaksanaan kegiatan peningkatan
mutu dan keselamatan pasien. Wakil menajemen mutu bersama dengan tim PMKP
mengadakan rapat koordinasi tiap tiga bulan untuk memonitor kemajuan dalam
pelaksanaan kegiatan dan mengatasi permasalahan.
b. Pelaporan
Tiap pokja melaporkan kegiatan setiap bulan kepada ketua tim PMKP dalam
bentuk laporan bulanan. Ketua tim PMKP melaporkan kegiatan PMKP kepada kepala
puskesmas dengan tambahan kepada wakil manajemen mutu tiap bulan.
D. Tujuan
1. Tujuan Umum
Meningkatkan mutu dan keselamatan pasien di Puskesmas Sadabuan
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan mutu pelayanan klinis
b. Meningkatkan mutu manajemen
c. Meningkatkan pemenuhan sasaran keselamatan pasien.

E. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


No Kegiatan Pokok Rincian kegiatan
1. Penilaian kinerja a. Memilih dan menetapkan indicator mutu pelayanan
pelayanan klinis klinis dan sasaran keselamatan pasien
b. Menyusun panduan penilaian kinerja pelayanan klinis
c. Mencatat data melalui sensus harian
d. Melaksanakan penilaian kinerja pelayanan klinis
e. Melakukan analisis kinerja pelayanan klinis
f. Melaksanakan tindak lanjut hasil analisis kinerja
pelayanan klinis
2. Sasaran keselamatan a. Membuat panduan system pencatatan dan pelaporan
pasien insiden keselamatan pasien
b. Memonitor capaian sasaran keselamatan pasien
c. Melaksanakan pencatatan dan pelaporan KTD, KNC
dan KPC
d. Melakukan analisis KTD, KNC dan KPC
e. Melakukan tindak lanjut
3. Manajemen resiko a. Melaksanakan identifikasi resiko pelayanan obat
b. Melakukan analisis resiko pelayanan obat
c. Menyusun rencana tindak lanjut
d. Melaksanakan tindak lanjut
4. Kontrak kerja terkait a. Menyusun panduan seleksi dan evaluasi kontrak/
pelayanan klinis perjanjian kerja
b. Melaksanakan evaluasi pelaksanaan seleksi dan
evaluasi kontrak/perjanjian kerja
5. Diklat PMKP a. Menyusun rencana diklat PMKP
eksternal dan b. Melaksanakan diklat PMKP
internal c. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan diklat
PMKP
6. Peningkatan mutu a. Identifikasi resiko pelayanan laboratorium
pelayanan b. Analisis resiko dan tindak lanjutnya
laboratorium c. Pengendalian bahan berbahaya dan beracun di lab
d. Pemantauan penggunaan APD di lab
e. Pelaksanaan pemantauan mutu internal
f. Pelaksanaan pemantapan mutu eksternal
7. Peningkatan mutu a. Identifikasi resiko pelayanan obat
pelayanan obat b. Analisis resiko dan tindak lanjutnya
c. Pemantauan kebersihan penyediaan obat
8. Peningkatan mutu a. Monitoring pelaksanaan prosedur ANC
pelayanan ANC b. Meningkatkan kemampuan deteksi dini resiko
persalinan
c. Meningkatkan kemampuan dalam persiapan rujukan
dari rumah dan dari puskesmas ke rumah sakit.

F. Cara Melaksanakan kegiatan dan sasaran


1. Cara melaksanakan kegiatan
Secara umum dalam pelaksanaan program mutu dan keselamatan pasien adalah
mengikuti siklus plan do check action.
2. Sasaran
a. Kinerja pelayanan klinis diukur pada semua unit pelayanan
b. Tercapainya sasaran keselamatan pasien
c. 100% laporan keselamatan pasien dilaporkan dan ditindak lanjuti
d. Manajemen resiko diterapkan pada tahun 2016 di pelayanan laboratorium dan obat
e. Terlaksananya diklat PMKP sesuai rencana
f. Tidak terjadi kesalahan pemberian obat
g. Tidak terjadi kesalahan pemeriksaan laboratorium.
G. Jadwal kegiatan
No Kegiatan 2015 2016
10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Memilih dan menetapkan
indicator kinerja
pelayanan klinis
2. Menyusun pedoman
penilaian kinerja
pelayanan klinis
3. Mencatat data indicator
melalui sensus harian
4. Mengumpulkan data
indicator penilaian kinerja
pelayanan klinis
5. Analisis kinerja
pelayanan klinis
6. Melaksanakan tindak
lanjut analisis kinerja
pelayanan klinis
7. Membuat panduan system
pencatatan dan pelaporan
insiden keselamatan
pasien

8. Memonitor capaian
sasaran keselamatan
pasien

9. Melaksanakan pencatatan
dan pelaporan KTD,
KNC dan KPC

10. Melakukan analisis KTD,


KNC dan KPC
11. Melakukan tindak lanjut

12. Melaksanakan identifikasi


resiko pelayanan obat

13. Melakukan analisis resiko


pelayanan obat

14. Menyusun rencana tindak


lanjut

15. Melaksanakan tindak


lanjut

16. Menyusun panduan


seleksi dan evaluasi
kontrak/ perjanjian kerja

17. Melaksanakan evaluasi


pelaksanaan seleksi dan
evaluasi
kontrak/perjanjian kerja

18 Menyusun rencana diklat


PMKP

19. Melaksanakan diklat


PMKP
Memonitor dan
20. mengevaluasi
pelaksanaan diklat PMKP

21. Identifikasi resiko


pelayanan laboratorium

22. Analisis resiko dan tindak


lanjutnya

23. Pengendalian bahan


berbahaya dan beracun di
lab
24. Pemantauan penggunaan
APD di lab

25. Pelaksanaan pemantauan


mutu internal

26. Pelaksanaan pemantapan


mutu eksternal

27. Identifikasi resiko


pelayanan obat
28. Analisis resiko dan tindak
lanjutnya

29. Pemantauan kebersihan


penyediaan obat

30. Monitoring pelaksanaan


prosedur ANC

31. Meningkatkan
kemampuan deteksi dini
resiko persalinan

32. Meningkatkan
kemampuan dalam
persiapan rujukan dari
rumah dan dari
puskesmas ke rumah
sakit.

H. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporannya


Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilakukan tiap bulan sesuai dengan jadwal
kegiatan dengan pelaporan hasil-hasil yang dicapai pada bulan tersebut.
I. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegaitan
1. Sensus harian indicator mutu dan pelaporan dilakukan setiap bulan
2. Dilakukan pencatatan dan pelaporan indicator pelayanan klinis di setiap unit kerja
3. Dilakukan pelaporan hasil analisis penilaian kinerja pelayanan klinis tiap 3 bulan oleh
ketua PMKP kepada kepala puskesmas dan didistribusikan kepada unit-unit terkait untuk
ditindaklanjuti
4. Dilakukan pelaporan tahunan hasil analisis penilaian kinerja pelayanan klinis oleh ketua
PMKP kepada kepala puskesmas.