Anda di halaman 1dari 6

Masalah-Masalah Lain

Keempat tahap analisis usaha dipengaruhi oleh faktor- faktor berikut ini :

1. Akses Informasi

Informasi mengenai ribuan perusahaan dari seluruh dunia telah tersedia secara luas dalam
beberapa tahun terakhir. Sumber informasi dalam jumlah tak terhitung banyaknya muncul
melalui World Wide Web. Perusahaan di seluruh dunia saat ini memiliki situs web dan
laporan tahunannya tersedia secara cuma- cuma dari berbagai sumber internet dan lainnya.
Banyak perusahaan juga menjawab permintaan atas laporan tahunan dan dokumen.

Banyak database komersial menyediakan akses terhadap data keuangan dan pasar saham
ribuan puluhan ribu perusahaan diseluruh dunia. Perusahaan yang tercakup dalam database
komersial ini umumnya perusahaan besar yang laporan keuangannya menarik perhatian para
pengguna dan investor. Sumber informasi lain yang juga berharga adalah publikasi
pemerintah, organisasi riset ekonomi, organisasi internasional PBB, organisasi akuntansi,
audit, dan pasar surat berharga.

2. Ketepatan Waktu Informasi

Ketepatan waktu laporan keuangan, laporan tahunan, laporan kepada pihak regulator, dan
siaran pers yang menyangkut laporan akuntansi berbeda- beda di tiap negara. Jangka waktu
pelaporan keuangan dapat di estimasi dengan membandingkan akhir tahun fiskal sebuah
perusahaan dengan tanggal laporan audit. Tanggal terakhir ini dianggap sebagai tanggal
indikasi kapan informasi keuangan perusahaan pertama kali tersedia untuk masyarakat
umum. Tabel rata-rata penundaan tanggal akhir tahun & tanggal laporan auditor :

Jumlah Hari Negara


1-30 Tidak ada
31-60 Brasil,Kanada,Meksiko,Korea Selatan,Taiwan,USA
61-90 Argentina,Australia,Denmark,Jepang,Belanda,Singapura,Spanyol,Inggris
Raya
91-120 Perancis, Jerman, Hongkong
121-lebih Pakistan
Forst mencatat perbedaan internasional lebih lanjut dalam ketepatan waktu siaran pers yang
menyangkut laba. Ia mendefinisikan jangka waktu sebagai rata- rata jumlah hari antara akhir
tahun fiskal suatu perusahaan dan tanggal siaran pers. Perbedaan dalam ketepatan waktu
informasi akuntansi menambah beban para pembaca laporan keuangan perusahaan asing.
Beban ini semakin besar untuk perusahaan yang memiliki lingkungan yang senantiasa
berubah-ubah. Agar penilaian yang dilakukan bermakna, diperlukan penyesuaian terus-
menerus atas jumlah yang dilaporkan, dengan menggunakan alat konvensional ataupun tidak
konvensional.

3. Hambatan Bahasa dan Terminologi

Perbedaan bahasa antarnegara dapat menimbulkan hambatan informasi bagi para pengguna
laporan kuangan. Kebanyakan perusahaan yang berdomisili di negara- negara yang tidak
menggunakan bahasa inggris menerbitkan laporan tahunannya dalam bahasa negara asal.
Namun demikian, semakin banyak perusahaan yang relatif besar yang berada di
perekonomian maju menyediakan laporan tahunan dalam bahasa inggris.

Secara substansial, banyak isu substansial yang dihadapi para pengguna laporan keuangan
internasional. Mungkin isu yang paling sulit adalah yang berkaitan dengan mata uang asing
mungkin akan menimbulkan pengaruh yang sangat besar dalam akuntansi internasional
selama beberapa waktu. Sebaliknya, masalah yang berkaitan dengan ketersediaan dan
kredibilitas informasi secara perlahan semakin berkurang karena semakin banyak perusahaan,
otoritas berwenang dan bursa efek yang mengakui pentingnya untuk memperbaiki akses
investor terhadap informasi yang tepat waktu dan kredibel.

4. Pertimbangan Mata Uang Asing

Sebagian besar perusahaan diseluruh dunia menetapkan dominasi akun keuangan dalam mata
uang domisili nasional mereka dan membuat para analis menghadapi dua permasalahan,
yaitu:

a. Berkaitan dengan kemudahan pembaca.


b. Menyangkut isi informasi. Bagi seorang pembaca yang terbiasa dengan dolar akan
kebingungan apabila dinyatakan dengan euro. Cara untuk mengatasinya adalah
dengan mentranslasikan saldo mata uang asing kedalam mata uang domestik.
Penggunaan kurs untuk mentranslasikan akun- akun dalam mata uang asing dapat
mendistorsikan pola keuangan yang terjadi dalam mata uang lokal.
Meskipun lebih disukai untuk melakukan analisis laporan keuangan luar negeri dalam mata
uang lokal, kita lebih menyukai penggunaan kurs tahun terakhir sebagai kurs translasi
kemudahan bagi para pembaca yang lebih menyukai angka dalam mata uang domestik.

Apabila laporan yang telah ditranslasikan memberikan kemudahan bagi para pembaca dalam
melihat akun- akun mata uang asing dalam suatu mata uang yang telah dikenal umum, maka
dapat timbul gambaran sebenarnya mengalami distorsi. Secara khusus, perubahan kurs valuta
asing dan prosedur akuntansi secara bersamaan sering kali menghasilkan nilai ekuivalen
dalam mata uang domestik yang bertentangan dengan peristiwa yang mendasarinya.

5. Perbedaan dalam Format Laporan

Format neraca dan laporan laba rugi berbeda- beda disetiap negara. Perbedaan klasifikasi
secara internasional juga cukup banyak terjadi. Buku acuan Transactional Accounting dapat
digunakan secara lengkap perlakuan perbedaan klasifikasi lainnya yang ada di tiap- tiap
negara. Meski menyulitkan, perbedaan format laporan keuangan tidak terlalu penting karena
struktur dasar laporan keuangan cukup mirip diseluruh dunia. Dengan demikian, kebanyakan
perbedaan biasanya dapat direkonsiliasikan dengan sedikit usaha.

ANALISIS DAN AUDIT LAPORAN KEUANGAN

Fungsi audit atau pembuktian dan peran yang dimainkannya dalam analisis laporan keuangan
internasional.

Fungsi Pembuktian

Para auditor independen melakukan fungsi pembuktian dalam laporan keuangan. Sebagai ahli
kompeten dari luar mereka meninjau informasi keuangan yang diberikan oleh direksi suatu
perusahaan dan kemudian membuktikan relibilitas, kewajaran, dan aspek-aspek kualitas
lainnya. Proses ini menentukan dan mempertahankan integritas informasi keuangan tersebut.
Selain keputusan dan pengaruh minat masyarakat, audit independen membawa efisiensi ke
dalam proses laporan keuangan. Jika pengguna informasi keuangan mendapatkan
informasinya sendiri dan menguji informasi ini nomor per nomor dan pengguna demi
pengguna, akan menghasilkan sebuah proses yang memakan biaya yang sangat tinggi .
Dalam hal ini, pembagian tanggung jawab akan sangat berguna.

Laporan Audit

Pembuktian auditor biasanya disampaikan kepada para pembaca laporan keuangan melalui
laporan audit. Laporan ini mengikuti atau dalam beberapa kasus mendahului laporan
keuangan utama suatu perusahaan yang ada dalam laporan tahunannya.

1. Inggris

Laporan auditor mengungkapkan tanggung jawab direktur perusahaan dan cangkupan audit,
dasar pendapat dan pernyataan pendapat. Neraca, laporan penghasilan dan catatan-catatan
terkait harus dilindungi undang-undang standar audit memperluas cakupan ini hingga laporan
arus kas. Pendapat auditor harus menyatakan apakah laporan keuangan memberikan
pandangan yang jujur dan wajar serta bahwa laporan tersebut sesuai dengan persyaratan
hukum.

2. Amerika Serikat

Sebuah laporan standar 3 paragraf menunjukkan perusahaan dan laporan keuangan utama
yang diaudit (jangkauan) dan menyatakan tanggung jawab direksi dan auditor. Auditor harus
menunjukkan apakah audit tersebut sesuai atau tidak dengan standar audit yang diterima
secara umum. Auditor harus menyatakan pendapat tentang apakah laporan keuangan tersebut
dipresentasikan secara jujur dan sesuai dengan GAAP dan apakah GAAP tersebut telah
diamati sehubungan dengan laporan-laporan pada tahun-tahun sebelumnya. Jika
pendapatanya tidak bisa dinyatakan maka hal tersebut harus dikemukakan.

3. Swedia

Swedia Companies Act mengharuskan laporan auditor mengenai :

-Persiapan laporan tahunan sesuai dengan undang-undang

-Penggunaan neraca dan laporan penghasilan

-Proposal yang diajukan mencakup laporan administrasi untuk penyusunan laba atau defisit
yang tidak dialokasikan

-Penghentian kewajiban dari anggota dewan direktur dan direktur utama.


4. Jerman

German Commercial Code menetapkan bahwa laporan auditor berisi penjelasan mengenai
proses dan hasil audit, termasuk laporan direksi, perkiraan perkembangan mendatang, laporan
kesesuaian dengan regulasi dan sebuah laporan yang menjelaskan sistem manajemen risiko
perusahaan. Auditor harus memberikan ringkasan dari isi, jenis, dan banyaknya audit di
Bestaetingungsvmerkm sebuah penilaian hasil audit, dan pernyataan apakah laporan
keuangan dan laporan direksi memberikan pandangan yang jujur dan wajar atau tidak.

Audit dan Kredibilitas

Kredibilitas laporan keuangan memiliki beberapa landasan. Landasan-landasan tersebut


meliputi , tapi tidak terbatas pada sumber standar audit pelaksanaannya dan profesionalisme
individu atau kelompok yang melakukan audit.

Mekanisme Penganggulangan

Dengan tidak adanya harmonisasi standar-standar audit, para analis keuangan harus bisa
memahami sarat-syarat audit yang ada di Negara dengan entitas bisnis di mana laporan
keuangannya sedang benar-benar diteliti. Jika hal ini gagal, keuangannya telah diaudit oleh
firma sudit yang baik dan terkenal karena keahlian professional dan integritasnya merupakan
salah satu pilihan penganggulangan. Jika risikonya tinggi, misalnya untuk penanam modal
institusional, memberikan pendapat kedua dalam audit oleh sebuah firma audit berkelas
internasional merupakan salah satu pilihannya.

Audit Internal

Audit eksternal yang aman dari sebuah laporan keuangan suatu entitas adalah sebuah syarat
yang diharuskan untuk mejamin kredibilitas komunikasi manajemen dengan pihak-pihak luar.
Namun, itu saja tidak cukup. Efektivitas sistem control internal suatu perusahaan sama
pentingnya karena sistem tersebut memberikan lebih banyak sistem “periksa dan
perhitungan” yang tepat waktu daripada yang diberikan oleh auditor dari luar perusahaan.
Aktivitas jasa yang membentuk dan mengawasi sistem kontrol internal suatu perusahaan
adalah fungsi audit internal. Selain itu pertumbuhan dalam kebutuhan kontrol perusahaan
yang belum pernah ada sebelumnya. Masalah-masalah keamanan yang melekat dalam sistem
informasi terkomputerisasi yang ada saat ini membuat audit internal yang efektif sebagai
sebuah aktivitas yang “wajib”.
DAFTAR PUSTAKA

Choi, Frederick. D. S. dan Gary K. Meek.2010.International Accounting Edisi 5 Buku


2.Jakarta:Salemba Empat