Anda di halaman 1dari 2

 

POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA  


 
 
JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN TASIKMALAYA 
FORMAT PENILAIAN KETERAMPILAN
TAHUN AKADEMIK 2016/2017
 
PENGAMBILAN SAMPEL  
DARAH ARTERI 
 

Nama Mahasiswa : ...............................


NIM : ..............................
 
DILAKUKAN 
ASPEK YANG DINILAI  KET 
YA  TIDAK 
PERSIAPAN ALAT      
1. Siapkan alat sesuai kebutuhan :
a. Spuit 2-3 cc dengan Jarum berukuran 23G – 25G
b. Sodium Heparin 0,5 cc (1:1000)
c. Karet penutup jarum
d. Lidocaine 1%
e. Kapas Alkohol
f. Kantung plastik dengan pecahan es
g. Sarung tangan bersih
h. Kaca mata pelindung (jika diperlukan)
i. Termometer
j. Alas perlak

PERSIAPAN PASIEN      

2. Salam terapeutik
3. Kontrak waktu
4. Jelaskan prosedur
5. Dekatkan alat yang diperlukan selama tindakan
6. Jaga privasi klien : tutup sampiran

LANGKAH-LANGKAH TINDAKAN      

7. Catat konsentrasi oksigen yang diberikan dalam terapi


8. Ukur suhu tubuh klien, dan catat hasilnya
9. Heparinisasi spuit 2 cc : Ambil heparin 0,1 cc kedalam
spuit, dan basahi ruang pada spuit dengan heparin sampai
merata
10. Posisikan jarum tegak lurus dan buang heparin dan
gelembung udara pada spuit
11. Cek ulang identitas klien dan order dokter untuk
pemeriksaan AGD
12. Cuci tangan
13. Pasang sarung tangan dan kaca mata pelindung
14. Palpasi arteri yang akan diambil darahnya, umumnya
arteri Radialis, Brachialis, dan Femoralis
15. Jika dilakukan pada arteri radialis, lakukan Allen test
 Tekan arteri ulnaris dan radialis pada pergelangan
tangan
 Intruksikan klien untuk menggerakan jari-jarinya
 Lihat jari-jari klien sampai terlihat pucat
 Lepas nadi ulnaris, nadi radialis tetap ditekan,
kemudian lihat jari-jari klien.
 Jika dalam 15 detik darah tidak kembali (jari masih
pucat), pengambilan darah arteri dari nadi Radialis
tidak dilakukan
16. Jika tempat pengambilan sudah ditentukan, tempatkan
alas dan perlak dibawah tempat pengambilan
17. Untuk pengambilan di nadi radialis, posisikan telapak
tangan keatas dan pergelangan tangan hiperekstensi
18. Rasakan denyutan sepanjang nadi radialis, dan tentukan
denyutan maksimum dengan jari telunjuk dan jari tengah
19. berikan desinfektan pada area penusukan, dan tunggu
sampai dengan kering
20. tusukan jarum di nadi radialis diantara jarum telunjuk dan
jari tengah dengan posisi 45 – 60o, jangan menarik spuit
setelah jarum ditusukan, tunggu sampai dorongan darah
arteri memasuki spuit.
21. Setelah darah arteri diambil, cabut spuit dan berikan
tekanan pada tempat tusukan dengan kassa kering sampai
dengan 5 menit, pada pasien yang mendapatkan terapi
antikoagulan tekan tempat penusukan 10 – 15 menit.
22. Buang gelembung udara yang terdapat pada spuit dan
tutup lubang jarum dengan karet
23. Berikan label pada spuit yang berisi darah arteri
24. Simpan spuit pada kantung yang berisi es
25. Kirim spesimen darah arteri segera ke laboratorium
26. Evaluasi tempat penusukan dan area distalnya :
perdarahan, pucat pd jari, baal, dan terasa dingin
27. Bereskan alat pengkajian
28. Terminasi
29. Buka sarung tangan
30. Cuci tangan
31. Dokumentasi hasil tindakan : tanggal & waktu
pengambilan,

 
SCORE : ....../.....  x 100 = ........... 
 
Tasikmalaya, …………………… 2016 
Penilai 
 
 
(……………………………………….) 
                       NIP.