Anda di halaman 1dari 3

MENGHENTIKAN PERDARAHAN

No. Dokumen No. Revisi Halaman


1/3

Ditetapkan Direktur
Tanggal Terbit RS LANGIT GOLDEN MEDIKA
PROSEDUR Agustus 2018
TETAP

dr. Mahyuddin Hasan Siregar

Pengertian Sutau tindakan untuk megnhentikan perdarahan baik pada kaus


bedah maupun non bedah

Tujuan Mencegah syok

Kebijakan 1. Diberikan kepada pasien dengan indikasi kasus bedah


2. Diberikan pada pasien dengan indikasi non bedah

Prosedur Persiapan
Kerja 1. Alat
Alat yang dipersiapkan sesuai dengan tehnik yang akan
dilaksnakan untuk kasus bedah :
a. Alatpelindung diri (masker, handscoon, scort)
b. Balut tekan
c. Kain kasa steril
d. Sarung tangan
e. Tourniquet
f. Plester
g. Set untuk buka jahitan
h. Obat desinfektan
i. Sanksteken Blakemore Tube (SB Tube) bila
memungkinkan
j. Spuit 20-50 cc
k. Waskom berisi air/Nacl 0,9 %
l. Jelly pelicin
2. Pasien
Pasien dan keluarga diberi penjelasan tentang tujuan dan
tindakan yang akan dilakukan
MENGHENTIKAN PERDARAHAN
No. Dokumen No. Revisi Halaman
.
2/3

Tanggal Terbit Ditetapkan Direktur


RS LANGIT GOLDEN MEDIKA
Agustus 2018
PROSEDUR
TETAP

dr. Mahyudin Hasan Siregar

Pelaksanaan
1. Mencuci tangan sebelum dan sesudah
melakukantindakan
2. Petugas menggunakan masker, handscoon, scort
3. Perawat I
a. Menekan pembuluh darah proximal dari luka yang
dekat dengan permukaan kulit dengan menggunakan
jari tangan
b. Mengatur posisi dengan meninggikan daerah
yangluka
4. Perawat II
a. Mengatur posisi pasien
b. Memakai sarung tangan steril
c. Meletakkan kain kasa steril diats luka, kemudian
ditekan dengan ujung-ujung jari
d. Meletakkan lagi kain kasa steril diatas kaian kasa
yang pertama kemudian tekan dengan ujung jari bila
perdarahan masih berlangsung
5. Balut tekan
a. Meletakkan kain kasa steril diatas luka
b. Memasang verban balut tekan, kemudian letakkan
benda keras diats luka
c. Membalut luka dengan verrban balut tekan
6. Memasang tourniquet untuk luka dengan perdarahan
hebat dan “terumatik amputasi”
a. Menyiapkan peralatan untuk memasang SB Tube
b. Memasang tourniquet lebih kurang 10 cm sebelah
proximal luka, kemudian ikatlah dengan kuat
c. Tourniquet harus dilonggarkan setiap 15 menit sekali
secara periodik

MENGHENTIKAN PERDARAHAN

No. Dokumen No. Revisi Halaman


3/3
Ditetapkan Direktur
Tanggal Terbit RS LANGIT GOLDEN MEDIKA
PROSEDUR
TETAP

dr. Mahyudin Hasan Siregar

7. Memasang SB Tube
a. Menyiapkan peralatan untuk memasang SB Tube
b. Mengatur posisi pasien
c. Mendampingi dokter selama pemasangan Tube
d. Mengobservasi tanda vital pasien
8. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada pemasangan
tourniquet dan SB Tube :
a. Pemasanga tourniquet merup[akan tindakan terakhir
jika dindakan lainnyatidak berhasil. Hanya dilakukan
pada keadaan amputasi atau “live saving”
b. Selama melakukan tindakan, perhatikan :
a. Kondisi pasien
b. Ekspresi wajah
c. Perkembangan pasien
c. Pemasanga SB Tube dilakukan dengan
pengompresan dan irigasi melalui selang

Unit Terkait 1. Ruang Operasi


2. Instalasi Gawat Darurat
3. Kamar Operasi