Anda di halaman 1dari 12

FISIKA LINGKUNGAN

ENERGI

D
I
S
U
S
U
N

OLEH

NAMA : DONITA T. MANURUNG

NIM : 4113240005

JURUSAN : FISIKA NONDIK 2011

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2013/2014
KATA PENGANTAR

Makalah ini disusun untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa dalam mempelajari


bahan materi mengenai ENERGI. Yang saya sajikan dalam makalah ini adalah mengenai
defenisi energi, macam-macam energi yang dapat diperbaharui dan energi yang tidak dapat
diperbaharui, kegunaan energi dalam kehidupan serta dampaknya terhadap lingkungan.
Untuk semua hal yang terdapat di dalam makalah ini belumlah sempurna untuk
sebagai bahan pembelajaran yang sangat baik, sehingga saya sangat membutuhkan kritik dan
saran kepada Dosen pengajar dan rekan-rekan mahasiswa sekalian.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan kepada semua pihak yang
memberi saran untuk memperbaiki isi makalah ini, saya ucapkan terima kasih...

Medan, 22 Februari 2013


Penulis,

DONITA T. MANURUNG
BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Setiap makhluk hidup membutuhkan energi dalam kehidupannya, energi dibutuhkan


terutama sebagai tenaga dalam melakukan kegiatan. Pengertian energi adalah daya atau
tenaga dan manusia membutuhkan energi untuk bergerak serta melakukan aktifitas.
Energi mempunyai keuntungan bagi manusia didunia ini, tetapi energi juga dapat
menimbulkan dampak yang buruk bagi lingkungan. Salah satunya yaitu menyebabkan hujan
asam yang tidak baik bagi kehidupan manusia.
Energi dalam dunia ini ada dua jenis yaitu energi yang dapat dapat diperbaharui,
seperti energi air, energi surya/matahari, energi angin dll, serta energi yang tidak dapat
diperbaharui, seperti minyak bumi dan batu bara.

2. Rumusan Masalah
a. Apa yang dimaksud energi?
b. Apa keuntungan energi bagi kehidupan manusia?
c. Apa yang dimaksud energi yang dapat diperbaharui?
d. Apa saja yang termasuk dalam sumber energi yang dapat diperbaharui?
e. Apa saja yang termasuk dalam sumber energi yang tidak dapat diperbaharui?
f. Apa saja dampak energi terhadap lingkungan?

3. Tujuan
a. Untuk mengetahui pengertian energi.
b. Untuk mengetahui keuntungan energi bagi kehidupan manusia.
c. Untuk mengetahui pengertian energi yang dapat diperbaharui.
d. Untuk mengetahui yang termasuk dalam sumber energi yang dapat diperbaharui
e. Untuk mengetahui yang termasuk dalam sumber energi yang tidak dapat diperbaharui
f. Untuk mengetahui dampak energi terhadap lingkungan.
BAB II
PEMBAHASAN

Defenisi Energi
Energi adalah daya kerja atau tenaga. Energi berasal dari bahasa Yunani yaitu
Energia yang merupakan kemampuan untuk melakukan usaha. Energi merupakan besaran
yang kekal, artinya enegi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari
bentuk satu ke bentuk yang lain.
Setiap kegiatan yang dilakukan oleh manusia membutuhkan energi. Energi disebut
juga sebagai tenaga. Definisi energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Tindakan
berangkat ke sekolah, mengayuh sepeda, bermain, dan berolahraga memerlukan energi.
Manusia membutuhkan energi untuk bergerak dan melakukan aktivitas. Sehingga
tidak heran bila iklan suplemen minuman dan makanan penambah energi sangat marak di
berbagai media massa baik koran maupun televisi karena energi merupakan kebutuhan utama
manusia. Dengan memiliki energi, manusia bisa melakukan berbagai aktivitas mulai dari
aktivitas ringan sampai aktivitas berat.
“Energi adalah Faktor Utama Tingginya Kinerja, bukan waktu”
Begitulah pendapat Jim Loehr dan Tony Schwartz yang mengemukakan bahwa Energi
merupakan Faktor yang lebih penting untuk meningkatkan kinerja daripada waktu. Karena
setiap pemikiran, emosi dan perilaku kita membawa konsekuensi energi, baik atau buruk.
Ukuran terpenting dalam hidup kita bukanlah seberapa waktu yang kita gunakan di dunia,
tetapi lebih pada seberapa banyak energi yang kita investasikan dalam waktu kita. Dengan
demikian kita akan dapat berkinerja baik, sehat, dan bahagia bila kita terampil mengelola
energi kita.

Jim Loehr dan Tony Schwartz melakukan pelatihan manajemen energi untuk
menghasilkan kinerja tinggi, dan mereka telah melatih ribuan orang. Tantangan bagi kinerja
tinggi adalah mengatur energi dengan lebih efektif dalam setiap dimensi yaitu dimensi fisik,
emosional, mental dan spiritual. Ada empat prinsip manajemen energi untuk mengendalian
proses manajemen energi ini. Keempat prinsip itu adalah:

 Prinsip 1: Keterlibatan penuh membutuhkan empat sumber energi yang berbeda namun terjalin
satu sama lain yaitu fisik, emosional, mental dan spiritual;
 Prinsip 2: Kapasitas energi bisa berkurang karena terlalu banyak atau terlalu sedikit digunakan
sehingga kita harus menyeimbangkan pengeluaran energi dengan memperbaharuinya secara
berselang;
 Prinsip 3: Untuk membangun kapasitas energi, kita harus memacu diri hingga keluar dari
ambang normal kita, berlatih dengan cara sistematis seperti yang dilakukan para atlit;
 Prinsip 4: Ritual energi yang positif – rutinitas rutinitas yang sangat spesifik untuk mengatur
energi- adalah kunci keterlibatan penuh dan tingkat kinerja tinggi yang seimbang.

Kegunaan Energi Dalam Kehidupan


Seperti yang dijelaskan tadi bahwa Energi adalah tenaga. Energi dilakukan untuk
melakukan kegiatan, Energi tubuh manusia berasal dari makanan. Oleh karena itu, manusia
harus makan dan minum. Setelah makan, manusia menjadi lebih bertenaga. Tenaga yang
manusia peroleh dari makanan kita gunakan untuk bekerja.
Sumber energi berasal dari bahan bakar, baterai, listrik. Bahan bakar meliputi gas, bensin,
minyak tanah, solar. Sumber energi digunakan untuk menghasilkan panas, bunyi, cahaya.
Misalnya saja dalam panas kompor, setrika, dispenser. Dalam bunyi misalnya radio, televisi,
jam beker. Dalam cahaya misalnya lampu, lilin, senter.
Beberapa bentuk energi yang kita gunakan, contohnya energi panas, energy listrik,
energy cahaya, dan energi bunyi.
 Energi panas dapat dirasakan. Matahari dan api dapat menghasilkan energi panas. Matahari
adalah sumber energy terbesar di bumi. Panas matahari berguna dalam kehidupan. Energi
panas juga bias berasal dari listrik.
 Cahaya adalah bentuk energi. Energi cahaya dapat menerangi suatu tempat. Tempat yang
gelap menjadi terang. Energi cahaya juga memancarkan panas. Jika dinyalakan terlalu lama,
lampu akan terasa panas.
 Bunyi adalah sesuatu yang dapat didengar. Radio menghasilkan energi bunyi. Radio
mengeluarkan suara music. Sumber energi radio biasanya dari baterai atau listrik.
 energi yang sering kita gunakan adalah energi listrik. Cara menggunakan listrik sangatlah
mudah, cukup dihubungkan dengan sumber listrik yaitu stop kontak. Listrik digunakan untuk
menhidupkan radio, televisi, lampu, setrika, mesin pompa air, dan lain-lain. Sumber energi
yang juga digunakan adalah baterai karena baterai mudah dibawa ke segala tempat. Sumber
energi lain yang digunakan adalah minyak tanah, gas, bensin, dan solar. Minyak tanah
digunakan pada lampu sumbu dan kompor minyak tanah. Sumber energi yang paling banyak
digunakan di gunakan di jalan adalah bensin dan solar. Bensin dan solar mudah terbakar dan
menghasilkan panas tinggi.
Setiap hari kita sering menggunakan energi. Energy dihasilkan oleh sumber energi.
Ada sumber energi yang jumlahnya melimpah, ada sumber energi yang jumlanya terbatas.
Kita harus melakukan penghematan energi. Penghematan energi dilakukan agar sumber
energi tidak cepat habis.

Energi yang Dapat Diperbaharui


Sumber energi di dunia ini sangat banyak diantaranya adalah batubara, minyak dan
gas alam. akan tetapi ketergantungan pada bahan bakar fosil menyajikan masalah besar.
Bahan bakar fosil adalah sumber daya yang terbatas. Akhirnya, dunia akan kehabisan bahan
bakar fosil, atau akan menjadi terlalu mahal. Celakanya bahan bakar fosil juga menyebabkan
polusi udara, air dan tanah, dan menghasilkan gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap
pemanasan global.
Sumber daya energi yang dapat diperbaharui, seperti angin, matahari dan tenaga air,
menawarkan alternatif pengganti untuk bahan bakar fosil. Mereka menghasilkan sedikit atau
bahkan tidak ada pencemaran atau gas rumah kaca. Dan kabar baiknya, sumber energi ini
tidak akan pernah habis. Inilah 7 Sumber Energi yang dapat diperbaharui yang paling
terkenal:

1. Energi Surya
Energi surya adalah energi yang dikumpulkan langsung dari cahaya matahari.
Matahari adalah sumber kita yang paling kuat energi. Sinar matahari, atau energi surya, dapat
digunakan untuk pemanasan rumah, pencahayaan dan pendinginan dan bangunan lainnya,
pembangkit listrik, pemanas air, dan berbagai proses industri. Sebagian besar bentuk energi
terbarukan berasal baik secara langsung atau tidak langsung dari matahari. Sebagai contoh,
panas dari matahari menyebabkan angin bertiup, memberikan kontribusi terhadap
pertumbuhan pohon dan tanaman lain yang digunakan untuk energi biomassa, dan
memainkan peran penting dalam siklus penguapan dan curah hujan yang menjadi sumber
energi air.
2. Energi Angin

Angin adalah gerakan udara yang terjadi ketika naik nya udara hangat dan udara dingin lalu
bergegas untuk menggantinya. Energi angin telah digunakan selama berabad-abad untuk
kapal layar dan kincir angin untuk menggiling gandum. Sekarang ini, energi angin ditangkap
oleh turbin angin dan digunakan untuk menghasilkan listrik. Karena matahari memanaskan
permukaan bumi secara tidak merata, maka terbentuklah angin. Energi Kinetik dari angin
dapat Digunakan untuk Menjalankan Turbin angin, Beberapa mampu memproduksi tenaga 5
MW. Keluaran tenaga Kubus adalah fungsi dari kecepatan angin, maka Turbin tersebut
paling tidak membutuhkan angin dalam kisaran 5,5 m / d (20 km / j), dan dalam praktek
sangat sedikit wilayah yang memiliki angin yang bertiup terus menerus.
3. Energi Air
Air yang mengalir ke hilir merupakan kekuatan. Air adalah sumber daya yang dapat
diperbaharui, terus diisi oleh siklus global penguapan dan curah hujan. Panas matahari
menyebabkan air di danau dan lautan menguap dan membentuk awan. Air kemudian jatuh
kembali ke bumi sebagai hujan atau salju, dan mengalir ke sungai dan sungai yang mengalir
kembali ke laut. Air yang mengalir dapat digunakan untuk memutar turbin yang mendorong
proses mekanis untuk memutar generator. Energi air yang mengalir dapat digunakan untuk
menghasilkan listrik.

4. Energi Biomassa
Biomassa telah menjadi sumber energi penting sejak orang pertama mulai membakar
kayu untuk memasak makanan dan menghangatkan diri melawan dinginnya musim dingin.
Kayu masih merupakan sumber yang paling umum dari energi biomassa, tetapi sumber-
sumber lain dari energi biomassa meliputi tanaman pangan, rumput dan tanaman lain, limbah
pertanian dan kehutanan dan residu, komponen organik dari limbah kota dan industri, bahkan
gas metana dari tempat pembuangan sampah dipanen masyarakat.
Biomassa dapat digunakan untuk menghasilkan listrik dan sebagai bahan bakar untuk
transportasi, atau untuk memproduksi produk yang tidak akan membutuhkan penggunaan
bahan bakar fosil. Biomassa dapat Digunakan langsung sebagai bahan bakar atau untuk
memproduksi bahan bakar bio cair. Biomass yang diproduksi dengan teknik pertanian, seperti
biodiesel, etanol, dan bagasse (seringkali sebuah produk sampingan dari pengkultivasian
Tebu) dapat dibakar dalam mesin Pembakaran dalam atau pendidih.

Sebuah hambatan adalah seluruh biomass harus melalui beberapa proses berikut:
harus dikembangkan, dikumpulkan, dikeringkan, difermentasi dan dibakar. Seluruh langkah
ini membutuhkan banyak sumber daya dan infrastruktur.
5. Hidrogen
Hidrogen memiliki potensi yang luar biasa sebagai sumber bahan bakar dan energi,
tetapi teknologi yang dibutuhkan untuk mewujudkan potensi ini masih dalam tahap awal.
Hidrogen adalah elemen paling umum di Bumi. Air adalah dua-pertiganya hidrogen, tapi
hidrogen di alam selalu ditemukan dalam kombinasi dengan unsur lainnya. Setelah
dipisahkan dari unsur-unsur lain, hidrogen dapat digunakan untuk menggerakkkan kendaraan,
menggantikan gas alam untuk pemanasan dan memasak, dan untuk menghasilkan listrik.

6. Energi Panas Bumi


Istilah 'panas bumi' digunakan untuk energi panas yang berasal dari perut bumi.
Listrik panas bumi dibangkitkan dengan cara memanfaatkan uap yang keluar dari pipa yang
ditanam ke perut bumi sebagai hasil pemanasan sumber air resapan di sekitar sumur panas
bumi. Uap tersebut kemudian dimanfaatkan langsung untuk memutar turbin atau
memanaskan penukar panas untuk menghasilkan tekanan yang kemudian digunakan untuk
memutar turbin dan menghasilkan listrik melalui generator.

Energi panas bumi dari inti Bumi lebih dekat ke permukaan di beberapa daerah
daripada orang lain. Dimana uap panas atau air bawah tanah dapat dimanfaatkan dan dibawa
ke permukaan itu dapat digunakan untuk membangkitkan listrik. Seperti tenaga panas bumi
sumber ada di beberapa bagian tidak stabil secara geologis dunia seperti Islandia, Selandia
Baru, Amerika Serikat, Filipina dan Italia.
7. Energi Samudera
Lautan menyediakan beberapa bentuk energi terbarukan, dan masing-masing
didorong oleh kekuatan yang berbeda. Energi dari gelombang laut dan pasang surut dapat
dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik, dan energi termal laut-dari panas yang tersimpan
dalam air laut-dapat juga diubah menjadi listrik.
Meskipun pada masa sekarang, energi laut memerlukan teknologi yang mahal dibandingkan
dengan sumber energi terbarukan lainnya, tapi laut tetap penting sebagai sumber energi
potensial untuk masa depan.

Energi yang Tidak Dapat Diperbaharui


Minyak dan gas bumi merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui.
Kebutuhan minyak bumi tidak hanya sebagai sumber energi saja, tetapi juga sebagai bahan
baku : plastik, pupuk, pestisida dan bahan lain. Minyak dan gas bumi di Indonesia di temukan
di berbagai cekungan sedimen yang tersebar baik di darat maupun di lepas pantai. Minyak
bumi ini belum semuanya dieksploitasi. Hal ini berkaitan dengan eksplorasinya yang sulit
karena membutuhkan banyak data dan harus dilakukan dengan seksama untuk memperoleh
gambaran yang jelas sebelum dilakukan pengeboran (Russel, Sutton dan Meyers, 1976)
Kita paling banyak mendapatkan energi dari Sumber energi yang tidak dapat
diperbarui, yang termasuk sumber ini yaitu bahan bakar fosil (minyak bumi, gas alam dan
batu bara). Mereka disebut dengan Bahan bakar fosil karena, sumber tersebut terbentuk lebih
dari jutaan tahun oleh aksi panas dari inti bumi dan tekanan dari bebatuan dan tanah sisa (atau
fossil) dari tanaman yang mati dan makhluk hidup mikroskopik. Bentuk lain dari sumber
energi yang tidak dapat diperbarui adalah unsur uranium, yang atomnya akan dipecah
(melalui proses yang disebut fisi nuklir) untuk membentuk panas dan akhirnya menjadi
listrik.

Kita menggunakan kedua macam sumber energi ini untuk menghasilkan listrik yang
kita butuhkan untuk rumah, bisnis, sekolah dan pabrik. Listrik memberi tenaga ke komputer,
lampu, pemanas, mesin cuci dan AC dan masih banyak lagi.

Kebanyakan bensin digunakan pada mobil dan sepeda motor, Sedangkan bahan bakar
disel digunakan pada truk, terbuat dari minyak bumi yaitu sumber energi yang tidak dapat
diperbarui. Gas alam yang digunakan untuk memanaskan rumah, mengeringkan baju dan
memasak adalah juga tidak dapar diperbarui.

Dampak Pemakaian Energi Terhadap Lingkungan


Menggunakan Energi Surya tidak mengakibatkan polusi udara atau polusi air dan
tidak juga menghasilkan gas rumah kaca, tetapi tetap memiliki beberapa dampak tidak
langsung terhadap lingkungan. Misalnya, ada beberapa bahan beracun dan bahan kimia, dan
berbagai pelarut dan alkohol yang digunakan dalam proses pembuatan sel fotovoltaik (PV),
yang mengkonversi sinar matahari menjadi listrik. Sejumlah kecil bahan-bahan limbah juga
dihasilkan. Selain itu, pembangkit listrik panas matahari yang besar dapat merusak ekosistem
gurun jika tidak dikelola dengan baik. Burung dan serangga dapat terbunuh jika mereka
terbang melewati konsentrasi sinar matahari, seperti yang diciptakan oleh "menara tenaga
surya." Beberapa sistem pembangkit panas matahari menggunakan cairan berbahaya (untuk
mentransfer panas) yang memerlukan penanganan dan pembuangan khusus.

Sistem tenaga surya mungkin memerlukan air untuk pembersihan konsentrator dan
reciever secara rutin; begitu juga dengan pendinginan turbin-generator. Menggunakan air dari
sumur bawah tanah dapat mempengaruhi ekosistem di beberapa lokasi yang gersang.

Dampak penggunaan Minyak Bumi terhadap lingkungan adalah pencemaran


lingkungan dgn CO2. Minyak bumi senantiasa mengandung senyawa dgn ikatan nCH. Kalau
ini dibakar, maka senantiasa akan terjadi sisa pembakaran, baik karbon, residu maupun asap.
Selama masih ada paru-paru bumi dalam bentuk hutan lindung, dgn pepohonan berhijau
daun yg membutuhkan CO2 utk proses asimilasinya, dan perbandingan kemampuan serap
pepohonan terhadap gas sisa pembakaran masih sesuai .
Pembakaran sumber energi fosil (mis. minyak bumi, batu bara) juga dapat dampak
buruk terhadap udara dan iklim karena melepaskan gas-gas, antara lain:
- karbon dioksida (CO2)
- nitrogen oksida (NOx)
- sulfur dioksida (SO2)
Yang dapat menyebabkan pencemaran udara :
- hujan asam
- smog
- pemanasan global
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
1. Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha.
2. Sumber energi didunia ini terbagi menjadi dua, yaitu energi yang dapat diperbaharui dan
energi yang tidak dapat diperbaharui.
3. Sumber energi yang tidak dapat diperbaharui yaitu Minyak bumi, Gas alam dan Batu bara.
4. Sumber energi yang dapat diperbaharui yaitu Surya (Matahari), Air, Angin, Hidrogen,
Biomassa, Panas bumi dan Samudera.
5. Energi yang dapat diperbaharui sudah pasti merupakan energi berkelanjutan, karena
senantiasa tersedia di alam dalam waktu yang relatif sangat panjang sehingga tidak perlu
khawatir atau antisipasi akan kehabisan sumbernya.
6. Energi memiliki kegunaan bagi kehidupan salah satunya yaitu dibutuhkan untuk melakukan
kegiatan.
7. Energi juga dapat berdampak buruk bagi lingkungan yang salah satunya yaitu pembakaran
sumber energi fosil (seperti: minyak bumi dan batu bara) yang dapat menyebabkan hujan
asam, smog dan pemanasan global.