Anda di halaman 1dari 12

HASIL RANGKUMAN SOAL EPIDEMIOLOGI

1. Epidemiologi ditinjau dari aspek Praktis :


Ilmu yg ditujukan pd upaya pencegahan penyebaran penyakit yg menimpa
individu, klpk atau masy umum. Dlm hal ini penyakit tdk perlu diketahui dg
pasti, yg diutamakan cara penularan, infektifitas, agen, toksin.
Epidemiologi ditinjau dari aspek Klinis :
Suatu usaha untuk mendeteksi secara dini perubahan insidensi atau prevalensi
melalui penemuan klinis atau laboratoris pada awal KLB atau timbulnya
penyakit baru.

2. Sebutkan dan jelaskan Variabel Epidemiologi pada Epidemiologi Deskriptif


yang Saudara ketahui !
JAWABAN : Epidemiologi Deskriptif :
 Berkaitan dengan definisi epidemiologi sebagai ilmu yang mempelajari
tentang distribusi penyakit atau masalah kesehatan masyarakat.
 Disini dipelajari frekuensi dan distribusi suatu masalah kesehatan dalam
masyarakat. Keterangan frekuensi dan distribusi penyakit ini menunjukkan
besarnya masalah dalam masyarakat.
 Hasilnya diharapkan mampu menjawab pertanyaan ttg faktor Siapa,
Dimana dan Kapan (Variabel. Epid)
Variabel Epidemiologi (Orang, Tempat dan Waktu):
 Variabel Orang (Siapa) : Mengemukakan perihal mereka yang terkena
masalah (population at risk) Bisa mengenai umur, jenis kelamin, suku,
agama, pendidikan, pekerjaan dan pendapatan.
 Variabel Tempat (Dimana) : menunjukkan tempat dimana masalah
kesehatan terjadi. Misal : tempat tinggal, tempat bekerja dll. Bisa juga
menunjukkan daerah : perkotaan, pedesaan, pegunungan, pesisir
 Variabel Waktu (Kapan) : Waktu kejadian penyakit bisa jam, hari,
minggu, bulan, tahun, musim dsb
3. Segitiga Epidemiologi merupakan konsep dasar Epidemiologi yang
menggambarkan interaksi tiga faktor utama (Host/penjamu, agent/penyebab
penyakit dan environment/lingkungan) yang berperan dalam terjadinya penyakit
dan masalah kesehatan lainnya. Sebutkan faktor2 host/penjamu yang berkaitan
dengan kejadian penyakit !!
Jawaban :
1. Faktor Penjamu :
Penjamu adalah manusia atau makhluk hidup lain yang menjadi tempat terjadinya
proses alamiah perkembangan penyakit.
Faktor2 penjamu yg berkaitan dg kejadian penyakit :
a. Genetik : misalnya sickle cell disease
b. Umur : ada kecenderungan penyakit menyerang umur tertentu
c. Jenis kelamin (gender) : ditemukan penyakit yg terjadi lebih banyak atau
hanya mungkin terjadi pada wanita saja
d. Suku/Ras/Warna kulit : dapat ditemukan perbedaan antara ras kulit putih
(white) dengan ras kulit hitam (black) di Amerika
e. Keadaan Fisiologis tubuh : kelelahan, kehamilan, pubertas, stres atau
keadaan gizi
f. Keadaan Imunologis : Kekebalan yg diperoleh karena adanya infeksi
sebelumnya, memperoleh antibodi dari ibu, atau pemberian kekebalan
(vaksinasi)
g. Tingkah laku (behavior) : gaya hidup , personal higiene, hub. antar
pribadi dan rekreasi
4. Menurut Leavel & Clark (2005), Tingkat Pelayanan Kesehatan merupakan
bagian dari Sistem Pelayanan Kesehatan yg diberikan pada masyarakat.
Tingkat Pelayanan ke tiga adalah Early Diagnosis and Promt Treatment.
Kegiatan/upaya apa yang dilakukan padaTingkat Pelayanan Kesehatan
Early Diagnosis and Promt Treatment !
Jawab :
Early Diagnosis & Prompt Treatment, dg kegiatan :
- Penemuan kasus sedini mungkin
- General check up secara rutin
- Survei selektif
- Perbaikan perumahan sehat
- Meningkatkan keteraturan pengobatan pada penderita
- Pemberian pengobatan yang tepat pada setiap permulaan kasus

5. Terdapat beberapa cara untuk menentukan endemitas suatu penyakit. Yaitu


apakah penyakit itu termasuk Endemi, Epidemi dan Pandemi. Apa yang
dimaksud denganEpidemi? Sebutkan jenis Epidemi yang Saudara
ketahui dan berikan contohnya !
Suatu penyakit tertentu yang timbul dalam suatu wilayah tertentu yang
dampaknya terhadap masyarakat sangat jelas, yaitu jumlah kasus yang timbul
melebihi ambang batas normal penyakit tsb. Timbulnya penyakit bisa penularan
dari orang ke orang (common source) atau dari satu sumber penularan
(propagated source)

Contohnya : pada kasus KLB khusunya pada pemyakit diare yang menyerang
dalam satu lingkup masyarakat di beberapa komplek perumahan. (Menurut
pemikiran saya sendiri)

6. Dalam tahapan Riwayat Alamiah Penyakit terdapat tahapan pathogenesis, yaitu


tahap inkubasi, tahap dini, tahap lanjut dan tahap akhir. Jelaskan apa yang
dimaksud dengan tahap lanjut (stage of clinical disease)
JAWAB :
yaitu pada tahap penyakit bertambah jelas dan bertambah berat dengan segala
kelainan patogenesis dan gejelanya. Penyakit sudah menunjukkan kelainan klinik
yang jelas sehingga diagnosis relatif lebih mudah dan bisa diberikan pengobatan
yang tepat untuk menghindari akibat lanjut

7. Ukuran Epidemiologi yang umum digunakan adalah Rate, Rasio dan Proporsi.
Apa yang dimaksud dengan Incidence Rate dan Prevalence rate yang Saudara
ketahui ? Jelaskan dengan singkat !
Jawaban :
Incidence Rate :
Adalah : Jumlah kasus baru yg terjadi dikalangan penduduk selama
periode waktu tertentu
Rumus :
∑ kasus baru suatu penyakit selama
periode tertentu
x 1.000
Populasi yang mempunyai Resiko
pada periode yang sama
a. Incidence rate selalu dinyatakan dalam hubungkan dg periode waktu
tertentu seperti bulan, tahun dst. Bila penduduk dalam ancaman penyakit
utk waktu terbatas, misal terjadi epidemi maka periode terjadinya
kasus baru = periode epidemi.
b. Dalam praktek Epidemiologi, Incidence Rate pada umumnya dipakai
untuk mengukur frekuensi penyakit yg dialami sekelompok masyarakat.
Bila Incidence pd sekelompok masyarakat lebih tinggi d/p kelompok yg
lain  kelompok tsb mempunyai resiko lebih tinggi untuk terinfeksi
penyakit tsb.
c. Yg dinamakan sekelompok masyarakat bisa berarti :
 sekelompok masy menurut sensus
 sekelompok masy menurut area Sos – Ek
 sekelompok masy pedesaan/perkotaan
 sekelompok masy wilayah Negara, Prop, Kab, Kec, Desa
 sekelompok masy sekolah/militer
d. Kelompok masy tsb mempunyai karakteristik :
 Umur - Jenis kelamin
 Ras - Jenis pekerjaan
e. Dalam praktek ada keterbatasan :
 Kurangnya rincian data yang dilaporkan
 Kurangnya informasi jumlah penduduk dlm kelompok masy,
utamanya jumlah penduduk antar sensus
f. Secara ideal denominator meliputi penduduk yang terisiko tetapi biasanya
sulit didapat
g. Jangka waktu yg dipakai biasanya Tahun Kalender, tetapi jangka wkt
lainnya jg bisa digunakan asal bisa dijelaskan
h. Sering dikacaukan dg Prevalence Rate, yg benar adalah :
a. Incidence Rate : Pembilang terdiri atas orang yg mulai sakit selama periode
tertentu
b. Prevalence Rate : Pembilang tda org yg mulai sakit selama periode tertentu
+ org yg jatuh sakit seblm waktu tersebut tetapi masih sakit dalam bagian dari
waktu tsb.
Prevalence Rate :
Adalah : Jumlah kasus baru ditambah jumlah kasus lama suatu penyakit yg terjadi
di kalangan penduduk pd periode waktu tertentu, dibagi penduduk terisiko dlm
periode wkt yg sama

8. Surveilans terdiri atas surveilans aktif dan surveilans pasif. Kapan harus
dilakukan surveilans aktif ?
A. Surveilans aktif adalah : pengumpulan data yg dilakukan secara langsung
utk mempelajari penyakit tertentu dalam waktu yang relatif singkat dan dilakukan
oleh petugas kesehatan secara teratur 1 mgg 1 x atau 2 mgg 1 x utk mencatat
ada/tdknya kasus baru penyakit t’tentu.
Jadi Surveilans aktif dilakukan bila :
a. Ditemukan penyakit baru
b. Penelitian tentang cara penyebaran baru suatu penyakit
c. Risiko tinggi terjadinya penyakit musiman
d. Penyakit tertentu yg timbul di daerah baru atau insidence yg rendah
mendadak meningkat
9. jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengann beberapa hal yang
dibawah ini:
a. Stage of over illness
b. Invectiveness
c. Invektifity/ infektifitas
d. Kasus indeks

Jawaban
1. stage of over illness adalah suatu kondisi kesehatan yang rendah, terdapat
gangguan fungsi yang jelas yang menunjukkan gejala ke tidak mampuan
2. invectivenes adalah kemampuan penjamu yang terinveksi menularkan
penyakit pada orang lain
3. invektifity/ infektifitas adalah kesangguapan organisme untuk beradaptasi
sendiri terhadap lingkungan penjamu untuk mampu tinggal dan
berkembang biak dalam jaringan penjamu
4. kasus indeks adalah kasus pertama yang diperoleh atau mendapat
perhatian dalam laporan kejadian penyakit atau wabah atau penelitian
KOMUNITAS
1. Berdasarkan Permenkes No. 1501 th 2010, penetapan suatu daerah dalam
keadaan wabah bila situasi KLB berkembang atau meningkat dan berpotensi
menimbulkan malapetaka, apa yang Saudara ketahui tentang pertimbangan
penetapan suatu daerah dalam keadaan wabah? Jelaskan !
Jawab :
Dimana menteri menetapkan daerah dalam keadaan wabah berdasarkan
pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 dan salah satunya
yaitu : Penetapan suatu daerah dalam keadaan wabah dilakukan apabila
situasi KLB berkembang atau meningkat dan berpotensi menimbulkan
malapetaka,dengan pertimbangan sebagai berikut:

a. Secara epidemiologis data penyakit menunjukkan peningkatan angka


kesakitan dan/atau angka kematian.

b. Terganggunya keadaan masyarakat berdasarkan aspek sosial


budaya,ekonomi, dan pertimbangan keamanan.
2. Pengamatan Epidemiologis (Surveilans) dapat dilakukan secara pasif dan
secara aktif. Apa yang dimaksud dengan Surveilans Aktif ? Kapan Surveilans
Aktif harus dilakukan?
Jawab : surveilans aktif adalah pengumpulan data yang di lakukan secara
langsung untuk mempelajari penyakit tertentu dalam waktu yang relative singkat
dan dilakukan oleh petugas kesehatan secara teratur 1 mgg 1 x atau 2 mmg 1x
untuk mencatat ada tidaknya kasus baru penyakit tertentu.
Dilakukan bila :
a. Ditemukan penyakit baru
b. Penelitian tentang cara penyebaran baru suatu penyakit
c. Risiko tinggi terjadinya penyakit musiman
d. Penyakit tertentu yang dimbul di daerah baru atau incidence yang rendah
mendadak meningkat

3. Kejadian Luar Biasa (KLB) bisa berkembang menjadi Wabah bila memenuhi
persyaratan tertentu untuk ditetapkan menjadi Wabah. Jelaskan dengan
menggunakan TABEL perbedaan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Wabah !!
Jawaban:
Kejaian Luar Biasa (KLB) adalah : timbulnya atau meningkatnya kejadian
kesakitan dan kematian yg bermakna secara epidemiologis pada suatu daerah
dalam kurun waktu tertentu  PERMENKES RI No.560/MENKES
/PER/VIII/1989
Kejaian Luar Biasa (KLB) adalah timbulnya atau meningkatnya kejadian
kesakitan/kematian yang bermakna. secara epidemiologis pada suatu daerah
dalam kurun waktu tertentu, dan merupakan keadaan yang dapat menjurus
pada terjadinya wabah  Peraturan Pemerintah RI No. 40 tahun 1991
Kejaian Luar Biasa yang selanjutnya disingkat dengan KLB adalah
timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan/kematian yang bermakna secara
epidemiologi pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu, dan merupakan
keadaan yg dpt menjurus pada terjadinya wabah  Permenkes RI N0.
1501/MENKES/PER/X/2010
PERBEDAAN WABAH DAN KLB :
No Pembeda Wabah KLB

1. Jumlah kasus Besar/banyak Tidak selalu besar/banyak

2. Daerah Cakupan daerah yang luas Pada daerah populasi


tertentu
3. Waktu Lama Dalam waktu tertentu

4. Dampak Lebih berat, karena Tidak lebih berat dari


mencakup daerah yang wabah
luas

4. Menurut Leavel dan Clark tingkat Pelayanan Kesehatan merupakan bagian dari
Sistem Pelayanan Kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Terdapat 5
Tingkat Pelayanan Kesehatan, tingkat ke tiga adalah Early Diagnosis and Prompt
Treatment. Jelaskan !
Jawab : Tingkat pelayanan kesehatan ini sudah termasuk ke dalam tingkat
dimulainya atau timbulnya gejala dari suatu penyakit.Tingkat pelayanan ini
dilaksanakan dalam mencegah meluasnya penyakit yang lebih lanjut serta dampak
dari timbulnya penyakit sehingga tidak terjadi penyebaran. Bentuk tingkat
pelayanan kesehatan ini dapat berupa kegiatan dalam rangka survey pencarian
baik secara individu maupun masyarakat, survey penyaringan kasus serta
pencegahan terhadap meluasnya kasus.

5. Dalam melaksanakan Pelayanan Kesehatan, dikenal memiliki 3 (tiga)


bentuk (termasuk di Indonesia). Sebutkan dan jelaskan dengan singkat
apa saja Bentuk Pelayanan Kesehatan tersebut !!

Jawaban :

Primary Health Care (Pelayanan Kesehatan Tkt Pertama)

Pelayanan kesehatan ini dibutuhkan atau dilaksanakan pada


masyarakat yang memiliki masalah kesehatan yg ringan atau
masyarakat sehat tetapi ingin mendapatkan peningkatan
kesehatan agar menjadi optimal dan sejahtera sehingga sifat
pelayanan kesehatan adalah pelayanan kesehatan dasar.
Pelayanan kesehatan ini dapat dilaksanakan oleh Puskesmas
atau Balai Kesehatan Masyarakat dll.

Secondary Health Care (Pelayanan Kesehatan Tkt Kedua)

Pelayanan kesehatan ini diperlukan bagi masyarakat/ klien yang


membutuhkan perawatan di Rumah Sakit atau membutuhkan
rawat inap yang tdk dilaksanakan di pela-yanan kesehatan tkt
pertama. Pelayanan kesehatan ini dilaksanakan di rumah sakit
yg tersedia tenaga spesialis atau sejenisnya.

Tertiary health service (Pelayanan Kesehatan Tkt Ketiga)

Palayanan kesehatan ini merupakan tingkat pelayanan yang


tertinggi yakni tingkat pelayanan kesehatan utk penyakit yang
tidak lagi bisa menggunakan pelayanan pada tingkat pertama
dan kedua. Biasanya pelayanan ini membutuhkan tenaga-2
yang ahli atau spesialis dan sbg rujukan utama seperti Rumah
Sakit dg tipe A atau tipe B.

6. Dalam memberikan Pelayanan Kesehatan, harus dipenuhi syarat –syarat


avaliable & continous, acceptable & appropriate, accessible, affordable dan
quality. Jelaskan apa yang dimaksud dengan syarat accessible dan affordable?
Jelaskan !!
JAWABAN:
 Mudah dicapai (accessible) : Ketercapaian yang dimaksud disini terutama
dari sudut lokasi. Dengan demikian, untuk dapat mewujudkan yankes yang
baik, maka pengaturan distribusi sarana kesehatan menjadi sangat penting.
Yankes yang terlalu terkonsentrasi di daerah perkotaan saja sementara itu
tidak ditemukan didaerah pedesaan, bukanlah pelayanan kesehatan yang
baik.
 Mudah dijangkau (affordable) : keterjangkauan yang dimaksud adalah
terutama dari sudut biaya. Untuk dapat mewujudkan keadaan yang seperti
itu harus dapat diupayakan biaya yankes tersebut sesuai dengan
kemampuan ekonomi masyarakat. Yankes yang mahal hanya mungkin
dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat saja, bukanlah kesehatan yang
baik.

7. Paradigma sehat : Puskesmas mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk


berkomitmen dalam upaya mencegah dan mengurangi resiko kesehatan yang
dihadapi individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.

Pertanggungjawaban wilayah : Puskesmas menggerakkan dan bertanggung jawab


terhadap pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.

Kemandirian masyarakat : Puskesmas mendorong kemandirian hidup sehat bagi


individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat.

Pemerataan : Puskesmas menyelenggarakan Pelayanan Kesehatan yang dapat


diakses dan terjangkau oleh seluruh masyarakat di wilayah kerjanya secara adil
tanpa membedakan status sosial, ekonomi, agama, budaya dan kepercayaan.

Teknologi tepat guna : Puskesmas menyelenggarakan Pelayanan Kesehatan


dengan memanfaatkan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan
pelayanan, mudah dimanfaatkan dan tidak berdampak buruk bagi lingkungan.

Keterpaduan dan kesinambungan : Puskesmas menginte-grasikan dan


mengoordinasikan penyelenggaraan UKM dan UKP lintas program dan lintas
sektor serta melaksanakan Sistem Rujukan yang didukung dengan manajemen
Puskesmas.

8. Dalam melaksanakan tugas, Puskesmas menyelenggarakan fungsi : UKM


tingkat pertama di wilayah kerjanya dan UKP tingkat
pertama di wilayah kerjanya, Jelaskan apa yang dimaksud dengan UKM dan UKP
?
UKM adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta
mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah kesehatan dengan sasaran
keluarga, kelompok, dan masyarakat
UKP adalah suatu kegiatan atau serangkaia kegiatan pelayanan kesehatan yang
ditujukan untuk peningkatan, pencegahan, penyembuhan penyakit,
pengurangan penderitaan akibat penyakit dan memulihkan kesehatan
perseorangan.