Anda di halaman 1dari 2

PEMBUATAN SEDIAAN BAKTERI TAHAN ASAM (BTA)

: UKP/SPO/VIII/ Ditetapkan Oleh


No. Dokumen
MEI/2015/1-17 Kepala Puskesmas
Ngemplak II
No. Revisi : 00
SPO
Tgl. Terbit : 1 MEI 2015
PUSKESMAS
NGEMPLAK II drg. IsahListiyani
Halaman :1-2
NIP. 19680523 200604 2 001

PENGERTIAN Pembuatan sediaan BTA adalah kegiatan laboratorium untuk membuat


sediaan/preparat/slide dahak sebagai tahap awal dalam pemeriksaan bakteri
Mycobacterium Tuberculosa dengan bahan pemeriksaan dahak

TUJUAN Sebagai acuan petugas dalam pembuatan sediaan/preparat/slide BTA ( dahak )

KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas No. 188.4/UKP/VIII/JAN/2015-01, Tentang jenis-jenis


pemeiksaan laboratorium

PETUGAS Ahli Teknologi Laboratorium Medik

BAHAN DAN Bahan Pemeriksan:


PERALATAN
Sputum sewaktu/pagi/sewaktu
PEMERIKSAAN

Peralatan:
1. Ose/lidi
2. Obyek glass
3. Lampu spiritus
4. Box Slide
5. Mikroskop
Bahan Penunjang / bahan desinfektan:
1. Larutan Na Hipochlorit 5,25 %

REFERENSI Buku Panduan bagi petugas Laboratorium Pemeriksaan Mikroskopis


Tuberculosis Diterbitkan oleh Depkes RI Th 2007 Cetakan ke 2

PROSEDUR 1. Petugas menyiapkan tiga buah obyek glass yang baru bebas goresan dan
bebas lemak
2. Petugas memberi nomor kode slide sesuai yang tercantum pada buku TB
04
Ketentuan pemberian Nomor adalah :
- Nomor kode slide terdiri dari tiga nomor,yang pertama angka 05
PEMBUATAN SEDIAAN BAKTERI TAHAN ASAM (BTA)

: UKP/SPO/VIII/ Ditetapkan Oleh


No. Dokumen
MEI/2015/1-17 Kepala Puskesmas
Ngemplak II
No. Revisi : 00
SPO
Tgl. Terbit : 1 MEI 2015
PUSKESMAS
NGEMPLAK II drg. IsahListiyani
Halaman :1-2
NIP. 19680523 200604 2 001

sebagai kode kabupaten,yang kedua angka 16 sebagai kode


puskesmas,yang ketiga adalah kode nomor urut pemeriksaan yang
mana setiap pasien hanya punya satu nomor urut pemeriksaan selama
pengobatan yang diberikan ketika pemeriksaan sputum untuk penegak
diagnosa dilakukan
- Untuk preparat dari sample sputum sewaktu yang pertama selain
nomor kode di beri kode huruf A
- Untuk preparat dari sample sputum pagi selain nomor kode di beri kode
huruf B
- Untuk preparat dari sample sputum sewaktu yang kedua selain nomor
kode di beri kode huruf C
3. Petugas mengambil sputum/dahak dengan lidi yang dipipihkan ujungnya.
kemudian membuat preparat berdiameter 2 x3 cm.
4. Petugas meratakan sediaan dahak dengan ujung lidi runcing dibuat spiral
spiral kecil sehingga didapatakan sebaran lekosit yang merata.dan area
baca yang homogen
5. Petugas melakukan desinfeksi/dekontaminasi ,dengan memasukkan lidi
yang telah digunakan kedalam wadah sisa dahak, kemudian menuangi
dengan larutan dienfektan.direndam semalam dan dibuang di tempat
limbah medis.
6. Petugas mengeringkan sediaan/preparat/slide pada sebuah tempat
tertutup pada suhu kamar

7. Petugas melakukan fixatie dengan melewatkan preparat tersebut pada


nyala api lampu spiritus dengan bagian yang mengandung sputum
menghadap keatas sebanyak 3 kali.
8. Preparat siap untuk diwarnai/dilakukan pengecatan

UNIT TERKAIT 1. BPU Puskesmas Ngemplak II


2. Laboratorium puskesmas Ngemplak I sebagai PRM
3. Seksi Penanggulangan penyakit Menular Dinkes Sleman