Anda di halaman 1dari 4

KATA PENGANTAR

Disadari sepenuhnya bahwa kepemimpinan merupakan inti dari


manajemen, oleh karena itu mempelajari kepemimpinan dalam manajemen
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah merupakan hal yang sangat penting.
Kepemimpinan dan Manajemen merupakan dua sisi mata uang yang sulit untuk
dipisahkan, oleh karena itu kepemimpinan menjadi hal yang menarik untuk
dilakukan kajian, baik Dalam organisasi profit maupun organisasi pemerintah.
Penulis yang merupakan salah satu pelaku dalam proses pengembangan
model kepemimpinan transformative di lingkungan BKKBN dan sekaligus sebagai
mahasiswa program Doktor Ilmu Manajemen merasa berkepentingan untuk
melakukan evaluasi sejauhmana penerapannya di lingkungan BKKBN. Disamping
itu faktor lain yang sebagai pendorong adalah terkait Perkembangan lingkungan
strategis saat ini, mendorong BKKBN untuk menata kembali tenaga PKB dari
perspektif pengelolaaan, pembinaan dan pengembangan karir tenaga Penyuluh
KB.
Ucapan terima kasih tak terhingga disampaikan kepada Prof.dr. Syarifuddin
Tippe,S.IP.,M.Si selaku pengasuh mata kuliah Kepemimpinan Dalam Manajemen
Sumber Daya Manusia yang telah memberikan pembelajaran dan bimbingan
kepada penulis, sehingga terselesaikannya tugas kuliah ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa kajian ini masih jauh dari
kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran sangat dinatikan. Akhirnya kepada
seluruh pihak yang telah membantu dalam penulisan makalah ini kami haturkan
terima kasih.

Jakarta, November 2018


Penulis,

WAHIDIN

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................. i


DAFTAR ISI ................................................................................ ii
Abstrak ………………………………………………………....

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang .................................................................. 1
B. Rumusan Masalah …………………………………………. 2
C. Tujuan …………....................................................... 3

BAB II KAJIAN TEORI


A. Model Kepemimpinan …………................. …………. 3
1. Pengertian Kepemimpinan …………………………. 3
2. Model-Model Kepemimpinan …………………………. 4
B. Kompetensi .....................................................................
1. Konsep Dasar Kompetensi …………………………. 6
2. Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kompetensi ..... 8
C. Keterikatan Pegawai ………………………………….
1. Konsep Dasar …………………………………………. 9
2. Dimensi Keterikatan Pegawai …………………………. 10
D. Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB …………………. 10

BAB III PEMBAHASAN


A. Implementasi Kepemimpinan Transformasional ….. 12
B. Kepemimpinan Transformasional dan Keterikatan Pegawai 13
C. Keterkaitan Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi
dan Kinerja …………………………………………….. 15

BAB IV KESIMPULAN DAN REKOMENDASI


A. Kesimpulan ………………………………………………... 16
B. Rekomendasi ......................................................... 16
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………… 16

ii
Upaya Membangun Kompetensi Penyuluh KB melalui
Model Kepemimpinan Transformasional

Wahidin
Universitas Negeri Jakarta
Wahidinkb@yahoo.co.id

Abstrak

Sumber Daya Manusia lini lapangan menjadi kontributor utama Dalam


penyelenggaraan program KB nasional, namun demikian karena penerapan
system yang tidak tepat menyebabkan sebagian besar kompetensi dan
keterikatannya rendah. Pada akhirnya permasalahan rendahnya kompetensi dan
keterikatan para penyuluh menyebabkan kinerja penyuluh KB juga rendah dan
pada akhirnya berdampak terhadap rendahnya kinerja lembaga BKKBN. Oleh
karena itu diperlukan upaya membangun kompetensi penyuluh KB.
Untuk membangun kompetensi penyuluh KB diperlukan adanya kajian, yang
diharapkan dapat menemukan model kepemimpinan yang tetap, sehingga dapat
diperoleh model kepemimpinan yang dapat digunakan untuk melakukan
pendekatan terhadap upaya meningkatkan kompetensi dan rasa keterikatan
pegawai.
Berdasarkan kajian teori kepemimpinan, dapat disimpulkan bahwa model
kepemimpinan tranformasional merupakan model kepemimpinan yang paling tepat
untuk meningkatkan kompetensi dan meningkatkan rasa keterikatan pegawai
dalam rangka menunjang kinerja tenaga PKB/PLKB. Karakter model
kepemimpinan yang mampu mengartikulasikan visi dan misi organisasi secara
realistik, mampu menstimulus bawahan dengan cara yang intelektual dan menaruh
perhatian kepada bawahan dengan berbagai perbedaan-perbedaannya, membawa
perubahan-perubahan yang sangat besar terhadap individu maupun organisasi
dengan langkah, memperbaiki kembali karakter diri individu dalam organisasi,
memulai proses penciptaan inovasi, meninjau kembali struktur, proses dan nilai-
nilai agar lebih baik dan relevan dengan cara-cara yang menarik dan menantang
bagi semua pihak yang terlibat dan mampu memperhatikan kebutuhan-kebutuhan
dari bawahan, memperhatikan masukan-masukan dari bawahan dan mampu
membuat para pengikutnya mempercayai dan sekaligus menghormati antar
sesama. Disamping itu kajian-kajian penelitian juga menyatakan bahwa model
kepemimpinan tranformasional merupakan penggabungan atau penyempurnaan
dari model-model kepemimpinan watak, situasi dan konvergensi.
Adapun rekomendasi dari kajian ini adalah : pertama ditujukan kepada
individu-individu pemimpin yang memiliki kaitan dalam penataan pengelolaan dan
pendayagunaan tenaga PKB/PLKB, yaitu agar melakukan evaluasi karakter model
kepemimpinan yang diterapkan saat ini, dan selanjutnya agar melakukan
perubahan yang mengarah pada karakateristik model kepemimpinan
tranformasional. Rekomendasi kedua ditujukan kepada organisasi pengelola dan
pendayaguna tenaga PKB/PLKB. Yaitu agar merencanakan dan melaksanakan
kegiatan peningkatan kapasitas model kepemimpinan tranformasional.

Kata Kunci : Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi, Keterikatan Pegawai


dan Kinerja

iii
iv